NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Brondong

Terjebak Cinta Brondong

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:522.1k
Nilai: 5
Nama Author: bintun arief

"Cinta bisa membuat sesorang menjadi lebih baik dalam hidupnya. Namun juga sebaliknya cinta dapat membuat seseorang menjadi lebih buruk dan berdampak negatif bagi dirinya juga bagi orang yang dicintainya." (Plato)

Cinta adalah anugrah dari yang kuasa, tak ada yang bisa menghindar dari kehendak-Nya. Tuhan tidak pernah keliru memberikan anugerah cinta kepada hamba-Nya, karena sebuah cinta yang datang itu pasti ada makna dan alasannya.

"Cinta sejati itu memandang kelemahan, lalu dijadikan kelebihan untuk saling mencintai." (BJ. Habibie)

Sangat banyak kata-kata bijak tentang cinta, tapi tak satupun membuat gadis ini percaya tentang cinta. Keretakan rumah tangga orang tuanya membuatnya tak percaya dengan cinta. Perceraian orang tuanya membuatnya takut untuk jatuh cinta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bintun arief, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

04

Mobil hitam dengan plat cantik membentuk nama anak gadis kesayangan pemiliknya berhenti tepat di depan gadis berjilbab itu.

"Maaf, terlambat. Saya mesti apel dulu tadi!" ucap Zuan keluar dari mobil, menuju pintu rumah Juna.

"Mau ngapain lagi?" Juna masih menyilangkan kedua tangannya di dada.

"Mau pamit sama Komandan!" jawab Zuan polos, matanya menatap Juna heran.

"Gak usah, kelamaaan!" Juna menarik tangan kekar Zuan.

"Buruan! atau enggak siniin deh kuncinya, biar aku aja yang nyetir!" Juna menghentikan aksinya. Tangannya menengadah meminta kunci mobil Papanya.

"Emang bisa nyetir?" Zuan mengerutkan dahinya.

"Ya bisa lah, apa sih yang Juna gak bisa!" ucap Juna sombong.

"Ih sombong kau anak muda! Punya SIM?" cecar Polisi ganteng itu lagi.

"Gak penting!" Juna menarik kunci mobil yang masih dipegang Zuan erat.

"TEPOK!"

"Mau ku Tilang! udah ayo biar ku antar!" Zuan mendaratkan telapak tangannya ke kening Juna yang lebar, selebar lapangan bola. Membuat gadis cantik itu tak bisa berkata apa-apa. Dia langsung berputar arah masuk kedalam mobil di kursi penumpang.

"Kalem Juna, tahan ... tahan, nanti gak jadi pergi kalau berantem, Mila sudah menunggu!" gumam Juna dalam hati.

"Kenapa sih, Papa percaya sama si jelek ini!" tambahnya lagi.

"Kok disitu duduknya! Disini dong, biar lebih akrab." ucap Zuan merasa dijadikan supir pribadi.

"Udah Pir, buruan jalan!" ucap Juna menyilangkan kedua tangannya di dada.

Laki-laki itu menghela napas panjang, menjalankan mobilnya dengan cemberut, namun tak mengurangi ketampanannya sedikitpun.

\=\=\=\=

Laki-laki berkacamata sedang uring-uringan didalam kamarnya. Buku tebal yang dibacanya tak membuatnya tenang. Diletakkannya buku itu kembali kedalam raknya, matanya menatap gawainya yang senyap tanpa suara notifikasi.

"Tok ... Tok ... Tok!"

"Adzka, apa kau tidur, Nak?" suara seorang wanita dari balik pintu.

Cekleek, Laki-laki itu membuka pintu kamarnya. Menatap wajah mamanya yang berdiri di depan pintu.

"Enggak kok, Ma. Adzka sedang membaca!" ucapnya membenarkan kacamatanya.

"Baru pulang kok, ngurung diri terus di kamar. Ada Dewi tuh dibawah. Temuin sana! gak kangen apa?" ucap sang mama.

Dokter Fatmala, dokter spesialis kandungan, dokter senior di sebuah rumah sakit. Usianya sudah hampir setengah abad, namun wajahnya masih terlihat awet muda.

"Apaan sih, Mama! siapa yang kangen!" Adzka menutup pintu kamarnya, berjalan pergi meninggalkan mamanya menuruni tangga menuju lantai satu. Perempuan memakai jilbab berwarna orange menatapnya dengan senyuman manis.

"Hei, apa kabar!" ucap Adzka malas.

"Alhamdulillah baik, kau bagaimana?" ucap gadis itu, matanya berbinar menatap laki-laki yang amat dirindukannya.

"Seperti yang kau lihat, aku sehat! ngapain kesini?" tanya Adzka ketus. Ekspresi wajahnya dengan jelas memperlihatkan wajah tak suka.

"Aku hanya kebetulan lewat, jadi mampir, kebetulan tadi tante Mala lagi di teras!" jawab Dewi tak bersemangat.

"Apa kau tak merindukan aku, Adzka!" rintih Dewi dalam hati, merasakan kehampaan dalam hatinya yang tadi sedang berbunga-bunga. Bunga yang baru saja mekar dalam hatinya seolah langsung layu diterpa panasnya tatapan tidak suka dari laki-laki idamannya.

"O, kalau gitu aku tinggal ya, Mama mungkin sedang buat minum di dapur!" Adzka meninggalkan Dewi yang tak bisa menahannya, tak ada lagi alasan yang bisa di ucapkannya untuk menahan laki-laki itu untuk duduk bersamanya.

"Bodohnya aku mencintai laki-laki Kulkas itu!" Dewi merutuki dirinya sendiri. Bertahun-tahun dia menyimpan perasaannya kepada Adzka, sebenarnya bukan menyimpan, saat sama-sama sekolah dulu dia jelas memperlihatkan perhatiannya kepada Adzka, hanya Adzka saja yang tak peka.

Mata Dewi menatap punggung laki-laki dengan kaos putih itu berjalan menaiki tangga, sampai sosoknya menghilang di balik pintu.

"Kayak kang Jamu aja mampir, kebetulan liat mama diteras!" Adzka menutup pintu kamarnya, mengambil gawainya menelepon Zuan.

Sementara di dapur Dokter Fatmala sedang sibuk menyiapkan beberapa cemilan yang baru saja dibeli di minimarket dekat rumahnya. Dengan membawa nampan berisikan dua gelas jus jambu biji merah, dengan cemilan kesukaan anaknya, Mala berjalan dengan hati-hati keruang tamu.

"Loh, Dewi kok sendirian! Adzka mana?" tanya heran melihat Dewi hanya duduk sendirian dan hanya membaca majalah yang ada dibawah meja.

"Oh, Adzka ke kamar, Tan. Capek mungkin tante, perjalanan dari Inggris ke Indonesia kan jauh. Gak apa-apa tante, Dewi juga sudah mau pulang!" jawab Dewi hati-hati, tak tega juga dia membiarkan Adzka dimarahi mamanya hanya karena meninggalkannya sendirian.

\=\=\=\=

"Kau dimana? sudah mau maghrib nih, kenapa belum pulang?" tanya Adzka saat teleponnya tersambung.

"Heh, santai dong! sama abang sendiri kok gak ada sopan-sopannya!" ucap Zuan ketus dari seberang sana.

"Gak usah lebay! kau dimana?" sergah Adzka yang tak sabar mendengar penjelasan dari abangnya tersebut.

"Aku masih disini sama Arjuna, lama-lama melihatnya ternyata dia manis juga ya, Ka. Apalagi kalau sedang tersenyum! haduh, rasanya putaran bumi melambat bro!" Zuan menatap Juna dari kejauhan, dia sedang asik mengobrol dengan temannya yang sangat manis, tapi sayang besok sudah akan jadi istri orang.

"Jangan gila kau ya! Cari yang lain deh, jangan ambil punya ku!" Adzka semakin geram.

"Punya ku, punyaku. Perasaan dia juga tak ingat padamu!" Zuan merasa kesal dengan ucapan adiknya tadi.

"Bang jangan la gitu! gak kasian kau sama ku! Udah ku jaga itu dari kecil loh, kau kan bisa cari yang lain!" suara Adzka berobah lembut.

"Dasar dokter aneh! udah keliling dunia, yang di ingat tetap Arjuna aja! memangnya tak ada Sri kandi di Inggris?" celetuk Zuan, tak habis pikir mengingat adiknya, yang begitu cinta kepada perempuan yang di kawalnya sedari tadi.

"Mana ada! di Inggris yang ada ratu. Srikandi gak nyampe sini! sekalipun ada, tak akan mengalahkan pesona Arjuna ku!" ucapnya menatap langit-langit kamarnya.

Flashback On

"Adek kenapa, Dek?" ucap perempuan menggunakan seragam putih biru, dengan jilbab yang selempangkan seperti kacu, melihat anak laki-laki berseragam merah putih menangis di pinggir jalan dengan baju yang kotor penuh dengan lumpur.

"Adzka terjatuh dari sepeda, tadi di boncengin teman, tapi karena keberatan sepedanya oleng, terus Adzka jatuh... terus malah ditinggal sama dia!" jelas anak kecil itu menahan tangisnya dengan mengucek-ngucek matanya.

"Mananya yang sakit?" tanya Juna mencoba mengajak laki-laki itu berdiri.

"Gak ada, kok!" Adzka merasa gengsi, mengatakan sakit yang dirasakannya kepada perempuan.

"Aku kan laki-laki, malu dong kalau bilang sakit dihadapan perempuan." ucapnya dalam hati.

"Gak sakit kok nangis!" tanya Juna menahan tawa melihat anak kecil yang lucu itu.

"Ya sudah, ayo kakak antar! kau... siapa namanya tadi?" Juna mengerutkan dahi.

"Adzka! kau?" tanya anak laki-laki kecil itu.

"Wow! apa dia bilang? kau!" Juna mengomel, bagaimana bisa anak sekecil itu tidak memanggilnya dengan sebutan kakak.

"Aku Juna!"

"Oh, Arjuna!" ucap anak laki-laki itu.

"Suka-sukamu sajalah, Arjuna pun Arjunalah!" Juna berjalan berlalu mendahului anak kecil tadi.

Flashback off

1
Lies Atikah
kadang kamu terlalu angkuh so iye serasa di butuh kan jtuh nya nyebelin merasa paling cantik meuni geuleuh
Lies Atikah
suka thor lanjuuuùuuut
Sulaiman Efendy
BERARTI 11-12,, MAKANYA JODOH, CMA JUNA TRLALU GENGSI MNGATAKN CINTA MA ADZKA, HNY DITUNJUKIN LEWAT CEMBURUNYA, SDGKN ADZKA TERANG2N MNGATAKN CINTANYA, DN SIFAT POSSESIFNYA
Bintun Arief: perempuan kan gitu, Pak. gengsi gengsi 🤣🤣
makasi sudah baca ya pak 🙏
total 1 replies
Sulaiman Efendy
UNBOXING JUGA AKHIRNYA...
KNP SIH JUNA MSH GK PERCAYA CINTANYA ADZKA MA DY...
SECARA DY SNDIRI SDH TAU HNY KPD DY CINTA PERTAMA ADZKA , DN ADZKA TDK PRNH MNGISI HATINYA BUAT WANITA LAIN, KCUALI DY, JDI KNP MSH RAGU, HINGGA GK MAU DISENTUH SUAMI HINGGA NGAKU SDG HAID..
SAAT U TINGGALKN ADZKA, LO MSH BSA DKT MA MARCHELL MNTAN LO, SDGKN ADZKA TTP SETIA MNCINTAI LO, BETAPA SAKITNYA PERJUANGN ADZKA MNCINTAI LO, MAKANYA DY WAJAR POSSESIF.. KRN DY TAKUT KHILANGAN LO..
Bintun Arief: untuk anak yg brokenhome pasti akan sulit memoercayai cinta, Pak. bahkan walau bukti nyata sudah didepan mata 😁
total 2 replies
Sulaiman Efendy
SKRG BNYAKIN EPISODE JUNA & ADZKA THOR...
Sulaiman Efendy
GITU CELL... JGN MNCINTAI WANITA YG HATINYA MSH TRPAUT DN TRIKAT DGN SSEORANG... BUAT APA HNY BSA MMILIKI TUBUH SESEORANG, TPI TK BSA MMILIKI HATINYA..
Sulaiman Efendy
UDH HMPIR STENGAH EPISODE, HNY BBRP EPISODE YG CERITAKN ADZKA & JUNA, PALIG MALAS BCA JUNA & MARCELL,, BLM LGI SI INDAH...
Sulaiman Efendy
KLO INDAH & ADZKA MNIKAH APA ADA JAMINAN KLO INDAH TDK AKAN MNJALIN HUBUNGN DGN PRAMONO,, INDAH INI TYPE2 WANITA SERAKAH.. TYPE2 TUKANG SELIKGKUH
Sulaiman Efendy
SEMOGA KETAUAN SI FATMA BODOH TTG INDAH YG UDH TUNANGAN MA PRAMONO, SMOGA KTAUANNYA PAS PELUK2N
Sulaiman Efendy
UDH TUNANGAN, MSH SJA MAU DPETIN ADZKA, NAMA INDAH, TPI KLAKUAN GK SPRTI NAMA
Bintun Arief: sabar pak sabar 😁
total 1 replies
Sulaiman Efendy
AHHHH KNP JUNA MLH MSU TRIMA LAMARAN NARCHEL, TK ADAKH SDIKITPUN ADZKA DI HATINYA, BARU SAJA ADZKA PULANG
Sulaiman Efendy
IKUT NYERI ATIKU BACA KATA2 ADZKA,, CINTANYA GK KSAMPAIAN KRN KE EGOISAN MAMANYA, ISMI SDH BAHAGIA, DGN PILIHANNYA, ZUAN JG DGN DEWI SDH MNIKAH. GILIRAN CINTA TRHADANG ONAK & DURI..
Sulaiman Efendy
LAMA SEKALI CERITANYA MNUJU ADZKA & JUNA...
Sulaiman Efendy
TERLALU LAMBAN CERITA JUNA MA ADZKA,, CERITA GK SESUAI JUDUL, KPN JUNA NYA AKN TRPERANGKAP CINTA BRONDONG, TRUS TOKOH ADZKA LMAH, KYK GK ADA SMANGAT MMPRJUANGKN CINTANYA MA JUNA.. GK BRANI BRONTAK KE IBUNYA
Bintun Arief: kalau ceritanya cepat mungkin bkn novel namanya, Pak. Tapi cerpen 🙏 mungkin karya saya saja yg nggak nyampek seratus episode lebih, yg lain2 ada bahkan yg sampai 400an tpi tetap menarik.
terimakasih ktitiknya, Pak. Saya masih terus belajar agar bisa membuat karya yang lebih baik 😊🙏
total 1 replies
Sulaiman Efendy
PARAH JG NI DOKTER FATMA..
GK MIKIR KBHAGIAAN ANAK..
Sulaiman Efendy
BISA BALIKAN KE MARCEL YG BEDA AGAMA NI SI JUNA..
Bintun Arief: enggak, Pak. Marchel nggak beda agama kok. hanya saya nggak cerita kesana karna nggak terlalu religius keluarganya 🙏
total 1 replies
Sulaiman Efendy
BAGUS LH JUN, LO KAN MUSLIMAH , JGNKN CIUMAN. PACARAN SJA DI HARAMKN SEBELUM MNIKAH, YG HALAL ITU PACARAN STELAH MNIKAH..
APALAGI MARCEL DISEBUTKN TURUNAN MANADO DN TIONG HOA, GK DIJELASKN OTHOR KYAKINANNYA APA....
DN LO SBAGAI MUSLIMAH. JGN LH BRHUBUMGN BEDA KYAKINAN DGN LO..
Bintun Arief: iya, pak. aman pak 😊
total 1 replies
Sulaiman Efendy
DEWI2, NGAPAIN LO NGARAPIN ADZKA YG GK ADA RESPECT MA LO, TU ADA BG ZUAN POLISI MUDA YG GAGAH DN JUGA GANTENG..
Bintun Arief: buta dia pak, namanya cinta heheh
terimakasih sudah baca dan like 😊🙏
total 1 replies
Humanoid
Aduhh.. kirain yang putih2 itu karena ada "penampakan" di rumah baru mereka..
Bintun Arief: wkwkwkwkw, juna masih nggak kenal mukena bali ini, masih polosan putih
total 1 replies
🌹🪴eiv🪴🌹
saya syukak

terimakasih untuk tulisan indah mu thor 💜💜🌹🌹🌹🌹🌹🌹
🌹🪴eiv🪴🌹: saya sih pasukan baca yg udah end,, SE viral apapun kalo belom end belom tak baca 🤣🤣🤣🤣

nggak kuat kalo nunggu up yg lagi on going maaf ya thor 💜
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!