NovelToon NovelToon
Istriku Bad Girl

Istriku Bad Girl

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Badboy / Menikah Karena Anak / Cinta Seiring Waktu / Cinta setelah menikah / Tamat
Popularitas:5.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Darl

Gue Alana Pradipta. Kalau lu liat penampilan , gue yakin lu bakalan berpendapat gue cewek gak bener, preman dan cewek kasar. Gue maklum sih kenapa lu bisa mikir gitu.

Sampe hari gue ketemu malaikat kecil yang gue jamin bikin lu yang sekeras batu karang bisa leleh kayak es krim kepanasan.

Angel minta gue jadi ibu sambungnya.
Yang bikin gue binggung adalah gue sayang sama Angel tapi gak sama bapaknya. Belum lagi sosial ekonomi kita yang nge jomplang banget.

Apa siap Angel punya ibu sambung preman kayak gue gini? Terus pernikahan tanpa cinta sama Pak Ricard gimana? Masa iya ngabisin hidup gue sama orang yang gak gue cinta dan mencintai gue?

cover source : wallbox. ru

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Darl, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tiga puluh

Hari ini adalah jadwal terapi Angel, jadi setelah menjemput Angel kami akan langsung ke rumah sakit. Gue udah siap untuk berangkat tapi sebelum itu gue ke dapur dulu, "Mbak Yul, bisa tolong siapin makan siang buat Angel?"

"Iya, nyonya." kata asisten rumah tangga yang bertugas di dapur.

Gue menunggu di ruang tengah. "Loh... ganti?" Gue melihat foto pernikahan gue dan Richard sudah di ganti dengan foto keluarga Richard dan Rosaline.

"Biar kamu sadar siapa nyonya di rumah ini." terdengar suara dari belakang yang gue tahu itu suara oma.

"Oh iya gak apa - apa oma. Bagus Fotonya." gue jawab santai. Memang selama ini gue gak masalah masih ada foto Rosaline di rumah ini. Bahkan di kamar Angel masih ada foto eomma nya yang berukuran besar.

"Tapi kalau oma merasa mbak Rosaline ini masih jadi nyonya disini, Jasmin juga gak bisa jadi nyonya dong disini." ha... ha... ha... gue ketawa. Berhasil ngebalikin kata - katanya oma.

Gue menerima makanan yang diberikan mbak Yul, keluar rumah meninggalkan oma yang lagi - lagi gue buat kesal.

"Eomma" Angel menyambut gue dengan pelukan ketika keluar dari kelas.

"Ayo. Hari ini Angel harus ketemu bu dokter lagi."

"Angel enggak mau eomma." Angel menghentikan langkahnya.

"Loh kenapa?" gue menekuk lutut dan mensejajajakn tinggi gue dengan Angel.

"Angel bukan orang gila." Angel menunduk.

"Siapa yang bilang Angel orang gila?" gue mengangkat dagu Angel hingga bisa melihat mata Angel. "Angel... lihat eomma. Siapa yang bilang Angel orang gila?"

"Angel denger tante - tante yang disana bilang gitu." Angel menunjuk beberapa ibu - ibu yang sedang menunggui anaknya. Wah... cari masalah ini ibu - ibu.

"Dengerin eomma, Angel ketemu bu dokter bukan karena Angel gila. Bu dokter mau bantu Angel supaya jadi anak berani lagi. Biar kalau kita jalan - jalan ke mall Angel gak takut lagi. Ok? Jadi Angel jangan dengerin omongan orang, mereka gak tahu apa - apa."

"Iya eomma." gue menghapus air mata Angel.

"Sekarang, Angel ke kelas dulu, eomma bawain makan siang buat Angel. Eomma ke toilet sebentar."

Setelah yakin Angel masuk kelas, sekarang waktu buat perhitungan sama tante - tante nyinyir yang kalau ngomong mulutnya gak pake filter.

"Permisi, apa anda yang bilang kalau Angel itu gila?"

"Eehh... mbak Lana." kata salah satu dari mereka.

"Kenapa mama- mama bisa bilang Angel itu gila?"

"Bukan gitu, mbak Lana. Kan emang bener kalau Angel itu berobat ke psikiater, artinya Angel punya masalah dengan.... " ibu dengan baju merah yang gue tahu anaknya sekelas dengan Angel memegang kepalanya.

"Angel itu sedang ada trauma, ma. Jadi sekarang sebuah berusaha disembuhkan. Kalau mama gak tahu masalah sebaiknya diem aja."

"Denger ya mama Maxim, kayaknya mama kalau liburan kurang jauh, deh... psikiater bukan cuman buat orang depresi."

"Coba deh... di googling, manfaatin ponsel pintar anda yang harganya 12 juta itu untuk nambah ilmu. Jangan selfa selfi doang." gue ngomong panjang lebar.

"Mbak Lana kalau ngomong yang sopan ya... " mama Maxim gak Terima. ibu - ibu yang lain mencoba menenangkan mama Maxim.

"Ini saya sudah sopan ma. Kalau saya gak sopan anda sudah saya tunjuk - tunjuk, hewan di kebun binatang sudah keluar semua dari mulut saya."

"Sekali lagi saya dengar mama bicara yang gak bener tentang anak saya, urusannya lebih panjang dari pada ini."

"Maaf, mba Lana bukan saya bermaksud ngomongin Angel. Saya hanya kasi pendapat aja." kata mama Maxim. Diikuti permintaan maaf dari mama yang lain.

Perdebatan diakhiri dengan permintaan maaf dari ibu - ibu itu. Gue juga gak mau memperpanjang ini. Yang penting mereka mengerti untuk lebih hati - hati dalam berbicara.

"Angel, makannya susah selesai?" gue liat Angel sedang merapikan tempat makannya.

"Sudah eomma."

"Ya sudah, ayo kita berangkat. Bu dokter sudah menunggu."

*****

"Appa... " Angel menyambut kedatangan Appanya dengan wajah ceria.

"Sayang... " gue mengambil jas Richard. "Mau teh?"

"Halah yang buatin pembantu aja, pake nawarin segala." sindir oma Angel yang juga sedang ada di ruang tengah.

"Siapa yang pasang foto ini?!" Richard menandang foto keluarganya dengan Rosaline.

"Mama yang pasang, Rick. Biar Angel gak lupa siapa EOMMA nya." Oma menegaskan kata Oma.

"Mama!" ini pertama kali nya gue denger Richard ngebentak. "Karso! Karso!" tidak selang berapa lama tukang kebun yang bernama Karso datang.

"Turun kan foto ini! Pasang lagi di ruang baca."

"Siap, tuan."

"Ma, Saya harap ini terakhir kali mama bertindak seenaknya. Ini rumah saya, dan sekarang Alana nyonya disini. Jadi hormati itu."

"Ta.. tapi mama cuman gak mau Angel lupa sama Rosaline." wajah oma memelas.

"Tidak pernah sekalipun saya meminta Angel melupakan Rosaline. Bahkan di kamar Angel ada foto Rosaline. Alana pun tidak pernah minta seperti itu."

Tapi keadaan sudah berubah. Rosaline tetap hidup dihati Angel. Sekarang Alana istri saya. Jadi tolong mama hormati itu." Gue sampe gak berani ngomong. Ngeliat wajah Richard yang biasanya putih berubah jadi merah, gue gak berani ngomong apa - apa. Yang ada Richard tambah emosi.

Gue mengantar Angel yang terlihat kaget ke kamarnya. Mungkin ini pertama kalinya Angel melihat appa nya semarah itu. Setelah Angel tenang, gue ke kamar gue.

Terdengar suara air dari kamar mandi, sepertinya Richard sedang mandi. Sambil menunggu Richard selesai , gue menyiapkan pakaian ganti untuknya.

Tak lama Richard keluar dengan handuk sebatas pinggang. "Sayang kamu malu?" Richard ngeliat gue memalingkan wajah.

"Baju mu sudah siap, Appa." gue memainkan ponsel untuk mengurangi kenyamanannya canggungan.

Gue duduk dipangkuan Richard, mengambil handuk dari tangannya dan membantu Richard untuk mengeringkan rambutnya. "Appa, kenapa kamu sangat marah?"

"Sayang, aku cuman tidak mau kamu sakit hati."

"Appa, mbak Rosaline adalah masa lalu mu. Dia eomma Angel sampai kapan mu. Aku tidak mau merubah itu. Foto itu hanya kenangan untukmu juga Angel. Jadi aku tidak masalah dimana pun foto itu ditempatkan."

Richard memeluk pinggang gue, membenamkan wajahnya di dada gue. "Apa kamu sudah mencintaiku, Lana?"

"Appa, aku..."

"Jangan dijawab. Nikmati saja cintaku padamu."

Gue selalu tersentuh setiap kali Richard memberikan perhatian kecil ke gue. Dia gak pernah menuntut gue untuk cinta sama dia. Dia tahu yang gue lakuin ke dia adalah bakti gue sebagai istri walaupun begitu Richard memperlakukan gue dengan sangat baik.

Gue merasa nyaman bersama Richard, apa itu disebut cinta? Gue deg degan kalau dekat dengan nya. Apa itu cinta? Hari ini kangen sama Richard. Seminggu kemarin dia selalu di rumah, tapi hari ini dia mulai kerja lagi, gue merasa hari gue ada yang kurang. Apa itu cinta?

Richard memulai olah raga kesukaannya. Memberikan sentuhan memabukan ke tubuh gue. "Appa, kamu baru mandi dan keramas." suara gue udah bercampur dengan desahan.

"Nanti aku mandi lagi." dan olah raga malam pun dimulai.

...🌼🌼🌼 Jangan lupa masukin list favorit ya, Like dan komen. Ngasih gift seiklasnya ajah 🌼🌼🌼...

-------

Karena akan masuk bulan Ramadhan, jadi mulai besok up nya setelah maghrib ya teman - teman.

Selamat menjalankan ibadah puasa. 🤗🤗

1
Dwi Novita
sangat menarik untuk dibaca
Tina Rachmatina
Lumayan
melting_harmony
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Lho apa mereka juga tinggal disana? kok hari2 mereka di rumah orang?Gak sadar diri banget,kayak gak ada kerjaan banget,ngerecokin orang..
Qaisaa Nazarudin
Nah gitu dong,keluarkan simap bar2 mu,jangan mau di tindas..Noh suami mu juga ngedukung mu,Pasti suami kamu tau seperti mantan mertua nya itu..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk Iri bilang boss..😂😂
Qaisaa Nazarudin
Akkhhh akhirnya MP juga mereka,Appa icard udah kelamaan menduda makanya gak sabaran..😂
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwwkk di cuekin...Emang gak ada kapok2 nya dan gak ada malu malunya tuh nenek lampir dan mak lampir...🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Aku tau seperti siapa yg menelpon,Bagus nyinya lee,biarin mereka kebakaran jenggot..😂😂👏👏
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwk gak berhasil menghasut nyonya Lee dan Richard,sekarang langsung berdepan dgn Lana, Bagus,menurut ku itu lebih gentle dari harus ngehasut orang lain,kayak pengecut,Ayo Lana hajar aja..💪💪💪
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣🤣🤣🤣👏👏👏👏👍👍👍 Mampos loe nek lampir,Nyonya Lee gak masalah,kenape loe yg repot?? Emang gak tau malu ya loe sama anak loe,di cuekin gak di anggap,Tapi masih aja sok nempel,Caper .🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Noh kamu dengar kan Mak lampir siapa yg Angel maukan..suh suh jauh2 sana,Angel gak mau sama kamu..😂😂
Qaisaa Nazarudin
Hembus aja asap nya ke muka nih cabe cabean,biar kabur dia..🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Waahh Angel ada udang di sebalik bakwan nih🤣🤣🤣
Kasian Angel pengen ortu yg lengkap..
Qaisaa Nazarudin
Bagus Lana, orang kayak gitu gak perlu di sopanin,Gampar aja,jangan hiarin kita di injak-injak..👏👏👍👍💪💪
Qaisaa Nazarudin
Ini pasti neneknya Angel,Dan cewek itu juga pasti yg mau di jodohin sama bapaknya Angel,Tapi Ichard gak mau..
Qaisaa Nazarudin
Noh liat Chard anak loe lebih deket ama Lana,Padahal ada loe bapaknya juga di sana..
Qaisaa Nazarudin
Duuhh Lana,bahaya..Kenapa gak nunggu bantuan dateng duluan sih..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan ku bilang juga apa,Lana sih lambat banget keluarnya, Semoga ini pengajaran buat Appa nya Angel,biar tau rasa dia ceroboh..
Qaisaa Nazarudin
OMG Angel BAHAYA, Kok perasaan ku Mobil hitam yg selalu datang nunggu berjam2 itu orang jahat,yg mau nyari Angel,mungkin musuh Appa nya atau org suruhan kakeknya nya Angel kali ya..Appa nya juga kesel aku,Bukannya tetimakasih anaknya ada yg nemanin,malah marah2 hanya karena ngeliat tampangnya orang doang..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!