NovelToon NovelToon
My Posesif Bos

My Posesif Bos

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 5
Nama Author: Syafitri wulandari

Deskripsi ~S1~(Alan & Ulan) , ~S2~(Elang & Mentari)

Ulan Diandra Maera. Gadis berusia 25 tahun harus mengalami masa pahit karena masa lalunya yang membuat sang tunangannya harus meninggalkannya untuk selama-lamanya. Hingga dirinya di benci oleh keluarga sang tunangan dan keluarga kandungnya sendiri, hingga datang kembaran dari sang tunangan bernama Alan yang juga ia pernah cintai di masa lalu dan ternyata adalah CEO di perusahaan tempat Ulan bekerja. Alan ternyata bisa membuat hidup Ulan lebih berwarna setelah kebencian yang ia terima dari keluarganya dengan alasan yang sama sekali tidak di ketahui oleh gadis itu.

Alan Mahendra, lelaki 32 tahun yang diam-diam mencintai Ulan sejak dulu, hanya karena egonya membuat Ulan berpaling pada Althaf Mahendra, kembarannya. Alan akan membuat Ulan mencintainya dengan cara lembut maupun kasar.

Akankah Alan bisa membuat Ulan mencintainya seperti dulu?

warning : kisah ini murni dari pemikiran author. Jika ada kesamaan tokoh dan yang lainnya itu hanya sebuah kebetulan yang tidak disengaja. saling mendukung dengan memberikan like, vote, komentar dan tips. Terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syafitri wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

...Happy reading...

****

Setelah kepulangan Alan dan Ulan, Leo langsung menghampiri Adinda yang sedang bersama Saera di kamar. Tampak sekali wajahnya terlihat sangat sendu dan lelah menanggung beban semuanya sendiri. Leo berjongkok di depan istri pertamanya yang duduk di kursi roda dengan tatapan yang sama dengan Leo mereka sangat merindukan Ulan. Leo tanpa mempedulikan Saera yang ada di sampingnya, ia mengenggam tangan Adinda yang semakin terlihat kurus dan mengusapnya dengan lembut.

"Anak kita akan menikah," ucap Leo dengan lirih tampak sekali bibirnya bergetar menahan tangis. Adinda ingin sekali mengangkat tangannya untuk mengelus ranbut suaminya, namun ia sama sekali tak mampu menggerakkan tangannya. Adinda merasa gagal menjadi istri dan ibu yang baik untuk Leo dan Ulan hingga dirinya benar-benar tega membuat Leo dan Ulan tersiksa akibat sikap egoisnya. Adinda menitikkan air matanya dan langsung di hapus oleh Leo dengan lembut, mereka sama-sama merasakan sakit yang luar biasa. Jika boleh Leo ingin memutar waktu untuk memperbaiki kesalahannya dengan anak semata wayangnya yang terpaksa ia sia-siakan.

"Aku bukan ibu yang baik." Ingin sekali kata itu keluar dari bibir Adinda. Namun, bibirnya sangat sulit untuk di gerakkan yang hanya bisa ia lakukan adalah menangis tanpa suara menyesali perbuatannya, yang membuat Saera juga menjadi korbannya. Saera hanya menatap keduanya dengan pandangan kosong, ia ingin Leo juga mencintainya. Saera ingin Leo juga berkata lembut kepadanya. Namun, itu semua adalah angan-angan yang menurutnya tak akan menjadi nyata. Sudah di tolong oleh Adinda saja ia sudah bersyukur dan kenapa harus ada hati yang berperan dalam rumah tangga ia dengan Leo? Seharusnya tak begini! Saera tak boleh terhanyut dalam pesona Leo. Wanita itu tersenyum miris melihat kehangatan Leo dengan Adinda dan dengan lancang hatinya merasakan perih karena sebuah rasa cemburu. Apakah cemburunya adalah hal wajar? Sudah cukup! Saera tak sanggup ketika melihat Leo mencium Adinda dengan mesra, tanpa pamit wanita itu keluar dari kamar Adinda dengan Leo dan kembali ke kamarnya dengan Leo. Leo akan datang ketika pria itu membutuhkannya dalam menuntaskan hasratnya saja dan Saera merasa tersentil oleh kenyataan yang ada. Leo membiarkan Saera keluar, ia ingin menidurkan Adinda dan membuat istrinya itu tenang agar semuanya stabil karena Leo tidak ingin kehilangan Adinda. Bahkan ia rela menikah hanya untuk memenuhi keinginan Adinda yang konyol sekali.

"Tidur ya! Aku gak mau kamu kelelahan. sebentar lagi Ulan akan menikah kamu pasti mau datang kepernikahan Ulan, kan? Jadi, jaga kesehatan kamu ya," ucap Leo dengan lembut dan membopong istrinya untuk ia tidurkan di kasur mereka. Lama Leo harus membuat Adinda tertidur, menatap wajah Adinda membuat Leo sangat merindukan anaknya. Leo mengusap wajahnya dengan kasar ia sama sekali tidak bisa memejamkan matanya bayangan Ulan selalu menari-nari di benaknya dan bagaimana wajah sedih Ulan karena dirinya dan bagaimana tadi Alan menanyakan tentang Adinda yang membuat Leo benar-benar kaget dengan calon menantunya, ia yakin Alan sudah menaruh curiga dengannya. Sekarang bergantian wajah Saera yang terus berputar di otaknya, ia juga tak mengerti bagaimana bisa ia memikirkan Saera dan saat memikirkan wanita itu pasti bagian bawahnya selalu tegak menantang. Ah sial ia harus ke kamar Saera untuk menuntaskan gairah yang menyiksa dirinya tak peduli sekarang masih siang. Dengan langkah cepat ia berjalan ke kamar Saera dan meninggalkan Adinda yang sudah tertidur lelap.

Leo menatap Saera yang sedang berdiri menatap ke arah luar melalui jendela kaca yang berada di kamar mereka. Tanpa kata Leo memeluk Saera dari belakang membuat wanita itu terkejut dan menatap ke samping melihat Leo yang sudah menatapnya dengan berbeda dan Saera sangat tahu apa yang di inginkan Leo sekarang. Saera tersenyum miris karena hanya menjadi istri pemuas nafsu Leo saja. Namun, apapun itu ia lakukan dengan ikhlas karena Saera diam-diam sudah masuk pada pesona Leo yang tak bisa ia hindari begitu saja dan cinta sudah tumbuh di hatinya sejak Leo mengambil haknya.

"Mas gak istirahat dengan Mbak Adinda?" tanya Saera dengan lembut walau hatinya sedang kacau. Leo tidak menjawab ia mulai melancarkan aksinya mencecap leher Saera dengan mesra dan membuat Saera melenguh tanpa sadar.

"Mas," ucap Saera dengan lirih menikmati permainan bibir Leo dan juga tangan Leo yang nakal menyentuh seluruh tubuh sensitifnya.

Leo menggendong Saera ala bridal style menuju kasur mereka dan Saera hanya pasrah dengan apa yang mereka lakukan bahkan wanita itu meneriaki nama Leo dengan keras. Hingga sesuatu membuatnya membeku meneteskan air mata ketika Leo menyebut nama Adinda di saat mereka meraih puncak bersama.

"Aku mencintaimu, Adinda," teriak Leo saat mendapatkan pelepasannya. Saera hanya bisa mematung. Nafasnya tak beraturan menahan tangis yang hendak keluar. Ia menatap Leo yang terbaring di sampingnya dengan tatapan kosong, lagi-lagi ia menertawakan dirinya sendiri yang terlalu berharap kepada Leo. Adakah yang bisa menjelaskan mengapa sebuah harapan itu sangat tinggi kepada orang yang sangat kita cintai namun kenyataan menghempaskan kita pada rasa sakit yang sangat perih?

"Mas?" panggil Saera dengan suara yang serak.

"Hmmm."

"Kapan kamu memperlakukan aku selayaknya istri? Kapan kamu bisa bersikap adil kepada kami? Bisakah di saat kita sedang berdua seperti ini Mas tidak menyebut nama Mbak Adinda? Aku tidak ingin merebut yang apa Mbak Adinda miliki tetapi bisakah aku memilikinya sedikit saja?" tanya Saera dengan lirih.

Leo langsung bangkit menatap tajam ke arah Saera. "Jangan bermimpi kamu akan mendapatkan segalanya dari saya. Harta dan tubuh saya boleh kamu nikmati tapi tidak dengan cinta!" ucap Leo tajam.

"Aku gak butuh harta kamu! Sejak lahir aku sudah terbiasa hidup sederhana. Hidup di panti asuhan tanpa ada keluarga, tapi aku hanya butuh kasih sayang kamu sedikit saja. Aku tidak ingin mengambil seutuhnya dari Mbak Adinda. Aku hanya ingin Mas menyayangiku walau hanya 10% saja dan sisanya untuk Mbak Adinda," balas Saera dengan lirih.

"Jangan bermimpi!" ucap Leo dengan dingin. lelaki itu kembali memakai pakaian lengkapnya dan meninggalkan Saera yang menangis tanpa suara.

Note : Disini aku membubuhkan kisah Leo, Adinda, dan Saera agar misteri perlahan-lahan terbuka. Besok insyaAllah part Ulan dan Alan. Adakah yang penasaran dengan kisah orang tua Ulan?

1
Lismardiana
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Lismardiana
aq tdak suka elang kek gitu
Lismardiana
ya aq setuju dengan sikap ulan...
Lismardiana
jijik lihat tingkah alan
Lismardiana
😭😭
Lismardiana
ia aq setuju alan ego
Lismardiana
kata nya ngk mau ketauan sm orang.. tp sikap nya sera pasti leo atau dinda tau
Lismardiana
ia bnar tu klo aq mah langsung resing..
Vivi Yanti
bagus crta y bikin penasaran trus
In hope
ceritanya bagus banget
Dewi Lestari
seru
Ladyicha Haruna
kenapa kesannya kasar yaaa
BIRU
tega banget ibunya menikahkan anak nya dg cucu ART nya.
evita vita
klo aku jd ulan kyx g sanggup menjalani sdh sakit,,trs dsalahkan pdalah dia hnya gadis lemah yg perlu rangkulan
evita vita
ceria untuk menutupi luka itu memang sulit,,apa lg hrus ttp tliat kuat pdhl lemah
S Aisyah S
hooh tanya mbah gugle aja mantari😁😁
S Aisyah S
novel terseru yg pernah q baca .. wow
S Aisyah S
perriihhhh... nyut nyut rasanya 😢
Meily Agustin
kok ngepel sih mank lantai 🤣, ngelap kali mksdnya..
S Aisyah S
kembaran kah ulan & alan ini??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!