NovelToon NovelToon
One Night With Cassanova

One Night With Cassanova

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Contest / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:4.2M
Nilai: 5
Nama Author: Naura Shafa mahbubah

Follow IG author. naura_shafa95.

Di usahakan update 4x sehari setiap jam, 7 pagi, 11 siang, 3 sore dan 7 malam.


Kesalah pahaman antara Adrian dan Aida menimbulkan tembok kebencian antara mereka berdua. Namun, seiring berjalannya waktu, rasa cinta dari keduanya mulai tumbuh, akan tetapi mereka selalu menepis rasa cintanya itu.

Semenjak orangtuanya meninggal, Aida sering di hina, di caci maki oleh teman sekolahnya bahkan orangtua temannya pun membencinya.

Apakah Adrian akan mencintai Aida sepenuh hatinya setelah dia menyadari betapa ia sangat mencintainya! Dan apakah Aida akan membalas rasa cinta Adrian musuh masalalunya?

Saksikan terus kisah perjalanan cinta mereka di setiap episodenya!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naura Shafa mahbubah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lagi lagi lagi

Anis segera melerai antara Adrian juga Tama yang sedang berkelahi. Wajah mereka berdua babak belur akibat baku hantam satu sama lain, tidak ada yang mau mengalah di antara mereka untuk memperebutkan Aida.

"Kalian ini seperti anak kecil, stop!" Pekik Anis. Adrian pun melepaskan cengkramannya dia segera pergi meninggalkan kantor Tama setelah puas memberi pelajaran pada Tama, walaupun dirinya babak belur juga. Sudut bibir Tama terluka, Anis sangat khawatir ia segera menaruh kopi buatannya di atas meja dan segera mencari kotak obat.

"Apa kau mendengar apa yang dikatakan Adrian padaku?" Tanya Tama pada Anis penuh selidik ia takut Anis mengetahui perasaanya pada Aida.

"Aku tidak tahu Kak, baru saja Anis selesai membuat kopi untuk Kakak, dan melihat kalian berdua berkelahi membuatku terkejut. Memangnya apa yang kalian permasalahkan?" Tanya Anis penasaran.

"Ahhh, tidak ini hanya salah paham, malam nanti aku jemput kamu ke rumah'mu," ujar Tama cuek. Anis tidak terlalu curiga padanya sehingga Tama akan mendekatinya dan berusaha untuk tidak secuek dulu pada Anis.

"Adrian, lihat saja apa yang akan aku lakukan di malam ini," batin Tama mengepal geram.

***

Adrian segera menghubungi Aida lewat ponselnya. Terdengar isak tangis juga suara serak dari dalam sambungannya. Adrian segera melajukan kencang mobil yang dia kendarai membelah jalanan. Luka lembab di wajahnya tidak ia hiraukan setelah tahu Aida di usir dari rumah dan sekarang ada di apartemen.

Amira mengirim teks pesan buat Adrian, ia menitipkan Aida padanya supaya Adrian bisa menghibur putrinya. Amira sudah percaya penuh pada Adrian, baginya Adrian adalah sosok Pria baik pilihan tepat untuk masa depan Aida.

Adrian tergesa segera masuk dalam lift menekan tombol lantai 15. Hatinya sangat gelisah mengingat Aida tidak sedang baik-baik saja. Walaupun dia terluka tapi rasa sakitnya tidak ia hiraukan.

Langkah kakinya lebih cepat segera ia keluar lift. Adrian segera mencari nomor apartemen yang di tempati Aida, sekarang dirinya sudah sampai di depan pintu, Adrian pun menghela nafas panjang sebelum mengetuk pintu.

Di dalam apartemen, Aida masih menangis tersedu betapa hancurnya dia sekarang. Terdengar bunyi pintu apartemennya berbunyi ia segera bangkit dari tempat tidur untuk membukanya.

Pintu terbuka lebar setelah Aida membukakan pintunya. Terdapat wajah Adrian penuh luka lebam juga sudut bibirnya terluka. Aida segera menghapus air matanya dan menyeret Adrian masuk ke dalam, lalu ia mengunci pintu.

"Kenapa kau terluka," ucap Aida duduk bersama Adrian di sofa ruang Tamu.

"Kenapa kamu juga menangis?" Tanya balik Adrian. Aida tidak menghiraukan pertanyaannya ia segera mengambil kotak obat untuk mengobati luka pada wajah Adrian.

"Sini, kau terluka, kenapa bisa seperti ini. Apa kau berkelahi?" Selidik Aida.

"Itu tidak penting, awww," Adrian meringis kesakitan setelah Aida mengoleskan obat pada sudut bibirnya.

"Kau sudah merawatku semalaman penuh, aku juga akan merawatmu. Lebih baik kau istirahat saja di kamar, aku akan membuatkan kamu makanan untuk makan siang," ujar Aida dan beranjak pergi.

Lagi-lagi tangan Aida berhasil Adrian tarik, sehingga tubuhnya terjatuh ke dalam pelukan Adrian. Mata mereka saling pandang satu sama lain, deburan jantung keduanya berdegup kencang.

"Aida, lihat aku! Apa kamu tidak percaya padaku," ucap Adrian menarik dagu Aida yang kini ada di pelukannya.

"Adrian."

Aida memalingkan wajahnya ke arah lain. Dia mencoba melepaskan pelukan itu tapi Adrian kalah cepat ia segera menci*m kening Aida, lalu, ci*man itu turun ke hidung dan hinggap di bibir manis Aida. Cumbu*n Adrian membuat Aida melayang, mereka pun menghabiskan waktu bercumb* ria di ruang tamu.

Tiga menit berlalu, Aida segera melepaskan pelukan juga pung*tannya. Ia merasa malu juga tidak sadar telah bermesaraan dengan Adrian.

"Aku akan memasak dulu," ucap Aida menahan malu juga terlihat merah merona di pipinya.

Aida menggrutuki dirinya, hal bodoh yang tidak di sangka mereka melakukannya lagi. Anehnya Aida tidak bisa menolaknya untuk kedua kalinya ia melakukan dengan Adrian dengan penuh gairah.

"Dasar bodoh," gerutu Aida.

Tangan kekar tiba-tiba saja melilit tubuh rampingnya. Siapa lagi kalau bukan Adrian, sudah lama sekali Adrian menahan hasratnya kepada setiap wanita yang selalu menghampirinya. Adrian akan melakukannya lagi tapi hanya dengan Aida. Ia tidak mau Aida hilang kepercayaannya untuknya. Adrian akan melamar dan menikahi Aida sesegera mungkin, ia takut kalah cepat dari Tama.

"Malam ini, kau lupakan saja masalahnya kita hadiri acara alumni kita," bisik Adrian membuat bulu kuduk Aida meremang.

"Kau mesum sekali Adrian, sudah berapa puluh wanita yang kau tiduri?" Tanya Aida santai membuat Adrian tercengang dan segera melepaskan pelukannya.

JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR.

LIKE

KOMEN

VOTE

HADIAH

RANTING 5

1
Khaliz11 Satrian
g je prasaan diawal dibilang ayu kakak dari ibu Amira skrg kok jadi ponakan ibu amira
W Sri Sunarsih
Luar biasa
Mei Asih
udh baca berapa bab masih bingung aku aida itu diasuh kah sama amira dan daren,,,
nurul nazmi
ok
arfan
up
Salma
Lusi it gk mlu qw sj gk akn nikah am Ken klau BKN karena darren
Salsabila Octavianti
Thor bikin cerita anis sama dokter will dong aku ga sabar buat baca ceritanya
Penulis Halu: ditunggu ya
total 1 replies
Salsabila Octavianti
Author aku cari cerita anis sama dokter will kok gak ada ya?
Penulis Halu: belum rilis
total 1 replies
Rina Wayuli
cinta sejati anis berawal dari lemparan batu ya thor... 😁
Lidyawati Lidya
mana foto peran utamanya author
Kustiti Handayani
thor background nya mending mahasiswa an lahhh
Gahara Rara
aida vs amira.. suka tuketan Author sayang heheh
Gahara Rara
aida vs amira.. suka tuketan Author sayang heheh
Gahara Rara
aida vs amira.. suka tuketan Author sayang heheh
Dewi Sayekti
bingung Thor,,aida ank nancy ap Amira,,
Elis Konkon
masih nyimak thor
Elis Konkon
nyimak thor, lanjut baca
Gemini Hengst
si Lusi kasih Baygon aja Thor...
Indria Agustini
ini jg si lusi,,,,camburu sama anak 13th
hadeeeeehhhhh
Irnayanti Ma'lee: tau niih sy juga bingung..
nancy ibunya aidah
berarti amira ibu angkat apa tantenya..?
total 1 replies
Indria Agustini
haduuuuhhhh ini ceritanya anak usia belasan thn tp kok malah udah dewasa banget pake adegan ena ena 😵😵😵
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!