NovelToon NovelToon
Terjerat Pesona Bapak Kos

Terjerat Pesona Bapak Kos

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Percintaan Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama
Popularitas:88.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ceritaku

"Ah sakit pak, tolong jangan..." Pekik Jihan ketika tangan kekar itu berusaha menggapai sebuah aset yang selama ini ia rawat dan ia jaga.

Bukannya menyingkir pria itu malah semakin mengurung tubuh mungil itu dan terus berusaha melanjutkan aksinya.

Jihan, gadis 19 tahun duduk di bangku kuliah semester 3. Merantau di kota besar untuk menimbah ilmu. Berharap dengan berpendidikan bagus dia bisa merubah nasib keluarganya.

Namun, hidup di kota tidaklah mudah. Apalagi Jihan hanya mengharap biaya kiriman dari keluarganya yang tidak seberapa besar.

Apalagi saat ini dia butuh uang untuk ujian semester 3. Mau tidak mau dia harus mencari pinjaman.

"Seperti yang sudah kita sepakati Jihan, kamu harus menepatinya"

Perkataan bapak kos membuat tubuh Jihan diam dan berhenti meronta. Dia terpaksa pasrah menerima apa yang akan bapak kos nya lakukan kepadanya.

Kira kira, apa yang akan bapak kosnya lakukan? apa sebenarnya kesepakatan yang mereka buat?
yukk ikuti terus kisah Jihan dan bapak kos nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ceritaku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di Pecat??? Oh Tidak Ada pria tampan

"B-boss" gumam Jihan terbata.

Sedangkan Celsi malah tersenyum senang.

"Oh jadi anda manager cafe ini?"

"Tidak saya, pemilik cafe ini" Jawab pria yang tak kalah tampan dari Rian.

"Boss, ini adalah urusan saya. Saya akan menyelesaikan semuanya. Maafkan saya boss" Kata Jihan, dia berharap boss nya mau dan membiarkan dirinya yang mengurus semua ini.

Tapi, semua ini malah di luar harapan Jihan. Pria yang bernama Brama itulah malah tetap berada di sana dan berdiri di sampingnya.

"Ini adalah cafe milik saya, jadi apapun masalahnya akan menjadi tanggung jawab saya." Brama menatap Celsi dan Rian.

"Apa yang terjadi?" tanya Brama.

Melihat Brama begitu ingin membela Jihan, membuat Rian sedikit tidak suka.

"Pelayan anda bekerja tidak becus, dia memberikan pesanan yang tidak sesuai kepada kami. Bahkan dia berbohong." Tutur Rian sinis, matanya menatap Jihan tajam.

"Pelayan seperti ini, harusnya di pecat!" tambah Celsi.

"Memecat pegawai itu adalah urusan saya, anda tidak ada wewenang untuk itu!" Balas Brama. Dia menatap gadis yang kini hanya bisa tertunduk.

Dengan lembut, Brama menarik dagu Jihan ke atas, sehingga gadis itu menatap ke depan.

"Apa kamu bersalah?" tanya Brama tegas.

Sontak Jihan terkejut, dia masih belum mengerti dengan maksud bos tampan nya ini.

Rekan kerja Jihan sudah bersemangat di belakang sana. Dia bersorak melihat keadilan sang boss.

"Saya ulangi, apa kamu membuat kesalahan?" ulang Brama.

Dengan cepat Jihan menggeleng kuat, dia sama sekali tidak membuat kesalahan.

"Kalau begitu tetap tegas lah, jangan menunduk seperti seorang pengecut!" Balas nya seakan menyindir Rian.

"Tidak bersalah apa nya. Dia sudah jelas memasukkan gula dan juga susu ke dalam jus alpukat kami. Sudah di katakan kami tidak mau itu!" Sela Celsi tidak terima Jihan di bela oleh pemilik cafe. Dia berharap Jihan di bentak dan di pecat.

"Maaf Nona, apa minuman ini anda yakin bisa membedakan mana yang ada susu gula dan yang tidak?"

"Tentu saja saya tahu, alpukat yang tidak menggunakan apapun, tidak akan terasa manis seperti di berikan pemanis campuran!" Jawab Rian.

Antara terpancing emosi ingin membuat Jihan berhenti bekerja, dan atau karena emosi melihat Jihan di bela oleh pria lain.

"Benar kah? apakah anda tahu alpukat ini bukan alpukat biasa. Rasanya memang enak, manis dan segar."

"Anda pikir anda siapa, saya pasti tahu mana yang alami dan tidak. " Bentak Rian marah, dia merasa di rendahkan.

"Maaf tuan, saya tidak peduli anda siapa. Saya hanya peduli tentang kenyamanan pelanggan dan juga pegawai saya. Jika pegawai saya bersalah, maka saya akan mengambil tindakan. Tapi, jika pegawai saya tidak melakukan apa yang kalian tuduhkan, saya siap berdiri di hadapan mereka!"

Semua orang terkesima, boss seperti Brama sangat sulit di temukan di zaman sekarang ini. Banyak yang memuji Brama sangat profesional. Banyak juga yang mencemooh Rian dan juga Celsi. Mereka di anggap tidak bermoral. Bahkan ada yang mengenali Rian sebagai boss besar, tapi memiliki kesombongan yang tinggi.

Tanpa ba-bi-bu, Brama mengambil sedotan baru dan mencicipi jus alpukat buatan Jihan. Dia diam sejenak merasakan apa saja yang ada di dalam jus ini.

"Rasanya segar dan manis, tidak ada campuran gula ataupun susu."

"Tidak mungkin!" Sangkal Celsi,dia yakin sekali Jihan memasukkan gula.

"Bagaimana mungkin anda begitu yakin nona. Jika kalian masih belum puas, maka mari kita coba pengujiannya. Sela!!"

Brama memanggil pegawainya yang lain, lalu menyuruhnya untuk membawakan blender dan juga buah alpukat segar.

"Lihat ini, saya akan membuatkan jus alpukat seperti yang anda pesan. Jika rasanya berbeda dengan yang Jihan buat, maka saya akan memecatnya, dan akan mengganti rugi kerugian kalian hari ini!" Tutur Brama yang langsung membuat jus alpukat di hadapan semua orang.

Rian terdiam, dia tahu di sini dia akan malu. Karena Jihan memang tidak melakukan kesalahan. Dia hanya tidak suka Jihan bekerja di cafe dan dekat dengan pria lain. Entahlah Rian belum tahu pasti apa yang dia rasakan, tapi itulah yang hati nya inginkan.

"Lihat saja, gadis ini akan ketahuan!" Ucap Celsi tersenyum sinis. Dia berpikir jus alpukat itu benar benar ada gulanya. Dia tidak pernah minum jus alpukat original dengan rasa manis seperti tadi.

"Bukan hanya kalian, tapi semua yang ada di sini juga boleh mencoba dan membandingkan rasanya.

Brama meminta mangkok kaca besar dan beberapa sendok, agar pelanggan lain juga bisa mencicipi juga alpukat yang dia buat.

Jihan tampak tegang, dia menatap Rian. Dia tidak habis pikir pria itu tega memfitnah nya begitu.

"Kamu tenang saja Jihan, jika mereka masih menyela,kita punya cara lain untuk membela kamu" bisik rekan kerjanya mencoba menenangkan Jihan agar tidak terlalu khawatir.

Selesai membuat jus alpukat original, tanpa gula dan susu. Brama mempersilahkan semua orang untuk mencicipinya.

"Silahkan!" Ucap Brama pada Rian dan Celsi.

Dengan angkuh, Rian mencicipi jus alpukat itu. Begitu juga dengan Celsi yang terkejut dengan rasa alpukat buatan Bram sama dengan yang Jihan buat.

"Bagaimana?" tanya Brama.

Pelanggan lain ikut mencicipi jus milik Rian untuk memastikan perbandingan rasanya.

"Rasanya sama, tidak ada yang salah"

"Benar, tidak ada yang salah"

"Sepertinya mereka tidak tahu perbedaan alpukat Special ini dengan alpukat biasa."

Rian maupun Celsi tidak dapat berkutik lagi, mereka benar benar malu sekarang.

"Jika ini tidak kuat, kami juga memiliki cctv di dapur. Apa anda ingin kami memeriksanya?" Brama tersenyum menang, dia puas melihat wajah para pejabat kaya ini tersedak malu oleh perbuatan sombong nya sendiri.

"Tidak perlu, untuk hari ini maaf. Kami melakukan kesalahan. Untuk menebus semua, saya akan membayar semua tagihan pelanggan yang ada di sini." Ucap Rian gentleman, dia mengakui kesalahannya. Dia tidak mau reputasi nya jadi hancur jika dia masih memperpanjang semua ini. Apalagi bukti nyata ada di depan mata.

"Bagus, jika anda mengakui kesalahan anda!" balas Brama tersenyum miring, dia berhasil menang. Keyakinan nya pada Jihan tidak akan salah.

Sementara Jihan, dia hanya diam saja. Tatapan kecewa terlihat jelas di wajahnya tertuju pada Rian.

"Ayo kita pergi" Ajak Rian pada Celsi, dengan malu yang besar mereka keluar dari cafe mewah itu.

Jihan menunduk hormat, meminta maaf sekaligus berterimakasih pada Brama. Berkat pria tampan itu dia bisa melawan Rian dan Celsi.

"Maaf yah om, bikin suasana cafe kacau." Cicit Jihan merasa bersalah.

Jihan yang menunduk segera mengangkat kepalanya, Brama tak kunjung menjawab permintaan maaf dan ucapan terimakasih dari dirinya.

"Apa aku setua itu?"

"Huh?"

1
Bunga Cendhana
ini hiatus kah author nya
Ceritaku: gak kak. cuma karena kesibukan kerja gak sempet up bab baru
total 1 replies
Liswati Angelina
untung rian sigap jadi jihan aman
Ceritaku
maaf yah kak baru up
apiii
akhirnya up juga
apiii
jangan sampai tuh emak lampir deketin rian dan celakain jihan deh suka cari masalah emng tuh mak lampirb
Ceritaku: kita lawan Mak lampir yahh
total 1 replies
apiii
malah kentang
Ceritaku: maksud nya gimana kakak?
total 1 replies
apiii
aku nungguin loh thor
Liswati Angelina
Lekas sehat kembali thooorr
D_wiwied
up nya jangan lama-lama dong thor
Porjo Kota
jarang up..pdhl dah masuk favorit..lupa tokoh"nya..
Yusuf Alabror
ko blm up ya
Ceritaku: maaf yah kak, aku lagi sakit.
total 1 replies
amira ahmed
ngopi dulu
Yusuf Alabror
⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐
Yusuf Alabror
lanjuuuut semangaaaat upnya ceritanya bagus 🤩🤩🤩🤩🤩⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐
Yusuf Alabror
ceritanya bagus dan selalu penasaran dg episode selanjutnya ☺️
Ceritaku: terimakasih kakak
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut
Ceritaku: oke siapp kak
total 1 replies
Liswati Angelina
lanjuttt....
Ceritaku: ok kak siapp
total 1 replies
Liswati Angelina
jadi penasaran dengan pertemuan jihan dan rian...
Ceritaku: sabar yah kakak kuuu
total 1 replies
Yusuf Alabror
⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐
Ceritaku: 💓💓💓💓💓
total 1 replies
Yusuf Alabror
up lagi dong Thor, please 😫
Ceritaku: sabar yah sayang 💓💓💓💓
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!