NovelToon NovelToon
Le Trône De Sang De La Chaise De La Reine

Le Trône De Sang De La Chaise De La Reine

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Wanita / Romansa / Chicklit
Popularitas:69.5k
Nilai: 5
Nama Author: Dreamalfs

Putri Anne adalah putri yang baik hati, berbeda dengan Putri Dekieta yang angkuh dan haus kekuasaan.
Ada banyak kejadian yang membuat Putri Anne ingin mendapatkan hak nya sebagai seorang putri.
Dekieta yang tidak menyukai Anne berusaha untuk membuat Anne terluka bahkan sampai keluar dari Istana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dreamalfs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Anne *

Anne menghentikan langkahnya ketika Anne mendengar keributan. Ketiga dayang dan Yohan ikut menghentikan langkahnya. Dalam hati mereka bertanya tanya kenapa ada keributan disekitar pasar.

Yohan yang penasaran akhirnya mendekat, dan alangkah terkejutnya Yohan saat melihat seseorang tergeletak dengan Sarah bercucuran dan juga lengan tangan yang patah.

'Orang ini, orang yang menarik tangan tuan putri.' batin Yohan.

Yohan bertanya tanya karena apa orang ini bisa menerima karna yang super kejam seperti ini.

Menunggu Yohan yang tidak berbalik, akhirnya Anne mendekat dikerumunan orang orang itu. Ketiga dayang juga mengikuti Anne. Anne mengintip disela sela pundak orang orang, tapi karena didepannya banyak yang lebih tinggi dari Anne jadi Anne tidak melihat asal usul keributan.

"Bagaimana tuan putri? apa anda menemukan penyebab keributan?" Ena bertanya sudah seperti detektif saja.

Anne menggeleng, Anne belum tau penyebab keributan.

Dora menepuk pundak orang yang ada didepannya, "tuan, ada kejadian apa? sehingga membuat orang orang berkerumun?" Dora bertanya.

"Ada orang meninggal, meninggalnya tidak wajar." jawab orang itu.

Ena, Sarah dan Anne mendengarkan itu. Mereka bergedik ngeri padahal mereka belum melihat mayat itu.

"kenapa mayatnya meninggal tidak wajar tuan? apakah terkena campak?" Ena bertanya.

Orang itu menggeleng, "bukan terkena campak tapi mayat ini sepertinya dibunuh dengan sadis, tangannya terpotong dan banyak darah bercucuran disamping mayat itu." ungkap tuan.

Mendengar itu membuat Anne ketakutan. Kenapa ada orang yang tega membunuh orang lain?.

Yohan datang, "ayo tuan putri, kita segera pulang saja."

Anne menggeleng, Anne ingin tau wajah orang yang tewas itu. Anne menatap Yohan, "tuan Yohan, aku ingin sekali melihat orang yang tewas itu, aku takut jika dia korban begal. kalau disekitar sini banyak begal maka harusnya kerajaan lebih memperketat penjagaan disekitar sini." ucap Anne.

Seseorang ada yang mendengar perkataan Anne, orang itu tertawa. "Kerajaan tidak akan mau melindungi rakyat kecil seperti kami, yang ada kami yang akan dibunuh oleh para pengawal." orang itu tertawa.

Anne tertegun, apakah kerajaan menganggap rakyat rakyat itu adalah sampah? mengapa bertindak demikian. Seharusnya kerajaan harus mengutamakan para rakyat karena rakyat adalah pondasi utama dari kelancaraan dalam semuanya.

"Ayo tuan putri, kalau kita menunda nunda maka bisa jadi kita akan sampai nanti sore." ucap Yohan memberitahu.

Anne mengangguk. Akhirnya mereka semua kembali melanjutkan perjalanan untuk menuju kekerajaan.

Diperjalanan pikiran Yohan hanya tertuju pada mayat itu, siapa yang membunuh?.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Selir hari dikerajaan sedang mengunjungi Dekieta.

"tuan putri, selir hari datang mengunjungi." ucap dayang didepan pintu kamar Dekieta.

Dekieta yang sedang berbaring dikasurnya segera bangkit, selir hari tidak boleh melihat Dekieta yang sedang bermalas malasan.

Dekieta segera merapikan gaunnya. Setelah itu Dekieta langsung duduk dikursi.

"dayang, selir hari dipersilahkan masuk." perintah dari Dekieta.

Dayang yang mendengar perintah dari Dekieta langsung melaksanakannya. Dayang itu membuka pintu kamar Dekieta, selir hari pun masuk kedalam Dekieta.

Selir hari memperhatikan seluruh bagian dari kamar Dekieta.

Selir hari duduk berhadapan dengan Dekieta.

"Selamat pagi ibu." sapa Dekieta untuk Selir Hari.

Selir hari tersenyum, "jangan panggil aku ibu Dekieta, aku hanya ingin dipanggil selir."

Dekieta menganggukkan kepalanya mematuhi perkataan dari Selir Hari.

Setelah itu tidak ada percakapan, Selir hari sibuk meneliti kamar Dekieta, sedangkan Dekieta sedang mengerutu kesal karena Selir hari tidak mau dipanggil dengan sebutan ibu.

"Kamar mu rapi, tapi kenapa selimut diatas ranjang mu tidak rapi? apakah kamu tadi bermalas malasan? kamu tidak membaca buku pelajaran?" Selir hari bertanya dengan nada ketus.

Dekieta menoleh menatap ranjangnya. Sial kenapa Dekieta lupa merapikan selimutnya, pasti karena ini Selir hari tau Dekieta bermalas malasan diatas tempat tidur.

Dekieta akan berbohong kepada Selir Hari, agar selir hari tidak melaporkan ini kepada Ratu ataupun Yang Mulia Raja.

"Tidak, saya tadi mencari benda yang hilang diatas tempat tidur, jadi karena itu aku merusak tatanan selimut yang sudah rapi." bohong Dekieta.

Selir hari memperhatikan wajah Dekieta, Selir hari sebenarnya tahu bahwa Dekieta berbohong, tapi selir hari tidak akan memperpanjang urusan.

"Dari dulu kamu selalu bermalas malasan belajar, kamu mau menjadi ratu bukan? kalau mau menjadi ratu maka tingkatkan ilmu mu, cari ilmu sebanyak mungkin agar kamu bisa menyelesaikan semua permasalahan dikerajaan mu. kalau kau teru terusan bermalas malasan maka kerajaan mu akan hancur."

Tangan Dekieta mengepal. Dekieta diam mendengar ucapan dari Selir Hari.

"Apa aku harus setiap hari berkunjung dikediaman mu Dekieta? apa aku harus selalu meminta mu untuk belajar?"

"Sekarang kamu harus belajar!" perintah dari Selir hari yang tidak mungkin dibantah oleh Dekieta.

"Baik selir." ucap Dekieta.

Selir hari segera bangkit dan keluar dari kamar Dekieta.

Selir hari menatap kepala dayang dikediaman Dekieta. "Tolong pantau tuan putri, jangan sampai tuan putri tidak belajar, mengerti?" perintah dari Selir hari.

Dayang itu mengangguk dan akan mematuhi perintah dari Selir Hari.

Selir hari pun berjalan meninggalkan kediaman Dekieta.

Sedangkan Dekieta didalam kamarnya sedang mengamuk, melempar buku buku berisi ilmu.

"Enak sekali dia memerintah ku. Apa yang dia inginkan hah." kesal Dekieta.

Teriakan Dekieta didengar sampai keluar ruangan, tapi dayang dayang tidak peduli walaupun mereka tau tuannya sedang marah.

"Tuan putri sebaiknya anda segera belajar." nasehat dari kepala dayang.

Mendengar ucapan kepala dayang membuat Dekieta menahan emosinya, kali ini Dekieta kembali kalah dengan Selir Hari, Dekieta membawa salah satu buku, dan Dekieta membaca buku itu.

*Selir hari jalan jalan disekitar danau, Selir hari selalu sedih melihat danau yang indah ini entah kenapa, harinya selalu kecewa.

"Yang mulia, apa anda membutuhkan teh hangat?" tawar kepala dayang.

Teh hangat sangat bermanfaat untuk merilekskan perasaan yang gudah. apalagi kalau teh itu masih hangat, semua rasa kecewa, sedih akan hilang.

Selir hari menggeleng. "Aku tidak mau teh, aku akan kembali ke kediaman ku."

"Apa yang mulia tidak ingin mengunjungi Yang mulia raja?" kepala dayang bertanya, mungkin harapannya saat selir hari bertemu dengan Yang mulia raja maka hari Selir hari akan menjadi bahagia.

Lagi lagi Selir hari menggeleng. Hari ini memang hari Selir hari entah kenapa selalu khawatir akan suatu hal yang akan terjadi dimasa depan.

"Apa aku bisa menemui putri Anne?" lirih Selir hari bertanya kepada kepala dayang.

Kepala dayang itu mendongakkan kepalanya dan menggeleng. "Tuan putri Anne sedang tidak berada dikediamannya sejak kemarin." jawab kepala dayang.

Sontak Selir hari menoleh dengan tatapan tidak bisa diartikan.

"Dia meninggalkan kerajaan atau dia hanya keluar dari kediamannya?"

1
Coco
maafken kemarin ga up, kemarin author sibuk banget, ada kerjaan terus harus kondangan dulu. Mungkin bakal ga rajin up kayak kemarin kemarin.
Tenang saja hari ini up kok, ditunggu saja yah bab terbarunya
Coco
halo author udah up, maaf yah kemarin author libur up karena keadaan author yang lagi galau tidak memungkinkan untuk up
Coco
Cepet juga uploadnya, ga ada sejam wkwkwk 😍😍 selamat membaca readers tercinta, jangan lupa komen dan likenya yah
Coco
Selamat membaca yah, tumben ini lolosnya cepet banget, bab 254 💪, semangatin author dong
Coco
ya ampun kayaknya novel ini babnya bakal mendekati 500 deh, semangat yah yang baca
Coco
hei, author comeback, kyknya tahun depan udah selesai nih karya author yang ini, doain bisa tamat dengan benar yah.
Coco
yuhu author selalu comeback, jangan lupa dibaca yah, untuk novel ini babnya agak panjang yah, semoga author bisa menamatkan cerita ini
Coco
Author udah update hari ini, author udah mulai rajin up tiap hari ini walaupun author super sibuk, jangan lupa yah ikut komen dilapak author, thank y😍u semua
Coco
Author sudah up bab 204 ditunggu yah readers tercinta. Dan jangan lupa doain author biar bisa bertahan yah💪
Coco
Author up bab baru nihh, cuss langsung kepoin
happy 200 bab 😍
Coco
selamat malam semua
author hari ini comeback lagi
doakan author baik baik saja yah untuk kedepannya 😍
Coco
Hola semuanya
selamat malam
hari ini author up, ini mumpung lagi rajin up yah bisa up tiap hari.
yuk jangan lupa tinggalin komentar disini dan gift mawarnya 🤭
Fadila1973 Akbar
aamiin🤗🤲
Coco: terima kasih sudah mampir😍
total 1 replies
Coco
author lagi galau, karena orang yang author suka kayaknya lagi menjauh dari author
Coco
Kali ini author sudah comeback, untuk bulan okt ini author udah up 2 bab, mau lagi ga nih?? tapi kayaknya untuk bulan besok author sibuk nih, jangan lupa lovenya yah 😍
Fadila1973 Akbar
di tunggu selalu thor🤗
Coco
hai author comeback, di bulan ini sudah 4 bab yang author up, mohon doanya semoga novel ini bisa selesai yah. Tolong tunggu author
Fadila1973 Akbar
di tunggu slalu bab selanjutnya🥰
Coco
author upload kembali yah, terima kasih telah menunggu
Coco
author comeback lagi setelah berperang dengan UAS dari dosen, mungkin kedepannya bakal sering upload
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!