NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikahi Si Buruk Rupa

Terpaksa Menikahi Si Buruk Rupa

Status: tamat
Genre:Perjodohan
Popularitas:6.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Zaraa

Kisah seorang wanita cantik berhijab yang hidup dengan segala kebahagiaan yang berlimpah. Harta, kasih sayang orang tua, dan kepopularannya sebagai artis dunia maya. Kehidupan yang begitu sempurna.

Seorang wanita cenderung memimpikan calon suami yang tampan. Begitu pula dengan Kirana Purwa Cakrawangsa. Tapi sayangnya, Kirana terpaksa harus menikahi Akbar yang memiliki wajah rusak dan kehadiran Akbar Giandra Bratajaya sebagai suami menjadikan hidupnya mulai diuji.

Ikuti kisah mereka!
Selamat membaca ^_^

Harap apresiasi melalui like, komentar dan votenya yaa ... Salam cinta dari Zaraa ❤

Akun 👉

Fb: Zaraa
Ig : @zha_zaraa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zaraa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sarapan & kopi

"Besok ada pemotretan?" tanya Akbar dengan napas yang sudah teratur. Lelaki itu mengecup mesra kening istrinya. Kirana mendongakkan sedikit kepalanya dan mengikis jarak agar bisa melihat mata sang suami.

Kirana terdiam sesaat, melihat Akbar yang masih memakai topeng, membuatnya ingin tertawa. Lelaki itu, bahkan saat pergumulann mereka seperti tadi tak pernah melepaskan benda itu barang sebentar atau sesekali.

"Sebenarnya gak, tapi besok ada beberapa hal yang harus diurus karena mau pindah agency," Kirana berucap dengan nada pelan. Ia memang berbohong pada Raga tapi entah mengapa tak bisa dengan Akbar, suaminya.

"Beneran?" tanya Akbar dengan suara girang. Kirana mengerjap heran kemudian menyadari bahwa ada sesuatu antara Bagas Gerald dan sang suami.

"Iya, kenapa Bang?" tanya Kirana dengan mengatur suara dan raut wajahnya agar tak terlihat begitu penasaran. Sayangnya, ia tak bisa.

"Gak papa," sahut Akbar pelan sembari memejamkan mata. Ia tau Kirana ingin membahas Bagas Gerald tapi ia belum siap. Menceritakan kisah lama yang membuatnya kembali merasa terluka.

Kirana menghela napas kasar dengan mendengus kesal. Memunggungi suami dengan raut wajah muram. Hingga sebuah tangan memeluknya dari belakang. Wanita itu tersenyum lebar lalu mulai terlelap nyaman.

***

Pagi harinya.

"Bunda mau datang?" tanya Akbar dengan menautkan alis. Ia baru saja keluar dari ruang pribadinya dan melihat Kirana tengah memasak di dapur. Momen yang langka. Jadi, ia pikir bunda atau ayah akan datang? tapi mengapa di jam yang sangat pagi seperti ini.

"Gak, aku masak buat abang," sahut Kirana tanpa menatap suaminya. Lelaki itu mengerjap tak percaya kemudian menarik kedua sudut bibirnya hingga terangkat sempurna.

"Tumben," sindir Akbar dengan wajah menyeringai. Kirana mendengus kesal.

"Lagi mood aja! lagian aku gak buru-buru perginya." Kirana menata nasi goreng masakannya di meja makan. Lalu menatap Akbar yang sudah lebih dulu duduk manis di salah satu kursi dengan tatapan tak suka.

"Kalau gak mau, ya udah!" sungutnya kesal. Akbar tertawa kecil.

"Mau kok sayang," ucap Akbar sembari tersenyum pada Kirana yang terlihat gugup. Raut wajah yang sangat Akbar hafal ketika ia memanggil sang istri dengan kata 'sayang'

Lelaki itu lalu memakan nasi goreng perdana buatan sang istri. Menatap Kirana yang nampak menunggu responnya. Ia lalu berkata. "Enak banget," ucapnya dengan senyuman. Lalu kembali melahap sarapan.

Kirana tersenyum lebar lalu memakan nasi buatannya. Wanita itu menyipitkan mata kemudian menatap sang suami dengan mengerjap tak percaya.

"Ini keasinan," ucapnya pelan dengan nada kecewa. Kirana sebenarnya bisa memasak tapi kata bisa bukan berarti makanannya enak 'kan? wanita itu menelan saliva.

"Asin dikit doang," sahut Akbar sembari mengusap lembut kepala Kirana yang membuat sang empu merona.

Kirana lalu mengambil roti dan juga selai cokelat kesukaannya. Kemudian melihat Akbar yang hampir menandaskan nasi goreng asin buatannya membuat wanita itu menautkan kedua alisnya.

"Gak sarapan roti aja Bang? itu 'kan asin?" tanya Kirana pelan. Akbar menggelengkan kepala tanpa menatapnya. Nasi di piring Akbar sedikit lagi akan habis, tandas tak tersisa.

Bertepatan dengan Kirana yang memakan potongan roti terakhirnya, Akbar juga menghabiskan nasi goreng itu dengan senyuman lebar.

"Kenyang," ucap Akbar dengan terkekeh pelan. Rasanya sangat lama, ia sudah tak lahap makan. Bahkan sangat jarang sarapan.

"Abang aneh deh," ucap Kirana tiba-tiba. Lalu kembali berkata. "Mau dibuatin kopi?" tanya Kirana lalu sedetik kemudian menggelengkan kepala.

"Kenapa?" tanya Akbar yang melihat sikap sang istri yang agak aneh.

"Nanti kalau gak enak lagi padahal mau buatin Abang, kopi." Kirana menatap piring di hadapan Akbar yang sudah kosong.

Apa bakalan tetep diminum yaa meskipun kopi nanti rasanya aneh atau asin?

"Gak papa, buatin gih," ucap Akbar dengan mata berbinar. Kirana tersenyum dan membuatkan kopi hitam kesukaan sang suami. Saat sudah selesai ia menyuguhkan di hadapan Akbar dengan mata berbinar.

"Enak," ucap Akbar sembari tersenyum. Raut wajahnya begitu bahagia.

Kirana tak percaya lalu menghirup kopi itu. Wanita itu rasanya ingin muntah. Ini kebanyakan gula. Perpaduan rasa kopi hitam yang pahit dengan rasa manis yang terlalu tinggi seperti tadi menjelma menjadi kopi dengan rasa yang tak bisa digambarkan seperti apa. Rasanya sangat aneh.

"Abang kenapa sih! ya ampun! Nasi goreng asin dan kopi yang rasanya aneh gini!" omel Kirana yang sebenarnya ditujukan pada diri sendiri. Wanita itu mengambil kopi tersebut lalu membuangnya di wastafel. Akbar tak sempat meraih gelas itu.

"Kok dibuang Dek?" tanya Akbar lembut dan bernada kecewa. Kirana memutar bola mata.

"Pake nanya lagi! aneh gitu Abang! kalau gak suka gak perlu maksa minum atau makan buat hargain aku!" Kirana menatap Akbar dengan tajam. Lelaki itu menghela napas pelan.

"Rasanya enak Dek, Rasa yang berbeda karena dibuatkan oleh seorang istri untuk suami. Pak Habibie bahkan pernah kembali ke rumahnya waktu mau pergi." Akbar menjeda ucapannya sesaat lalu kembali mengatakan. "Untuk meminum kopi buatan Ainun. Untuk segelas kopi yang dibuat dengan keikhlasan yang dibaluti kewajiban dari sang istri."

Kirana mendelikan mata. Lalu membereskan beberapa piring di atas meja. Menggerutu pelan pada sang suami yang mengibaratkan Tokoh Indonesia yang luar biasa. Kisah Habibie dan Ainun mana mungkin bisa di samakan dengan Akbar dan Kirana? pikirnya. Hingga perkataan Akbar selanjutnya, membuat mata Kirana berkaca-kaca.

"Lagian itu kopi buatan istriku yang pertama dan mungkin aja jadi yang terakhir juga," ucap Akbar dengan nada kecewa.

Bersambung

Maaf yaa dikit aja. Zaraa lagi sakit gigi soalnya :(

Jangan lupa like dan komentarnya❤

Kalau ada lebihan poin atau koin bisa disumbangkan kesini yaaa ^^

1
Shifa Burhan
randy jangan jadi anak durhaka membentak ibu, dimana salah ibu mu sampai kau bentak, dimana salah ibu yang masih sakit hati karena anaknya disakiti istrinya, dimana kesalahan ibu karena masih sedih lihat anak lelakinya dipermalukan didepan umum oleh istrinya

randy jangan hanya Kirana pemeran utama wanita kau membela nya sampai kau meninggikan suara mu pada ibu,

randu jangan jadi anak durhaka kau, Kirana pantas diperlakukan kayak gitu

saat kau sok bijak memahami posisi Kirana tapi kau mengabaikan posisi ibu mu yang sedih, hancur, terluka karena anak lelakinya disakiti oleh istrinya

kau sujud minta maaf pada ibu karena nada tinggi membuat kau jadi anak durhaka
mei puspitasari
Bagus
anti pebinor pelakor
pendahuluan novel ini bagus dan tidak ada masalah dan novel ini sudah cukup adil

curhat
kenapa ya, kalau novel yang konflik nya pemeran utama wanita (istri) buat salah dengan gampang dimaafkan tapi berbanding terbalik dengan novel pemeran utama pria (suami) yang buat salah, pasti sang suami dibuat dapat balasan, menderita, mengemis maaf, berjuang mati2an dapat kesempatan dan harus berkorban membuktikan diri, dan sang istri tegas, pergi dan tidak mudah dimaafkan dan satu lagi kalian pasti hadir kan sosok lelaki lain (pebinor yang dipuja2) yang bagai malaikat penolong untuk sang istri yang berpeluang besar menggantikan posisi pemeran utama pria

ini fakta novel2 dengan konflik pemeran utama wanita (istri) yang melakukan kesalahan (selingkuh) (novel yang udah aku baca)
*100% mudah dimaafkan
*100% posisi pemeran utama wanita aman tak tergantikan
*100% tidak akan dihadirkan wanita lain yang baik pada suami, kalau pun dihadirkan tetap dicap pelakot dan dibinasakan
*80% selingkuhan istri tetap aman tidak dapat balasan
*100% istri tidak dapat balasan apapun
* 50% novel membenarkan perselingkuhan itu
* 30 % malah sangat suami yang disalahkan atas perselingkuhan istri
* dll

belum ada satu pun novel yang konflik nya pemeran utama wanita selingkuh novel dapat balasan, menderita, mengemis maaf suami, berjuang dapat kesempatan dan berkorban membuktikan diri pantas dapat kesempatan, belum ada satu pun novel yang berani kayak gini
Ndhut
good
Kadek Bella
lanjut thoor
Sulaiman Efendy
TAPI TK SEBANDING PRTOLONGN YG DIBERIKAN KE ELO DGN PRBUATAN JAHATNYA KE ELO.. BOLEH ELO MMAAFKN, TPI JGN LAGI LO BRHUBUNGN DGNNYA.
Sulaiman Efendy
TU PSTI SURUHAN RAGA BUAT CULIK KIRANA..
Sulaiman Efendy
ORGNYA SDH PERGI DRI HIDUP LO, BARU LO POSSESIF...
Rhea: apasih tolool. cmn novel doang
total 1 replies
Sulaiman Efendy
JAHAT DRIMANA, LKI2 PRUSAK RMH TANGGA ORG ITU HALAL DARAHNYA, DI GAMPAR MSH MENDINGAN, SBERAPALH GAMPARAN WANITA SPRTI KIRANA, YG TAU BELADIRI. DN TRLATIH FISIK..
Sulaiman Efendy
KNP GK KMAREN2 LO LAKUIN ITU PAS TU RAGA PELUK2 DIRI LO DIDEPAN PINTU APARTEMEN SUAMI LO..
Sulaiman Efendy
SKRG LO BARU SADAR ITU ULAH RAGA... KMARIN2 OTAK LO, LO TARUH KMNA, SIDEPAN TEMAN2 LO, DN DIDEPAN RAGA, LO HINA SUAMI LO..
Sulaiman Efendy
RINDUKN DGN BAU SUAMI LO.. MSKI WAJAH SUAMI LO CACAT, TPI DY SLLU JAGA BAU BADAN, DN BAU MULUTNYA..
Sulaiman Efendy
LO BAKARLH SEKALIAN TU PAKET2 DARI RAGA..
Sulaiman Efendy
TU SI RANDY PURA2 DEKAT SAMA BAGAS, KRN RANDY MAU BALAS DENDAM SAMA BAGAS, KRN BAGAS YG BUAT AKBAR CELAKA, HINGGA AKBAR CACAT WAJAH
Sulaiman Efendy
SYUKUR RANDY IPAR LO YG TOLONG LO, KLO RAGA, PASTI LO UDH DIBAWA KABUR..
Sulaiman Efendy
SETELAH TIADA, BARU TRASAKN KLO ELO KHILANGAN...
Sulaiman Efendy
BARU LO MRASA SAKIT, KLO GK BRTAUBAT ATAS DOSA2 LO TRHADAP SUAMI, DN TIDAK MMINTA MAAF, SLAMANYA LO BRDOSA..
Sulaiman Efendy
SEKARANG LO NANGIS, LO GK TAU BETAPA HANCURNYA PRASAAN AKBAR YG TRHINA KRENA KLAKUAN LO..😡😡😡😡😡
Sulaiman Efendy
LO HRSNYA FAHAM DGN KLAKUAN RAGA, DN NIAT RAGA, ITU KRN SALAH LO YG BUAT CELAH KE RAGA UNTUK RUSAK RMH TANGGA LO..
Sulaiman Efendy
TERNYATA MMG ULAH RAGA YG MNFAATKN TEMAN2 SI KIRANA..
TU TEMAN2NYA MLH MNYAYANGKN SIFAT KIRANA YG DURHAKA KE SUAMINYA
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!