NovelToon NovelToon
Misteri Kematian Ibu

Misteri Kematian Ibu

Status: sedang berlangsung
Genre:Hantu / Horor / Mata Batin
Popularitas:97.8k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Vera merantau ke kota dan bisa di katakan bawa dia jarang pulang ke rumah karena memiliki hubungan yang tidak baik dengan Pak Darto Ayah kandung dia sendiri, namun kali ini Dia terpaksa harus pulang ketika mendengar kabar bahwa Bu Elma telah meninggal dunia.

semula Vera menganggap bahwa kematian Bu Elma adalah kematian yang biasa, namun beberapa malam saja dia tinggal di rumah itu malah menemukan keanehan yang tidak biasa.

benarkah Bu Elma meninggal karena sesuatu yang tak kasat mata?

mampukah Vera untuk mengungkap masalah tersebut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4. Pandangan Arum

Vera merasakan tangan lembut yang mengusap kepala dia, ketika membuka mata malah melihat sosok manis yang selama ini tidak pernah dia lihat, ada rasa kaget di dalam hati Vera namun dia sama sekali tidak menyangka bahwa Mayang telah hadir di hadapan dia untuk memberikan kasih sayang seperti dulu lagi ketika masih ada di dunia ini.

Melihat Ibu nya hadir di depan mata seperti ini tentu saja Vera menjadi senang bukan main dan dia segera bangkit untuk memeluk wanita berwajah lembut itu, rasa rindu di dalam hati ini sungguh begitu besar dan dia sama sekali tidak menyangka bila bisa bertemu dengan Mayang di sini.

Vera sebenarnya menyadari bahwa sang Ibu sudah meninggal dunia karena tercebur masuk ke dalam kolam namun entah mengapa dia sangat senang ketika bertemu dengan Mayang saat ini, seolah alam bawah sadar gadis ini mengatakan bahwa ini semua hanya mimpi namun dia sangat menikmati mimpi yang hadir di depan mata.

"Ibu."

Mayang tersenyum manis ketika Vera memanggil dia dengan sebutan seperti biasa dan suara yang begitu manja, Vera sendiri tak kuasa menahan air mata yang siap meluncur Karena rasa sedih yang timbul di dalam hati ini semakin besar setelah dia merasa kehilangan dua sosok yang sangat dia cintai di dunia ini.

"Jangan menangis, Ibu tahu bahwa kamu adalah gadis yang kuat dan tidak akan menyerah." Mayang mengelus kepala sang anak.

"Tapi semua terasa lebih berat karena kalian sudah tidak ada lagi di dunia ini." isak Vera.

"Allah selalu ada dan dia akan melindungi kamu, nak." bujuk Mayang.

"Aku merasa tidak ada guna lagi hidup di dunia ini karena yang peduli dengan aku sudah tidak ada." lirih Vera.

"Kamu sangat berguna dan sampai kapanpun akan terus berguna, kau harus mengungkap semua ini karena kami berdua menunggu dirimu." sebuah suara kembali muncul sehingga membuat Vera menoleh ke arah suara tersebut.

"Ibu Elma!" Vera kaget bukan main karena Elma juga muncul di hadapan biasa saat ini.

Namun baru saja Vera akan bangkit untuk memegang tangan wanita itu namun sebuah sambaran angin begitu kencang kepada Mayang dan juga Elma, seketika Vera sudah tidak bisa melihat di mana keberadaan dua manusia yang sangat dia cintai itu.

"IBUUUUUU.....

"Kemana kalian pergi?!" Vera histeris karena di tinggal begitu saja.

"Ibuuuuu....

"Kakak Vera bangun lah!" Dina mengguncang tubuh gadis cantik ini.

"Ibu, di mana Ibu sekarang?!" Vera masih berurai air mata akibat perpisahan yang sangat menyakitkan untuk dia.

"Kakak pasti sangat kehilangan Ibu, sudah dua kali dia kehilangan sosok Ibu." batin Dina ikut menangis juga.

Meski hubungan mereka adalah saudara tiri namun tetap saja mereka tidak pernah bertengkar untuk hal sepele, Dina selalu menghormati Vera selama ini dan dia tidak pernah melakukan hal jahat atau nakal kepada Vera karena itu semua berkat ajaran dari Bu Elma.

Kemaren mereka memang sempat berdebat karena Vera yang mengatakan ada yang tidak beres tentang kematian Bu Elma dan Dina merasa itu semua hanya karena Vera yang merasa kehilangan begitu berat, jadi wajar saja bila Vera merasa itu ada yang tidak beres dan sekarang Dina datang ke kamar ini karena ingin meminta maaf.

"Kakak mau sarapan apa?" Dina bertanya lembut.

"Aaaaghhh kepala ku sakit sekali." keluh Vera karena memang bagian belakang sangat berat.

"Mungkin karena tadi malam kakak begadang dan tidak tidur sehingga kepala terasa sangat sakit seperti itu, ayo bangun dulu untuk minum teh." ajak Dina.

"Tadi malam!" Vera tersentak karena dia baru ingat bahwa tadi malam ada yang memukul kepala dia.

Dina terlihat heran ketika melihat reaksi Vera yang seolah ada tidak beres tadi malam, namun dia tidak ingin berpikiran macam-macam karena selama ini memang Vera sudah mengalami banyak hal yang dia sendiri tidak paham kenapa itu bisa terjadi.

Selama ini Dina juga tahu bahwa Vera seringkali bermasalah dan membuat perdebatan di antara para keluarga besar mereka, namun kali ini Dina sama sekali tidak ingin berdebat karena dia ingin Vera juga mengerti bahwa dia sedang bersedih dan seluruh keluarga yang ada di dalam rumah ini memang sedang berduka dengan masalah yang ada.

"Ada yang memukul kepala ku tadi malam!" Vera menatap Dina yang ada di hadapan dia saat ini.

"Siapa memukul kepala kakak? tidak ada orang luar dan tidak mungkin ada orang masuk ke dalam rumah ini." Dina masih berkata dengan lembut.

"Demi Tuhan aku sama sekali tidak berbohong karena tadi malam ada seseorang yang berjalan di luar rumah lalu aku mengikuti orang tersebut." jelas Vera.

"Kak, aku tahu Kakak memang sedang sedih seperti ini namun bukan berarti Kakak semakin larut dalam khayalan gila seperti itu." ujar Dina.

"Kau tidak percaya ada yang memukul kepalaku tadi malam?" tanya Vera bingung sendiri.

Dina menarik nafas panjang Karena dia sebenarnya juga sedang berduka atas kematian dari Elma dan sekarang justru harus menghadapi Vera dengan berbagai macam omong kosong seperti itu menurut Dina, jadi sudah pasti gadis ini merasa begitu berat hidup dia dan dari pada berdebat dengan Vera maka dia memilih untuk keluar dari dalam kamar.

"Dina kau harus percaya dengan omonganku dan bila kau tidak percaya maka silakan lihat bagian kepala ku ini." teriak Vera.

"Kak, sudah lah aku tidak ingin berdebat dengan dirimu." ujar Dina membuka pintu.

"Mana Kak Vera nya, Kak?" Arum juga sudah di depan pintu karena mereka akan segera sarapan.

Dina sama sekali tidak menjawab dan dia berlalu pergi begitu saja karena malas untuk menjelaskan kepada Arum, mod dia juga sedang berantakan karena kehilangan sosok ibu dan sekarang dia harus menghadapi berbagai macam masalah seperti ini karena menurut Dina ini semua hanya khayalan yang tiada batas.

"Kenapa lagi sih, aku tanya juga cuma diam saja." Arum bingung sendiri.

"Apa mereka bertengkar lagi ya? kasihan loh Kak Vera banyak yang memusuhi dia." gumam Arum sambil masuk dalam kamar.

"Loh kok gelap begini, mana Kak Vera nya!" kaget Arum saat masuk kedalam kamar.

Kamar Vera seolah begitu gelap dan tidak ada cahaya sama sekali dan yang paling membuat Arum merasa ngeri adalah kamar ini tidak ada penghuni, Vera sama sekali tidak ada di sana dan membuat arum menjadi gelisah ketakutan sehingga dia ingin kabur dari kamar ini saat ini juga, namun belum sempat dia kabur justru pintu kamar tertutup rapat.

Selamat pagi besti, jangan lupa like dan komen nya ya.

1
Ass Yfa
apa gadis itu juga korban Darto ya..tumbalnya
Ass Yfa
perjalanan mereka tdk akan mudah menuju rumah Kiara
Ayu Putri
jgn ngamuk ya Kiara Krn Vera gak tau
K & T K & T
MET siang jg Bess...
keangkuhan mu ga seberapa ver di banding rombongan ratu ular👻🥰👍
Nureliya Yajid
Terbaik lanjut
Nureliya Yajid
Semangat thor
Wanita Aries
tenang kiara
Wanita Aries
tinggal mnunggu aja nihh apa kira2 gebrakan kiara
Wanita Aries
makin seruuu
Eli Rahma
udah nurut aja ver sama kiara daripada kena amuk nanti g jadi nolong kamunya
Betri Betmawati
hampir ja Kiara mengamuk ditanya soal bayar, sabar Ki wajar dong vera tnya dia ngk tau untung ya ada Kendal yg sangat sabar 😁😁
MiilaaManurung
lanjuuutttt kak 😘
Eli Rahma
siang thor..bukan mlm..🤭🤭
Betri Betmawati
kurasa itu bukan Siti deh apa
mngkn Nana kucing yg nyamar jadi Siti palsu
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
mereka kaya raya melebihi Darto loh. . buat apa uang kecil 😌
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
belum tau aja si Kiara lebih ganas dari purnama 🤣🤣...
Alissia
makin penasaran sama Vera dan Kiara dan tentang kasus ini dapat terbongkar🤣😱
Ela Jutek
nie emak up jam piro kok malem sih🥱
vania larasati
lanjut kak
mifta
wah....ini tugas Kiara yg pertama ngurus kasus semoga sukses ya buwat Kiara dan tunjukan kemampuwan mu kia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!