NovelToon NovelToon
Cerita Cinta Kita

Cerita Cinta Kita

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:4.9M
Nilai: 4.4
Nama Author: aulina alfiana

Kehidupan baru Kenzo dan Delima berubah setelah hadirnya buah hati mereka, dan jangan lupakan jika Delima kini berubah menjadi Mahasisiwi cantik yang siap dilirik oleh kaum laki laki.


Selain Kenzo dan Delima, disini juga mengisahkan orang orang yang belum move on dari masa lalunya, kecuali satu orang sang Duteng alias Duda Ganteng.


"Satu ditambah satu dua, kamu tau kan yank kalau aku tak akan menduakan mu"


"Cintaku bukan seperti es teh plastikan, jika habis langsung dibuang"


Yuk, yang penasaran kisah Kenzo sang mantan Casanova, Mario yang katanya Mafia tapi juga gagal move on, dan si Tata Surya yang sudah beristri tapi juga belum move on, atau si Duteng pendatang baru yang akan meramaikan kisah mereka.



Mengandung adegan 18+ dan 21+ , dibawah umur jangan coba coba baca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aulina alfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jangan Mimpi

"Wow kalian.....gak tau tempat!" teriak Dimas dan langsung menarik sepasang suami istri somplak itu

"Cihhh ngiri ya?" ledek Delima

"Gak.....mau nganan aja" Dimas berlalu setelah menarik paksa Kenzo agar tidak melanjutkan adegan 18+ nya ditempat umum

"Banyak jomblo.....awas baper" kata Satria juga ikut menyindir kaum jomblo.

Delima menghampiri Mario dan Cinta

"Kak....ini alasan kedua kakak balek ke Indo??" bisik Delima ditelinga Mario

Mario menggeleng "Gak juga Del......" melirik Delima yang menutup mulutnya karena tertawa keras

"Iya juga gak apa....cantik juga, tapi centil, awas kakak baper loh"

Cinta yang dari tadi melihat Delima sampai tak berkedip itu langsung memeluk Delima

"Kakak cantik banget, Cinta aja yang perempuan naksir loh, apalagi Kak Iyo" Cinta melirik Mario sekilas

"Cinta juga cantik, kan Kak Iyo nya udah punya Cinta" balas Delima dengan tersenyum, lucu juga gadis centil didepannya ini

"Del......bisa diem atau.......??" ancam Mario

"Atau apa? jangan macem macem ma bini gue, kalo elu masih mau selamat" ucap Kenzo yang langsung memeluk Delima dari samping

"Oh em ji....ngeri ngerong euy" Cinta langsung sembunyi dibalik punggung Mario

"Ngapa Cin? takut?" Delima melihat Cinta yang dari tadi sembunyi di belakang Mario

"Huum kak....Kakak tampan serem, ngeri deh Cinta liatnya"

Delima melihat ke arah suaminya "Sayank jangan gitu ih...kasian anak orang loh, mana belum dihalalil lagi ma pacarnya" Mata Delima langsung melirik ke arah Mario, sedangkan Mario yang mendengar itu langsung melototkan matanya.

"Udah ah....ayuk pulang yank, gak enak gangguin pasangan baru yang baru aja ketemu" ucap Kenzo yang langsung menggandeng Delima

"Kakak utang penjelasan ma aku ya, aku tunggu loh" bisik Delima.

Delima dan Kenzo pamit pulang ke apartemennya, walau sebelumnya Kenzo sudah diminta untuk bermalam di istana yang megah ini, namun ia tolak dengan berbagai alasan yang gak masuk akal tapi di masuk masukin.

"Bentar Bang, aku kebelet pipis" setelah mengucapkan itu,dan dibalas anggukan oleh Kenzo, Delima langsung menuju ke toilet.

"Abang tunggu didepan" jawab Kenzo sebelum Delima meninggalkan nya untuk ke kamar mandi

Surya yang dari awal Delima datang, tidak pernah sedikitpu melepaskan pandangan matanya, bahkan adegan 18+ yang baru saja dilakoni oleh sepasang suami istri mesum itu juga tak luput dari pandangannya

Tanpa meminta ijin ke Alenka, Surya mengikuti ke arah Delima berada sekarang. Surya menunggu Delima didepan toilet sampai Delima benar benar keluar .

Ceklek

Pintu kamar mandi dibuka

Deg

Delima kaget, ketika sudah ada laki laki yang ingin dia hindari saat ini dan seterusnya.

"Bisa bicara sebentar?" Surya menghadang Delima, karena tiba tiba Delima ingin menghindarinya, tetapi sayang Surya sudah lebih dulu menghadangnya.

"Gak ada yang perlu dibicarakan lagi Kak" jawab Delima dengan sedikit menundukkan kepala, takut sekaligus malas menatap muka Surya.

"Lihat aku Del....jangan takut" ucap Surya yang kemudian tangannya ingin menyentuh dagu Delima

Melihat gerakan tangan Surya, Delima langsung mundur "Stop Kak, disitu saja"

"Oke...tapi kita harus bicara sebentar, jangan takut aku tidak akan menyakiti ibu hamil, percayalah" Surya mecoba mendekati Delima supaya lebih leluasa berbicara, tetapi yang jelas lebih leluasa menatap Delima

Delima mengangguk, itu artinya dia menyetujui permintaan Surya "Sebentar saja ya"

"Del....kamu masih ingat kan, permintaanmu kemarin?"

Delima mengingat ingat lagi, ucapan apa yang dikatakan ke Surya "perasaan aku gak ngucaap apa apa deh, juga gak minta apapun, tapi....tunggu tunggu" batin Delima

"Masih ingat? atau sudah lupa?" bisik Surya

"Kalau sudah lupa, biar aku ingatkan sayank" lanjut Surya lagi.

Delima hanya diam, mengingat dan mencerna setiap kata yang dia ucapakan kemarin, dan juga kata kata yang Surya lontarkan juga

Deg

"Apa benar Pak Surya hanya pura pura ma mbak Alenka?" batin Delima

"Waktu habis untuk berfikir dan mengingat"

"Bukan kuis" jawab Delima yang gak tau pikirannya sudah kemana mana

"Oke langsung saja, kamu kemarin minta supaya aku tidak menceraikan Alenka kan?"

"Dan saat ini aku tidak menceraikannya, dan kamu harus menepati janjimu"

"Hahh???" Delima kaget, darima dan kapan dia mengucapkan sebuah janji ma Surya

"Tenang sayang, aku tidak akan menagihnya sekarang, aku tunggu sampai baby twins lahir"

"Jangan gila kamu Surya" bentak Delima

"Hei......ibu hamil jangan galak galak jangan bentak bentak juga apalagi marah marah, gak baik loh"

"Aku gak ingin yang aneh aneh darimu, jika aku tidak bisa menjadikan kamu istriku, maka cukup dengan kamu melahirkan anakku"

"Jangan Mimpi" bentak Delima lagi

Surya tersenyum "Mungkin kali ini aku mimpi, tapi lihat saja nanti, akan aku buktikan ucapanku" bisik Surya kemudian meninggalkan Delima

Delima menghela nafas, dan menyentuh dadanya "Orang gila....astaga"

Delima keluar dan langsung menghampiri suaminya yang sudah menunggunya di luar, tiba tiba Kenzo langsung memeluknya "Gak usah dipikirkan, abang besok akan menemuinya"

Delima melepaskan pelukan suaminya "Abang udah lama disini?"

Kenzo mengangguk "Ayok pulang, jangan banyak tanya , abang udah denger semuanya"

"Percaya ma abang, dia gak akan berani macam macam ma kamu sayang"

Memang sedari tadi Kenzo sudah didepan toilet, karena menunggu istrinya lama, akhirnya Kenzo putuskan untuk masuk ke dalam menyusul istrinya.

.

.

.

Di lain tempat, Vano yang pikirannya kalang kabut semenjak pertemuannya dengan Delima, kini berada di dalam kamarnya dan ditemani dengan rokok dan minuman keras.

"Del.....maafkan aku, aku gak bermaksud menghina kamu, aku khilap Del, aku khilap"

Dengan menenggak minuman keras dan membanting gelas hingga suaranya terdengar sampai ke luar. "Delima aku menyesal"

Hingga sebuah pintu dibuka oleh Mamah Lina " Kamu kenapa Van? kenapa jadi begini?" tanya Mamah Lina yang mendapati anaknya sedang kacau dan kamarnya seperti kapal pecah.

"Mah....Delima mah....." Vano memeluk mamahnya

"Kenapa dengan Delima Van?"

Vano melepaskan pelukan Mamah Lina lalu kemudian menceritakan tentang kejadian tadi siang, dimana Vano dengan terang terangan menghina Delima, dan menyebutnya sebagai wanita murahan.

"Vano....Vano" Mamh Lina menggeleng ketika mendengar cerita dari anaknya. Pengen rasanya memarahi anaknya, tetapi percuma, Vano lagi mabuk, dan kasihan melihat Vano saat ini.

"Kamu memang salah Van, kamu sudah menghubungi Delima?"

"Sudah Mah...tapi gak diangkat, dan pesan Vano juga gak dibalas Mah"

Gimana mau balas, la wong ponselnya aja gak dibawa sedangkan Delima sedang menghadiri acaranya Satria.

"Mah....bantuin Vano, Vano gak bisa tenang jika Delima marah ma aku Mah, aku sayang ma dia Mah."

"Mamah besok akan ajakin Delima ketemuan" jawab Mamah Vano yang menenangkan anaknya.

Duh Mamah Lina kenapa mau sih disuruh bantuin Vano, biarin aja, biar tau rasa si Vano.

.

.

.

Ting

Bunyi ponsel Delima, menandakan ada pesan masuk

"Sayang, besok bisa nemuin Tante di restoran Casablanka? ada yang mau Tante omongin"

Delima menghela nafas "Pasti si Panu itu yang ngadu ma emaknya"

"Pergi enggak pergi enggak pergi enggak pergi enggak" gumam Delima

"Pergi aja....besok abang temenin" ucap Kenzo tiba tiba dari arah kamar mandi

"Tapi gak geratissssss"

1
Elly Carlana
Luar biasa
Diva Diva
benar benar ibliss surya
Diva Diva
aneh.. katanya ada pengawal...gada tuh yg nolongin 😭😭
Tuayu Padmawati
jelek ceritanya.
wilda♡♡: klo jelek ya gausah diliat lah! gitu aja ribet. kek sendiri nya pinter buat novel aja
total 1 replies
Sri Rahayu
sedihhh 😪😪😪😪😪.....kasihan Mario cinta nya pada Delima bertepuk sebelah tangan 😍😍😍
nuraeinieni
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
wilda♡♡: gausah dibaca. banting aja hp nya. minimal hargai karya orang lain mbak e
total 2 replies
Yati Yati
klo di dunia nyata kya gitu apa gak ribut ya tpi enang cinta gak bsa di atur kemana akan berlabuh pengalaman pribadi
Yati Yati
udh tau kezo gitu mau ja delima kya gak laku sebel bgt deh
Yati Yati
cuma pgn tau makam ja pe ninggain istri kan bisa lain wkt babang kenzo bego uuj pgn gw bejek2 deh tuh org
Yati Yati
semoga pas Delima sadar pergi ninggalin kenzo
Lha-Lha Dwi
Luar biasa
Sri Rahayu
Surya sampe mati pun cinta nya hanya untuk Delima....tdk bisa tergantikan oleh wanita manapun 😇😇😇🤣🤣🤣
Atika Adiba
maaf thor g jadi baca...baru baca brpa episode tp kok baca komen delima di perkosa surya dan hamil anknya....jadi illfeel...sorry🙏🙏
Dina Ayu Putri
kk kpn lnjutan bukan pengganti🥰🥰🥰🥰
fatma susanti
..
eris setiawati
bagus
Nurhaedah Syarif
Ng seru ceritay penjahaty slalu yg menang
Citradwianti
saya tetap suka kok thor, semangaaaaaaat 💪
Sri Sebayang
biarlah waktu yv akan menyembuhkan surya,,,,,
Sri Sebayang
ksihhhh dulu plajaran br tidak mengulang kesalahanya pndai berbohong suatu saat akan dlakuin lg klu mudah dimaafkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!