NovelToon NovelToon
Lamaran Yang Bukan Untukku

Lamaran Yang Bukan Untukku

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Penyesalan Suami / Konglomerat berpura-pura miskin / Balas Dendam
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sefin Eka Ramana Putri

Tujuh tahun Cynthia Dewi mencintai YB dengan seluruh hatinya. Namun di hari yang seharusnya menjadi bahagia bagi mereka berdua, YB justru melamar Karen — wanita yang selama ini selalu ia anggap adik. Cynthia melihat semuanya dengan mata kepalanya sendiri, dan hatinya hancur seketika. Di saat ia merasa sudah tak memiliki siapa pun, Aloy datang menolongnya. Ia bukan hanya teman lama, tetapi juga sosok yang menyimpan rahasia besar dari masa lalu Cynthia. Mampukah Cynthia membuktikan jati dirinya, membalaskan dendam, dan menemukan cinta sejatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sefin Eka Ramana Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 30: Alasan yang Tersembunyi & Kecurigaan yang Tumbuh

Keesokan paginya, suasana di rumah itu terasa berbeda. Tidak ada pertengkaran terang-terangan, namun keheningan yang menyelimuti ruang-ruangnya terasa lebih berat dari sebelumnya. Yb bangun lebih awal, duduk di meja makan dengan wajah yang tampak serius, seakan menyusun kata-kata yang tepat untuk diucapkan. Di ruang lain, Karen muncul dengan wajah yang masih tampak lelah — matanya sedikit bengkak, tatapannya tak tenang, dan setiap kali ia menatap Yb, ada keraguan yang tak bisa ia sembunyikan. Sementara Cynthia, yang keluar dari kamar terakhir, bergerak dengan tenang, seakan tidak ada beban yang dipikulnya, padahal hatinya penuh menanti apa yang akan terjadi selanjutnya.

Saat sarapan tersaji di meja, Yb menarik napas panjang, lalu menatap Karen dengan wajah yang sengaja dibuat setenang mungkin.

"Karen..." ucapnya pelan, namun cukup jelas terdengar. "Ada sesuatu yang ingin kubicarakan denganmu soal dokumen rumah kita."

Karen berhenti mengaduk makanannya, menatap suaminya dengan tatapan yang langsung waspada. "Dokumen rumah? Apa maksudnya?"

Yb mengangguk pelan, menyusun alasan yang sudah dipikirkannya semalaman. "Kemarin aku teringat sesuatu. Saat pengurusan sertifikat waktu itu, ada beberapa berkas yang ternyata belum lengkap. Petugas di kantor terkait mengingatkanku — ada kesalahan penulisan data, dan beberapa tanda tangan yang seharusnya ada ternyata belum terisi dengan benar. Kalau dibiarkan, bisa menimbulkan masalah di kemudian hari. Jadi aku berencana mengurus perbaikannya. Sedikit demi sedikit, agar semuanya sah dan tidak ada yang bisa dipersoalkan."

Karen mendengarkan, namun keraguan di matanya tak berkurang. Ia menatap Yb lekat-lekat, lalu melirik sekilas ke arah Cynthia yang duduk diam menunduk di seberang meja. "Kesalahan data? Sejak kapan ada hal seperti itu? Bukankah semuanya sudah beres sejak awal?"

"Sepertinya ada yang terlewat saat proses pemindahan nama," jawab Yb dengan suara yang tetap tenang, berusaha terlihat meyakinkan. "Aku sendiri baru menyadarinya kemarin saat memeriksa berkas-berkas lama. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Ini hanya urusan administrasi biasa. Aku akan mengurusnya sendiri, tidak akan memakan waktu lama."

Karen terdiam, menggigit bibirnya. Sesuatu di dalam hatinya berbisik bahwa ada hal lain di balik ini semua. Mengapa tiba-tiba sekarang? Mengapa tepat setelah pertengkaran kemarin? Dan mengapa wajah Yb terlihat begitu serius, seakan menyembunyikan sesuatu yang besar? Namun ia tak punya bukti apa pun. Ia hanya bisa menatap suaminya, menahan rasa curiga yang mulai membara.

"Baiklah..." jawabnya pelan, namun nada suaranya dingin dan tertutup. "Kalau memang hanya urusan administrasi, laksanakan saja. Tapi beritahu aku setiap ada perkembangannya. Aku ingin tahu semuanya."

"Tentu," jawab Yb singkat, lalu kembali makan, meski makanannya terasa hambar di lidahnya.

Di sisi lain meja, Cynthia hanya diam. Ia tidak ikut berbicara, tidak ikut menambahkan apa pun. Ia tahu — semakin tenang ia bersikap, semakin tidak terlibat secara langsung, semakin sulit bagi Karen untuk menuduh apa pun. Namun di dalam hatinya, ia menyadari bahwa langkah pertama telah diambil. Dan setiap langkah selanjutnya harus dilakukan dengan kehati-hatian yang jauh lebih besar.

Hari-hari berikutnya, Yb mulai pergi lebih awal dan pulang sedikit lebih lambat dari biasanya. Setiap kali Karen bertanya ke mana ia pergi, jawabannya selalu sama — mengurus berkas, melengkapi tanda tangan, berbicara dengan petugas. Penjelasannya masuk akal, terdengar wajar, namun justru keteraturan itulah yang membuat Karen semakin curiga. Ia mulai memperhatikan setiap gerak-gerik suaminya: ponsel yang selalu dijaga terbalik, percakapan yang berhenti saat ia masuk ruangan, tatapan yang sesekali terarah ke arah Cynthia dengan makna yang tak dapat dijelaskan.

Suatu sore, saat Yb sedang mandi, ponselnya di atas meja bergetar pelan. Sebuah pesan masuk, layarnya menyala sesaat. Karen melirik — bukan niatnya untuk mengintip, namun nama yang tertera di layar membuat jantungnya berhenti berdetak sejenak. Bukan nama orang asing, bukan nama rekan kerja. Itu nama Cynthia.

Tangan Karen gemetar. Ia tahu ia seharusnya tidak melakukannya, namun rasa ingin tahu yang bercampur ketakutan mendorongnya. Ia mengambil ponsel itu, namun kuncinya terkunci. Napasnya tercekat. Ia meletakkannya kembali secepat mungkin, seakan benda itu terbakar, lalu duduk diam di tempatnya, dadanya sesak oleh pertanyaan yang tak kunjung terjawab. Mengapa mereka berdua berkomunikasi secara terpisah? Dan mengapa pesan itu datang tepat saat Yb sedang mengurus urusan rumah itu?

Malam harinya, saat mereka bertiga duduk di ruang tengah, Karen menatap Cynthia tajam.

"Cynthia..." panggilnya tiba-tiba, suaranya terdengar menantang. "Kau tahu apa yang sedang diurus Yb soal rumah ini, bukan?"

Cynthia menoleh, wajahnya tampak tenang meski hatinya berdebar kencang. "Aku tidak tahu secara pasti," jawabnya dengan lembut namun tegas. "Yb hanya bilang ada urusan berkas yang harus diperbaiki. Itu saja yang kudengar."

Karen tidak melepaskan pandangannya. "Hanya itu? Kau yakin tidak ada hal lain yang kau sembunyikan dariku?"

Cynthia menggeleng pelan, menatap lurus ke mata Karen — adiknya sendiri. "Aku tidak menyembunyikan apa pun. Seandainya aku tahu sesuatu yang penting, aku akan mengatakannya. Aku tinggal di sini hanya untuk membantumu selama masa kehamilanmu. Tidak lebih dari itu."

Jawaban itu terdengar begitu tenang, begitu tulus, sehingga Karen sempat ragu sejenak. Namun rasa curiga yang sudah tertanam tak mudah hilang begitu saja. Ia menatapnya lama, lalu beralih menatap Yb yang duduk diam di sisi lain ruangan. Suaminya tidak membela siapa pun, hanya diam, menatap lurus ke depan seakan memikirkan sesuatu yang berat.

Karen berdiri perlahan. "Baiklah. Aku harap memang begitu saja. Tapi ingat... jika ada sesuatu yang disembunyikan di belakangku, aku tidak akan tinggal diam. Rumah ini adalah tempat tinggalku, tempat di mana anakku akan lahir. Aku tidak akan membiarkan siapa pun mengambilnya dariku."

Dengan itu, ia berbalik menuju kamar, meninggalkan Yb dan Cynthia yang saling bertukar pandang sejenak — satu tatapan yang penuh kekhawatiran, namun juga penuh tekad. Rencana ini belum selesai. Sertifikat belum berpindah sepenuhnya. Dan Karen... Karen mulai mencium bau ketidakberesan.

Malam itu, setelah semua terlelap, Yb mengirim pesan singkat kepada Cynthia: "Ia mulai curiga. Kita harus lebih berhati-hati. Urusan ini butuh waktu lebih lama dari yang kubayangkan."

Cynthia membaca pesan itu, lalu mengetik balasannya dengan jari yang sedikit gemetar: "Aku tahu. Tetap tenang. Jangan terlihat terburu-buru. Semakin pelan, semakin aman."

Namun di kamar yang lain, Karen terjaga, menatap langit-langit gelap di atasnya. Ia tidak tahu apa yang sedang direncanakan, namun ia merasakannya — ada sesuatu yang bergerak di belakang punggungnya, sesuatu yang perlahan mengambil apa yang ia miliki. Dan ia tidak akan membiarkannya terjadi tanpa perlawanan.

1
Dokkan Battle
YB? REZA ARAP?
Sefin Eka Ramana Putri: yabss..betul kak.😊
total 1 replies
Kartini Pertiwi
Kak, Bab 14 bikin hatiku ikut berdebar! 🥺 Momen Cynthia berdiri di depan gerbang rumah Keluarga Hutapea terasa begitu tegang. Aku penasaran siapa pemilik kalung sebenarnya dan apa yang akan terjadi setelah ini! Semangat terus menulisnya, Kak!
Dewi Fortuna
Kak, Bab 13 benar‑benar membuat hatiku bergetar! 🥺 Betapa terkejutnya Cynthia mengetahui bahwa ia putri kandung Keluarga Hutapea. Namun rasa bahagianya bercampur ketakutan. Aku sangat penasaran bagaimana pertemuannya dengan orang tua kandungnya nanti! Semangat terus menulisnya, Kak!
Rio
Kak, Bab 12 bikin hatiku berdebar‑debar! 🥺 Momen Cynthia menyerahkan buku harian dan foto bayi ke Aloy terasa begitu menyentuh. Semoga mereka segera menemukan jawaban tentang asal‑usul Cynthia! Semangat terus menulisnya, Kak!
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak sudah membaca dan memberi komentar di Bab 12, Rio! 🥰 Sangat senang kamu merasakan ketegangan dan harapan di momen itu. Akan ada petunjuk‑petunjuk baru selanjutnya, jangan lupa ikuti terus ceritanya ya! 💛
total 1 replies
yanti
bagus, q syukak dengan cerita nya. terima kasih author udah bikin cerita nya hidup kayak seolah olah q masuk ke dunia mereka. keren👍🥰😍
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih sudah suka ceritanya, Yanti! 🥳 Bahagia sekali mendengar ceritaku terasa hidup bagimu. Aku akan terus semangat berkarya, tunggu petualangan tokoh‑tokoh kita selanjutnya! 👍
total 1 replies
Ruchika Putri Onsu
Luar biasa sekali Bab 11! 🥰 Momen ketika Cynthia menyerahkan buku harian dan foto bayi kepada Aloy adalah langkah besar. Sekarang Aloy sudah tahu rahasia bahwa Cynthia diambil dari Rumah Sakit Pertamina. Apa yang akan mereka lakukan selanjutnya? Jangan lewatkan kelanjutan ceritanya! Semangat terus author! 💖✨
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak atas komentar bagusnya, Ruchika! 🥰 Benar sekali, momen itu menjadi langkah penting bagi Aloy. Tunggu kelanjutan rahasia‑rahasia berikutnya ya! Jangan lupa terus ikuti ceritanya sampai selesai ya.
total 1 replies
Devi Permata Sari
Bacanya ikut terasa berat di hati 😢 Pertanyaan-pertanyaan Cynthia itu sungguh masuk akal — mengapa tidak ada satu pun jejak masa kecilnya? Mengapa dia diperlakukan begitu berbeda? Ada rahasia besar yang ditutupi rapat-rapat di rumah ini, dan Cynthia mulai mendekati kebenarannya! Kakak hebat sekali membangun suasananya, bikin kami ikut deg-degan menanti apa yang akan terungkap di gudang tua itu! Semangat Kak, teruslah menulis! 💖🙏
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak Kak Devi atas komentar yang sangat menyentuh hati! 🥰 Saya senang Kakak bisa ikut merasakan beban di hati Cynthia dan merasakan keraguan‑keraguannya. Benar sekali, ada rahasia besar yang tersembunyi, dan gudang tua itu menjadi awal langkah Cynthia mendekati kebenaran! Terima kasih sudah mendukung, jangan lewatkan kelanjutan kisahnya ya! 💖✨
total 1 replies
Devi Permata Sari
⭐⭐⭐⭐⭐ Sungguh karya yang luar biasa indah dan menyentuh hati! "Lamaran yang Bukan untukku" bukan sekadar cerita biasa, melainkan perjalanan perjuangan, kesetiaan, dan keadilan yang begitu nyata. Kakak menuliskan setiap perasaan tokohnya dengan begitu mendalam, seakan kami ikut merasakannya sendiri — dari luka masa kecil, pengkhianatan, hingga harapan untuk mendapatkan kebenaran. Alurnya rapi, penuh kejutan, dan tidak pernah membosankan! Kepada siapa pun yang mampir ke sini, jangan lewatkan! Bacalah dari bab pertama dan ikuti terus sampai tamat/endingnya, kalian pasti tidak akan menyesal! Terima kasih Kakak sudah menulis kisah seindah ini, semangat terus sampai bab terakhir! ❤️✨
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih sudah memberikan apresiasi yang begitu bagus, Devi! 💖 Betul, aku ingin menghadirkan perasaan‑perasaan nyata dari para tokoh. Masih banyak kejutan yang akan datang, semoga kamu tetap setia mengikuti ceritanya sampai tamat! 💪
total 1 replies
Ridho Yanuar
Luar biasa Kak! 💔 Bab 9 ini bikin benar-benar paham betapa beratnya masa kecil Cynthia. Perlakuan yang berbeda begitu tajam... tidak adil sekali! Tulisan Kakak begitu hidup, seakan aku ikut melihat semuanya. Semangat terus menulisnya Kak, aku tidak sabar menanti saat Cynthia akhirnya membuktikan siapa dirinya yang sebenarnya! 💖🙏
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak Kak Ridho atas komentar yang menyentuh hati! 🥰 Saya senang Kakak bisa merasakan betapa berat masa kecil Cynthia dan ketidakadilan yang ia alami. Benar, perjalanan Cynthia untuk membuktikan jati dirinya masih panjang dan penuh rintangan! Terima kasih sudah mendukung, terus ikuti kelanjutan ceritanya ya! 💖✨
total 1 replies
Mbak Suryati
aku suka sama cerita nya. begitu menyentuh hati. semangat buat Cynthia untuk membalikkan keadaan nya. dan untuk yb gemes aku dengan yb. ada laki laki di dunia nyata kayak begitu ingin rasanya kujambak. buat authornya keren.! 👍
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih dukungannya, Mbak Suryati! 😆 Betul, Reza sering banget bikin pembaca gemes. Aku akan terus semangat menulis perjuangan Cynthia. Jangan lewatkan bab‑bab selanjutnya ya! 👍
total 1 replies
Rio
Karya yang sungguh luar biasa! 💎 'Lamaran yang Bukan untukku' menyentuh hati dari baris pertama. Perjuangan, kesetiaan, cinta yang diabaikan — semua terasa begitu nyata. Setiap bab ditulis dengan sepenuh hati, alurnya mengalir indah, penuh ketegangan sekaligus kehangatan. Kepada siapa pun yang mampir ke sini, jangan lewatkan! Bacalah dari awal dan ikuti terus sampai tamat, ini kisah yang tak akan kalian lupakan! Semangat terus menulisnya Kak! Terima kasih! ❤️✨
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih apresiasinya, Rio! 💖 Senang sekali alur ceritaku bisa terasa mengalir dan penuh ketegangan bagimu. Masih banyak kejutan yang akan datang, semoga kamu tetap setia membaca sampai akhir! 💪
total 1 replies
Aldebaran Putra Alfahri
Sungguh tulisan yang menyentuh hati! ❤️ Bagian ini bikin aku ikut bertanya-tanya bersama Cynthia — mengapa Aloy terasa begitu berbeda saat serius? Ada kekuatan dan keagungan yang tersembunyi di dirinya... Kakak menuliskannya begitu indah, seakan aku ikut berada di sana! Ceritanya makin menarik dan penuh misteri! Semangat terus menulisnya Kak, aku tidak sabar menanti kelanjutannya! 🙏✨
Sefin Eka Ramana Putri: Wah terima kasih banyak Kak Aldebaran atas apresiasinya! 🥰 Saya sangat senang tulisan ini bisa membuat Kakak seolah‑olah ikut berada di dalam cerita. Aloy memang punya sisi tersembunyi yang akan muncul nanti. Jangan lupa ikuti bab‑bab selanjutnya ya! Semangat membaca! 💖✨
total 1 replies
Aldebaran Putra Alfahri
Cerita yang luar biasa! 🌟 Penuh makna, menyentuh hati, dan tidak pernah membosankan! Kisah Cynthia mengajarkan kita untuk tidak menyerah pada keadilan. Alurnya tersusun rapi, setiap bab bikin penasaran! Sangat direkomendasikan untuk semua! Bacalah dari awal dan ikuti terus sampai tamat/endingnya, kalian tidak akan menyesal! Penulisnya hebat sekali! Semangat terus Kak! Terima kasih atas karya yang berharga ini! 💖🙏
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak atas ulasan bintang lima yang sangat indah, Aldebaran! 🥰 Sangat senang kamu merasakan makna di balik kisah Cynthia. Aku akan terus berusaha menyusun alur dengan rapi, semoga bisa tetap membuat penasaran sampai bab akhir! Semangat juga untukmu! 💛🙏
total 1 replies
Renn Anti Hero
Wah, luar biasa Kak! 🥺 Bab 7 ini bikin makin penasaran sekali! Cara Kakak menggambarkan perasaan Cynthia yang mulai menyadari sesuatu tentang Aloy begitu indah dan terasa nyata... Setiap kalimatnya bikin ikut merasakan kebingungan dan rasa ingin tahu Cynthia. Aura yang berbeda itu... ada sesuatu yang tersembunyi ya! Semakin ingin tahu kebenarannya! Semangat terus Kak, ceritamu sungguh luar biasa! ❤️✨
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak atas komentar yang sangat menyentuh hati Kak Renn! 🥰 Saya sangat senang Kakak bisa merasakan kebingungan Cynthia dan merasakan aura rahasia di antara dia dan Aloy. Benar sekali, masih ada banyak hal tersembunyi yang akan terungkap perlahan! Terima kasih sudah mendukung cerita ini, semoga Kakak terus menikmati kelanjutan kisahnya ya! 💖✨
total 1 replies
Renn Anti Hero
Sungguh karya yang luar biasa indah! ⭐⭐⭐⭐⭐ 'Lamaran yang Bukan untukku' bukan sekadar cerita, tapi perjalanan hati yang begitu nyata — tujuh tahun kesetiaan, pengorbanan, dan perjuangan membuktikan kebenaran. Setiap kalimat ditulis dengan tulus, alurnya rapi, penuh kejutan dan emosi yang bikin tidak bisa berhenti membaca! Bagi kalian yang mampir ke sini, wajib baca dari awal sampai tamat, kalian pasti ikut merasakan setiap detik perasaan tokohnya! Terima kasih Kak sudah menulis kisah seindah ini, semangat terus sampai bab terakhir! ❤️✨
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih apresiasinya, Renn! 💖 Betul, aku ingin menyampaikan perasaan‑perasaan nyata dari para tokoh. Masih banyak kejutan dan emosi yang akan datang, semoga kamu tetap setia membaca sampai tamat! 💪
total 1 replies
Ruchika Putri Onsu
Cerita yang luar biasa! 🌟 Penuh makna, penuh emosi, dan tidak pernah membosankan! Kisah Cynthia mengajarkan kita bahwa keadilan akan datang pada waktunya, dan ketulusan tidak akan sia-sia selamanya. Alurnya mengalir indah, setiap bab bikin penasaran! Saya sangat menyarankan kalian semua untuk membaca dan mengikuti cerita ini sampai tamat, kalian tidak akan menyesal! Penulisnya luar biasa hebat! Semangat Kak! Teruslah berkarya! 💖🙏
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih sudah memberikan bintang 5 dan ulasan yang menyentuh hati, Ruchika! ✨ Betul, aku ingin menyampaikan pesan tentang keadilan dan ketulusan lewat kisah Cynthia. Masih banyak bab menarik yang akan datang, jangan lupa terus ikuti ceritanya ya! 💪
total 1 replies
Moreno Fathur rochman
Perih sekali membacanya... 💔 Tujuh tahun mencintai, memberikan segalanya, kesetiaan yang tak tergoyahkan — lalu dikatakan 'tidak pantas'? Dimana letak keadilannya? Cynthia tidak meminta banyak, hanya dihargai dan dilihat. Tapi justru dia yang dipinggirkan demi kebahagiaan orang lain. Tulisan Kakak begitu hidup, bikin ikut merasakan setiap luka di hatinya. Lanjutkan ya Kak, ceritanya luar biasa! 🙏
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak Kak atas perhatian dan perasaannya! 🥺❤️ Memang perih sekali melihat ketulusan bertahun-tahun diabaikan begitu saja... Semoga kisah Cynthia bisa menyentuh hati kalian semua. Tetap ikuti kelanjutannya ya, keadilan sedang menanti! 🙏✨
total 1 replies
Moreno Fathur rochman
"Lamaran yang Bukan untukku" — sungguh kisah yang menyayat hati! 💔
Tujuh tahun kesetiaan, tujuh tahun menunggu, namun pada akhirnya semua pengorbanan seakan tak pernah dilihat. Alurnya begitu menyentuh, setiap kalimat terasa hidup dan menusuk sampai ke hati. Cerita ini bukan sekadar kisah cinta, tapi tentang dihargai atau diabaikan, tentang berjuang lalu terluka. Kalau kalian mampir ke sini, jangan lewatkan untuk membacanya dari awal sampai akhir — kalian pasti akan ikut merasakan setiap perasaan tokohnya. Karya yang luar biasa indah dan berharga! Semangat terus menulisnya Kak! ❤️⭐⭐⭐⭐⭐
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak Kak Moreno! 🥺❤️ Pujian dari Kakak sungguh membuat mataku berkaca-kaca... Tujuh tahun memang bukan waktu yang singkat, dan aku ingin kisah Cynthia dirasakan sepenuh hati oleh kalian semua. Dukungan Kakak adalah semangat terbesarku untuk terus menulis sampai bab terakhir! Terima kasih sudah mampir dan merasakan kisahku! Tetap ikuti perjuangan Cynthia ya! 🙏✨❤️
total 1 replies
Dita Anggraini
Sakit sekali... 😭 Tujuh tahun bukan waktu yang singkat, tapi seolah semua pengorbanannya tidak pernah ada. Semua sibuk mendukung kebahagiaan mereka, tapi siapa yang akan menjaga kebahagiaan Cynthia? Kata-katanya begitu sederhana tapi menusuk sampai ke tulang. Ceritanya luar biasa, bikin tidak sabar kelanjutannya! ⭐
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak Kak Dita! 🥺❤️ Benar sekali, tujuh tahun bukan waktu yang singkat... Sakit sekali melihat pengorbanan yang tidak dihargai. Tapi jangan khawatir, perjuangan Cynthia belum selesai! Tetap ikuti kelanjutannya ya, keadilan akan datang! 🙏✨
total 1 replies
Dita Anggraini
"Sungguh karya yang luar biasa indah! Ceritanya menyentuh hati, penuh makna, dan setiap kata yang ditulis terasa begitu tulus. Tidak pernah membosankan, justru semakin dibaca semakin ingin tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Teruslah berkarya, tulisanmu sangat berharga! ⭐⭐⭐⭐⭐"
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak Kak Dita! 🥰⭐ Sungguh pujian yang membuat hatiku hangat! Aku selalu berusaha menulis dengan tulus dari lubuk hati terdalam. Dukungan Kakak membuatku makin semangat menjaga ceritanya tetap indah sampai bab terakhir! 💖✨
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!