Seorang pemuda tampan,namun Dari kecil hidup nya penuh kesedihan.hidup dengan sang ibu Dan menyaksikan dengan Mata kepala nya sendiri.sang ibu meregang nyawa setelah Di gilir para lelaki bajingan.hidup miskin,terbuang,terihina,namun saat Narendra pasrah dengan nasib nya,tubuh nya terluka tak berdaya seorang malaikat tak bersayap datang menemui nya.dan menjadikan Naren seorang penguasa Yang bijak sana setara dewa.Naren juga seorang penyayang Yang kejam.namun jangan pernah mengusik nya kalau tidak ingin tamat riwayat hidup mu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama de, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
malam mengerikan 3
Hati kecil bocah ITU menjerit pilu.
"ibu ...maaf Kan Naren tidak bisa menolong ibu maaf Kan Naren bu." air Mata Naren terus mengalir membasahi pipi nya.
Bocah kecil itu melihat bagai mana ibu nya Di perlaku Kan dengan biadab.mereka tidak mempunyai rasa prikemanusiaan.
Saat ketiga orang itu sibuk berpakaian,Naren mengambil kesempatan untuk menyerang ketiga nya.naren diam diam mengambil pi**u dapur Yang tadi pagi ibu nya asah.
Saat ketiga orang itu Belum siap,sedang memakai celana masing masing.
Dengan gerakan cepat Naren bergerak mendekat Dan menusuk punggung Dan pinggang ketiga orang itu. Hingga ketiga nya menjerit pilu dan da**h bececeran membasahi tangan Dan pakaian bocah itu.
Setelah Naren berhasil melukai ketiga nya, Naren berlari menuju pintu depan namun, sayang bahu kecil itu sempat terkena tusukan p**u belati sang paman hingga Naren sempat terjatuh.namun sebelum sang paman berhasil menangkap nya Naren bangun Dan berlari mengunakan tenaga Yang tersisa.naren bersembunyi di tempat gelap Di atara pepohonan Dan semak. Naren menutup mulut nya agar tak bersuara.
Setelah merasa sudah jauh Dan Aman,dari kejaran orang orang jahat itu,Naren merasa tenang.
Naren yakin ketiga paman nya tidak Akan mencari nya saat ini.karna ketiga nya terluka cukup Dalam.saat berlari tadi naren mendengar suara erangan kesakitan dari mulut ke tiga nya.
Benar saja ketiga nya keluar dari rumah dan sempat berdiri Di luar sejenak.
Sedikit meringis Karna Luka tusuk ITU seperti nya cukup dalam.dengan tertatih ketiga meninggal Kan rumah kecil itu.
"sudah biarkan,jangan Di Cari.anak itu terluka pasti dia akan mampus kehabisan darah."
"ayok Kita pulang Dan mengibati Luka Kita."
"ayok...Dasar anak si alan kurang ajar awas saja kalau ketemu,Ku buat mam**s kau.
gerutu meteka Dan ketiga nya berjalan menuju mobil Yang mereka bawa Dan mereka sembunyi Kan agak jauh Dari rumah mutiara.
Setelah mobil Itu berjalan cukup jauh,Naren kembali ke rumah Dan masuk.
Naren menangis melihat jasad sang ibu.sungguh mengenaskan,hati Naren sakit di da da Naren tersimpan dendam untuk keluarga sang ayah.tiada maaf untuk orang orang jahat itu
Naren sungguh tak tega melihat keadaan ibu nya.mengenas Kan tiada siapa Yang menolong nya.tiada siapa Yang melindungi nya.
Naren mendekati jasad sang ibu,sekuat tenaga Naren menutupi jasad sang ibu dengan kain.naren mengusap wajah sang ibu, agar Mata Dan mulut nya tertutup sempurna.
Naren mengecup lama kening sang ibu.
"maaf Kan Naren bu,Naren tidak bisa menjaga ibu melindungi ibu,Naren berjanji Naren Akan menuntut keadilan untuk ibu.maaf Kan Naren bu Naren Harus pergi." Naren menutup wajah sang ibu dengan Kain. Dan keluar dari Kamar ITU menuju ke Kamar nya mengambil sesuatu Dan pergi keluar.
Naren Yang bijak sekilas Naren melihat kentongan Dan Naren memukul kentongan itu sebanyak mungkin sekuat nya. hingg ada kentongan Yang saling menyahut.
Sejenak Naren menatap rumah nya, mengucap Kan selamat tinggal pada sang ibu walau hanya bergumam lirih Dan perih.
"selamat tinggal bu,semoga di syurga nanti kita bertemu bu.naren sayang ibu,Naren sayang ibu,Naren sayang ibu...hikk...hikk....
Sepanjang berjalan Naren memangil sang ibu ibu ibu Dan ibu.naren terus terus berjalan, sudah tak dirasa lagi.kesakitan seluruh tubuh nya.cuaca dingin menusuk tulang nya. Hingga rasa takut itu hilang.sudah tak iya rasakan apa-apa lagi.lelah letih ,sang pemilik tubuh kecil itu,berjalan tertatih tak tau tujuan kemana.hingga Naren tak sanggup lagi berjalan Dan brugkkk....!
Tubuh kecil itu tersungkur tak Sadar Kan diri.
terbaring lemah di tepian jalan Raya bersemak belukar.
***
Pagi itu Di sebuah rumah sakit terlihat seorang pria 30 an tahun sedang duduk gelisah.
ceklek.....lelaki itu langsung bangun Dan mendekati dokter Yang keluar dari ruangan oprasi.
"bagaiana dok?" lelaki itu bertanya dengan wajah Yang hawatir.
"syukur tuan Dia anak Yang hebat Dan kuat .bersyukur Luka di bahu nya tidak terlalu Dalam. Ada banyak Luka Lula kecil Dan beruntung Kami Ada persedian darah Yang cukup untuk pasien.
"apa Kah ini perlu kami laporan Kan pada Yang berwajib tuan."
"ooh...jangan tidak usah biar aku Dan asisten Ku Yang Akan menangani ini semua."
" em baik lah tuan kalau begitu pasien sebentar lagi Akan Di pindah Kan keruang rawat inap. Dan saya permisi tuan."
"baik lah,terimakasih di dokter lee."
Keduanya berjabat tangan Dan dokter pun pergi meneruskan tugas tugas nya.
"tuan ...selamat Siang."sang asisten menyapa
"o..ooh kau sudah datang."
Next ❤️