NovelToon NovelToon
Pacar Psikopat

Pacar Psikopat

Status: tamat
Genre:Misteri / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Hana Rubby

TAMAT

Rara bersembunyi sebisa mungkin agar tak terlihat oleh pria yang sudah dilihatnya sedang menghajar seorang wanita yang sudah terkapar berlumuran darah, membuatnya terpaksa harus bersembunyi agar tak menjadi korban berikutnya. Namun sayang persembunyian Rara pun diketahui oleh lelaki itu dan Rara pun menjerit ketakutan saat sebuah tangan mengcengkram bahunya dengan sangat kuat.

" Aaaa sakit, Aku minta maaf, aku tak sengaja melihatmu, aku hanya sedang lewat dan mendengar sebuah teriakan dari gadis itu. aku benar-benar tak bermaksud untuk ikut campur, aku hanya sedang lewat saja. Aku mohon ampuni aku, jangan sakiti aku, aku berjanji akan tutup mulut, aku tak akan menceritakan pada siapapun. Aku mohon lepaskan aku" Ucap Rara dengan tangis lirih. Rasa takut yang amat sangat, membuatnya pingsan dihadapan lelaki itu. Namun bukan meninggalkan Rara, lelaki tersebut malah menggendongnya ala bridal, membawanya menuju kediaman seorang Pria Psychopath.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Rubby, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Selamat Ulang tahun Rara

Ditempat lain Daffa pun merayakan hari ulang tahun Rara, tanpa ditemani siapapun, suasana yang gelap tanpa cahaya lampu daffa merayakan hari jadi rara yang seharusnya ia rayakan bersama Rara. Harapan Daffa yang sangat merindukan Rara, Ia ingin sekali berjumpa dengannya. Tak terasa air mata pun jatuh, tanpa suara Daffa menangis di kegelapan malam. hanya sebuah lilin menerangi ruangan yang pernah Rara tiduri dulu.

Suara handphone memecahkan keheningan malam, mengusik waktu Daffa yang tak ingin diganggu dan saat Daffa mencoba melihat siapa yang menghubunginya. Dengan terpaksa Ia harus mengangkat panggilan itu.

" Ada apa ". tanya Daffa.

" Buka pintu apartemen, aku berada di luar. Sekarang!!! " Teriak Ferdy, teman yang selalu saja datang tak tepat waktu.

dengan tubuh lesu, Daffa bangun lalu berjalan perlahan untuk membukakan pintu.

Pintu oun terbuka, seperti biasa tanpa disuruh masuk Ferdy sudah nyelonong tanpa permisi.

" Sekarang lo harus ikut gue, lo ganti baju gue akan beresin barang-barang lo ". Titah Ferdy yang mendorong Daffa menuju kamarnya.

" Emang mau kemana si, gue mau disini aja. Besok gue mau nyari Rara lagi ". Tolak Daffa ketus.

" kalo lo gak mau nurut. Lo bakal nyesel seumur hidup lo ". Ancam Ferdy.

Daffa pun bingung dengan ucapan Ferdy, apa yang di harus disesalkan dengan menurut padanya.

" Awas aja sampai lo macam-macam, lo yang bakalan nyesal karena sudah buat gue harus menurut sama lo ". Gertak Daffa

" Halah, lo juga bakal berterima kasih sama gue. Udah buruan pake baju lo". sahut Ferdy yang sibuk membereskan perlengkapan Daffa.

Setelah siap semuanya, Daffa dan Ferdy pergi menuju basement tempat mobil Ferdy terparkir.

" Lo bawa supir, emang mau kemana si ". tanya Daffa penasaran.

" Perjalanan kita sangat jauh bro, makanya gue sampai bawa 2 supir. biar mereka bisa gantian nyupir nya" . ucap Ferdy.

" Udah lo kalem aja, duduk santai. mau tidur silakan. kalo udah sampai, ntar gue bangunin ". Titah Ferdy.

Daffa pun menurut, Ia hanya berpikir sahabat nya ingin menghibur nya saja, jadi ia memutuskan tidak banyak bertanya.

Mobil pun melaju dengan kecepatan sedang. atas perintah Ferdy agar tidak terlalu ngebut, yang penting bisa sampai dengan selamat di tujuan.

Ferdy pun mengetik sebuah pesan di handphone nya, seperti merencanakan sesuatu yang dirahasiakan kepada Daffa, lalu ia pun segera tidur.

" Ferdy " Panggil Daffa.

" Hmm " Sahut Ferdy

" Apa lo belum juga nemuin Rara dimana " Tanya Daffa tanpa menoleh kearah Ferdy.

" Kalau gue udah nemuin Rara, gue bakal langsung kasih tau lo ". Jawab Ferdy.

" Gue gak tau sekarang kondisi Rara kaya apa, Samuel bisa melakukan apa aja, gue yakin saat ini dia pasti udah jatuh cinta sama Rara. makanya dia bisa culik Rara sampai selama ini". Ucap Daffa

" Gue gak peduli akan hal lain, yang penting gue bisa nemuin Rara dan bawa balik dia ". tukasnya.

Ferdy pun tak berani membalas ucapannya, karena dia tau persis gimana rasanya kehilangan orang yang kita cintai.

" Sekarang lo istirahat aja, gue cuma mau menghibur lo. Tapi gue harap, yang gue lakuin ini bener dan bisa bikin lo tetep tegar seperti Daffa yang gue kenal ". Ucap Ferdy.

" Minum dulu, dan tidur lah ". Daffa menerima dan meneguk minuman yang diberikan Ferdy, tak lama ia pun tertidur.

" Sorry bro, gue terpaksa ngasih lo obat tidur. Biar besok lo gak terlihat lesu. karena lo bakal habisin banyak tenaga di sana " tukasnya.

" Gue tidur ya, bawa mobilnya hati-hati aja. jangan ngebut, karena gue belum siap mati muda. Kalau kalian mau istirahat bangunin gue juga.". titah Ferdy kepada para supir nya.

Tak lama ia pun tertidur, menyusul Daffa yang sudah lebih dulu ke alam mimpi. karena Obat tidur yang diberikan Ferdy.

******************

Ditempat lain samuel masih merayakan hari jadi Rara, mereka menikmati hidangan yang dipesan oleh Samuel kepada chefnya.

" Apa kau menyukainya ". Tanya Samuel yang sudah menyelesaikan makan nya.

" Suka apa Kak ". Jawab Rara Ragu

" Tentu saja menyukai Pesta kecil ini ". Sahutnya sambil tertawa kecil.

" Kenapa kamu begitu gugup, apa kau tak menyukainya ". tanyanya lagi.

" Tidak kok kak, aku menyukainya, aku hanya masih sedikit terkejut karena suprise yang kakak berikan ". jawab Rara dengan senyum terpaksa.

" Oya, kau akan semakin terkejut dengan suprise kedua dari ku ". Tukasnya. Lalu berdiri dan meraih tangan Rara untuk berdiri juga.

Samuel melambaikan tangannya, memberi titah kepada para pemain musik untuk memainkan musiknya. Saat musik berirama, ia meminta Rara untuk berdansa dengannya, Rara sedikit canggung karena ia tak pernah berdansa. Jadi saat diajak berdansa Ia hanya dapat mengikuti arahan dari Samuel.

" Mau kah kau menikah dengan ku ". Ucap Samuel ditelinga Rara, yang masih dengan posisi berdansa.

Rara tak tau harus menjawab apa, Ia sungguh tidak ingin menerima lamaran Samuel. Tapi jika Ia menolak, Samuel tak akan suka dengan penolakan, Rara pun diam seribu bahasa, Ia bingung harus menjawab seperti, apa untuk menolak halus Samuel.

" Kenapa Diam ". Tanya Samuel datar lalu menghentikan dansanya.

" Aku, aku hanya belum siap kak, untuk menikah sekarang, karena aku baru mulai kuliah ". Jawab Rara terbata-bata.

" Hanya itu alasan mu ". tanyanya. Rara pun mengangguk.

" Mungkin dengan melihat kejutan kedua ku ini, kau akan menerima lamaran ku " Tukasnya.

Samuel memerintahkan seorang pelayanan, untuk membawakan hadiah kedua yang akan diberikan Samuel kepada Rara.

Hadiah nya sangat besar, namun belum terlihat isi didalamnya, dan ada sebuah tirai yang menutupinya. Saat tirai tersebut dibuka, betapa terkejut nya Rara melihat isi didalamnya.

" Dita... Ditaaaa ". Teriak Rara dan saat ingin berlari menghampiri teman nya, Samuel menahan tangannya.

" Kak, apa yang kau lakukan pada teman ku ". tangis Rara membuncah melihat keadaan Dita dengan kondisi tangan nya terikat dan mulut nya di sumbat dengan sebuah kain dan tak sadarkan diri.

" Aku tidak melakukan apapun, aku hanya ingin mengajaknya untuk bergabung bersama kita, merayakan ulang tahun mu. " Jawab Samuel Datar.

" Kak, Aku mohon jangan sakiti dia kak. Aku janji akan mengikuti apa yang kakak mau, Iya kak aku mau menikah denganmu, asal lepaskan dia. Aku mohon kak". Tangis Rara pun bertambah histeris, saat melihat Dita teman yang baru beberapa bulan bersamanya harus menjadi korban Samuel.

" Kenapa tidak dari tadi mengatakan nya. Apa aku harus selalu memberi mu kejutan, agar kau menuruti ku ". Ucap samuel yang masih belum melepaskan Tangan Rara.

" Sayang dengar kan aku, " Pinta Samuel lalu memegang dagu Rara yang masih terus saja menangisi Dita.

" Aku tak akan melepaskan nya, sebelum kita mengucapkan Janji suci di hadapan penghulu. Dan ingat baik-baik aku pun tak akan melepaskan mu, karena kau hanya milik ku ". Ancam Samuel.

Samuel pun menarik tangan Rara, dan pergi meninggalkan Dita yang terkurung didalam sebuah jeruji besi. Rara sangat merasa bersalah jika sampai Dita terluka karena nya, Samuel sudah benar-benar Gila. Ia tak segan-segan akan membuat Rara menuruti perkataannya dengan cara yang kejam.

Walau harus mengorbankan orang di sekeliling Rara. Ia akan terus membuat Rara menuruti nya.

1
Knox Arcadia
memang kesian daffa tp bagiku lebih baik rara lupakan daffa dan mencintai samuel demi nyawa daffa dan org tersayang dia. Lagian samuel gak buruk amat dia jadi kejam pun karna rara tak setia dengannya
Knox Arcadia
aku harap samuel buat rara tergila gila dengan firinya dan kau buat rara jadi psikopat kepada sesiapa yg benci samuel
Qaisaa Nazarudin
Udah malas bacanya...🙄🙄🙄 Alurnya gak sesuai denga Ekspektasi aku..
Qaisaa Nazarudin
LHO KOK SAMUEL😱😱😱😳😳😳 KU PIKIR DAFFA..🤦🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Rara harus bisa bicara,Karena inilah saat nya kalo Rara ingin terlepas dr Sam..
Qaisaa Nazarudin
Fhuuhh lega aku,Berikan dia hukuman seumur hidup,biar tau rasa dia..
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah Ternyata Ferdy juga ada,Gimana ceritanya mereka bisa ada di sini? Terus Samuel kemana?
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah kalo beneran itu Daffa lega aku..
Qaisaa Nazarudin
Benar2 Gila si Samuel,Aku Benci Samuel..Dasar Egois..😡😡😡
Qaisaa Nazarudin
Lho kok gitu sih,Tapi aku kebih suka kalo Rara bersama Daffa,Samuel kenapa sih suka banget merebut kebahagiaan Daffa,Lagian Tiara kok diam aja sih..ckk
Qaisaa Nazarudin
Sama lacar sendiri tapi g ada romantis2 nya..
Yurika23
hayoloh Rara...keliatan juga kan...
Yurika23
seru juga...
Otih Nuraeni
Lumayan
Otih Nuraeni
kayanya seru ini Thor
Devi amalia Elfaoji
bagus sekali
Lyana Gunawan
wehh dah bucin nii si ara
Lyana Gunawan
jiwa jomblo ku meronta"
Lyana Gunawan
aduhhhh jd pingin
Lyana Gunawan
aku yakin Daffa suka sama ara waktu di liat di panti deh soalnya kan mama nya temenan sama ibu angkat nya ara
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!