sebuah kisah yang sangat menyentuh namun juga menyakitkan tapi tetap dijalani dengan cara yang kadang sulit untuk di terima. Akankah antara Aira dan Ridwan sanggup menjalani? dan bagaimana dengan Zaki. Apakah yang terjadi selanjutnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuli Zarti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 4 berita yang mengejutkan
Setelah cukup lama Ridwan berada di luar negeri kini tiba lah ia melangkahkan kakinya di Indonesia. Sehingga terbitlah senyum kecil di bibirnya saat ia akan bersama dengan Aira.
Setelah keluar dari bandara Ridwan pun menyetop taksi untuk menuju ke rumah orangtuanya. Sementara itu kedua orang tua Ridwan kini tengah memikirkan bagaimana cara menyampaikan bahwa Aira telah menikah dengan Zaki.
" aduh bagaimana ini ummi, entahlah Abi, semoga saja Ridwan bisa menerima kenyataan ini".
" iya Abi, huffftttt....!" kedua orang tua Ridwan menarik nafasnya.
Namun tiba-tiba saja bel rumah berbunyi,
"Assalamualaikum ! Assalamualaikum ! "
"Aduh siapa lagi itu bi, yaudah ummi duduk dulu, biar Abi lihat siapa yang datang" . Ibu Aisyah pun duduk di kursi sambil menyenderkan tubuhnya.
Sang ayah pun sangat terkejut ketika melihat siapa yang datang.
Jantung pak Hanafi pun berdetak kencang.
"Kejutan Abi, masyaallah anak Abi kok nggak ngasih kabar kan bisa Abi sama ummi jemput kamu" .
" Gak apa-apa kok Abi, anggap saja hari ini sebagai kejutan terbaik untuk Abi sama ummi, oh ya bi mana ummi. Oh ummi ada di dalam, yaudah masuk kalau gitu" , ucap pak Hanafi.
Pak Hanafi pun menggandeng sang anak untuk masuk ke dalam rumah. Pak Hanafi merasa sangat senang melihat anaknya telah kembali namun pak Hanafi juga merasa sangat khawatir karena saat ini bahwa Aira telah menikah.
Gadis pujaan hati Ridwan. Saat berjalan Ridwan memberi kode pada sang ayah bahwa ia ingin memberikan kejutan kecil pada ibu yang sangat ia cintai itu .
Ridwan melihat sang ibu tengah duduk bersandar di kursi. Diam Ridwan memeluk sang ibu dari belakang dengan merangkul pundak ibu Aisyah.
Ibu Aisyah yang tidak peka hanya berkata, " ah Abi, jangan bercanda deh ummi lagi pusing nih, jangan aneh - aneh deh" .
"Ingat umur kita udah tua begini jangan mengada-ada,"
Mendengar ocehan sang ibu Ridwan pun tertawa terbahak-bahak.
"Hahaha... Ummi, aku rindu," ucap Ridwan. Mendengar suara sang anak ibu Aisyah pun menoleh pada sumber suara itu.
astaghfirullah ! Maafkan ummi nak tadi ummi kira itu Abi, ni lagi Abi bukannya memberi tahu tapi malah diam aja, celetuk ibu Aisyah.
"Maafkan Abi ya ummi, itu semua rencana anak kita ini" , pak Hanafi merangkul pundak sang anak.
"Oh ya ummi, besok rencananya aku akan melamar Aira ummi sama Abi tolong dampingi Ridwan ya",
DEG !
Ibu Aisyah dan pak Hanafi merasa sangat terkejut dengan apa yang baru di katakan oleh Ridwan. Mereka pun saling bertukar pandang.
"Lah kok Abi sama ummi malah terkejut gitu, emang salah ya ummi".
"Ridwan, saat ini kamu pasti akan terluka mendengar pernyataan dari kami alangkah baiknya kamu lihat sendiri" .
"Ada apa ini ummi, kok ummi bisa bicara seperti itu, Aira gak mungkin selingkuh ummi, kami udah janji untuk saling menunggu".
" Kami tidak tahu pasti Ridwan, sebelum kamu sampai Aira telah menikah dengan Zaki. Dan kami baru dapat kabar tadi pagi".
Mendengar pernyataan orang tuanya Ridwan merasa dunianya berputar. Kejutan yang ia buat ternyata membuat dirinya lebih terkejut lagi ketika mendengar pernyataan tersebut.
" Ridwan, saat ini tenangkan dirimu dulu. Setelah itu kamu temui dia apa yang membuatnya bisa menikah dengan Zaki. Kita tidak boleh berprasangka buruk dulu".
" Iya ummi, kalau gitu aku kekamar dulu ya, aku mau istirahat", ucap Ridwan dengan perasaan yang sulit di artikan.
Ridwan pun meninggalkan sang ibu. Sesampainya di kamar Ridwan pun meninju dinding kamarnya. Emosi yang memuncak dan rasa sakit yang menusuk di hatinya membuat dirinya semakin tak terkendali.
salam DUA SAHABAT DAN BAYI MISTERIUS 🙏🏻🤭