NovelToon NovelToon
Pelabuhan Hati Tuan Muda

Pelabuhan Hati Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 5
Nama Author: Ennita

Usia yang sudah memasuki 33 tahun, membuat tuan muda Anderson merasa frustasi karena tekanan orang tuanya untuk segera menikah. Ditambah dengan semua adiknya sudah berumah tangga, hal itu membuatnya semakin tertekan.

Namun, pertemuan tidak sengaja dengan seorang perempuan muda yang ceria dan menarik, membuat Tuan muda terpesona.

Apakah akhirnya dia akan segera menemukan pendamping hidup dan terhindar dari tekanan kedua orangtuanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ennita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Sore ini Sofia dan Axel akan bertolak ke tempat yang akan mereka jadikan tempat berbulan madu. Tadi setelah urusan dengan tuan Smit selesai, Axel mengajak Sofia untuk pulang kerumah. Sementara Sofia paking dan istirahat sebentar ... Axel memilih untuk menyelesaikan pekerjaannya agar pas bulan madu nanti tak terganggu dengan email, pesan atau telpon mengenai urusan pekerjaan. Dia ingin menghabiskan waktu dan fokus dengan istrinya saja.

"Sebenarnya kita mau ke mana Ax?" tanya Sofia dengan rasa penasarannya.

Setahunya kalau mau berbulan madu itu tempatnya di pilih oleh dua orang, nah ini boro-boro milih ... tempatnya aja dia gak tau.

Axel hanya menanggapi pertanyaan Sofia dengan tersenyum seraya mengusap salah satu sisi pipi Sofia menggunakan tangannya.

"Axel ih." kata Sofia dengan kesal karena merasa tak di tanggapi oleh suaminya itu.

"Iya sayang." sahut Axel dengan suara lembutnya.

"Kamu ngeselin." kata Sofia.

"Iya aku cinta sama kamu." kata Axel yang berniat menggoda sang istri.

Entahlah, melihat Sofia tersenyum, tertawa, cemberut, kesal membuat rasa bahagia tersendiri di hati Axel.

"Gak nyambung." gerutu Sofia.

Selanjutnya di sepanjang perjalanan Sofia hanya diam dengan pandangan ke luar jendela.

"Ayo." Axel mengajak Sofia turun dari mobil begitu sudah sampai di bandara.

Mereka berdua berjalan beriringan dengan tangan Sofia yang pernah lepas dari genggaman tangan besar Axel.

Sosok Axel dan Sofia sempat mencuri perhatian para calon penumpang, bagaimana tidak ... keduanya terlihat sangat serasi yang satu cantik dan satunya tampan, apalagi mereka menggunakan celana jeans dan baju dengan warna yang sama, belum lagi kaca mata hitam yang sama-sama bertengger di hidung mancung keduanya ... bener-bener best couple. Oh jangan lupakan dua orang di belakang mereka yang membawa koper keduanya.

"Loh Ax, bukannya kesana?" tanya Sofia saat Axel mengajaknya berbelok, setahunya kalau mau naik pesawat harus ke arah yang lurus.

Tak menghiraukan pertanyaan Sofia, Axel tetap melangkah ke arah yang dia tuju. Terus berjalan hingga bertemu seseorang yang memang menunggu kedatangan keduanya.

"Bagaimana?" tanya Axel tanpa mau berbasa-basi.

"Semuanya sudah siap tuan muda." jawabnya.

Mereka berjalan kembali hingga tiba di pesawat yang akan membawa pengantin baru ini.

"Ini ... ?" tanya Sofia yang menatap kagum interior di dalam pesawat tersebut yang terlihat mewah nan elegan. Terlebih tak ada penumpang lain selain dirinya beserta dua pramugari dan dua pilot.

"Gimana kamu suka?" tanya Axel menatap Sofia.

"Ax, ini pasti mahal ... ayo kita turun saja, kita naik pesawat komersil biasa saja ... sayang uangnya Ax." kata Sofia dengan memegang salah satu tangan Axel menggunakan kedua tangannya.

"Sayang, hei dengerin aku." kata Axel. "Ini pesawat aku ... jadi kamu gak perlu khawatir memikirkan berapa banyak uang yang harus aku di keluarkan." sambungnya. "Ayo, sekarang kita duduk karena sebentar lagi pesawat akan take off." kata Axel mengajak Sofia untuk duduk di salah satu kursi yang ada di sana.

Sofia terdiam memikirkan kata-kata Axel barusan. Pesawat sendiri ... sebenarnya seberapa kaya suaminya, seberapa kaya keluarga suaminya hingga sampai memiliki pesawat sendiri.

❤️

Setelah beberapa waktu mengudara akhirnya pesawat yang mereka tumpangi sampai juga di bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

"Maaf ya bisanya ngajak ke sini, kalau keluar negeri takutnya kamu kelelahan setelah acara kemarin dan lagi aku gak bisa cuti lama-lama." ucap Axel dengan rasa kecewa pada dirinya sendiri.

Dia seorang petinggi dari perusahaan besar tapi hanya bisa mengajak istrinya untuk berbulan madu di dalam negri saja.

"Nanti kalau aku ada waktu luang, kita jadwalkan lagi untuk pergi liburan ke luar negeri." kata Axel lagi.

"Aku gak apa-apa Ax, di sini aja aku sudah seneng banget." sahut Sofia. "Gak perlu keluar negeri, kalau negara kita sendiri saja ada tempat-tempat yang begitu indah." sambungnya lagi.

Axel cukup merasa lega, tadinya Axel berpikir kalau Sofia akan kecewa karena mereka hanya berbulan madu di dalam negri saja. Bukan karena sayang uangnya, tapi lagi-lagi terbatas waktu.

Keduanya di jemput oleh karyawan Axel dan di antar ke penginapan.

"Akhirnya aku bisa ke Bali juga." gumam Sofia dengan mata tak henti-hentinya mengagumi keindahan Pulau Dewata tersebut.

"Kamu belum pernah kesini?" tanya Axel yang di jawab dengan anggukan kepala oleh Sofia.

"Dulu pas ada study tour dari sekolah aku gak di ijinin ikut sama ayah, katanya sayang uangnya." kata Sofia yang membuat Axel membelalakkan kedua matanya.

Padahal keluarga Sofia bisa di bilang bukan keluarga miskin, malah masuk katagori kalangan menengah ke atas. Walaupun bukan perusahaan besar, namun penghasilan dari perusahaan Praha bisa di bilang lumayan.

"Terimakasih ya Ax, kamu sudah ajak aku ke sini." ucap Sofia. "Dari dulu aku memang pengen liburan kesini, namun belum kesampaian." sambungnya.

Axel lansung merengkuh tubuh Sofia cantik masuk kedalam pelukannya.

"Tak hanya ke Bali, tapi aku akan usahakan untuk mengajak kamu ke tempat-tempat yang ingin kamu kunjungi." kata Axel. "Bilang aja mau kemana, nanti kita atur waktunya." sambungnya lagi.

Mendengar perkataan Axel, Sofia semakin bersyukur manjadi istri pria itu. Walaupun cara pertemuan mereka hingga sampai ke pernikahan tak seperti pada umumnya.

❤️

"Kok sepi?" tanya Sofia begitu sampai di penginapan.

"Ini penginapan pribadi keluarga Anderson, jadi tak di sewakan untuk orang lain." jawab Axel.

Astaga kejutan apa lagi ini yang Sofia dapatkan. Entah akan ada kejutan apalagi di kemudian hari, fakta apa lagi yang akan dia dapatkan tentang keluarga suaminya.

Kalau keluarganya tau dia bukan menjadi budak, melainkan menikah dengan orang sekaya ini ... Sofia yakin keluarganya akan menjilat Axel dan keluarganya. Dan Elsa ... mungkin saja dia kak merengek pada kedua orangtuanya untuk mendapatkan posisi Sofia saat ini, seperti biasa ... apa yang Sofia miliki maka Elsa juga harus memilikinya meskipun dengan cara merebutnya dengan paksa dari tangan Sofia.

Di depan mata Sofia ada beberapa bangunan dengan jarak yang terpisah-pisah.

"Itu bangunan khusus keluarga papi Daniel, itu khusus keluarga mommy Dena dan yang itu khusus keluarga aku." kata Axel dengan menunjuk satu persatu bangunan yang di lihat Sofia dari tadi. "Yang di sana itu khusus untuk pekerja juga untuk memasak." sambung Axel.

Axel mengajak Sofia menuju ke bangunan yang di khususkan untuk keluarganya.

Bangunan dengan kolam renang pribadi di belakangnya. Oh jangan lupakan juga pemandangannya yang indah karena langsung ke arah pantai jika di lihat dari balkon kamar atas.

"Jadi bagaimana nyonya Axelo Anderson? Sudah siap?" tanya Axel yang tangannya sudah merengkuh tubuh Sofia.

1
Iffanaya 😽
huhuu udah end aja 😭😭 meski minim konflik tp suka bgt sama jalan ceritanya 🥰
Ditunggu karya berikut nya
Semangat Thor 🥰🥰
febby fadila
sbar ya para ibu muda,
febby fadila
waiitt tu ulat bulu salah cari mangsa 🤣🤣🤣
febby fadila
sepertinya ada yg iri sama keluarga anderson
febby fadila
waaaa sia arni berani sekali ancam zea istri rai, salah cari lawan aja kamu ini arni
febby fadila
astaga ada aja yg suka usik keluarga anderson ini
febby fadila
denganr tu nasehat ayah dave, menyentuh dihati banget
febby fadila
ya ampun axel jangan langsung marah sama bunda, berdoa aja semoga istri dan anakmu baik² saja
febby fadila
sehat dan bahagia sellu ya sofia
febby fadila
erick baik semogaancar lamarannya
febby fadila
sultan mah bebas, ngidamnya pun mau yg mahal ya flo 🤣🤣🤣
febby fadila
masih aman tu axel
febby fadila
semoga sofia sama janinnya sehat sampai lahiran
febby fadila
klw ngidamnya kayak gitu mah enaknya si axel dong 🤣🤣🤣
febby fadila
rudi yg tadinya kamu hirup udara segar malah ikutan sama ayahmu di dipenjara
febby fadila
waduu anak pak mail ini cari mati dia rupanya
febby fadila
🤣🤣🤣 jalang teriak jalabg kamu desi, mending kamu pulang cuci tangan dan kaki terus tidur jangan berlagak klw nggak hidupmu akan hancur
febby fadila
astaga ada aja yg suka sirik heran dee
febby fadila
tenang bunda, anakmu axel staminanya nggak tanggung² 🤣🤣🤣
febby fadila
wkwkwkkw lagian ngimpinya ketinggian mbak calon istri tuan muda anderson 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!