Apa tujuan dari kehidupan?
Kekayaan?
Kekuasaan?
Kejayaan?
Tidak, tujuan dari kehidupan hanyalah kesenangan.
Ketika mereka mendapatkan kekayaan, mereka senang.
Ketika mereka mendapatkan kekuasaan, mereka senang.
Ketika mereka mendapatkan kejayaan, mereka senang.
Tujuan hidup sesimpel itu, pada akhirnya ketika mereka meraih tujuan, mereka akan senang.
Dan aku bereinkarnasi kedua kalinya untuk kesenangan.
Menggunakan segudang harta kekayaan dan pengetahuan, aku akan mencari kesenangan di kehidupanku yang ketiga.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hermit of Imagination, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
031. Skill
Setelah selesai makan dan berbicara dengan Ava, Aku tidak langsung tidur.
Aku pergi ke kaca untuk melihat wajahku.
"Gila, cantik bener, ini seperti kecantikan yang mampu menggulingkan negara."
Wajah mungil dan imut, leher yang panjang dan indah. Mata yang seperti permata putih yang lebih indah dari bulan dan bintang di langit malam. Hidung yang seperti seni yang dipahat secara sempurna, dan bibir tipis dan kecil yang manis merah muda. Ditambah dengan rambut lurus putih yang bercahaya seperti ditaburi debu bintang.
"Benar-benar kecantikan yang mampu menggulingkan negara. Tapi, didominasi oleh warna putih membuatku seperti hantu saja. Nggak mungkin gusi dan lidahku juga berwarna putih, kan?"
Aku membuka mulut sebelum mengeceknya. Disana ada ada gigi putih yang tersusun rapi, tapi untungnya lidah dan gusi milikku tidak berwarna putih.
"Ava, bukankah aku lebih cantik darimu?"
"Ratu ini jelas yang lebih cantik. Dan juga jangan memanggilku Ava, panggil aku ratu!"
"Tidak apa-apa, kan. Aku sudah setuju untuk membantumu membuat tubuh baru. Setidaknya biarkan aku memanggil namamu."
"Lakukan sesukamu." Ava menyerah.
Setelah itu aku pergi untuk tidur, tapi aku menyadari sesuatu.
"Ranjangnya cuma satu."
Sialan, karena aku orang yang terhormat, aku memilih untuk tidur di sofa saja.
Tapi.
Alice tadi sudah mengizinkan aku menggunakan ranjang, jadi aku tidak akan sungkan-sungkan.
"Dasar tidak beradab." Ejekan Ava terdengar.
"Aku sudah dapat izin. Jadi, selamat tidur."
...****************...
"Hoy, jika kamu tidak bangun dalam 3 detik aku tusuk kau!"
Aku bagun karena suara itu beserta sebuah niat membunuh yang diarahkan padaku.
Ketika aku membuka mataku, aku melihat kasur itu kosong tanpa ada Alice.
" Dimana Alice." Aku melihat kanan kiri ku. "Kalau tidak salah dia tadi membangunkan aku?"
"Dibawah, brengsek."
Aku mengikuti suara itu dan memalingkan kepala ke bawah hanya untuk melihat Alice.
Dia sekarang aku dekap dan memeluknya sebagai guling.
Mengetahui itu, aku tidak dengan panik melepaskannya.
Kesempatan dalam kesempitan.
"Cepat lepaskan, sialan."
"Kenapa kau ada disitu?"
"Aku yang ingin tahu itu. Cepat lepaskan aku!" dia mulai tidak sabar tapi itu bukan kepanikan.
"Bukankah kita, sama-sama perempuan." Aku mengulangi apa yang dia katakan padaku kemarin.
"Aku tusuk, lho."
Dari peringatannya, aku malah memeluknya lebih erat.
Jleb
Dari belakang ada yang menusuk punggungku.
"Aw, kau benar-benar menusukku?" Kali ini, barulah aku melepaskannya. "Nggak ada imut-imutnya, setidaknya berteriak, lah 'Kyaa, ap-apa yang kau lakukan dasar mesum' begitu."
Dia bangun dengan santai sambil menjawab. "Aku bukanlah gadis malu-malu imut seperti itu." Jawabannya sangat tenang.
"Ini pasti karena pergaul-"
"Diam." Alice memotong omonganku sebelum melanjutkan berbicara. "Biar aku luruskan, aku tidak pernah masuk ke **** bebas, narkoba atau semacamnya, aku hanya dewasa lebih cepat dari orang seusiaku, dan aku juga masih murni. Oke, mengerti?"
"Mengerti."
Benar-benar nggak ada imutnya.
Tapi aku suka itu.
"Bisa bantu aku melepaskan ini!" Aku menunjuk pedang yang menancap di punggungku.
"Kamu benar-benar memiliki toleransi rasa sakit yang tinggi." Dia berkata sambil melepaskan pedang.
Tak lama setelah pedang tercabut, luka itu langsung tertutup dan sembuh seolah tak pernah terluka.
Alice yang melihat ini langsung melebarkan matanya.
Aku juga begitu. Karena, faktanya, aku tidak pernah memasang sistem regenerasi luar biasa saat aku membuat tubuh ini, tubuh chaotic imitation.
Bahkan saat aku melawan dan terluka oleh Ferdinand dan Vienna, Kemapuan regenerasi ini tidak ada.
Salah satu penjelasannya, adalah bahan pembuatannya adalah zombie.
Tapi dari pada regenerasi, lebih tepat menyebutnya pemulihan. Karena zombie itu sendiri tidak memiliki sistem regenerasi hanya kemampuan pemulihan.
"Apa kamu ini troll?"
"Tentu saja bukan, ini dikarenakan sihir fisik." Bohong, sih. Yang benar karena ini adalah kemampuan pemulihan yang baru terbangun yang dimiliki tubuh chaotic imitation.
"Apa aku bisa melakukannya juga jika aku mempelajari sihir fisik."
"Kalau bisa, bisa saja, tapi mudah sulitnya tergantung tipe mana milikmu."
Mana juga memiliki tipe, positif, negatif, dan netral.
"Bukankah mana negatif tidak dapat memiliki penyembuhan."
Mana positif itu bersifat penyembuhan, perbaikan, dan penciptaan. Karena itulah, kebanyakan yang memiliki mana positif tidak memiliki sihir yang begitu merusak, kebanyakan dari mereka adalah penyembuh dan artisan. Sekitar tiga puluh persen dari penyihir di seluruh dunia adalah penyihir dengan mana positif.
Mana negatif itu bersifat perusak, penghancur, dan pemusnah. Semua penyihir dengan mana negatif itu memiliki kekuatan penghancur yang luar biasa, tapi tidak memiliki kemapuan untuk menyembuhkan diri sendiri. Hanya ada sekitar sepuluh persen di seluruh dunia, mereka yang terlangka.
Mana netral, seperti namanya itu netral, tapi karena itulah mereka bisa menggunakan sihir apa saja. Meskipun mereka tidak akan menghasilkan yang lebih baik dari keduanya tanpa usaha yang cukup.
Contohnya jika ada dua penyihir dengan peringkat yang sama, tapi yang pertama adalah negatif dan yang kedua adalah netral. Lalu mereka menyerang sebuah batu dengan sihir dan jumlah energi yang sama. Hasilnya, yang pertama bisa merubah batu itu menjadi debu, sedangkan yang kedua hanya memecahnya menjadi beberapa bagian. Yang kedua bisa menghasilkan hasil yang sama, tapi harus dengan usaha yang lebih.
Penyihir mana netral jumlahnya terbanyak, sekitar enam puluh persen.
"Memang benar bahwa mana negatif tidak bisa digunakan untuk penyembuhan, bahkan jika mereka menggunakan sihir kehidupan, sihir kayu, ataupun sihir air. Tapi, apakah kau tahu skill yang dinamakan 'pembalikan mana'?"
Ini bukanlah sihir, bukan juga sigil, juga bukan, seni, bukan spell, ataupun teknik. Ini hanyalah skill, ketrampilan dalam mengontrol mana.
Skill pembalikan mana, ini adalah satu-satunya kecurangan yang hanya dimiliki pemilik mana negatif. Karena mereka sebenarnya bisa melakukan penyembuhan, dan itu bahkan bisa lebih cepat dari positif.
Sama seperti matematika, jika positif bertemu positif akan hasilnya akan tetap positif, tapi jika negatif bertemu negatif hasilnya positif. Dengan menggunakan konsep ini, penyihir mana negatif bisa melakukan apa yang bisa dilakukan mana positif. Inilah yang dinamakan skill pembalikan mana, satu-satunya kecurangan yang dimiliki oleh penyihir mana negatif.
"Bahkan jika tidak bisa menggunakan skill pembalikan mana, kau bisa memfokuskan penempaan tubuh ke pemulihan, lagipula aliran fisik itu digunakan untuk penempaan tubuh."
"Apa kamu tau cara menggunakan skill pembalikan?"
Aku saja selalu memiliki mana netral entah itu sekarang ataupun dimasa lalu. Tapi aku memiliki teorinya.
"Apa kau mana positif."
"Benar."
Wanita ini adalah perwujudan dari kecurangan itu sendiri.
"Ngomong-ngomong, bagaimana pembicaraan bisnis kemarin?" Aku tentu saja akan memanfaatkan ini.
"Kamu tahu cara menggunakan skill pembalikan?"
"Bagaimana jika kita makan sambil membicarakannya?"
"beritahu aku cara menggunakan skill pembalikan."
"Mau makan apa? Kali ini biar aku yang bayar."
"Skill pembalikan."
"Steak seperti kemarin."
"Oke." Akhirnya dia menyerah. "Aku akan berbisnis denganmu, sebagai gantinya kamu tidak hanya mengajariku cara menggunakan skill pembalikan dan juga menyiapkan rune, tapi juga mengajariku sihir fisik."
"Oke." Aku menyetujui sambil bersorak dalam hatiku. "Tapi, kenapa tidak meminta orang tuamu yang luar biasa itu untuk mengajarimu."
"Kedua orangtuaku netral, aku positif karena turunan dari kakekku."
"Ohh. Tapi, sebelum aku mengajarimu dan membuat rune aliran fisik, ayo kita makan dulu."
pakai nama aja Thor
saudaraku mohon ini yg sering baca novel saya gk enak baca pakai pihak pertama
Salam Permata Elemen.
🔥SEMANGAT TERUS THOR NGETIKNYA👏👏👏🔥
'setelah meminumnya' yang bener thor