NovelToon NovelToon
My Bos Misofobia

My Bos Misofobia

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Kehidupan di Kantor / Tamat
Popularitas:147.5k
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

Tahap Revisi 🙏

Jihan Shafira (22tahun)adalah seorang wanita yang Keras kepala,tangguh dan mandiri.Dia sudah bekerja di perusahaan Royal Garden selama 5th.Proyek yang dikerjakan nya tidak pernah gagal.

Namun,kesialan itu muncul ketika perusahaan milik tempat Jihan bekerja di ganti dengan CEO baru,yang super higenis,dan juga dingin.

Apakah Jihan akan bertahan di Royal? perusahaan yang telah membuat nama nya menjadi di kenal banyak orang,atau memilih mundur ketika di hadap 'kan dengan seorang CEO yang menurut nya super aneh.

Ikuti cerita Jihan ini sampai end!
Alur nya London-Inggris.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MBM-Jihan Ngambek

Jihan berjalan ke arah kafe Al,ia melihat suasana sedikit sepi di hari Senin.

Jihan segera berjalan ke arah meja,yang di dekat kasir.Jihan duduk dengan begitu tenang,Al melihat ke arah Jihan.Namun,ragu untuk bertanya.

Tak lama kemudian,Arnav pun datang ke kafe Al.Mengetahui Arnav yang datang ke kafe,Jihan segera berpindah,mencari tempat yang sedikit jauh dari pintu.

Al melihat ke arah Arnav sembari tersenyum,begitu juga Arnav,ia berjalan ke arah meja Jihan,dan duduk di depan nya.

Sreet!

Jihan mendorong kursi berniat untuk pindah tempat.Namun,Arnav pun sudah mengambil ancang-ancang untuk ikut pindah juga.Melihat Arnav yang bersikap seperti itu,Jihan pun mengurung niat nya untuk berpindah.

"Mau makan apa ?"Tanya Al,saat melihat Arnav sudah memantapkan diri nya duduk di depan Jihan.

"Aku ingin . . ."

Arnav segera menunjuk ke arah Jihan,membuat Al dan juga Jihan terkejut.

"Apa yang Bapak lakukan!"Gumam Jihan,sedikit berbisik.

"Aku mau makan yang sama dengan yang dia makan!"Sambung Arnav.

"Tapi,Aku belum memesan!"Cetus Jihan dengan kesal,memalingkan wajahnya dari Arnav.Al yang melihat itu hanya tersenyum saja.

"Ji,Kamu mau pesan apa?"Tanya Al,menghampiri Jihan di meja nya.Arnav dapat menyimpulkan kalau Jihan dan Al begitu dekat.

"Nasi goreng,jus mangga !"

"Eeemmm,Aku akan segera membawakan nya ke sini dua porsi!"

Jihan mengangguk nya,Al segera berlalu menuju dapur.

"Aku mau sendiri !"Ucap Jihan,meminta Arnav untuk pindah ke meja lain.

"Eeeemm"Arnav menghela nafasnya,lalu ia merasakan punggung nya yang kembali gatal,seperti sebelumnya saat ia merasa 'kan reaksi alergi,punggung nya akan gatal.

"Apa yang terjadi?"Jihan melihat Arnav yang mulai menggaruk punggung nya yang gatal.

"Apa yang Bapak makan hari ini?"Jihan segera berdiri dan berjalan ke arah Arnav.

Arnav segera berdiri dan ingin pergi.Namun,Jihan menghalangi langkah kaki Arnav,dan meminta nya untuk duduk kembali.

"Duduk lah"Jihan membantu Arnav untuk menggaruk punggung nya dengan pelan.Al melihat ke pedulian Jihan kepada Arnav membuat ia tersenyum.

"Bagaimana apa sudah baikan?"

"Iya"Arnav mendongakkan kepalanya melihat ke arah Jihan,yang berdiri di samping nya.

Agnes dan Kevin datang ke kafe Al,untuk makan siang seperti biasanya,jika di kantin penuh.

"Hari ini cukup melelahkan harus menyiapkan beberapa proposal"Ungkap Agnes,berjalan masuk ke dalam kafe Al.

"Royal mulai ada perkembangan saat Pak Arnav memimpin!"Sahut Kevin.

Tiba di dalam kafe.Agnes dan Kevin melihat Jihan dan Arnav yang begitu dekat.

"Pak Arnav!"Panggil Kevin,Jihan terkejut,lalu kembali ke tempat duduk nya.

Arnav membenarkan jas nya,lalu duduk seperti biasa,seolah-olah tidak ada yang terjadi.

"Eheem"Arnav berdehem,tatkala melihat karyawan nya sedang memperhatikan dirinya dengan Jihan.

"Ayo,kita makan di tempat lain"Agnes dan Kevin segera pergi dari tempat itu.Jihan ingin mengejar mereka.Tapi,Al sudah datang dengan membawa dua piring makanan yang di pesan Jihan.

"Makan lah"Ucap Arnav,saat melihat Jihan hanya menatap makanan saja.

Akhirnya Jihan memilih untuk menemani Bos nya itu.Arnav terus saja menatap Jihan,membuat Jihan tidak nyaman.Merasa dirinya terus di perhatian,Jihan segera menyudahi makan nya setelah dua sendok masuk ke dalam mulut.

"Kak,Aku pergi"Jihan segera pergi setelah meletakkan uang dua lembar di atas meja.Arnav segera menyusul dan mengejar Jihan yang sudah pergi.

"Ji..."Panggil Arnav,tapi wanita itu tidak menjawab,bahkan tidak menoleh.

"Jihan "Panggil Arnav lagi,merasa suara Arnav cukup menganggu nya,apalagi di lihat oleh banyak orang yang lalu lalang di tempat itu.Jihan menoleh melihat ke arah Pria itu.

"Aku ingin bicara dengan mu!"Ucap Arnav,berjalan kearah Jihan yang berdiri tidak jauh dari nya.

"Awas!"Teriak Jihan,saat melihat sebuah mobil melaju ke arah Arnav.Jihan segera berlari dan menarik tangan Arnav,sehingga ke dua nya terjatuh dan berguling di jalan.

Arnav berada di bawah,sementara Jihan berada di atas tubuh Arnav,kedua nya saling tatap satu sama lain,wajah nya begitu dekat.

"Eemmm,maaf!"Jihan segera berdiri,dan mengulurkan tangan nya ke arah Arnav.Pria ini tersenyum,lalu menggapai tangan Jihan yang berniat membantu nya.

"Terimakasih "Ucap Arnav,Jihan mengangguk nya.Lalu ke dua nya melanjutkan jalan nya untuk kembali ke kantor.

* * *

Malam pun tiba. . .

Jihan,baru saja selesai membereskan dapur,lalu berniat untuk kembali ke kamar nya.Namun,ia melihat Arnav yang tidur di sofa.

"Dia punya kamar,dan tempat tidur yang empuk,tapi malah memilih tidur disini!"Gumam Jihan,melihat Arnav yang tertidur di sofa.

Jihan sedikit membungkuk untuk mengambil gelas kotor yang ada di atas meja.Namun,Arnav menarik nya dalam pelukan.

"Aah"

Jihan terkejut saat ia terjatuh dalam pelukan Bos nya.

"Pak,bangun!"Bisik Jihan,saat ia tidak dapat melepas diri dari pelukan Arnav.

"Eeemm,lagi dan lagi!"Ketus Jihan yang kesal.Arnav semakin mengeratkan pelukannya.

Jihan dapat melihat raut wajah Arnav dari dekat,ia perlahan-lahan menyentuh wajah itu,dan memindahkan rambut yang menutup mata Arnav.

Disaat Jihan mulai menyentuh sudut bi bir Arnav.Tiba-tiba Arnav membuka mata,membuat Jihan terkejut.

"Aku akan kembali ke kamar !"Ucap Jihan,segera bangkit dan pergi ke kamar nya.

Blam!

Suara pintu kamar Jihan terdengar begitu keras.Arnav melihat kamar itu yang tertutup kembali,lalu tersenyum dan menyentuh jantung nya yang berdegup kencang.

"Kenapa setiap kali dekat dengan nya,merasakan hal yang berbeda dengan orang lain?bahkan Aku tidak dapat berbicara dengan benar saat di dekat nya!"Gumam Arnav,lalu kembali memejamkan matanya.

Di dalam kamar Jihan juga merasakan hal yang sama.Ia menyentuh dada nya yang kini ada getaran cinta disana,yang mungkin ia rasakan untuk Arnav.

"Bagaimana ini bisa terjadi,dia bos Aku karyawan.Bahkan kamu hampir setiap hari berdebat,tidak mungkin saling jatuh cinta 'kan?"

Jihan membaringkan tubuh nya di atas ranjang,menatap langit-langit kamar dengan lampu yang masih menyala.

Meskipun ke dua nya tidak mengungkapkan perasaan yang di rasakan oleh ke duanya.Tapi,ke duanya tidak dapat menyangkal kalau mereka berdua telah jatuh cinta satu sama lain.

Jihan menarik selimut,lalu menutupi tubuh,dan memejamkan matanya,untuk beristirahat.

Terimakasih sudah dukung karya ini,tetap stay sampai tamat ya,terimakasih atas dukungan semua nya 🙏😇

1
fatin Rahman
dua-dua egois🤭
fatin Rahman
1/2/2026 Ahad
singgah sini.👍
Permulaan yang baik
Aisyah Alfatih: hai kakak 🤭
total 1 replies
Iis Yuningsih
ga seru knp mudah bgt jihan mema'afkan arnav,ga ada tantangannya ma'af yach ka athor aku ga suka dgn tokoh arnav plin plan dan mudah bgt di ma'afkan oleh jihan
nobita
aku mampir kak
Uba Muhammad Al-varo
Q.....suka Jihan pemeran wanitanya memiliki kepribadian yang kuat,tegas, berani dan nggak gampang ditindas 👍👍👌
Uba Muhammad Al-varo
bagus👍👍👌
ira rodi
masa jam 8.30 dini hari...itumah sudah pagi....
Aisyah Alfatih: 🤭🤭🤭🤭 typo
total 1 replies
QiDi
kebenaran ttp akan menang, dan cinta akan menemukan jalannya, tp itu smua jga perlu perjuangan..
trimakasih thor 🤗
QiDi
wah bunga mulai mekar, tp bakal ada serangga pengganggu kyk nya..
QiDi
gimana kalo kliennya mantan cinta nya Arnav
QiDi
saking gemesnya ya Ji, pengen ikut ngulek-ulek 😅
QiDi
bukan buat kmu jihan..
siap" patah hati nii
QiDi
alergi ya, parah itu..
Jjlynn Tudin
x di ofic x di rumah jadi bawahan adehh...di rumh ko bukn boss bilang jihan 🤣🤣🤣
Dara Utami
kasih visual dong thor
Dara Utami
😂😂😂
Dara Utami
kasih visual dong thor
Dara Utami
visualnya dong thor
Tija Hartija
sweet bgt ceritax
Alexa Juliana
Bagus Ji..klo ngomongin org jgn dibelakangnya tp didepannya langsung jd jatuhnya bukan ngeghibah 😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!