NovelToon NovelToon
Aku Antagonis?, Ok

Aku Antagonis?, Ok

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Teen School/College / Romantis / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Cintapertama
Popularitas:8.1k
Nilai: 5
Nama Author: Zakiya el Fahira

HELENA KANAYA ATMAJAYA gadis enam belas tahun yang masih duduk di bangku sekolah, sejak kecil Helena sudah di jodohkan dengan anak teman mendiang Ibunya, yang bernama RAVELO TRIAN ADITAMA yang sama sama masih duduk di bangku sekolah, kebetulan Helena dan Velo masih satu sekolah namun beda kelas.
Dari dulu Helena memang sudah menyukai Velo, dan saat tahu kalau keduanya di jodohkan Helena semakin menempel pada Velo, membuat Velo terkadang merasa risih sendiri.
Helena sebenarnya gadis yang baik, hanya saja dia memiliki sifat posesive pada sesuatu yang memang sudah jelas jelas miliknya termasuk pada Velo. Helena tahu kalau Velo dekat dengan gadis satu kelasnya yang bernama HANA LARASATI, jadi Helena selalu berusaha menjauhkan Hana dan Velo.

Dan sikap Helena yang seperti itu, membuat semua murid di sekolahnya mengecap Helena sebagai gadis Antagonist, awalnya Helena tidak terima dirinya di anggap Antagonist, namun pada akhirnya Helan benar benar memerankan sosok Antagonist yang sebenarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zakiya el Fahira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4

Saat ini Velo masih berada di kediaman Atmajaya, dia duduk di kursi taman menemani Helen yang kembali melanjutkan menyiram kebun bunganya.

Namun tatapan Velo jatuh pada plaster yang menempel di kaki Helen.

''Hel, kaki loe kenapa?'' tanya Velo.

''Enggak papa'' sahut Helen.

Lalu dia meletakkan selang yang di genggamnya, setelah itu dia berjalan ke arah kran untuk mematikannya, lalu dia kembali menghampiri Velo dan duduk di depannya, berbarengan dengan pelayan wanita tadi yang datang kembali membawa minum untuk Velo.

''Den, silahkan di minum'' ucap pelayan itu.

''Terimakasih Bi'' ucap Velo.

''Sama sama'' balas Pelayan wanita itu tersenyum, setelah itu pergi.

Dan kini di taman itu hanya ada Helen dan Velo saja.

''Loe ada perlu apa?, tumben tiba tiba ke sini gak kasih kabar dulu'' tanya Helen.

''Ya itu tadi, gue ke sini cuma mau minta maaf sama loe'' jawab Velo.

''Oh, gue pikir ada apa, kenapa gak lewat pesan saja?'' tanya Helen.

''Gak papa, gue maunya mintà maaf langsung di depan loe'' sahut Velo.

''Ya sudahlah, gue gak masalah kok, lagian tadi gue sendiri yang mau pulang naik taksi'' ucap Helen.

''Terus, berapa lama loe nunggu taksinya?'' tanya Velo basa basi, pasalnya Helen tidak mengatakan kalau pulang di antar Exel.

''Lumayan lama, tapi untung ada Exel sama Mamanya, jadi gue ikut mobil mereka'' jawab Helen.

"Ternyata dia mengatakan yang sebenarnya, gue kira Helen tidak akan jujur, kalau di antar pulang sama Exel" batin Velo.

Waktu terus berjalan dan matahari perlahan mulai tenggelam, Velo lalu berpamitan pulang pada Helen, dan Helen mengantarkan Velo ke teras depan.

''Gue pulang dulu'' pamit Velo.

''Loe hati hati'' ucap Helen.

Namun saat Velo baru melangkah keluar ke halaman, tiba tiba hujan turun dengan derasnya, jadi dia langsung berlari kembali ke teras.

''Sial, kenapa tiba tiba hujan, mana gue ke sininya pakai motor pula'' gerutu Velo.

Helen yang mendengarnya terkekeh.

''Ayo masuk dulu, nanti saja pulangnya, nunggu hujannya reda'' ucapnya.

Dan mau tak mau Velo kembali masuk ke dalam rumah besar Helen, dan duduk di ruang tengah.

Jam sudah menunjukkan setengah tujuh malam, namun hujannya bukannya reda tapi malah semakin deras, bahkan di sertai petir yang menyambar dengan suara menggelegar.

Velo yang masih duduk di ruang tengah, terlihat mulai bosan bermain ponselnya, lalu meletakkan ponselnya di atas meja, dan saat itu pandangannya tertuju ke arah meja makan, dimana terlihat Helen dengan memakai apron, tengah sibuk menata hidangan di meja makan bersama beberapa pelayan wanita.

Selama ini Velo selalu berfikir kalau Helen tipikal cewek yang manja dan tidak mau melakukan apapun sendiri, karna terlahir dari orang tua yang kaya raya, namun semua dugaannya salah, gadis itu ternyata sangat mandiri, dan terlihat nyaman saat berbaur dengan para pelayannya.

Helen yang sibuk menata makanan di meja makan, tidak sadar kalau Velo sedang memperhatikannya.

''Bi, makan malamnya sudah siap, panggil semuanya'' perintah Helen.

''Baik Nona''

Pelayan wanita itu segera pergi untuk memanggil para pelayan pria, sedangkan Helen dia melepas apron yang di pakainya, lalu berjalan menghampiri Velo.

Melihat Helen berjalan ke arahnya, Velo buru buru mengambil ponselnya kembali, dan pura pura memainkannya, agar Helen tidak curiga kalau dari tadi dirinya diam diam memperhatikan Helen.

''Vel, ayo makan malam dulu'' ajak Helen.

Tatapan Velo langsung beralih dari ponselnya ke Helen. ''Oh, iya''

Velo kembali meletakkan ponselnya di atas meja, lalu dia bangkit dan mengikuti langkah Helena ke meja makan.

''Duduk saja Vel, tidak usah sungkan'' tukas Helen.

Velo mengangguk dan menarik kursi di sebelah kiri Helen, namun Velo di buat heran saat melihat semua pelayan yang bekerja di kediaman Atmajaya tiba tiba datang, dan ikut bergabung duduk di kursi meja makan.

''Vel, kenapa loe masih berdiri, ayo duduk'' tukas Helen.

Velo langsung duduk, namun dia masih heran melihat para pelayan ikut makan malam dengan Helen, satu meja pula.

''Hari ini aku masak udang manis, sama cumi pedas, kalian katakan apa yang kurang dari masakanku'' tukas Helen sembari tersenyum.

Velo tertegun mendengarnya, ternyata semua menu makan malam di meja makan di masak sendiri oleh Helen.

''Nona, rasanya sudah pas, tapi terlalu pedas'' seru seorang pelayan pria yang Velo ketahui sedang menjaga pintu gerbang depan.

''Perasaan gak terlalu pedas deh'' sahut pelayan wanita yang duduk di sebelah kanan Helen.

''Kayak gini di bilang gak pedas, lidahmu di buat dari apa Mbak Yu'' tukas pria penjaga gerbang itu.

''Ndut, kamu lupa, kalau wanita itu memang sukanya makanan pedas'' sela pelayan pria yang lainnya.

Sontak Helen tertawa, begitu juga dengan pelayan wanita lainnya.

''Ya sudah, Pak Ndut makan udang manisnya saja, itu gak pedas sama sekali'' ujar Helen.

''Iya, Nona'' sahut Pelayan yang di panggil Pak Ndut itu.

Di meja makan itu sangat ramai, dengan obrolan dan candaan para pelayan, dan Helena hanya ikut tertawa saja sembari menikmati makan malamnya.

Sedangkan Velo dia masih terpaku menatap Helen, malam ini dirinya melihat sisi lain dari Helen, selama ini yang dia lihat dari Helen hanya sifatnya yang sombong dan selalu merendahkan Hana, tapi malam ini Helen terlihat seperti gadis yang berhati malaikat, karna memperlakukan pelayannya seperti keluarganya sendiri.

Jam setengah sembilan hujan mulai reda, hanya tinggal gerimis kecil kecil jadi Velo berpamitan pulang, karna dirinya juga belum menyelesaikan tugas sekolah yang harus di kumpulkannya besok.

''Makasih makan malamnya, gue pamit pulang dulu'' ucap Velo berpamitan.

''Hem, loe hati hati, titip salam sama Tante Diana'' tukas Helen.

''Iya''

Velo segera memakai helem di kepalanya, lalu naik ke atas motornya dan menghidupkan mesin motornya.

''Selamat malam'' ucap Velo lalu menjalankan motornya.

Sedangkan Helen sempat terpaku, selama mereka bertunangan Velo tidak pernah mengucapkan selamat malam padanya, bahkan melalui pesan wahtsapp pun tak pernah.

''Tu cowok sepertinya kerasukan'' gumam Helen, lalu memilih masuk ke dalam rumahnya dan pergi ke lantai dua dimana kamarnya berada.

Sebelum benar benar keluar dari pintu gerbang, Velo menghentikan motornya di depan pos penjaga.

''Pak Ndut'' panggil Velo ikut ikut Helen.

Pak Ndut langsung keluar dari dalam pos dan menghampiri Velo.

''Iya Den, ada yang bisa Bapak bantu?'' tanya Pak Ndut.

''Itu Pak, kalau boleh tahu, apa setiap hari para pelayan di sini selalu makan satu meja dengan Helen?'' tanya Velo sangat penasaran.

''Benar Den, entah itu sarapan, makan siang atau makan malam, Nona Muda selalu mengajak kami semua makan bersama di meja makan, malah kalau waktunya makan Nona Muda menyuruh saya untuk mengunci dulu pintu gerbangnya, agar kita bisa makan bersama sama di meja makan, kecuali kalau sedang ada acara di sini, baru kita para pelayan makannya bergantian'' papar Pak Ndut panjang lebar.

Velo yang mendengarnya seketika terdiam, lebih tepatnya dia terkesima dengan kebaikan Helen.

''Den Velo gak usah heran, Nona Helen memang sebaik itu, beliau juga kalau belanja tidak pernah lupa sama kami, pasti Nona Helen membelanjakan kami juga'' imbuh Pak Ndut yang terlihat sekali sangat bangga dengan Helen.

Velo lagi lagi di buat terkesima dengan kebaikan Helen yang tidak pernah ia ketahui selama ini.

"Ternyata Helen sebaik itu pada pelayan rumahnya" batin Velo, perlahan pandangan Velo terhadap Helen berubah, yang awalnya merasa muak kini berubah kagum pada tunangannya itu.

1
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣 senjata makan tuan🤣🤣🤭🤭
kaylla salsabella
walah kira" siapa yang kena sup
kaylla salsabella
ealah .. bukanya sadar malah makin menjadi deh
kaylla salsabella
om Antonio mungkin suka sama Helen
Adinda
Antonio sama Helen aja
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor💪💪💪💪💪
Sulati Cus
wah jgn jgn 🤔oom suka sm Helen berharap kembar 3 buat beli, Exel sm Antonio
Sribundanya Gifran: wah ternyata ad yg sepemikiran🤔🤔.
pertanyaaan buat author pernhkah antonio bersentuhan dgn helen?
total 1 replies
kaylla salsabella
si Exel suka sama rania🤭🤭🤭
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor
Tiara Bella
udh sadar km Maxim klu Hana itu nyebelin dan g suka sm kamu....
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣 habis ini udah gak ada yang perduli sama kamu han🤣🤣
tinie
idiih gak nyadar masuk tim beasiswa
coba KLO dicabut apa kamu masih bisa sekolah disitu,
saat kamu dan ibumu di usir dari rumah majikan🤣🤣🤣
tinie
ini typo bukan sii
kan Hana yg keliling lapangan
bukan Hellen,,
Sribundanya Gifran
lanjut
Adinda
maxim sama rania aja, Axel sama velo biar rebutan Helen
Tiara Bella
meledak jg akhirnya velo....
tinie
mampus loo
kan malu sendiri udah nantangin masa dibatalin👊👊
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣🤣
Adinda
Helen cocok sama Axel biarin aja velo menyesal
paijo londo
hel ayo jangan beri maaf ma velo biar kapok walaupun udah tau watak Hana yg pbb
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!