NovelToon NovelToon
Pilihan Terakhir

Pilihan Terakhir

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: empat semanggi

Alya, wanita cantik yang sudah lelah dengan kisah kehidupannya, mencoba untuk membuka hatinya kembali untuk seorang pria yang dijodohkan oleh bos di kantornya. Ia berharap itu yang menjadi cinta terakhirnya. Namun, siapa sangka ternyata pria itu menyimpan sebuah masa lalu yang membuat Alya, kembali berpikir apakah ia harus hidup tanpa cinta untuk selamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon empat semanggi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mulai mengganggu

     Raka yang baru saja menyelesaikan meting bersama beberapa kliennya terkejut saat memasuki ruang kerjanya.

    "apa yang kau lakukan disini?" tanya Raka malas, berusaha mengontrol emosinya.

    "hai Ar,,kau sudah selesai rapat?" tanya wanita itu menampilkan senyum manisnya.

   "ku tanya, apa yang kau lakukan disini? siapa yang mengijinkan mu masuk?" suara Raka kembali terdengar, bahkan sedikit meninggi.

      "aku hanya ingin mampir Ar,,aku hanya ingin menyapa" ucap wanita itu lagi.

      Raka menarik nafas kasar mendengar ucapan wanita itu.

   "berhenti memanggilku dengan sebutan itu Rossa, aku muak mendengarnya" kesal Raka.

    "kamu kenapa sih Ar,,itu kan nama panggilan khusus untuk kamu. kamu udah berubah banget yaaa,,padahal panggilan itu sangat kau sukai"

   Raka terkekeh mendengar ucapan Rossa.

   "kamu kenapa sih?" Rossa kembali bersuara.

   "mending kamu keluar Rossa, selagi aku masih bicara baik-baik" ucap Raka pada akhirnya.

     "kamu masih marah yaa sama aku? aku tahu itu Ar, aku benar-benar minta maaf. Tolong maafin aku" ucap Rossa lagi.

    "aku udah maafin kamu, dan ku rasa udah nggak ada urusan apapun lagi di antara kita. Jadi, sebaiknya kau pergi sekarang dari sini" ucap Raka, yang berusaha untuk mengendalikan emosinya.

   "makasih Ar, aku tahu itu. Boleh nggak, kalau kita kembali seperti dulu?" ucap Rossa yang sudah tak tahu diri.

    Raka mengusap wajahnya kasar mendengar ucapan Rossa. "Baiklah, karena kamu nggak mau pergi dari ruangan ku, biar aku yang pergi" ucap Raka, dan tanpa menunggu respon dari Rossa pria itu kemudian pergi dari sana.

    Melihat itu membuat Rossa terdiam. Ia tak berusaha untuk mengejar Raka, Ia kembali duduk disalah satu sofa di ruang itu.

    "kamu lihat aja Ar,,aku akan merebutmu kembali dari wanita miskin itu" gumam Rossa.

   Rossa yang masih duduk itu terkejut, saat empat security masuk kedalam ruang Raka dan memaksanya untuk pergi dari situ.

    "jadi,,kamu menyuruh mereka untuk mengusirku, karena kamu nggak bisa ngusir aku?" gumam Rossa sambil terkekeh.

   Ia kembali mengangkat sudut bibirnya "jangan sentuh aku, aku bisa pergi sendiri" ucap Rossa pada empat security itu, lalu pergi dari sana.

  ^^^^

   Raka menarik nafas dalam dan menghembuskannya secara perlahan. Seketika suasana hatinya terasa dongkol dengan kehadiran Rossa.

   Tanpa menunggu lama, pria tampan itu mengambil kunci mobilnya, dan langsung pergi dari sana.

    "Pak Raka,,mau kemana?" suara sang sekertaris menghentikan langkah Raka.

     "aku akan pergi sebentar, tolong undur meting kita di lain waktu saja" ucap Raka lalu pergi dari sana.

     Raka melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Ia benar-benar tak suka hari ini.

     Tak berapa lama, Raka menghentikan mobilnya, disebuah rumah megah. Kakek Aaron yang sedang bersantai terkejut, saat melihat kedatangan cucunya itu.

     "heey nak,,ada apa kemari?" Heran kakek Aaron.

     "kek, aku sangat meminta tolong. Tolong katakan pada nenek, untuk berhenti menyuruh wanita itu datang ke perusahaan, apalagi langsung masuk ke ruanganku, aku nggak suka." kesal Raka.

    "Alya yang menjadi isteriku saja selalu meminta izin padaku, saat memasuki ruang kerjaku, lalu dia siapa yang dengan seenaknya memasuki ruang kerjaku" tambah Raka membuat Kakek Aaron keheranan.

    "wahhh,,tenanglah nak,,siapa yang kau maksud itu?" tanya kakek Aaron tak mengerti.

     "Rossa,!!" ucap Raka malas.

      "Rossa,,? apa maksud mu Rossa Stone? mengapa ia ada disini?" tanya Kakek Aaron yang cukup terkejut itu.

    "yaaa,,siapa lagi" ucap Raka malas.

     "kakek nggak tahu sama sekali jika ia sudah ada disini."

     "yaaa,,isteri kakek yang membawanya ke sini" balas Raka masih dengan wajah kesalnya.

    "ada apa,,apa ada masalah?" suara nenek Carrol tiba-tiba terdengar.

     "aku minta tolong pada nenek, berhenti mengusikku dengan mendatangkan Rossa,,!" ucap Raka to the point.

     "apa maksudmu? nenek nggak ngerti" kilah wanita paruh baya itu.

     "ok baiklah,," Raka menarik nafas panjang dan menghembuskannya secara perlahan.

    "jika nenek masih membiarkan ia kembali mengusikku, apalagi sampai datang ke perusahaan, aku akan berhenti dari perusahaan ini, dan kembali ke Rebo bersama Alya" tegas Raka.

    "ohh,,jadi Alya merasa terganggu dengan kehadiran Rossa?" tanya nenek Carrol tak mau kalah.

    "nggak ada yang merasa terganggu, tapi tolong katakan padanya untuk nggak seenaknya menganggu kehidupan orang." jawab Raka.

    "kamu kenapa sih Raka,,,Rossa itu mantan pacar kamu, apa kamu harus sebenci itu sama dia? Dia bahkan lebih baik dari Alya. Rossa bahkan telah memiliki anak setelah beberapa bulan menikah, sedangkan Alya? wanita itu mandul Raka,,!!!" teriak nenek Carrol kesal.

"Nenek,,,!"

"Carrol,,,!"

suara Raka dan kakek Aaron terdengar. Raka mengepalkan keduanya tangannya berusaha untuk menahan emosinya.

"apa yang kau katakan Carrol, kau sangat berlebihan, bagaimana jika Alya mendengar ucapanmu ini?" tegur kakek Aaron. Pria itu kembali mengangkat sudut bibirnya.

"apa kau nggak punya perasaan sedikitpun? kau juga seorang wanita,,harusnya kau paham itu" tambah kakek Aaron.

"apa lebihnya nenek dari Alya,,? nenek juga hanya memberi seorang anak pada kakek,,itu juga membutuhkan waktu yang lama, apa nenek nggak ingat itu?" akhirnya kata-kata itu keluar juga dari mulut Raka.

nenek Carrol menatap tajam ke arah Raka.

"Berani sekali ucapanmu Ka,,hanya karena wanita itu kau berani mengatakan hal itu pada nenek mu sendiri??!!"

"aku akan mengatakan yang lebih lagi, jika nenek masih kembali mengatakan hal yang lebih jahat pada Alya" balas Raka.

"Ka,,,cukup lah" ucap kakek Aaron lagi.

"aku sudah cukup, tolong katakan pada isteri kakek untuk berhenti menganggu rumah tanggaku" Ucap Raka lalu pergi dari rumah itu.

Raka benar-benar kesal dengan neneknya, ia tak menyangka neneknya akan mengatakan hal sejahat itu pada Alya. Tak bisa ia bayangkan bagaimana perasaan Alya jika mendengar langsung ucapan neneknya itu.

....

Suara mobil Raka membuat Alya yang sedang memasak, mengerutkan keningnya bingung.

"kau sudah pulang?" tanya Alya, menyambut kedatangan suaminya.

Tanpa mengatakan apapun, Raka langsung memeluk tubuh Alya erat, membuat wanita cantik itu semakin bingung.

"heii,,ada apa, kau sakit?" tanya Alya namun tak ada jawaban. Raka hanya terus memeluk tubuh Alya semakin erat.

"maafkan aku, karena aku kau harus melewati semua ini" gumam Raka.

Alya menarik nafas dalam mendengar ucapan Raka. Wanita itu sudah tahu, jika sesuatu telah terjadi hanya dengan melihat sikap Raka yang seperti ini.

Namun ia akan menunggu sampai Raka yang akan menceritakannya sendiri, Alya tak akan memaksanya.

"sudah ku bilang, aku nggak papa selagi kamu disamping aku. semuanya akan baik-baik-baik aja" jawab Alya, sambil mengelus punggung Raka dengan lembut.

"makasih,,aku janji nggak akan mengecewakanmu" ucap Raka lagi.

"hmm,,baiklah. ku rasa cukup. Aku memasak sesuatu yang lezat. Jadi, apa kau mau mencobanya?" tanya Alya dan langsung diangguki Raka.

"baiklah, duduklah tuan dan aku akan menyajikan nya" ucap Alya sambil tersenyum.

Raka ikut tersenyum melihat senyuman Alya yang begitu candu baginya.

Bagi Raka, Alya adalah rumah ternyamannya. Tempat pulang yang selalu ia rindukan.

1
Uthie
Lagiiiiii👍👍👍👍👍
Uthie
enaknya si nenek lampir itu di apain yaaa😡😡
Indah Lestari
luar biasa...semakin penasaran..up yg byk Thor hehehe
Uthie
ternyata Bu Rany mengorbankan Alya pada nenek tukang marah itu 😡
Uthie
Semoga segera pindah dehhhh.. dan harusnya Kakek didiik tuhhh istri peyotnya tukang marah2 itu 😡
Uthie
lagiii yg banyak 🙏🙏🙏🤗
Uthie
Dasar nenek-nenek peyot tukang marah2 😡
biar cepet koit tuhhhh marah-marah melulu 😤
Uthie
semoga langgeng terus 👍👍👍🤗
Uthie
Sukkkkaaa BANGETTT....
lanjuuttttt 💪💪💪🤩🤩
Uthie
Sukkkkaaa 👍👍👍👍👍
semoga langgeng dan harmonis terus rumah tangga nya 👍👍🤗🤗🤗
Uthie
lanjutttt 💪
Uthie
Semoga dikemudian hari Cinta Raka pada Alya tetap sama yaaa🤗
gak tergoda yg lain, atau menyakiti hati Alya 👍👍🤗
Uthie
Harusnya jangan dimaafkan 😡
en green
sekretaris punya tugas untuk menangani proyek?
Uthie
Berbahagialah selalu 👍🤗🤗
Uthie
Sukkkaaaa bangett... lanjutttt terusssss😆😆😆💪
Uthie
romansa cinta yg bikin baper
Uthie
Sukkkkaaa 💞💞
Uthie
Semoga banyak yg Like 👍👍👍👍
Uthie
Menarik 👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!