NovelToon NovelToon
SEBATAS RASA

SEBATAS RASA

Status: tamat
Genre:Single Mom / Tamat
Popularitas:76.9k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Kisah seorang gadis yatim piatu yang bernama Stella Anggraeni yang berkerja di sebuah perusahaan seorang Ceo yang bernama William.

Keduanya terlibat cinta dan mengakibatkan seorang Stella hamil di luar nikah, William tidak bisa bertanggung jawab karena sudah mempunyai seorang calon istri. William meminta agar Stella menggugurkan kandungnya.

Stella memilih meninggalkan William dan menjalani kehidupan sendiri dengan seorang anak perempuan yang di beri nama Angelica.

Bagaimana Stella menjalani hidupnya? Mari kita simak perjalanan hidup Stella!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

Stella saat ini sudah kembali berkerja seperti biasanya, dia tidak mempedulikan kondisi tubuhnya lagi. William sudah menyuruh Stella untuk beristirahat di rumah, dia juga akan memenuhi kebutuhan Stella.

Helena juga sudah tidak sabar untuk bertunangan dengan William, dia selalu mendesak Ayahnya agar pertunangan dengan William segera dilaksanakan. Seperti saat ini Helena datang ke kantor William membuat William kesal.

"William, kenapa kamu tidak menjemput ku? apa kamu tidak merindukan aku?" tanya Helena tiba-tiba masuk di dalam ruang kerja William.

"Apa maksud kamu?" tanya William pura-pura tidak paham dengan ucapan Helena karena ada Stella.

"Ternyata William ada wanita lain, makanya tidak mau bertanggung jawab. Siapa wanita itu?" tanya Stella dalam hati.

"Sekertaris kamu cantik juga! pantas saja kamu betah di kantor," ucap Helena sembari menatap tajam Stella.

William diam-diam mengirim pesan kepada Rico, agar membawa pulang Stella. Karena kalau tidak semua akan berantakan, nyawa Stella juga bisa terancam.

Dengan cerdiknya William mengajak Helena untuk keluar lebih dulu, agar Helena tidak curiga. Stella ingin mengatakan sesuatu tetapi mengurungkan niatnya, dia tidak mau merusak suasana.

Setelah William dan Helena pergi keluar kantor, Rico masuk ke dalam ruangan Stella dan mengajaknya untuk pulang ke rumah William.

"Nona, mulai sekarang Nona berkerja di rumah Tuan. Mari saya antar!" ucap Rico dengan sopan.

"Alasannya apa, Pak?" tanya Stella curiga ada yang aneh dengan William dan Rico.

"Nona, tidak boleh berkerja keras karena sedang hamil. Tuan juga menginginkan agar anaknya sehat," bohong Rico.

Stella senang mendengar ucapan Rico, ternyata William juga memperhatikan janin yang dia kandung. Dia nurut apa kata Rico, setelah sampai di rumah Stella tidak di beri pekerjaan melainkan di suruh untuk di dalam kamar dan tidak boleh keluar rumah.

William ternyata sudah menyiapkan dua orang untuk menjaga Stella, dia takut Stella keluar dan bertemu dengan Helena.

Saat berjalan-jalan dengan Helena, Karin meminta William untuk menemuinya ada hal penting yang akan dia bicarakan. Helena tidak mau bertemu dengan Karin, sehingga menolak ajakan William.

"Helen, Mamah ingin bertemu dengan ku! apa kamu mau ikut menemuinya?" tanya William.

"Tidak William, mood ku hancur seketika kalau bertemu Mamah kamu yang bawel itu," jawab Helena.

"Sepertinya ini sangat penting, kalau begitu aku pergi dulu," kata William lalu pergi meninggalkan Helena di sebuah mall.

"Sikap William tidak seperti dulu, apa dia menyembunyikan sesuatu?" tanya Helena dalam hati. Helena meminta sopir pribadinya untuk menjemput.

Di rumah Karin.

"William, apa benar Stella hamil anak kamu?" tanya Karin.

"Sepertinya begitu, Mah. Maafkan William," ucap William.

"Kenapa kamu lakukan itu? kenapa!" bentak Karin.

William lalu menjelaskan kepada Karin, apa saja yang telah dia perbuat terhadap Stella.

Plak... plak... plak...

Karin menampar William dengan keras, dia sangat marah kepada William.

"Kenapa kamu tega melakukan kepada gadis yang tidak punya keluarga? bagaimana nasib dia nanti?" tanya Karin penuh dengan amarah.

"Semua terjadi karena tidak kesengajaan, Mah! William akan meminta Stella menggugurkan kandungnya," kata William lalu pergi meninggalkan Karin yang sedang marah.

"William!" teriak Karin.

"Biarkan William selesaikan semua sendiri," sahut William sembari menoleh ke arah Karin.

Sesama sebagai perempuan Karin sangat mengerti bagaimana perasaan Stella, tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa. Karin lalu meminta Kiana agar membawa Stella pergi dari rumah William.

***

William kembali ke rumah setelah dari rumah Karin, dia tidak balik ke kantor lagi. Yang ada dalam pikirannya saat ini adalah menyelesaikan masalah dengan Stella. Dia tidak mau menunda lama-lama karena, kalau ketauan keluarga Helena sangat berbahaya.

Stella yang sedang tidur tiba-tiba terbangun, saat William membuka pintu kamar yang ditempatinya.

"William, kamu sudah pulang?" tanya Stella dengan lembut.

"Kita harus selesaikan masalah janin yang kamu kandung sekarang juga, jangan sampai terlambat," kata William.

"Aku senang kamu sangat memperhatikan buah hati kita, soal menikah bisa kita laksanakan setelah aku melahirkan," kata Stella dengan sangat percaya diri.

"Gugurkan kandungan kamu!" bentak William. Aku tidak mau nanti anak itu atau kamu menderita, Stella," Lanjutnya.

Stella bagaikan tersambar petir mendengar ucapan William, dia tidak menyangka William akan menyuruhnya untuk mengugurkan kandungnya. Ia lalu berencana akan pergi dari rumah William.

"Aku tidak mau!" ucap Stella dengan keras. Pasti karena wanita itu, kamu menyuruhku mengugurkan anak tidak berdosa ini," Lanjutnya.

"Jangan membantah perintah ku! aku tidak suka!" kata William.

"Kamu ternyata tidak punya hati! kamu jahat, William!" ucap Stella.

William menghempaskan tubuh Stella di ranjang, "Aku akan memanggil dokter untuk mengugurkan kandungan kamu, siapkan dirimu," ucap William lalu meninggalkan ruangan itu dan menguncinya dari luar.

"Aku harus kabur dari rumah ini," ucap Stella dalam hati.

Stella lalu berjalan ke arah jendela, ternyata sangat tinggi untuk turun ke bawah. Tidak mungkin dia akan loncat dari lantai dua rumah William.

William menyuruh Rico untuk mencarikan dokter yang mau mengugurkan kandungan, tetapi tidak ada yang mau. Dokter keluarga William juga menolak perintah William.

"Tuan, lebih baik jangan gugurkan kandungan Nona Stella," ucap Rico.

"Kamu tau resikonya bukan? jangan banyak bicara, lakukan saja perintah ku!" kata William lagi.

"Sungguh malang sekali Nona nasib mu, maafkan aku tidak bisa membantu mu," ucap Rico dalam hati.

Malam hari William baru teringat kalau mengurung Stella, dia meminta Mbok Yem agar mengantarkan makanan untuk Stella.

"Nona Stella, silahkan makan dulu!" kata Mbok Yem seraya memberikan sebuah nampan yang berisi makan pada Stella.

"Aku tidak mau makan, Mbok! tolong keluarkan Stella dari sini... " ucap Stella lirih.

"Maaf, tidak bisa Non," tolak Mbok Yem.

"Ternyata rumah ini isinya orang jahat semua!" teriak Stella.

Mbok Yem tidak ber ucap apapun, dia meninggalkan makanan itu di meja lalu keluar dari kamar. Stella hendak ikut keluar tetapi di depan pintu ada dua penjaga yang bertubuh kekar.

"Mamah akan mempertahankan kamu, sayang," ucap Stella seraya mengelus perutnya yang masih rata.

Stella semakin menyesal telah mempercayai William, teganya menyuruh untuk mengugurkan darah dagingnya sendiri.

Di ruang kerjanya dia dan Rico masih bingung mencari dokter yang mau membantunya.

"Tuan, kita asingkan saja Nona Stella ke kota lain," kata Rico.

"Ide macam apa itu Rico! tetap saja anak itu setelah lahir akan memanggilku sebagai Ayahnya," kata William.

"Itu sudah resiko dan tanggung jawab, Tuan," kata William.

"Aku menyuruhmu untuk mencari dokter, bukan untuk menasehati ku!" bentak William.

Walaupun sering di bentak oleh William, Rico tetap mengabdikan dirinya.

1
༄༅⃟𝐐🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦𝐘𝐔𝐋𝐈kurnia🌿
sipp josss keluarin taring mu stel kamu wanita cerdasss yukkk yuk semangat up yuk
Anonymous
Extra part dong
pєkαᴰᴼᴺᴳ: Insya Allah 😇🙏👼

Terimakasih kk atas dukungannya 🥰
total 1 replies
Anonymous
Lanjutannnnnnn
Sri Wahyuni
crta t tmbah lieur az alur y
pєkαᴰᴼᴺᴳ: Baru belajar kakak
Mohon bimbingannya 🙏🥰🤗boleh lewat pc
follback ya🤗
total 1 replies
Sri Wahyuni
knp rumah nya ga d jual az stel blikn yg baru oon loh
Sri Wahyuni
stella watak y sok gengsi tpi tolol
Sri Wahyuni
stella itu btuh oertolongan orang tpi bnyk menolak krn g mau merepot kn pdhl d trima az krn darurat ada bls budi bsa k dpan nya membls
pєkαᴰᴼᴺᴳ: Terimakasih kakak sudah mampir🥰😍
total 1 replies
Sri Wahyuni
mka nya stela jngn murahan hamil kan
༄༅⃟𝐐🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦𝐘𝐔𝐋𝐈kurnia🌿
karena kamu kurang peka ric😆😆😆😆yoh semangat semangatt up yoh
Mega
kenapa tidak dipersatukan aja, sih?
༄༅⃟𝐐🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦𝐘𝐔𝐋𝐈kurnia🌿
alhamdulillah ahirnya up lgii,,, siap yg mukul ricko tmhmmm
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
bossy banget ya william🤭
༄༅⃟𝐐🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦𝐘𝐔𝐋𝐈kurnia🌿
stela ama angelica pergi aja lah yg jauhh cihhhh
༄༅⃟𝐐🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦𝐘𝐔𝐋𝐈kurnia🌿
pov rico kenapa gk mau nikah ama stella thor
pєkαᴰᴼᴺᴳ: Rahasia itu kk🤣🤣🤭
total 3 replies
༄༅⃟𝐐🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦𝐘𝐔𝐋𝐈kurnia🌿
hmmm gi mana ya dbaik juga kalok stela ngajak nikah riko tapi kasian rico kalok cumak buat balas budi tapi kalok balikan sma willi gak aja lah,, jangan satukan stela ama willi meskipun ada anak di antara mereka thor
༄༅⃟𝐐🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦𝐘𝐔𝐋𝐈kurnia🌿
menikah ae lah sambil berjalan nanti cari solusi biar jatuh cinta wkwkwk
Anonymous
Lanjutannnnnnn
༄༅⃟𝐐🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦𝐘𝐔𝐋𝐈kurnia🌿
stop kiana dan bu karin udah lah wong wili gak mau ngakui anaknya ya sudah jika tante karin ingin ketemu cucunya ya temui aja dengan baik baik boleh boleh ama stela, stela gk sejahat ituh jgk,, di tunggu karma untuk willi
Dewi Khanza: buat helena sama wiliam dapat karma thor dan menyesal, katanya gk cinta sama Helena dasar laki2
total 1 replies
Mega
Aku juga lega
Mega
Maklum-maklum, anak sama ibu sama aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!