NovelToon NovelToon
I'M Sorry My Wife

I'M Sorry My Wife

Status: tamat
Genre:Obsesi / Tamat
Popularitas:940.1k
Nilai: 4.7
Nama Author: AFI_18

Hallo semua yuk mampir di karya pertama aku, mohon dukungannya ya, beri like, comment and vote

Bagaimana jika pernikahan yang baru berumur satu hari tandas begitu saja

Azril baru saja menyempurnakan separuh agamanya dengan wanita yang amat dia cintai justru harus bercerai karena kejadian malam pertamanya, malam yang harusnya di nikmati oleh sang istri justru malah ia nikmati dengan wanita lain yang sama sekali tidak ia kenal

Azril terbangun dengan keadaan yang mengenaskan, dia di pergoki oleh seluruh keluarganya serta keluarga istrinya

Begitupula dengan wanita di sebelahnya yang kerap kali di panggil Rara, niat hati ingin menghindar dari perjodohan orang tuanya justru malah terbangun dengan pria yang sangat asing

"Akhh apa yang kamu lakukan padaku?" pekik Rara terkejut

"Harusnya saya yang bertanya kenapa kamu bisa masuk ke kamar orang sembarangan" bentak Azril

Bagaimana kisah selanjutnya yuk baca novel ini, jangan lupa tinggalkan jejak okhey

Follow ig 👉 habr_zayf

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AFI_18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hangus Atau Gosong

"Kamu.... kenapa bisa ada di sini? Sejak kapan kamu datang?" tanya Azril heran sembari menatap ke arah Faishal

"Baru aja datang, sejak kamu bilang maaf ra aku belum bisa mencintai mu, aku juga yakin kamu masih belum bisa move on kan dari mantan kamu" ujar Faishal yang menirukan gaya bicara Azril

"Itu namanya dari tadi" ujar Azril kesal, bisa-bisa nya Faishal menguping isi hati Azril

"Bicara di luar" Faishal langsung berjalan keluar dari ruang ICU

"Ra aku keluar bentar ya, aku gak kemana-mana kok aku di depan" ujar Azril kemudian dia mengikuti Faishal keluar dari ruang ICU

Azril menduduki dirinya tepat di samping Faishal dengan pandangan yang lurus ke depan

"Kenapa kamu bisa di sini?" tanya Azril tanpa mengalihkan pandangannya

"Aku baru tahu kejadian yang menimpa Rara" ujar Faishal

"Terus" ujar Azril datar

"Azril sebenarnya aku bingung sama kamu kenapa kamu jadi begini, kemana ilmu agama yang kamu miliki apakah sudah hangus terbakar di panggangan atau sudah gosong akibat menggoreng terlalu lama" ujar Faishal santai

"Hey apa maksudmu" Azril mengerutkan dahinya

"Ya mungkin karena kamu sudah lama tidak mengajar di pesantren lagi dan malah sibuk mengurus restoran kamu itu makanya otak kamu juga berpindah tempat" ujar Faishal menjelaskan dengan bahasa manusiawi

Azril menatap Faishal tajam yang di tatap malah acuh tak acuh

"Azril sebenarnya kamu percaya takdir gak sih?" tanya Faishal

"Ya percaya lah" ujar Azril cepat

"Apakah jodoh termasuk takdir?" tanya ustadz Faishal dengan nada layaknya bertanya pada bocah SD

"Iya" jawab Azril

"Terus kenapa kamu masih belum bersahabat dengan takdir mu sendiri?" tanya Faishal

"Aku bingung shal, kau tahu sendiri kan bagaimana aku memperjuangkan cinta ku dulu" ujar Azril sedih

"Hooh" Faishal menganggukkan kepalanya

"Kau tahu betapa susahnya bersahabat dengan masa lalu itu, betapa susahnya melupakan orang yang kita cintai, betapa sakitnya mencintai orang yang tidak bisa kita miliki" ujar Azril sendu

"Kau tahu betapa sakitnya mendengar hinaan dan cacian dari orang lain, betapa sakitnya mendapat tuduhan yang sama sekali tidak di lakukan, betapa tidak nyamannya mendapat tatapan ketidak sukaan dari orang yang sama sekali tidak di kenal hanya karena fitnah semata, dan itu semua terjadi pada istrimu" Faishal menusuk beberapa kali dada Azril dengan jari telunjuknya

"Bukankah Rara juga memiliki mantan, itu artinya Rara juga merasakan apa yang kamu rasakan cuma bedanya DIA BISA MENERIMA SEMUA TAKDIR NYA DENGAN BAIK TAPI TIDAK DENGAN LO YANG MALAH TERPERANGKAP DENGAN MASA LALU" ujar Faishal penuh penekanan, Azril tertegun mendengar perkataan dari Faishal biasanya orang ini penuh dengan humornya namun kini tatapannya menyiratkan keseriusan

"CK ck ck ck Rara seorang perempuan tapi mentalnya kuat sedangkan kamu hanya karena putus cinta udah lembek kayak kerupuk yang kena kuah" decak Faishal sembari menggelengkan kepalanya

Azril menatap ke arah Faishal, hatinya mulai melemah kala mengingat kembali telpon terakhir dari Rara

"Aku paham shal, benar kata dia aku telah menyakitinya bahkan sampai titik terendah yang dia miliki, setelah aku menyelesaikan masalah Rara di pesantren aku akan membawanya pergi dari sini, aku akan mencintainya serta membangun keluarga kecil bersamanya" ujar Azril yakin

"Janji" Faishal menyodorkan jari kelingkingnya layaknya bocah berusia lima tahun

"Shal kamu udah tua gini masih kayak bocah aja kelakuannya, mending aku masuk ke dalam aja nemenin Rara bentar lagi jadwal kunjungannya habis" Azril langsung masuk ke ruang ICU untuk menemui Rara kembali

"Cihh habis manis sepah di buang" ujar Faishal sinis

"Suatu saat nanti kamu akan berterimakasih kepada ku hahahahaha hahahaha" Faishal tertawa sendiri hingga membuat orang yang melewati tempat Faishal duduk bergidik ngeri

***

"Afham tolong panggilin setiap anak yang berhubungan dengan istri ku setelah acara kelulusan selesai, suruh mereka datang ke ruang guru" Azril berbicara di telpon dengan Afham, kini dia sedang berada dalam perjalanan ke pesantren

Sesampainya di pesantren dia langsung ke ruang guru, masih kosong rupanya, beberapa

menit kemudian Afham datang dengan beberapa santriwati yang pernah berhubungan dengan Rara, setelah itu Afham langsung pamit untuk mengurus hal lain

"Ada apa tadz manggil kita?" tanya Zelin

"Ada apa gerangan ustadz memanggil kita?" ujar Shella sopan

"Apa kalian dekat dengan Rara?" tanya Azril to the point

"Iya bisa di katakan kita tuh sedekat mentari" ujar Zelin

Shella langsung menyikut lengan Zelin "Mentari jauh oneng" bisik Shella tapi tetap mampu di dengar oleh Azril dengan jelas

"Terus apa dong?" tanya Zelin bingung

"Sedekat nadi" ujar Shella membenarkan

"Oh ya lupa, maksud saya kita sedekat nadi ustadz" ujar Zelin membenarkan perkataannya tadi

"Apa kalian pernah menyakiti istri saya?" tanya ustadz Azril

"Mana mungkin ustadz justru kita ini sang penolong" ujar Zelin bangga

"Benar ustadz, oh ya Rara mana ya kami belum foto sama dia, sekalian saya punya hadiah buat dia" tanya Shella

"Benarkah yang kalian ucapkan?" tanya Azril memicingkan matanya

"Tentu saja ustadz Nathan saksinya" ujar Zelin kala melihat ustadz Nathan yang baru saja memasuki ruangan tersebut

Azril menatap ke arah Nathan "Benarkah nath?" tanya Azril

"Kenapa bang?" Nathan yang tidak tahu arah pembicaraan mereka hanya melongo mendengar pertanyaan yang langsung ditujukan ke dirinya

"Apa mereka berdua merupakan teman Rara?" tanya Azril

"Oh iya bang, mereka berdua teman Rara meskipun sedikit tidak waras" ujar Nathan santai

Zelin memelotot kan matanya kala mendengar hinaan dari ustadz Nathan

"Apa mereka pernah menyakiti Rara?" tanya Azril lagi

"Tidak bang mereka berdua yang selalu menemani Rara, oh ya bang aku pamit dulu ya masih ada urusan soalnya" ujar Nathan yang mendapat anggukan dari Azril, tadi dia ke kantor guru hanya ingin mengambil barangnya sebentar

"Siapa saja yang pernah menyakiti Rara?" Azril lanjut mengintrogasi mereka berdua

"Setahu kita cuma Lesy dan Tari" ujar Zelin

"Apa Rara pernah mengatakan sesuatu kepada kalian?"

"Pernah" ujar Zelin semangat kala mengingat perkataan Rara di masjid

"Apa?" tanya Azril penasaran

"Dia bilang pingin nambah suami lagi" ujar Zelin santai, mata Azril langsung melotot mendengar perkataan Zelin

"Tapi....."

"Tapi apa?" nampaknya Azril sudah tidak sabar mendengar kelanjutannya

"Tapi kayaknya dia cuma bercanda hehehehe, waktu itu kita lagi shalat istikharah tapi aku juga gak tau sih dia shalat istikharah untuk apa, kayaknya sih agar mengetahui jodohnya" Zelin mengklarifikasi ucapannya tadi bisa gawat kalau sampai Azril mengamuk, di depannya ini bukanlah ustadz Faishal yang gampang di ajak untuk bercanda

"Ustadz pertanyaan saya tadi belum di jawab, dimana Rara?" Shella mengalihkan ucapannya agar suasana tidak tegang karena ulah Zelin

"Rara di......"

1
Beti Hartati
kisah kakak nya azril judul nya apa thor
Inkcone: satu imam dua ikatan baca di aplikasi fiz**
total 1 replies
Beti Hartati
mang janin rara kenapa thor
Beti Hartati
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ernita Anwar
Luar biasa
Wina Ningsih
Biasa
Wina Ningsih
Kecewa
Depp Kazieh
ko ymbh nyeleneh ya kwsini2 nab nya,mkin g jls
Depp Kazieh
aztil bego ny g sembuh2,udh cere aja pdhl
Linda Wati
🤣🤣🤣 keren juga kata2 ngasal dari ustad zidan.kan ngacir tu ustad azriel
Linda Wati
Biasa
Linda Wati
Kecewa
Ai Khoeriah
the best
asti tutik
thor harap adil ya masa dari awal cuma rara aja yang di siksa azril juga dong thor yang salah kan dia
asti tutik
dasar pengen tak becek2 itu ustad tau agama cuma buat alesan dasar...
asti tutik
ini kluarganya pada kemana masak gak mencoba nyari sih cuma gara2 udah nikah padahal udah tau klo nikahnya cuma paksaan dasar suami kejam tau agama gak punya akhlak kena azab sana...
Mama Nafis
walaupun in cma cerita, tpi saya kurang suka klo membawa kehidupan pesantren
Beti Hartati: tapi pada kenyataanya memang ada pesantren seperti itu
total 1 replies
Mama Nafis
seharusnya jgn bawa pesantren klo sikapnya begini..walaupun semua manusia ad yg baik dan ad yg buruk..TPI ini kesannya cerita disini para pesantren nggak ad yg baik..sungguh sangat disayangkan..tolong dperhatikn lg.karena saya lulusan pesantren.🙏🙏
Bella Handayani
akhirnya muncul juga
Kadek Bella
lanjut thoor
Mariana Frutty
✅✔️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!