NovelToon NovelToon
Mendapatkan Level 99999 Didunia Lain

Mendapatkan Level 99999 Didunia Lain

Status: sedang berlangsung
Genre:Harem / Reinkarnasi
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Wakasa Kasa

Kai di reinkarnasi setelah mengalami kecelakaan mobil akibat menolong anak kecil , setelah di Reinkarnasi , ia kembali menjalani kehidupan keduanya , tetapi suatu hari ini malah masuk kedunia ketiga , apakah ada sesuatu yang direncanakan ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wakasa Kasa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 4

Pandangan Kai masih tertuju pada bukit yang terbelah rapi di kejauhan.

Angin berembus pelan, seolah dunia ikut terdiam setelah tebasan nya barusan.

Namun tiba-tiba—

BRAAAK!

Suara pepohonan tumbang terdengar dari belakangnya , tanah bergetar.

Kai menoleh.

Seekor babi hutan raksasa muncul dari balik pepohonan. Ukurannya jauh lebih besar dari hewan biasa, tubuhnya keras seperti baja. Ia berlari kencang, menabrak pohon-pohon hingga roboh seolah hanya ranting kecil.

Sihir Penilaian aktif secara otomatis.

--- Babi Armor Tebal ---

Taring yang dapat menembus baja.

Monster besar dengan tubuh sekeras besi.

Dagingnya lezat dan dapat dijual dengan harga mahal.

"Ummm…"

Belum sempat berpikir panjang, babi itu sudah menerjang.

Kai ber teleportasi sesaat sebelum batu tempat ia berdiri hancur berkeping-keping.

Debu beterbangan.

"Kori no maho… Freeze."

Es menjalar cepat di tanah, membekukan kaki babi itu hingga terkunci di tempatnya.

Monster itu mengamuk, berusaha melepaskan diri.

"Wind Blade."

Angin tajam menyelimuti bilah katana Kai. Udara di sekitarnya bergetar.

Kai menghilang.

Dalam sekejap, ia muncul tepat di samping leher monster itu.

Mata babi raksasa itu membelalak, mencoba menoleh—

SHING

Satu tebasan lehernya terputus.

Es yang mengikat kakinya retak dan hancur perlahan. Tubuh raksasa itu roboh ke tanah dengan dentuman berat.

Kai menghembuskan napas pelan.

"Aku akan menyimpannya."

Ia memasukkan tubuh monster itu ke dalam Item Box, lalu menatap sekeliling sebentar.

Setelah itu, Kai memutuskan untuk pulang.

Saat tiba di pintu masuk desa, ia melihat sesuatu yang tidak biasa.

Sebuah kereta kuda mewah terparkir di sana.

Roda-rodanya dihias logam mengilap, kayunya dipoles halus, kain penutupnya berwarna elegan.

"Kereta kuda? Ini cukup mewah…"

"Tapi ini bukan milik desa ini."

Saat Kai masih memperhatikannya, Kazuki keluar bersama Marsha dan seorang pria berpakaian mahal.

"Iya, aku akan membawanya setelah membelinya," ucap pria itu.

Marsha yang melihat Kai langsung tersenyum.

"Selamat datang kembali, Kai."

Kazuki menambahkan dengan nada lega,

"Syukurlah kau pulang dengan selamat."

Kazuki lalu memperkenalkan Kai kepada pria itu.

"Bania, ini Kai. Anak muda yang ku ceritakan."

Pria itu tersenyum lebar.

"Senang bertemu denganmu."

"Namaku Bania. Aku menjalankan bisnis di Forest."

Kazuki dengan santai menjelaskan kepada Bania bahwa ia menemukan penjelajah aneh dengan kekuatan sihir yang luar biasa.

Wajah Kai langsung berubah.

"Ah? Penjelajah aneh?"

"Paman Kazuki… apa yang sebenarnya kamu katakan tentangku…"

gumamnya dengan wajah hampir memelas.

Tiba-tiba Bania mendekat dengan penuh semangat. Ia memegang pundak Kai dan menggoyangkannya maju-mundur.

"Anak muda! Kau punya potion yang luar biasa!"

"Bisakah kau menunjukkannya padaku?"

Tanpa banyak pikir dan dengan ekspresi polos, Kai mengeluarkan potion buatannya dan menyerahkannya.

Begitu melihatnya, mata Bania membelalak.

"Ini… mustahil."

Tangannya sedikit gemetar saat memegang botol kaca itu.

"Aku tidak pernah melihat potion kelas tinggi seperti ini sepanjang hidupku."

"Ini luar biasa."

Kazuki dengan bangga menambahkan,

"Kai itu pembuat potion pemula. Aku hanya memberinya bahan dasar."

Mendengar itu, semangat Bania justru semakin membara.

"Apa benar yang dia katakan, Kai?"

"Apakah kau sudah memiliki kontrak khusus dengan guild atau ahli obat tertentu?"

Kai langsung menggeleng.

"Tidak. Aku tidak punya kontrak khusus apa pun."

Bania menjelaskan dengan nada serius.

"Potion yang dijual di perusahaan ku dibuat oleh para ahli obat berpengalaman dari berbagai negeri."

Ia melanjutkan, suaranya lebih tenang namun penuh kebanggaan.

"Mereka sudah melalui ratusan percobaan. Kegagalan demi kegagalan. Bertahun-tahun penelitian."

Lalu ia mengangkat botol potion milik Kai tinggi-tinggi, memperhatikannya di bawah cahaya matahari.

"Tapi melihat sesuatu yang bisa melebihi itu semua… singkatnya…"

Ia tersenyum kecut.

"Ini membuatku dan perusahaan ku merasa malu. Padahal kami selalu berpikir produk kami adalah yang terbaik."

Di dalam hati, Kai justru merasa bingung.

Menurutnya, potion itu masih memiliki banyak kekurangan.

"Kenapa dia sampai sebegitu terharu…?" batin Kai.

Bania terus melontarkan pertanyaan demi pertanyaan, matanya berbinar penuh ambisi.

Namun Kazuki akhirnya memotong dengan lembut.

"Kau sudah paham, bukan?"

"Aku yakin Kai mulai merasa tidak nyaman."

Kazuki menepuk pundak Kai dengan hangat.

Bania tersadar, wajahnya berubah canggung.

"Ah… maaf. Aku sudah bersikap tidak sopan."

"Maafkan aku, Tuan Kai."

Kai tersenyum kecil.

"Ahaha… tidak perlu dipikirkan."

Setelah berpamitan, Bania kembali ke kereta kudanya. Ia berjanji akan datang lagi untuk mengantarkan pesanan Kazuki sekaligus membeli potion Kai dalam jumlah besar.

Kereta mewah itu perlahan menjauh dari desa, roda-rodanya berderit pelan di atas tanah.

Kai menghela napas ringan.

Lalu ia mengangkat tangannya dan mengeluarkan hasil buruannya dari Item Box.

Tubuh besar babi armor muncul begitu saja di tengah desa.

"WHOOO… apa-apaan ini?!" teriak Kazuki kaget.

Marsha menutup mulutnya.

"Bukankah ini babi armor? Kai… apa kau membunuhnya sendirian?" tanyanya dengan wajah khawatir.

Kai tersenyum, sedikit menggaruk pipinya.

"Ah… mungkin aku hanya beruntung."

"Tapi itu sangat berbahaya! Apa kamu terluka?" suara Marsha masih dipenuhi kecemasan.

Kai menggeleng.

"Aku baik-baik saja."

Ia lalu berkata dengan santai bahwa ia tidak terlalu suka daging babi, jadi ia ingin membagikannya kepada warga desa.

Kazuki langsung memegang perut babi itu dengan takjub.

"Bukankah ini luar biasa?"

"Kai, kau benar-benar hebat!"

Matanya berbinar seperti anak kecil yang menemukan harta karun.

Kazuki lalu menoleh ke arah istrinya.

"Hei, Marsha! Bisakah kau memanggil penduduk desa yang sedang luang?"

Antusiasmenya tidak bisa disembunyikan.

Sementara itu, Kai hanya berdiri diam.

Melihat kebahagiaan mereka karena sesuatu yang baginya terasa biasa saja.

Kazuki menepuk bahu Kai sambil tersenyum lebar.

“Daging babi armor ini sangat berharga. Bahkan desa kita jarang sekali mendapatkannya. Monster seperti itu terlalu berbahaya untuk diburu.”

Tak lama kemudian, para warga mulai berkumpul. Suasana desa yang biasanya tenang mendadak ramai.

Kazuki bertepuk tangan memberi aba-aba.

“Cepat, siapkan alat! Kita kuliti dan potong sekarang juga!”

Ia tertawa keras.

“Malam ini kita pesta daging!”

Senyum tipis terukir di wajah Kai.

“Aku senang… semua orang jadi bahagia,” gumamnya pelan.

Ia tak ikut terlalu lama. Kai berjalan pulang ke rumahnya dan segera menyiapkan meja kerja. Botol-botol kaca, tungku kecil, serta bahan-bahan herbal tertata rapi.

Prosesnya masih sama seperti biasa.

Namun kali ini, ia menambahkan aliran sihirnya sendiri.

Ia mengaduk perlahan, memasukkan bahan satu per satu, lalu memasaknya dengan api kecil yang stabil. Sihirnya menjaga suhu tetap sempurna.

Ramuan itu perlahan berubah warna.

Cahaya lembut memancar dari dalam cairan.

“Ini… bersinar.”

Tulisan transparan muncul di hadapannya.

--- Potion Penyembuhan Spesial ---

Kualitas: Luar Biasa

Efek: Memulihkan luka fatal dan meningkatkan energi sihir.

“Aku berhasil…”

Kai tersenyum puas, tetapi segera menenangkan dirinya.

“Potion ini tidak boleh sembarangan. Harus kusimpan dan ku sembunyikan dengan baik.”

Ia meregangkan tubuhnya.

“Yosh… mari mulai lagi.”

“Membuat potion penyembuh dalam jumlah banyak.”

1
Khai
hai semua,
semoga semua sehat selalu ya,
Aamiin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!