NovelToon NovelToon
Belenggu Janji Dan Rasa

Belenggu Janji Dan Rasa

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: "Emy"

seorang pria dingin yang terjebak di situasi tak terduga. Pria itu di nikah paksa oleh warga setempat, menikahi gadis sma kelas 3 bernama Rara Sephyra. Dalam hitungan detik statusnya berubah menjadi seorang suami.
Namun di sisi lain dia juga memiliki tunangan seusianya.
Bagaimanakah kisah mereka selanjutnya.
Apakah si pria akan mempertahan pernikahannya?
Atau akan memilih tunangannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon "Emy", isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Mendengar sepatah dua kata dari pria paruh baya yang memancarkan aura kepemimpinan yang luar biasa kuat itu, kepalan tangan Fino perlahan melemas. Ia melepaskan cengkeramannya dari baju Evan, lalu mundur satu langkah dengan dada yang naik turun menahan isak tangis yang tertahan di tenggorokan.

Sementara itu, Mama Amelia yang masih duduk lemas di lantai rumah sakit langsung mendongak. Air mata masih mengalir deras di pipinya yang pucat, namun telinganya menangkap sesuatu yang janggal dari ucapan suaminya dan rintihan Evan beberapa menit lalu.

Amelia melirik tajam ke arah Tuan Ganesha, meraih ujung celana suaminya dengan jemari yang gemetar hebat, menuntut sebuah penjelasan yang selama ini disembunyikan darinya.

"Ganesha... katakan pada saya," isak Amelia dengan suara yang parau dan terputus-putus.

"Siapa mereka? Siapa anak laki-laki babak belur ini, dan siapa gadis bernama Rara yang ada di dalam ruang ICU itu? Kenapa anak itu menyebut kata 'Abang ipar' dan kau menyebut 'Menantu'?! Siapa yang sudah dinikahi oleh anakku, Athur?! Katakan yang sebenarnya, Pa!!"

Pertanyaan pilu dari seorang Ibu yang menuntut kebenaran di depan pintu ICU itu seketika membuat suasana koridor Rumah Sakit Medika Utama terasa semakin menyayat hati dan menguras emosi, menyisakan teka-teki besar bagi Amelia yang baru menyadari bahwa anak sulungnya telah memilih jalannya sendiri bersama seorang gadis dari kontrakan tripleks.

Mendengar tuntutan pilu dari istrinya di lantai koridor Rumah Sakit Medika Utama, Tuan Ganesha perlahan berlutut. Ia menggenggam jemari Amelia yang gemetar hebat.

Namun, sebelum sepatah kata pun keluar dari bibir Tuan Ganesha untuk membongkar rahasia itu, sebuah derap langkah kaki yang tergesa-gesa kembali menggema dari ujung lorong.

Beberapa menit setelah Ganesha meninggalkan ruangan kerja sang ayah di mansion, Alden yang diselimuti rasa penasaran dan kecemasan mendalam langsung memeriksa ponselnya. Ia sempat mengirim pesan singkat kepada Mamanya untuk menanyakan keberadaannya Athur. Namun, Amelia yang saat itu sudah berada di dalam mobil menuju rumah sakit membalas pesan tersebut dengan kepanikan luar biasa, memberi tahu bahwa Athur mengalami "kecelakaan" parah dan saat ini sedang bertaruh nyawa di Rumah Sakit Medika Utama.

Tanpa membuang waktu, Alden langsung memacu motor sportnya menembus jalanan kota. Rasa bersalah karena telah memicu perkelahian dengan Fino pagi tadi membuat dadanya terasa sesak sepanjang perjalanan.

Begitu Alden berbelok di koridor ICU lantai tiga, langkah kakinya mendadak terkunci rapat di atas lantai rumah sakit. Matanya membelalak sempurna menyaksikan pemandangan yang sama sekali tidak pernah terlintas di dalam otaknya.

Di sana, tepat di depan pintu ICU, berdiri Fino yang sedang mengusap air mata Nina yang menangis ketakutan. Di samping mereka, ada Evan dan Bagas yang pakaiannya bersimbah noda darah tebal. Dan yang paling membuat jantung Alden serasa dihantam gada besar adalah melihat kedua orang tuanya—Tuan Ganesha dan Mama Amelia—berada di tempat yang sama, mengelilingi sepasang kembar anak kontrakan tersebut.

"Gino? Nina? Kenapa... kenapa kalian bisa ada di sini?" gumam Alden lirih, suaranya tercekat di tenggorokan saat ia melangkah mendekat perlahan.

Fino mendongak, menatap Alden dengan sisa amarah dan kepedihan yang mendalam. "Lu masih berani nanya, Bangsat?!" raung Fino dengan suara serak, namun pundaknya langsung ditahan oleh tangan kekar Tuan Ganesha.

Amelia yang melihat anak bungsunya datang langsung berdiri dibantu suaminya. "Alden... kamu kenal dengan anak-anak ini? Katakan pada Mama, siapa gadis bernama Rara yang ada di dalam ruang operasi bersama kakakmu?!"

Deg!

Alden membeku. Otaknya yang cerdas berputar cepat, menyatukan seluruh teka-teki yang selama hampir satu bulan ini menyiksanya.

Pria misterius bertato yang mengantar Rara ke sekolah pagi itu...

Pria bertopi dan bermasker hitam yang melindunginya di kontrakan tripleks...

Korek api logam elang perak yang ia temukan di laci kamar kakaknya...

Dan motor sport merah milik Evan yang membawa Rara pergi dari kafe kemarin siang...

Deg.

Dunia Alden seketika runtuh seancur-ancurnya. Kenyataan jahanam itu menghantam dadanya hingga ia merasa kesulitan untuk bernapas. Pria misterius yang selama ini ia cemburui setengah mati, pria dewasa yang ia tuduh sebagai om-om simpanan brengsek yang merusak Rara... ternyata adalah Athur Louise Kaelan,kakak kandungnya sendiri. Dan gadis polos dari kontrakan tripleks yang ia cintai dengan seluruh jiwa remajanya... saat ini mereka menjalin hubungan dan ia harus siap karena dia akan menjadi kakak iparnya.

Rahasia besar itu terbongkar dengan cara yang paling menyakitkan bagi Alden. Tubuhnya gemetar hebat, tatapan matanya meredup, menyiratkan rasa patah hati yang teramat sangat, hingga sanggup mengiris emosi siapa pun yang melihatnya.

Ia memandangi pintu ICU yang tertutup rapat, menyadari bahwa Rara di dalam sana sedang mempertaruhkan nyawa demi kakaknya, bukan demi pria lain. Seluruh harapan, cinta pertama, dan impian remajanya musnah berkeping-keping detik itu juga di lorong Rumah Sakit Medika Utama.

Namun, alih-alih berteriak histeris atau meluapkan rasa kecewanya, Alden menarik napas panjang dan mengepalkan tangannya kuat-kuat di dalam saku jaketnya. Ia memilih untuk menjadi seorang pria sejati. Alden memutuskan untuk mengubur dalam-dalam perasaan cintanya pada Rara, menguncinya rapat-rapat di dalam lubuk hatinya yang paling gelap agar tidak ada satu pun orang di rumah sakit ini—terutama Mamanya atau Fino—yang mengetahui kerapuhannya.

Alden memaksakan dirinya untuk melangkah maju, berdiri di samping Mamanya yang masih menangis. Ia menelan bulat-bulat seluruh rasa sakit hatinya demi keutuhan keluarganya yang sedang diguncang badai.

"Ma..." suara Alden terdengar sangat datar, dingin, namun bergetar menahan gejolak emosi di dadanya saat ia menatap pintu ICU.

"Gadis di dalam sana... Rara... dia adalah Wanita spesial Kak Athur. Dia Kakak Ipar gue, Ma."

Mendengar pengakuan dari mulut Alden sendiri, Mama Amelia seketika terbelalak syok tak percaya, sementara Alden hanya bisa memejamkan matanya rapat-rapat, menyembunyikan luka patah hati terbesarnya sendirian di tengah kepungan noda darah yang memilukan.

Evan bagas dan Ganesha diam-diam memperhatikan wajah dan mata Alden yang memerah menahan air mata. Ketiga pria itu tahu jika Alden saat ini benar-benar hancur dan harus mengubur perasaanya. Tak di sangka takdir begitu mempermainkan kakak adik yang harus mencintai gadis yang sama. Tetapi Ganesha sedikit lega, karena Alden mampu mengendalikan emosinya saat ini.

Nina sedikit shok mengetahui fakta jika kakak iparnya itu ternyata kakak dari Alden. Gadis itu seakan meminta kejelasan pada Fino dan Evan. Ia menarik sudut baju Evan beberapa kali. Evan yang langsung faham maksudnya dia memejamkan mata dan mengangguk. Jawaban tanpa suara namun pasti.

Hai kaka semua mampir di karya terbaruku Satu ini yu. Baru bnget

#judul : Salah Kamar, Salah Istri

1
Embhul82
bagus ceritanya q suka
Emy: makasih sudah mau mampir. Jangan lupa kritik dan saran
total 1 replies
Embhul82
up lagi kak 🤭
Brigita
kurang paham di ini sih
Emy: makasih bnyak kak sudah di koreksi. sebagai manusia pasti tetap ada kesalahan. Alhamdulillah kak sudah di perbaiki
total 1 replies
Brigita
lanjutt truss kakk😍👍💪
Emy: terimakasih kak
total 1 replies
Brigita
semangat kakkk💪💪💪👍😍
Emy: Makasih sudah hadia kak. kritik dan sarannya y kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!