NovelToon NovelToon
Rahasia Ipar Dan Mertua

Rahasia Ipar Dan Mertua

Status: sedang berlangsung
Genre:Konflik etika / Cinta Terlarang / Keluarga
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Setelah menikah, Anin banyak menemukan banyak hal yang janggal di rumah mertua nya. Anin sering mendengar ibu mertua nya menangis dan dia juga sering melihat tubuh ibu mertua nya di penuhi oleh lebam.

Hingga suatu hari Anin melihat dengan mata kepala nya sendiri ayah mertua nya sedang melakukan hubungan terlarang dengan ipar nya. Anin bertekad untuk membongkar semua kebusukan mereka di depan semua orang, dan membuat ayah mertua nya dan juga ipar nya mendapat kan hukuman atas perbuatan mereka.

Ikuti kisah kisah selengkap nya di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

04

Anin langsung memberes kan semua jemuran yang tadi di angkat nya, tapi kini dia tidak fokus. Di pikiran nya masih sibuk dengan suara tangisan di kamar sang mertua.

'Ada apa dengan ibu ya, kenapa dia menangis di kamar nya? Dan kenapa ayah mertua masuk ke rumah nya mas Atar lewat pintu belakang? Mana mengendap - endap seperti maling lagi?' Anin berguman di dalam hati.

Anin melihat ke arah pintu kamar nya bu Ela, masih seperti tadi tertutup dan terkunci dari dalam.

"Mungkin nanti aku tanya kan sama mas Dirga saja!" Guman Anin sambil memberes kan pekerjaan nya.

Setelah sholat ashar, Anin langsung pergi ke dapur. Dia memasak untuk makan malam mereka nanti, sebentar lagi suami nya pulang dari kantor. Setelah menyelesaikan semua masakan nya, Anin bergegas mandi dan dia ingin menyambut sang suami dengan keadaan yang sudah rapi.

"Assalam mu'alaikum!" Benar saja, setelah Anin selesai mandi Dirga tiba di rumah.

"Wa'alaikum salam mas!" Anin langsung menyambut suami nya dengan senyum di bibir nya.

Anin mencium tangan suami nya, tidak lupa dia mengambil tas kerja dari tangan suami nya. Anin lalu menyiapkan segelas minuman dingin untuk suami nya.

"Dek, ibu mana?" Tanya Dirga karena dia tidak melihat sosok ibu nya.

"Ibu ada di kamar mas!" Jawab Anin singkat.

Sebenar nya Anin ingin sekali menceritakan apa yang dia dengar tadi dari kamar ibu mertua nya, tapi melihat keadaan suami nya yang baru saja pulang bekerja dan masih merasa lelah. Anin mengurung kan niat nya.

'Ah nanti saja, aku tunggu pas mas Dirga nya santai, baru aku akan ceritakan pada mas Dirga!' Guman Anin di dalam hati.

"Mas mandi dulu dek!" Dirga berkata pada Anin setelah dia menghabis kan minuman nya.

"Iya mas!" Anin pun mengikuti langkah kaki suami nya masuk ke dalam kamar.

Ketika Dirga sedang mandi, tidak lupa Anin menyiapkan pakaian ganti untuk suami nya dan meletakkan nya di atas tempat tidur. Lalu Anin keluar dari dalam kamar nya, Anin melihat ibu mertua nya sedang menyirami tanaman sayuran yang ada di samping rumah.

"Ibu, boleh aku bantu?" Anin menawarkan diri pada ibu mertua nya.

"Boleh nak, kamu petik aja tomat yang udah mateng di sebelah sana!" Bu Ela berkata pada Anin sambil menunjuk kan pohon tomat yang buah nya sudah menguning kemerahan.

"Baik bu!" Anin lalu segera membawa kerangka yang sudah di siap kan oleh ibu mertua nya.

Hanya ada mereka berdua saat ini di kebun mungil milik mertua nya, Anin memberanikan diri bertanya pada sang ibu apa yang terjadi tadi siang.

"Bu, kenapa ibu menangis tadi siang?" Tanya Anin hati - hati.

"Menangis? Kapan? Ibu tidak pernah menangis!" Bu Ela balik bertanya pada Anin.

"Tadi siang Anin denger suara ibu menangis di dalam kamar, Anin panggil - panggil gak ada sahutan sama sekali dari dalam kamar ibu!" Anin berkata pada ibu mertua nya.

"Gak kok nak, ibu gak pernah nangis di dalam kamar. Ibu malah tidur kok, mungkin Anin salah denger nak!" Jawab Bu Ela sambil tersenyum pada menantu bungsu nya tersebut.

"Oh, gitu ya. Mungkin aja Anin yang salah denger bu!" Ujar Anin, walaupun sebenarnya dia sangat yakin tadi dia mendengar suara tangisan dari dalam kamar ibu mertua nya.

"Nak, tolong petik buah cabe yang udah memerah itu!" Bu Ela berkata pada Anin, sehingga Anin yang sedang melamun menjadi sedikit terkejut.

"Oh,, baik bu!" Jawab Anin lalu mulai memetik buah cabe yang sudah mateng.

Anin dan bu Ela tampan sangat akur, tidak seperti mertua dan menantu kebanyakan di jaman sekarang.

"Wah, ibu udah panen ya!" Tiba - tiba Tika muncul dan membuat Anin dan bu Ela menjadi kaget.

"Iya nak, tomat dan cabe udah ada yang mateng kok!" Jawab Bu Ela sambil tersenyum pada menantu pertama nya tersebut.

"Buat aku aja ya bu, tomat dan cabe ku di rumah udah habis!" Tika mengambil semua tomat dan cabe yang tadi sudah di petik oleh Anin.

"Loh, kok di ambil semua mbak. Separuh aja dong, jangan semua nya!" Protes Anin tidak suka.

"Duh, kan nanti kamu bisa beli di warung. Ini juga buat aku ya bu!" Tika lalu memetik sendiri buah terong yang siap di panen, tapi belum sempat di petik tadi.

"Iya nak!" Jawab bu Ela lagi.

Setelah mendapat kan semua nya, Tika langsung pergi dari sana. Bahkan dia tidak mengucap kan terima kasih pada Anin dan juga Bu Ela.

Bu Ela tahu bahwa saat ini menantu bungsu nya iti sedang kesal dengan ulah menantu pertama nya.

"Bentar lagi magrib, ayo masuk nak. Besok kita lanjut kan lagi!" Bu Ela berkata pada Anin.

"Iya bu!" Jawab Anin singkat.

Kedua nya masuk ke dalam ruamh setelah sebelum nya memberes kan alat yang mereka pakai untuk menyiram tanaman tadi.

Anin melihat suami nya sedang duduk santai di ruang keluarga dengan keadaan televisi yang menyala, Anin lalu segera duduk di samping Dirga.

"Kamu kenapa dek, kok lesu gitu?" Tanya Dirga penasaran karena tadi dia sempat melihat dari jendela istri nya itu tampak sangat bahagia membantu ibu nya berkebun.

"Gak papa mas!" Jawab Anin berbohong.

Dirga tahu bahwa saat ini istri nya sedang berbohong, di rengkuh nya tubuh ramping sang istri dan di bawa nya ke dalam pelukan nya.

"Ada apa? Katakan pada mas?" Tanya Dirga dengan lembut.

"Aku kesel mas sama mbak Tika!" Jawab Anin sambil cemberut.

"Mbak Tika? Memang nya ada apa sama mbak Tika?" Tanya Dirga penasaran.

"Mbak Tika mengambil semua sayuran yang sudah aku dan ibu panen tadi, dia bahkan tidak menyisahkan sedikit pun untuk kita mas!" Ujar Anin dengan kesal.

"Oh, jadi perkara sayur yang membuat istri cantik ku ini cemberut. Gak papa sayang, besok kamu bisa beli yang banyak ya!" Dirga menenangkan istri nya yang sedang kesal.

"Bukan masalah kita mampu beli atau pun tidak mas, tapi mbak Tika itu serakah banget. Ibu yang tanam dan merawat nya, masa dia yang panen. Seharusnya sisain dikit lah buat ibu jangan semua nya di ambil!" Omel Anin dengan kesal.

"Udah lah dek, kamu yang sabar aja ya ngadepin mbak Tika. Nanti setelah ini kamu akan melihat kelakuan mbak Tika yang lebih dari ini, kamu yang sabar ya sayang!" Dirga mengelus puncak kepala sang istri dengan lembut.

"Maksud nya apa ya mas?" Tanya Anin sambil mengernyit kan dahi nya.

"Sholat dulu yuk, udah adzan tuh!" Dirga segera mengajak istri nya untuk sholat magrib karena adzan sudah berkumandang dari masjid yang berada tidak jauh dari rumah mereka.

Anin pun akhir nya mengikuti langkah kaki suami nya, sebenar nya di dalam hati Anin masih penasaran dengan apa yang di maksud kan oleh suami nya tentang Tika, kakak ipar nya. Tapi karena ini sudah memasuki waktu sholat, Anin pun harus menunda rasa penasaran nya terlebih dahulu.

Ada apa dengan Tika? Tunggu d kelanjutan nya ya.

See you next part.

1
I Love you,
menjijikan g bermoral banget jadi orang .😤😡
Raisha
istrinya pak Toni selingkuhannya pak Johan namanya yg bener bu Sari / Nani sih Thor? aku kira cuma typo tp kok sampai bab selanjutnya masih tetep pakai nama Nani?🤔🙄
Allea
ibu ela kalo kamu iklas atas perselingkuhan suamimu demi ketentraman anak2mu trus knp kamu nangissss2 ela sampai Anin dengar🤭
Allea
cerai aja Nin ma dirga ternyata dia dukung bapanya 😁😁😁 inget buah jatoh dekat ma pohonnya kalo jauh itu karena dibawa burung atau kelelawar
Machmudah
gemes sm org2 modelan Pak Johan kasih karma sakit HIV aja, buat Tika buat kena penyakit kanker
Allea
Nin knp sih kamu ga balik minta nafkah ma atar
Allea
hmmm ketok2 mulu langsung buka sih 😁
Allea
ibu ela anak kamu dah berumahtangga semua andai ibu pisah yakinlah ibu ga akan sengsara,knp ibu msh bertahan ibu itu sungguh kertaluan bodohnya ,untung cuma cerita 😅
Shankara Senja
Bapaknya Dirga ga,ada otak,ibunya Dirga bucin ke suami..Eh..si Anin..tololnya ga ketulungan..coba nakdudnya apa nyershin haknya Dirga ke si kuntilanak itu...ga ngerti sm jln cerita ini novel
Allea
kenapa sih perempuan2 pada takut ma suaminya bodoh2 sekali😅
Allea
astaga ga emak ga anak knp bodoh2 ka 🤭 cuzzz Anin gasak aja tuh si tika 😁
Allea
ga respek ma ela lemah 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!