NovelToon NovelToon
Diam-diam Jatuh Cinta Dengan Presdirku

Diam-diam Jatuh Cinta Dengan Presdirku

Status: sedang berlangsung
Genre:Office Romance / CEO / Diam-Diam Cinta
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Saat menghadiri perayaan kelulusan sang senior, Yurika dengan sengaja pura-pura mabuk dan mengakui perasaannya pada senior yang selama ini ia sukai.

Meski ia tahu bahwa ia harus menahan malu jika senior itu menolaknya, namun setidaknya ia harus menyelesaikan perasaannya.

Lalu.. tanpa di sangka..

"Oke.."

Yurika tak menyangka ia menyetujuinya, namun sesaat kemudian..

"Bisakah kita mengobrol di tempat lain? Ada banyak orang disini.."

Hari itu, saat sang senior mengantarkannya pulang, Yurika akhirnya sadar bahwa ia hanya menjaga martabatnya, tidak mungkin ia menyukai Yurika.

"Sepertinya perasaan ini memang harus berhenti disini.."

Dengan yakin Yurika memblokir seluruh kontak dari pria yang ia sukai.

Namun bagaimana jika ternyata pria itu menyukainya?

"Sial! Apa dia memblokirku setelah menyatakan cinta? Apa ia hanya bercanda?!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4

Obrolan makan siang tadi siang rupanya masih membekas di kepala Yurika.

Sepanjang sore, ia beberapa kali mendengar gosip dari rekan kerja tentang sosok Austin. Dari situlah akhirnya ia mengetahui banyak hal yang sebelumnya tidak pernah ia pikirkan.

Ternyata Austin baru bergabung di PIO kurang dari satu tahun, tetapi dalam waktu sesingkat itu ia berhasil membawa perubahan besar pada perusahaan. Cara kerjanya terkenal tegas, dingin, dan hampir tidak memberi celah untuk kesalahan. Banyak orang takut padanya, tetapi di saat yang sama semua orang juga mengakui kemampuannya.

Dan informasi paling mengejutkan bahwa PIO adalah anak perusahaan Chiye Technology.

Sedangkan pemilik Chiye Technology adalah ayah kandung Austin.

Yurika langsung terdiam ketika mendengarnya.

Pantas saja aura pria itu berbeda.

Bukan hanya tampan dan berwibawa, tetapi juga benar-benar berasal dari kalangan atas. Sosok pewaris kaya raya yang selama ini hanya ia lihat di drama.

Tak heran para karyawan wanita di kantor diam-diam memujanya.

Namun dibanding memikirkan kehidupan pribadi Austin, Yurika sebenarnya lebih sibuk memikirkan bagaimana cara bertahan di dunia kerja. Ia baru lulus tahun ini dan masih berusaha menyesuaikan diri dengan ritme perusahaan besar.

Hanya saja..

Setiap kali mengingat Austin juga bekerja di tempat ini, perasaannya selalu menjadi aneh.

Malam itu, pria yang menemaninya di hotel setelah ia mabuk pasti Austin.

Ia yakin dirinya tidak salah lihat.

Tetapi mereka jarang bertemu di kantor, jadi Yurika tidak pernah punya kesempatan untuk menanyakannya secara langsung.

Sampai akhirnya kesempatan itu datang begitu saja.

Menjelang jam pulang kerja, Joshua tiba-tiba menghampiri mejanya.

“Tolong selesaikan proposal ini malam ini juga. Besok pagi harus sudah ada di meja Tuan Austin.”

Yurika langsung mengangguk. “Baik.”

Awalnya ia berpikir hanya perlu lembur sekitar tiga puluh menit untuk menyelesaikannya.

Namun belum sampai pekerjaannya selesai, pesan dari Joshua sudah masuk lagi.

[Tuan Austin minta sekarang.]

Yurika buru-buru membalas.

[Masih sedikit lagi.]

Tak lama kemudian balasan datang.

[Kerjakan lebih cepat. Jangan sampai ada kesalahan.]

Yurika menghela napas kecil sebelum mengetik:

[Baik.]

Ia akhirnya menyelesaikan proposal itu hampir tanpa berhenti mengetik. Setelah email terkirim, tubuhnya langsung melemas di kursi.

Baru beberapa detik berlalu.. kemudian sebuah email balasan masuk.

Yurika membuka pesan itu perlahan.

Isinya hanya dua kata singkat.

[Ke sini.]

Lima menit kemudian, Yurika berdiri di depan kantor Austin, tangannya mengetuk pintu pelan.

“Masuk!”

Suara rendah pria itu terdengar dari dalam.

Yurika membuka pintu perlahan lalu melangkah masuk.

Ruangan itu sangat tenang.

Austin duduk di belakang meja kerjanya dengan layar komputer menyala di depan wajahnya. Jas hitam yang dikenakannya membuat sosoknya terlihat semakin dingin dan sulit didekati.

Sudah bertahun-tahun sejak terakhir kali mereka bertemu sebagai senior dan junior di kampus.

Tetapi melihat sikap Austin sekarang.. membuat Yurika curiga bahwa pria itu mungkin sudah melupakan dirinya.

Austin masih menatap layar komputer ketika bertanya dengan nada datar, “Kau sudah mempelajari proyek game ini?”

Yurika mengangguk cepat. “Sudah.. Saya mempelajarinya beberapa hari terakhir.”

Austin mulai membaca proposal yang ia buat.

Yurika berdiri tegak sambil menjelaskan dengan hati-hati.

“Pengembangannya dibagi menjadi empat tahap. Untuk tahap pertama fokus pada penyelesaian demo map selama dua belas hari, lalu setelah kerangka dasar selesai akan ditambahkan fitur lain dan dilanjutkan survei umpan balik pengguna.”

Austin tidak menyela, ia membaca semuanya dengan tenang.

Beberapa menit kemudian, ia memberi tanda di dua bagian proposal.

“Bagian ini revisi besok.”

“Baik.”

Yurika menjawab cepat sambil menundukkan kepala.

Ruangan kembali hening, yang terdengar hanya suara lembar dokumen dibalik oleh Austin.

Lalu tiba-tiba pria itu berbicara pelan.

“Memangnya kau selalu bicara sambil menunduk seperti itu?”

Yurika langsung tersentak, ia menggigit bibir kecil sebelum perlahan mengangkat kepala.

Austin sedang menandatangani dokumen dengan pena hitam di tangannya. Tulisan tangannya rapi, kuat, dan tegas seperti kepribadiannya sendiri.

Setelah selesai, ia meletakkan pena itu perlahan, tatapan matanya akhirnya terangkat menuju Yurika.

Membuat dada Yurika terasa menegang tanpa alasan.

Austin memang tipe pria yang mampu mendominasi situasi hanya dengan tatapan.

Ekspresinya selalu tenang, tetapi justru itu yang membuat orang sulit membaca pikirannya.

“Tidak ada yang ingin kau tanyakan padaku?”

Yurika membeku beberapa detik sementara Austin melirik arlojinya.

“Sekarang sudah jam pulang kerja.”

Kalimat itu terdengar seperti izin untuk membicarakan urusan pribadi.

Yurika menarik napas pelan sebelum akhirnya memberanikan diri.

“Orang malam itu..”

Ia menatap Austin ragu-ragu.

“...itu Anda?”

Austin menundukkan pandangan sebentar.

“Bukan.”

Jantung Yurika langsung turun begitu saja, mungkin memang karena ia terlalu mabuk malam itu.

Mungkin ia salah ingat, namun sebelum ia sempat berpikir lebih jauh, Austin kembali bicara dengan tenang.

“Lalu menurutmu siapa?”

Yurika langsung terdiam.

Austin menatapnya datar.

“Kau mabuk berat malam itu.”

Yurika merasa wajahnya mulai panas.

Ia memang sedang dalam suasana hati buruk malam itu dan tanpa sadar minum terlalu banyak. Yang tidak pernah ia bayangkan adalah bertemu kembali dengan senior kampusnya lalu berakhir check-in hotel bersama.

Dan sekarang senior itu malah menjadi atasannya!

1
partini
good story
partini
pangeran datang
dome🌬️🌀🌀🌀
semangat yaa kak authorrrr jangan pelit pelit update ahhh....🤭🤭🤭
yg banyak atuhhhh kak othor update babnya 😁😁
dome🌬️🌀🌀🌀
ciyeeee... Austin yg mulai kesemsem sama yurika . gassss lohhhh... nanti Yuri docaplok cwo lain kan mode Tsundere nya keluar😁😁😁😁
partini
lanjut
dome🌬️🌀🌀🌀
semangat update yaaa
lanjuuutttt 💪💪💪💪👍
dome🌬️🌀🌀🌀
kak authorrrr jangan lama update nya yaaa... ditunggu lohhhh

yg banyaaakkkk banyaaakkkk 😁👍
dome🌬️🌀🌀🌀
ada apa ini ???

ada mantan yg lagi sok pamer bang Austin... berasa dia cwo yg paling diminati para kaum hawa🤣🤣🤣🤣
padahal kesuksesan dia karna domplengan cwe dengan status anak manager. baru manager dah berasa CEO 🤣🤣🤣🤣🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
kaannn... manis kan interaksi Yuri dan Austin... aahhhh. sumpah gemes banget dehhh.. Yuri yg kurang peka dan Austin yg kalem santai tapi diap2 perhatian
dome🌬️🌀🌀🌀
semangat thor💪💪💪
Lynn_: Amin😇😇
total 5 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
hubungan cinta mereka yg polos ini sangat manis sumpah. setiap baca pokoknya berasa aku yg malu malu. liat tingkah polos Yuri dan Austin yg tenang kalem tapi kesannya menggoda iman... awaww...awwww...awwww
gemesss liat pasangan ini
aku yg cengengesan 🤣🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
keren banget sih Thor bikin cerita yaaa..JD gwmesssss😍😍😍
Lynn_: Makasih dukungannya kak😄
total 1 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
tau ga sih Thor setiap bab bacaan berasa kayak setiap kata kata sentuhan prilaku bahkan penjabaran tentang menatap atau tatapan berasa banget ada sensasi sensual nya😄😄😄

kok aku loh yg malah jadinya baperan 😁😁😁
dome🌬️🌀🌀🌀
semangat kak authorrrr... semangat selalu 😁😁😁👍👍ada yg beli
dome🌬️🌀🌀🌀
waahhhh,,,, ternyata pak bos matanya jeli bener kalau berhubung dengan yirika🤣🤣🤣..pake alesan ga boleh ada hubungan romantis antar karyawan 🤣🤣
modus mu austin😄😄
makanya kali suka yonthe poin aja
gasssssssss
ntar Embay cwo lain murka lagi😁😁😁
partini
kita lihat apa ada yg cemburu
partini
cembukur
Alvia Vi
kok cm dikit up ny thor
🤭
Alvia Vi
thor ,seperti apa hub an mereka ber dua tidak ad kejelasan,ap pacaran atau seperti ap ??
terlalu kaku🙏
Alvia Vi: ok siappp thor
total 2 replies
Alvia Vi
wahhhh😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!