NovelToon NovelToon
Seorang Pemuda Menggemparkan Negerinya

Seorang Pemuda Menggemparkan Negerinya

Status: sedang berlangsung
Genre:BTS / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:10.2k
Nilai: 5
Nama Author: Tio Bukilsum

Sebuah musibah merenggut keluarganya dan dia ditolong oleh seorang pendekar yang pernah jaya dimasanya. Yuk kita sama sama melihat jalan ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tio Bukilsum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Diam, Perhatikan, dan fokus.

"Kek, aku telah selesai" Teriak Tio Buki ketika dia telah sampai di pintu gubuk.

"Masuklah, pintunya tidak di kunci!" Ucap Thio Sam Hong dari arah dalam gubuk.

"Kakek guru, ada apa kau memanggil aku kemari. Apa aku disuruh menangkap belut lagi, atau mencari kayu bakar?" Tanya Tio Buki ketika dia telah duduk dihadapan gurunya.

"Diam kau murid cerewet, sekarang dengarkan cerita kakek baik baik dan jangan membantah. Biar kamu tau, hari ini adalah hari terakhir kau berada di gunung ini"

Ucap Thio Sam Hong, dia begitu berat melepaskan murid sekaligus anak angkatnya yang sudah delapan tahun dia didik hingga anak ini telah menjadi seorang pemuda tampan, gagah perkasa dan telah mewarisi seluruh ilmu ilmunya.

Mendengar kakek gurunya begitu serius, Tio Buki duduk diam dan mendengar apa yang dibicarakan. Matanya menatap kearah kakek tua yang ada didepan sekaligus Ayah angkatnya dengan perasaan bercampur aduk.

"Tio Buki, sudah delapan tahun kamu hidup bersama kakek guru, dan sudah waktunya aku menceritakan perihal tentang dirimu"

Thio Sam Hong terdiam sebentar menghela nafas berat, kemudian dia meneruskan lagi ceritanya.

"Aku menemukan dirimu itu secara tidak terduga, mungkin karena kita berjodoh telah diatur oleh Thian. Aku tidak dapat bersemedi seperti biasanya, hatiku sangat gelisah, tidak tentram. Lalu aku keluar dari tempat pertapaan ku ini, tempa mengasingkan diriku di gunung ini. Sewaktu aku melintasi sebuah desa yang ada di pinggir laut, desa itu bernama Hanzi.....,,

Desa itu telah porak poranda diterjang ombak laut yang sangat besar, semua penduduk ditempat itu telah mati, satupun tidak tersisa. Termasuk kedua orang tuamu dan juga saudara saudaramu" Ucap Thio Sam Hong menghentikan ceritanya, terlihat matanya berkaca kaca, dia begitu sedih mengenang peristiwa tragis yang dialami penduduk desa Hanzi.

Tio Buki juga terlihat meneteskan air matanya, mendengarnya.

"Kakek, teruskan, teruskan. Aku ingin kau menceritakan semuanya" Ucap Tio Buki tak bisa lagi membendung air matanya.

"Yah, seperti itulah. Lalu kakek melihat kau jatuh dari atas pohon dan hampir hanyut dibawa arus laut dan menolongmu. Lalu kakek membawamu kemari. Tio, semua apa yang kakek gurumu miliki telah aku ajarkan kepadamu. Dan sekarang tugasmu mengamalkan semua apa telah aku ajarkan kepadamu, berjalanlah diatas kebenaran, jangan sombong, pergunakan ilmu itu untuk melindungi dirimu, bantu orang yang semestinya bisa bantu, basmi orang orang yang membuat angkara murka dan jangan tinggal diam. Apakah kamu mengerti muridku?" Ucapnya.

"Tio mengerti kek!" Jawabnya.

Kemudian Thio Sam Hong mengeluarkan sebuah pedang tidak panjang dan tidak pendek, tidak besar maupun kecil. Hanya sedang sedang saja.

Saat pedang itu keluar dari sarungnya, cahaya ungu menyilaukan mata membuat Tio Buki terpesona.

"Luar biasa, luar biasa. Pedang sangat luar biasa" Gumam Tio Buki pelan.

Thio Sam Hong hanya tersenyum ketika melihat muridnya begitu terpesona. Dan dia beranjak keluar yang diikuti oleh Tio Buki.

Ketika mereka berdua tiba dibelakang gubuk, tiba tiba pedang yang ada ditangan Thio Sam Hong memancar api berwarna ungu.

Melihat itu Tio Buki terbelalak kaget, mulutnya terbuka lebar, matanya melotot besar.

"Astaga, pedang yang sangat menakjubkan. Kek, awas tangan kakek nanti melepuh!"

"Hahaha. Hahaha. dasar murid cerewet. Kau perhatikan saja dan tidak usah banyak bicara. Diam disitu, atau kupanggang nanti kamu! Sekarang perhatikan kesini, fokuskan matamu, buka matamu lebar lebar" Perintah Thio Sam Hong kepada muridnya yang membuat Tio jadi terdiam.

Bersambung ke episode selanjutnya.

1
Lhok Bugeng.
Ada nenek rupanya
Lhok Bugeng.
Mau kemana, lari ya Tio🤣
Lhok Bugeng.
Aku ngak mau kek
Lhok Bugeng.
Aku takut kek
Lhok Bugeng.
Jawab Tio
Lhok Bugeng.
Ada kek
Tio Buki
Ngak boleh
Tio Buki
Aku ingin tau kok🤣
Tio Buki
Ngak bisa aku
Tio Buki
Kabur kemana
Tio Buki
Iya, aku penonton kan 🤣
Tio Buki
Bukan, begini ya
Tio Buki
Jangan tanya aku
Tio Buki
Bukan, jawablah
Tio Buki
Mana aku tau, pikir aja sendiri🤣
Tio Buki
Bukan, tapi takut🤣
Tio Buki
Iya manjat lah 🤣
Tio Buki
Lihat apa kamu
Tio Buki
Ada ada aja🤣
Tio Buki
🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!