NovelToon NovelToon
TANGIS TERAKHIR

TANGIS TERAKHIR

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Identitas Tersembunyi
Popularitas:18.4k
Nilai: 5
Nama Author: Emily

Bagaimana rasanya bila sedang berduka karena kehilangan laki-laki yang sangat kita cintai secara tiba-tiba, datang wanita asing dan anak kecil yang yang tidak kita kenal sama sekali mengaku sebagai istri dan anak suami kita yang telah meninggal dunia.

Dunia seakan runtuh saat itu juga.

Hancur. Pedih. Perih...

Rasa itulah yang kini bersemayam di palung hati Mikhaela Andisti. Kepergian Dion Sadewa, memberikan luka begitu dalam bagi Mikha. Ternyata laki-laki yang selalu menunjukkan rasa cinta padanya itu telah mengkhianatinya.

Bagaimana kelanjutan kisah ini ikuti terus ya. Jangan lupa tinggalkan jejak kalian di setiap bab🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Emily, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PENGAKUAN

Mikha menggerakkan tangannya. Pun kepalanya bergerak tampak gelisah dengan mata terpejam. Terdengar gumaman samar dari mulutnya.

Nampak jelas kerutan di kening wanita itu, menandakan sedang memikirkan sesuatu yang menguras pikiran.

"Mikha...kau sudah sadar?". Rania mengusap lengan sahabatnya.

Perlahan kelopak mata Mikhaela terbuka. Ia tersadar tengah berbaring di sofa ruang keluarga.

Mikha hendak duduk. Rania membantunya. Ternyata mereka tidak berdua saja di ruangan itu namun ada juga Warda mama mertuanya dan Nania kakak tertua Dion.

Di ruangan bagian lain masih terdengar beberapa kerabat Mikha dan Dion yang sedang mengobrol di temani Tio adik Dion.

Tak nampak wanita asing dan anak kecil yang menyebabkan Mikhaela kembali ambruk beberapa waktu yang lalu. Masih ingat betul dengan perkataan wanita itu. Mengatakan dirinya sebagai istri Dion dan anak kecil itu ... sebagai anak Dion.

Begitu banyak kejadian tiba-tiba, membuat Mikha berulangkali ambruk. Tubuh lemah itu seakan menunjukkan betapa berat beban pikiran yang ia tanggung saat ini.

"Sebaiknya kamu beristirahat Mikhaela. Besok mama ingin bicara hal penting pada mu", ucap Warda bernada ketus.

"Hal penting apa mah? Katakan saja sekarang", jawab Mikha menatap sayu mama mertuanya yang ia tahu selama ini memang tidak menyukainya karena Mikhaela belum memberikan keturunan. Walaupun, baik Dion dan Mikha sudah menjelaskan kondisi mereka berdua baik-baik saja. Mereka belum bisa memberi cucu karena ketentuan takdir.

 Namun bagi wanita paruh baya itu tidaklah cukup. Lima tahun sudah terlalu lama menanti kan cucu untuknya. Terlebih Nania kakak Dion gagal dalam pernikahannya pun belum sempat memberi cucu pada Warda.

Dion Sadewa, terlahir dari keluarga terpandang yang memiliki kekayaan besar. Sebagai anak laki-laki tertua, Dion lah yang diberi mandat menjalankan bisnis keluarga.

Namun perusahaan keluarga kala itu sedang tidak baik kondisinya. Dion mampu membuatnya sehat kembali dan berkembang hingga kini. Bisnis yang tadinya hanya perkebunan saja, semakin berkembang pesat ke pertambangan batubara juga.

Hal wajar jika Warda begitu mendambakan cucu dari Dion dan Mikhaela. Untuk kelangsungan keturunan keluarga Sadewa.

*

Mikha menatap langit malam yang gelap tanpa menampakkan satu bintang pun di sana. Persis seperti suasana hati Mikhaela saat ini. Kelam. Mikha berdiri di balkon kamarnya.

"Ceklek...

Terdengar ada yang membuka pintu. Mikha tidak merubah posisinya.

"Mikha, kamu harus makan walau sedikit saja. Sejak kemarin kau tidak menyentuh makanan sedikit pun. Kamu membuatku kuatir Mik, nanti kamu bisa sakit", ujar Rania yang malam ini masih ingin menemani Mikhaela. Sementara Sandra harus pulang karena memiliki keluarga yang harus ia urus.

Seketika tubuh Mikha terduduk di lantai. Wanita malang yang sedang dirundung duka itu bersimpuh dengan kepala tertunduk lesu. Rania mengikuti nya. Ia menggenggam erat tangan Mikhaela.

"Mikha...kamu harus kuat menghadapi semua yang terjadi. Aku akan selalu ada untukmu. Aku dan Sandra akan selalu bersama mu, Mik. Menangis lah di pelukan ku jika itu bisa meringankan beban mu Mik", ujar Rania lembut penuh kasih sayang.

Mikhaela langsung memeluk Rania, menumpahkan semua rasa sedih yang ia alami. Tubuhnya berguncang hebat.

Rania mengusap punggung teman nya itu, berusaha memberikan kekuatan untuk nya.

"Mikha...jangan pernah kau berpikiran pendek dan memendam kepedihan mu seorang diri. Berbagilah bersama ku. Kau sudah seperti saudara kandung ku sendiri. Begitu juga dengan Dion. Kalian sudah menjadi keluarga bagi ku, jadi...kau jangan merasa kan kesedihan seorang diri Mik", ucap Rania lembut.

Perlahan Mikhaela mengangkat wajahnya. Tidak dapat di pungkiri sorot manik hazel yang biasanya selalu berbinar cerah itu kini terlihat sayu. Berjuta kepedihan nampak jelas dari mata wanita itu.

"A-pa yang harus aku lakukan Nia? Hatiku benar-benar hancur. Kepergian tiba-tiba suamiku... Sekarang ada wanita asing yang mengaku istrinya dan memiliki anak", lirih Mikhaela dengan bibir bergetar menatap sendu Rania.

Rania tahu, berjuta beban berat tengah menghimpit teman baiknya itu.

Rania menggenggam erat tangan Mikha. "Mik, kita belum tahu kebenarannya. Wanita itu bisa saja mengklaim. Jika benar itu anak Dion kenapa dia baru datang sekarang. Kenapa tidak datang sebelumnya, saat Dion ada".

Mikhaela tertunduk dengan pikiran berkecamuk di kepalanya. "Kenapa kau pergi tiba-tiba mas? Anak kecil itu begitu mirip dengan mu mas. Apa benar yang wanita itu katakan. Dia anak mu?", batin Mikhaela.

Berjuta pertanyaan dan jawaban kini berkelebat di kepalanya.

*

Keesokan harinya..

Mikha yang sedang beristirahat berada di kamar, di berikan Ana di tunggu Warda di ruang tamu sekarang juga.

Mau tidak mau Mikha turun menemui mertuanya tersebut.

Ternyata Warda tidak sendirian. Di ruang tamu ada Nania, juga pengacara Abraham yang Mikha tahu sebagai pengacara keluarga. Tapi yang membuat Mikha gusar di rumahnya kini ada juga wanita asing yang menyebut dirinya bernama Ira. Lagi-lagi wanita itu membawa anak kecil itu duduk tepat di samping Warda.

Beberapa kali Mikha melihat Warda, menyentuh tangan mungil anak yang bernama Salfa. Menyaksikan Warda begitu seketika membuat perasaan Mikhaela gusar.

"Apa yang ingin mama bicarakan? Aku pikir ini pertemuan keluarga, kenapa ada orang asing di sini?", ucap Mikhaela.

Terdengar tarikan nafas Warda. "Justru itu kita harus bicara. Wanita ini istri Dion. Dan ini anak Dion bersama Ira. Kamu harus tahu itu", ketus Warda to the point tanpa memperhatikan kondisi Mikha yang masih lemah.

"Apa maksud mama berkata begitu?". Mikhaela menatap wajah Ira yang masih terbilang muda, mungkin usianya masih dua puluh dua tahunan.

"Artinya putra ku baik-baik saja. Dan yang bermasalah itu kamu Mikhaela! Kamu yang tidak bisa memiliki anak", tuduh Warda.

"Stop it. Cukup menghina ku!! Mama lihat sendiri hasil laboratorium yang aku dan mas Dion lakukan. Semuanya baik. Tapi kenapa mama masih menuduh aku sebagai penyebab semuanya. Di mana hati nurani mu?", lirih Mikhaela dengan mata memerah, membuat semua terdiam.

"Lantas sekarang kalian mau apa dari ku? Jangan meminta lebih, aku baru saja kehilangan suami yang tidak bisa menjelaskan apapun lagi padaku", ucap Mikhaela terdengar lemah. Ia sendirian. Tidak ada yang membela nya.

Melihat raut wajah Warda dan Nania, Mikha tahu mereka ada di pihak siapa.

Mikhaela berdiri hendak kembali ke kamar. Kepalanya seperti mau meledak, begitu banyak beban pikiran yang harus ia tanggung.

"Anak ini cucu ku, Mikhaela. Mau kamu terima ataupun tidak. Semua yang dimiliki Dion akan menjadi milik cucu ku. Termasuk rumah ini ada bagian cucu ku". Ketus Warda dengan tegas.

"Apa maksud mu?".

"Kau mendengar dengan jelas ucapan ku. Pernikahan mu dan putra ku tidak ada keturunan. Namun nyatanya Dion bisa memberikan keturunan yang aku nanti-nantikan, tentu saja aku mendukung putra ku dan menerima anak ini sebagai cucu ku".

Mendengar perkataan Warda spontan Mikhaela menghentikan langkahnya seraya membalikkan badannya. Mikha bisa melihat senyum tipis di sudut bibir Ira yang mengaku sebagai istri Dion juga.

"Anda hanya perlu menandatangani semua dokumen penyerahan aset pak Dion saja bu Mikha. Semua akan mudah jika anda kooperatif menyikapi permasalahan ini", ucap pengacara Abraham sambil memperlihatkan beberapa dokumen yang telah ia persiapkan.

...***...

To be continue

Tinggalkan komentar yang banyak di setiap bab supaya author semangat up lagi🙏

1
Dinda Wei
Ayo Bry, pepet terusss Rania 🤪
Dinda Wei
Kak Emily kok belum up juga ya? Biasanya rajin up. Ada apa dengan mu thor? smg tetap semangat
Emily: Udah up sayang, tapi masih harus di review dl. Sabar ya🙏
total 1 replies
Dinda Wei
Duhh hahahaaaa, sayang anak sayang anak 🤪
Hidup Tio tragis. Nania kapan nyusul nih?
Dinda Wei
Pastinya bahagia banget dante punya anak2 yg lengkap skrg ada cowok ada cewenya. Apa gak ada niatan buat nambah lg nih pak Dante?? 🤪
Delyana.P
😂😂😂😂😂 CEO takluk juga di tangan baby kembarnya. Tertawa nggak berenti aku baca bab ini thor. Bisa aja nih kakak author 😂
Amelia
Akhir tragis hidup Tio, bundir🤔
Amelia
Bab ini bikin aku ketawa ngakak kak Emily. Ternyata aku gemes sama ayahnya Aletta dan Aluna 🤪🔥🔥🔥
Amelia
Asli NGAKAKK gue🤪🤪🤪
Amelia
Nama yg cantik Aletta-Aluna, semoga tumbuh menjadi gadis yg baik kayak mommy dan daddyya.🌹
Nggak apa ada cameo thor, tp tokoh utama Mikha dan Dante tetap mendominasi ya thor🙏
Amelia: Iya dong, pasti baca thor ceritanya bagus gak bosen bcnya👍
total 2 replies
Delyana.P
Setuju kak author 👍🙏
Delyana.P
Wah selamat datang twins baby. Aletta dan Aluna. Dante suami idaman sekali pemirsa 🤪🔥
Delyana.P
Lagian sih dah bunting tua nengok orok mulu jdnya oroknya nggak sabaran kan keluarnya 🤪😂
Dinda Wei
Hahaaa si bapak jadi panik kan🤣
Dinda Wei
Tuh kan orang gila😡
Dinda Wei
Bikin metong aja orang stress ini, ngapain msh ada. Bikin gak aman sj
Delyana.P
Nekat kamu Audrey mengusik kehidupan Dante siap2 lo habis
Emily
Tinggalkan jejak kalian di setiap bab ya reader's. Up-nya tiap hari tapi jam tidak menentu 🙏
Amelia
Aku gak habis pikir kok kluarga istri pertama Dante, bisa2nya nyodorin orang gila sama Dante ya. Aneh banget dah. 😡 Tetap waspada Dante, bisa aja si gila Audrey itu bayar org dari dalem penjara buat celakain mikha
Delyana.P: Iya sama sepemikiran kita kak. Kok orang gila di sodorin ke Dante buat gantiin Cloe. wajar Eugene nggak suka sm Audrey
total 1 replies
Amelia
Mauuuu🔥
Amelia
Kok bisa-bisanya keluarga Dante dan Cloe mau Dante nikahin Audrey psikopat, strees gitu. Aneh. Yang ada bisa merancun dante dan Eugene tuh orang gila
Delyana.P: iya lagi. orang gila kok mau gantiin emak Eugene. pantes Eugene nggak suka
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!