NovelToon NovelToon
Gadis Pewaris Tunggal

Gadis Pewaris Tunggal

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Identitas Tersembunyi / Kehidupan di Kantor / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rima junia Ermolina

cerita tentang seorang gadis yang menyembunyikan identitas aslinya agar dapat hidup tenang.

lalu bekerja di sebuah perusahaan terbesar dan bertemu dengan seorang pria yang dingin dan kaku karena memang sengaja menghindari wanita

mampukah Jira meluluhkan hati pria itu?
dan bagai mana nasib jira jika identitas aslinya terungkap?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rima junia Ermolina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 30

1 bulan sudah Jira bekerja menjadi sekretaris Zafa. sesuai saran dari Tristan Zafa memang mencoba untuk membuka hatinya untuk Jira. Zafa mulai mengurangi sifat dingin dan kakunya pada gadis itu.

begitu pula dengan Jira yang merasa Zafa mulai membuka diri dengannya membuat Jira merasa nyaman dan akrab mengobrol dengan Zafa.

"ra gue minta laporan keuangan kemaren" pinta Zafa

Jira melangkah menuju meja kerja Zafa yang tak jauh dari mejanya lalu memberikan beberapa dokumen yang diminta Zafa

"nanti jam 1 siang lo ada meeting sama pak Zaki dari PT x. semuanya udah beres. habis makan siang kita langsung keruang meeting" jelas Jira tentang jadwal Zafa

"baik" Zafa memberikan laporan yang sudah di tandatangani nya. "ada lagi? "

"jam 3 sore lo kehotel pak Danu. melihat hasil akhir hotel Mutiara sebelum launching. apa perlu gue panggil Toni buat antarin lo? "

Zafa menggeleng "nggak pelu, gue nyetir sendiri lo ikut gue"

"hhmm... " jawab Jira berlalu menuju meja kerjanya.

Zafa tersenyum melihat wajah bete dan kesal Jira

"kenapa lo selalu bete kalau gue ajak pergi menemui klien? " tanya Zafa yang masih mengetik di laptopnya

"ini yang bikin gue malas jadi sekretaris, ketemu sama klien cuman senyum-senyum manis terus basa-basi.bosan tau" terang Jira kesal

"sabar, tinggal 2 bulan lagi Tristan pulang" kata Zafa

"lo mah gampang ngomong doang, buat gue 2 bulan itu lllaammaa.... mana gue kangen lagi sama anak-anak disain" keluh Jira

"kan biasanya makan siang lo bareng mereka"

"ia tapi gue kangen kerja bareng mereka" jelas Jira

"udah jangan bete mulu, pokoknya temanin gue" kata Zafa dingin

"ia, ia. cih kumat lagi kaku sama dinginnya" sungut Jira pelan

"lo bilang apa" tanya Zafa menghampiri jira dan mengukung Jira di kursi kerjanya

"gue... gue nggak bilang apa-apa kok" elak Jira mundur

Zafa terus mendesak jira mendekatkan wajahnya ke wajah Jira dan mata mereka saling menatap. sejenak mereka terdiam saling memahami lewat manik mata hitam dan biru itu.

dring... dring... dering ponsel Jira menyadarkan mereka

"tel... telpon gue bunyi" Jira mendorong dada Zafa keluar dari kurungan lengan kekar itu.

📱bla... bla... bla...

📱ia la. ok aku segera turun

Jira menutup telpon. "Zafa gue kebawah ya mau makan siang bareng anak-anak" Jelas Jira tertunduk malu karena kejadian tadi

"gue ikut" kata Zafa mengambil jasnya yang disampir di kursi kerja lalu bergegas keluar menarik tangan Jira

Jira hanya diam mengikuti langkah Zafa menuju Lift. Zafa kembali dengan tampang datar dan dinginnya.

sampai di kantin kantor Jira langsung menghampiri teman-temannya.

"hai" sapa Jira mendudukkan diri

ke 4 teman-teman Jira melongo melihat Zafa yang ikut bergabung bersama mereka lalu mereka menatap Jira bersamaan meminta penjelasan tapi Jira hanya mengangkat bahunya.

"udah pesan makan? " tanya jira pada kawan-kawan

"belum kita nunggu kak Jira" jawab Lila

mereka mulai memesan makanan yang ada di daftar menu. sambil menunggu pesanan datang merekapun mengobrol

"miss Jira balik lagi donk kerja sama kita, nggak seru tau kepala disain yang baru, kaku banget" bujuk Banyu manja

"nggak bisa saya lebih butuh dia" balas Zafa dingin yang sibuk dengan ponselnya

"tapi nanti pak Tristan balik, kak Jira jadi kepala disain lagi kan" sambung Lila

"nggak,Tristan nggak akan balik lagi" jawab Zafa tetap dingin

Lila mengerucutkan bibirnya. "mentang-mentang bos seenaknya aja" gerutu Lila dalam hati

"jangan mengumpat saya" ancam Zafa

1
Catur Rini
ealah kok mumet bacanya
Diah Susanti
wajahnya kayak Tasya Kamila, mantan penyanyi cilik yang nyanyiin lagu anak gembala
Diah Susanti
enak tuh, bikin 🤤🤤🤤
Isut Sasmita
Luar biasa
Widia Aja
Bikin penasaraaann.....
Widia Aja
Hadiah dan vote utk Author,
Semoga karya selanjutnya lebih baik lagi dng karakter yg hebat2...
SEMANGAAAAATT......✊🏼👍🏻
Angel
keren
Widia Aja
Author, Zafa yg kaya raya tahir melintir, kok ikutan nya ke grup wisata lain?
Ada grup private sendiri lho..
Widia Aja
Cowok kok plin plan, gak pantes banget jadi CEO....
Gak suka dng karakter Zafa disini....
KaylaKesya
HAHAHAHAHAHAH! JIRAAAAA!!!🤣
KaylaKesya
hahahahaha🤣 aduh jira
KaylaKesya
hahahahahaha🤣🤣
Widia Aja
Jangan2 Miko sebenernya di pihak musuh nya Jira?
icha
plng mls kyk gini ceritanya,secewek lemah banget hanya karna sebuah ancaman,aduh gk lnjt baca deh
Lena Sari
pintar trisss...kasih mereka berdua waktu buat pdkt.
Lena Sari
Baek banget babang zafa
syh 03
semangat nulisnya thor
syh 03
baguss novelnya 🥰🥰
syh 03
ceritanya bagus padahal tp yg baca masih dikit..kurang promosi kali authornya 👍👍💪🤗
RiJE: Terima kasih sdh membaca, kakak... 🥰
total 1 replies
Zzzz
wht the hell, wht do u want?🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!