Aulia seorang gadis cantik yang di khianati oleh pasangannya.
tetapi nasib sialnya bukan cuma sampai disitu saja dia juga di jebak oleh saudara angkatnya yang ingin memberikan dia kepada mantan tunangannya tersebut
dia berhasil pergi dari tempat yang di pesan oleh tunangannya tetapi sialnya dia malah harus bermalam dengan seorang mafia yang terkenal dengan kekejamannya
hingga malam itupun tidak bisa untuk di hindari lagi
sang mafia sampai frustasi mencari keberadaan Aulia katena memang semua jejaknya sudah di hilangkan oleh sahabatnya makanya yidak bisa menemukan jejaknya sama sekali
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tri Esti R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 30
Sementara di tempat yang berbeda
...Revan kini terlihat mulai frustasi karena tidak bisa menemukan keberadaan Aulia bahkan jejaknya saja tidak bisa dia lacak. Padahal dia merupakan ketua mafia yang terkenal aneh bukan ???? Masa untuk mencari satu orang saja dia tidak bisa...
...Padahal selama ini dia akan dengan sangat mudah menemukan apa saja yang dia mau tetapi entah kenapa mencari sosok Aulia ini dia tidak bisa. Entahlah apakah memang orang yang melindunginya dari belakang yang terlalu kuat atau apa sehingga sulit untuk di tembus oleh seorang Revan Alexsander...
..." dasar sial" umpat Revan yang kini sudah mulai kesal dengan keadaan ini...
...Sungguh emosi Revan kini semakin tidak menentu. Dia kali ini menjadi kebih emosian di bandingkan dulu saat belum mengenal Aulia sedangkan orang yang di cari-cari nya belum juga ketemu sampai sekarang. Sungguh emosinya kini seperti akan meledak dan jalan satu -satu nya yang bisa meredakan emosinya adalah menghajar siapa saja yang dia mau tanpa merasa kasihan sama sekali terhadap korbannya...
...Yah walaupun dia sudah sangat berusaha keras untuk mengobati penyakit anehnya tersebut tetapi memang tidak pernah mendapatkan hasil yang memuaskan dan selalu saja gagal. Berbagai macam upaya telah dia jalani dan mendatangkan para dokter terbaik di dunia juga sudah dia lakukan tetapi hasilnya tetap sama dan tidak ada perubahan sama sekali...
..." sial !!!! Kenapa bisa aku harus alergi dengan sentuhan para wanita itu, sehingga aku kelihatan seperti seorang laki-laki yang tidak normal saja " ucap Revan yang kini sadar kalo seumur hidupnya mungkin dia tidak akan pernah bisa melampiaskan gairahnya kepada seorang perempuan terkecuali hanyalah satu perempuan siapa lagi kalo bukan Aulia....
...Saat dirinya menggerutu tiba-tiba saja pintu kamarnya terbuka dengan lumayan keras. Dan kini menampilkan sosok Liam yang sudah sangat berantakan masuk ke dalam ruangan tersebut...
..." maaf tuan, mengganggu waktu istirahat anda. Saya hanya ingin menyampaikan kalo di daerah barat terjadi penyerangan dan anak buah kita sudah banyak yang tewas. Apa perlu kita turun yangan sendiri tuan untuk menghadapinya ?" ucap Liam dengan hati-hati karena dia yidak ingin menyinggung Revan...
...Mendengar perkataan dari tangan kanannya tersebut membuat Revan langsung memberitahukan senyum miringnya sambil mengangguk kan kepalanya tandanya dia setuju melakukan penyerangan balik keoada arang yang sudah berani bermain-main dengannya....
...Wah.... Sesuatu yang sangat kebetulan sekali bukan, saat ini Revan ingin sekali melampiaskan amarahnya dan kebetulan ada yang datang untuk menghantarkan nyawa nya kepada Revan tanpa dia harus mencari seseorang untuk di eksekusi ternyata ada yang sengaja mendatangi dirinya dengan cara mencari gara-gara kepadanya dan siap untuk menerima amarah Revan...
..." Baiklah kalo begitu sekarang cepat kumpulkan beberapa anak buah kita untuk melakukan penyerangan balik terhadapnya" ucap Revan dwngan tegas...
...Yah.... Seperti itulah kehidupan Revan yang kini dia jalani selama Aulia pergi yah lebih tepatnya kabur karena menghilang tanpa jejak bukan ??? Padahal mereka saja bertemu hanya satu malam tetapi sungguh dirinya sangat berpengaruh besar terhadap kehidupan Revan saat ini...
...Yah walaupun mereka bertemu secara singkat tetapi begi Revan dia itu merupakan obat yang paling mujarab yang dia temukan untuk menyembuhkan penyakitnya...
...Kini langkahnya mulai terdengar sepertinya dia ingin meninggalkan tempat tersebut...
...****...
...Kita kembali lagi ke Paris yah lebih tepatnya di apartemen milik Aulia...
...Pagi itu Aulia masih setia menggulung dirinya di bawah selimut yang tebal entah kenapa setelah kehamilan ini dia sangat cepat merasa lelah dan ngantuk mungkin ini semua karena memang di sebabkan oleh hormon kehamilan miliknya...
...Dan karena keadaannya yang tidak memungkinkan kalo dia harus bolak-balik ke kampus makanya sekarang dia juga memutuskan untuk mengambil kelas online selana kehamilan. Tidak mungkin juga bukan kalo dia harus terus berangkat ke kampus dalam keadaan dia sedang hamil tanpa suami pastinya nantinya dia akan menjadi bahan olok-olokan oleh teman-temannya bukan????...
...Jean???? Tentu saja dia akan mendukung keputusan yang di ambil oleh sahabatnya tersebut karena dia juga tidak mau kalo Aulia sampai kecapean karena harus tiap hari datang ke kampus untuk mengikuti pembelajaran lagian kalo di rumah dia juga akan lebih santai...
...Ceklek...
...Terdengar suara pintu kamar Aulia kini telah terbuka siapa lagi kalo bukan Jean sebagai pelaku utamanya yah karena memang semenjak Jean tinggal bersamanya dia tidak pernah mengunci kamarnya supaya sahabatnya tersebut dengan mudahnya masuk untuk sekedar membangunkannya...
..." pasti ini anak belum bangun juga, padahal sudah siang " gerutu Jean yang melihat Aulia madih asyik tidur di bawah selimut tebalnya yang kini menutupi dirinya...
..." Lia, bangun ini sudah siang gak bagus orang yang sedang mengandung bangun siang terus menerus " ucap Jean sast melihat sahabatnya masih nyaman di bawah gulungan selimut tebalnya...
..." kenapa sih Jean selalu saja kamu ganggu tidur ku aja, kamu tahu gak kalo aku ini masih benar-benar ngantuk sekali pagi ini " ucap Aulia saat selimut yang di pakainya di telah di buka secara paksa oleh Jean...
..." Lia ini sudah siang dan kamu harus segera bangun, untuk sarapan dan cepat minum vitaminnya katanya ingin kalian tetap sehat dan kamu juga ingin supaya si kembar bisa tumbuh dengan baik bukan ??? " ucap Jean dengan sedikit kesal pasalnya Aulia ini memang sangat susah di bangunkan akhir-akhir ini...
..." ayo cepat bangun Lia, emang kamu gak ngerasa kasihan gitu sama ke dua anakmu ini kalo mempunyai mama malas seperti mu yang gak pernah mau bangun pagi kalo gak aku paksa bangun " omel Jean seperti seorang emak-emak yang sedang mengomeli anaknya...
..." iya bawel aku bangun nih" ucap Aulia yang kini dengan malas dia mulai bangun dari tidurnya....
..." ok lagian kamu itu kebiasaan sekali sih kalo tidak di bangunin pasti nanti akan kebablasan tidur sampai siang, apa kamu gak kasih sama dua Cebong yang ada di dalam perut kamu dia juga butuh asupan nutrisi dari makanan yang kamu makan tau gak Aulia jadi sekarang kamu harus sarapan dulu !!!" ucap Jean yang kini bicara panjang lebar untuk menasehati sahabatnya tersebut...
" iya deh Jean sayang !!!! Udah sana sekarang kamu lebih baik keluar dulu aku mau bersih-bersih terlebih dulu sebelum makan" ucap Aulia sambil mendorong punggung Jean dengan pelan keluar dari kamarnya
..." baiklah kalo begitu." ucap Jean pasrah setelah sampai di luar kamar...
...aku tunggu kamu di ruang makan jangan tidur lagi setelah mandi dan langsung ke ruang makan untuk sarapan. aku tunggu!!!! Teriak Jean saat pintu kamar Aulia sudah tertutup rapat kembali...
...Dan Aulia pun kini mulai masuk je kamar mandi untuk membersihkan dirinya...
...****...
...Segini dulu ya gay's ceritanya mudah-mudahan kalian semua suka ya sama ceritanya...
...Jangan lupa terus dukung karyaku ya gay's...
...Love you semuanya 🥰🥰🥰🥰🥰...
...****...
semoga kalian semua juga suka dengan ceritanya