NovelToon NovelToon
Istri Lusuh Yang Kau Abaikan

Istri Lusuh Yang Kau Abaikan

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Cerai / CEO / Cintapertama / Chicklit / Tamat
Popularitas:655k
Nilai: 5
Nama Author: Ayu Sekti

Elizia seorang yatim piatu dinikahi oleh seorang manajer bernama Zafian. Mereka bertemu saat Zafian menyumbang dana di Panti Asuhan tempat di mana Elizia diasuh.

Setelah satu tahun menikah, Elizia menjadi janda karena sudah tidak menarik di mata Zafian serta ibu mertua sangat membenci Elizia yang hanya gadis lusuh dan miskin.

Zafian menikah lagi dengan mantan pacarnya yang dulu sempat menghilang. Goresan luka yang dirasakan oleh Elizia mengakibatkan dia harus bangkit dan membalas semua pengkhianatan dan hinaan dari mantan suami dan ibu mertua.

Bagaimana nasib Elizia setelah Zafian menikah dengan mantan pacarnya? Apakah Elizia akan semakin terpuruk ataukah malah lebih sukses setelah menjadi janda?

Yuk, jangan lupa intip kisah selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Sekti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Antara Cemburu Dan Cinta

Siang itu, tepatnya setelah dzuhur, Hamzah Anggara yang masih berbincang dengan wanita bernama Annisa mulai teringat dengan Elizia istrinya. Lalu dia berkata,

"Elizia, belanjanya sudah belum? Kamu sini deh?"

Hamzah Anggara memanggil Elizia yang masih sibuk memilih barang-barang. Lalu dia menuruti perintah dari suaminya seraya mendekatinya.

"Sudah, Mas."

Elizia mencoba memasang tampang kalem dan tersenyum di hadapan suaminya walaupun sebenarnya hatinya masih dilanda rasa cemburu.

"Liz, perkenalkan ini Annisa sepupu jauh aku. Dia cucu dari adik Nenek Rumi jadi, dia termasuk keluarga kita."

Hamzah yang masih berdiri di mini market memperkenalkan sepupu perempuannya dengan Elizia. Ayah dari Annisa adalah orang keturunan Arab sedangkan ibunya asli orang Indonesia. Jadi, Annisa berwajah campuran Indonesia dan Arab.

"Oh. Iya. Perkenalkan saya Elizia. Istri dari Mas Hamzah."

Elizia bersalaman dengan Annisa secara hangat dan merasa lega ternyata wanita tersebut adalah sepupu dari suaminya. Dia sempat berprasangka buruk terhadap suaminya sendiri namun, prasangka tersebut sudah hilang setelah mengetahui bahwa Annisa adalah kerabat dari suaminya.

"Saya Annisa, sepupunya Mas Hamzah. Kamu cantik sekali? Maaf kemarin saya tidak bisa datang di acara resepsi pernikahan kalian karena saya sedang bersama ayah saya di Negara Arab beberapa hari."

Annisa berkenalan dengan Elizia dengan senyum ramah. Ternyata dia adalah wanita yang ramah tidak seperti apa yang Elizia pikirkan.

"Mbak juga cantik kok. Anda sedang berbelanja?" tanya Elizia meyelidik.

"Benar, saya akan membeli beberapa bahan pokok dan daging karena stok makanan di dapur saya menipis. Saya duluan ya Liz, jangan lupa mampir ke rumahku. Mas Hamzah sudah paham di mana rumah saya berada."

Annisa bergegas untuk segera melanjutkan belanjanya sambil membawa troly yang sengaja dia ambil di sudut ruangan mini market tersebut. Annisa berpawakan tinggi semampai dengan jilbab yang menjuntai panjang dan terlihat anggun mempesona. Elizia merasa iri dengan penampilan wanita keturunan Arab tersebut.

"Iya, Mbak, terima kasih. Mbak Annisa juga mampir ke rumah nenek Rumi. Saya tunggu kedatangannya."

Elizia mengangguk dan tersenyum kepada Annisa. Kemudian Elizia mengajak Hamzah untuk segera ke kasir untuk melakukan transaksi pembayaran.

"Sini trolynya Mas yang bawa dan akan saya bayar semua belanjaan ini."

Hamzah lalu mengambil troly yang awalnya dibawa oleh istrinya menuju kasir. Di belakang Hamzah terdapat Elizia yang mengikuti sambil melihat gawainya yang penuh dengan pesan WA dari teman-temannya.

Tiba-tiba mata Elizia melihat sebuah bingkai kota seperti dompet terjatuh di lantai. Dia bingung mau mengambil benda tersebut atau tidak.

Tidak lama dia segera mengambil benda tersebut dan segera membukanya. Seketika Elizia terkejut dan segera menyimpan benda itu ke dalam tas tentengnya karena suaminya hampir selesai melakukan transaksi.

"Istriku, kamu kok melamun? Kamu sedang memikirkan apa?" tanya Hamzah kepada Elizia dengan penasaran.

Hamzah melihat istrinya sedang berdiri dan memikirkan sesuatu. Hati Hamzah mulai bertanya-tanya lalu dia segera menepuk pundak istrinya.

"Tidak apa-apa, Mas. Yuk, kita segera pulang takutnya nenek Rumi mencari kita."

Setelah suaminya menepuk pundaknya, Elizia mulai tersadar dari lamunannya karena sedang memikirkan isi di dalam dompet bingkai tersebut. Setelah dibuka, ternyata terdapat foto Annisa dan Mas Hamzah yang ditempel menjadi satu yang mengenakan seragam SMA. Di situ tertulis tulisan "Annisa mencintai Hamzah Anggara". Setelah mengetahui isi bingkai tersebut, Jantung Elizia berdegup kencang dan perasaannya mulai bergemuruh. Ternyata suaminya dikagumi oleh beberapa wanita.

Di dalam hatinya, Elizia bertanya-tanya apakah dulu saat SMA suaminya mempunyai hubungan spesial dengan Annisa. Elizia tidak mau berburuk sangka terlebih dahulu. Dia akan menelusuri dan jika sudah tepat waktunya dia akan menanyakan perihal foto tersebut kepada Hamzah Anggara.

"Baik. Ayo, kita pulang. Mas juga mengkhawatirkan nenek Rumi."

Elizia dan Hamzah mulai berjalan menuju parkiran mobil. Mereka segera naik dan Hamzah mulai menyalakan mesin dan segera tancap gas.

Di jendela mobil, tidak sengaja Elizia melihat Annisa sedang duduk di jok mobil depan sambil menangis yang membuat Elizia semakin kacau pikirannya.

"Sayang, kamu lagi mikirin apa sih? Dari tadi diam. Mas jadi galau nih?"

Sambil berkendara, tiba-tiba Hamzah menanyakan istrinya yang sikapnya berubah diam.

"Mas, tadi aku sekilas melihat Mbak Annisa nangis di mobil kenapa ya? Aku jadi penasaran gitu sama Mbak Annisa."

Akhirnya Elizia membeberkan rasa penasaran terhadap Annisa kepada suaminya.

Degh!

Hamzah mulai kaget. Ternyata istrinya mengamati Annisa yang sedang menangis. Padahal Hamzah berusaha untuk menutupi agar jangan sampai Elizia melihat Annisa menangis.

"Mungkin dia banyak masalah di rumahnya jadi bawaannya pengen menangis terus," jawab Hamzah dengan tenang."

"Oh. Mbak Annisa itu nikah atau belum sih Mas?" tanya Elizia seketika. Dia semakin penasaran dengan Annisa.

"Belum," jawab Hamzah dengan ekspresi datar.

Lalu Hamzah mulai menambah kecepatan mobilnya secara tiba-tiba hingga membuat Elizia kaget.

"Mas, pelan-pelan dong? Elizia takut."

Elizia ketakutan karena suaminya melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Setelah Elizia merasa ketakutan, Hamzah segera mengurangi kecepatan mobilnya kembali.

"Maaf, sayang. Aku ingin segera sampai ke rumah."

Mereka kemudian saling terdiam karena Hamzah sedang fokus menyetir mobil. Sepuluh menit berkendara, akhirnya mereka sampai di depan rumah. Akhirnya mereka turun dari mobil dan menuju dalan rumah nenek Rumi.

Rumah nenek Rumi sepi pertanda nenek Rumi masih tidur.

Lalu Elizia menuju kamarnya. Sedangkan Hamzah masih di ruang keluarga melepas penat. Elizia mulai mengganti pakainnya dengan gaun selutut berwarna jingga kesukaannya. Setelah rapi dia segera melihat foto bingkai tersebut dan mengamati.

'Fotonya kok tidak barengan sih? Apa Annisa sengaja mengambil foto Mas Hamzah secara diam-diam? Apakah Annisa mencintai Hamzah sejak lama?' gumam Elizia di dalam hatinya.

Elizia masih penasaran dengan makna foto tersebut. Walaupun kini Mas Hamzah tidak ada hubungan apa-apa dengan Annisa namun, hati Elizia masih tidak karuan.

Tanpa sadar, Hamzah sudah masuk ke dalam kamar dan berkata,

"Sayang, kamu sedang apa?"

Hamzah mendekati Elizia dan memeluk istrinya dari belakang. Lantas, Elizia terkejut dan segera menyelipkan foto tersebut di bawah ranjang tidurnya.

"Eh, Mas Hamzah? Sejak kapan Mas masuk ke sini?" tanya Elizia malu-malu.

Elizia khawatir jika suaminya melihat bingkai tersebut karena dia ingin menyelidiki terlebih dahulu ada hubungan apa antara Hamzah dengan Annisa.

"Baru saja sayang. Liz, Mas kepengin. Lagi yuk?"

Hamzah berkata manja kepada istrinya. Dia sudah kecanduan dengan kenikmatan yang diberikan oleh istrinya.

"Kepengin apa sih, Mas?" tanya Elizia pura-pura tidak tahu karena geli sendiri.

Elizia menyibakkan rambutnya yang panjang. Aroma rambutnya membuat Hamzah mabuk kepayang. Dengan seketika Hamzah langsung menidurkan istrinya di ranjang. Dia memberikan satu ciuman nakal yang mendarat di bibir mungil milik Elizia.

Seketika Elizia tidak bisa berkutik. Hamzah sudah mulai memanas serta nafasnya sudah mulai tidak beraturan. Tanpa basa-basi dengan gesit Hamzah mulai menuruni dua gunung indah milik Elizia dan meremasnya dengan lembut. Di situ Sang Suami mulai menyelami kenikmatan dunia yang tiada terkira.

"Bagaimana sayang? Mau diteruskan?" Hamzah berhenti sejenak dan memberi kode untuk berbuat hal yang lebih. Elizia juga merasakan kenikmatan yang luar biasa dan dia hanya bisa mengangguk.

Hamzah mulai membuka kancing resetlingnya dan dengan sigap tongkat saktinya memasuki goa sempit milik Elizia. Kini mereka saling beradu peluh untuk mencapai puncak kenikmatan.

1
Sumiati 32
kok Hamzah , cek tapi kesannya odoh gak tegas
Sumiati 32
ortu Rihana kYa,tapi pestapeenimahannya di rmh laki 2
Sumiati 32
geo masa gak tegas
Rafanda 2018
ko alurnya jadi ngawur,,sorri thor end aja
Rafanda 2018
la kemarin kondangan ko mau kondangan lagi🤔🤔🤔🤔
Sri Handayani
ho oh
pur wati
sudah berulang kali kok ndak di jebloskan dlm penjara aja sih .CEO itu biasanya tegas dlm bertindak .apalagi menyangkut orang yg paling di sayanginya.tapi ini kok sikapnya terlalu lembek dan kurang jeli dlm hal masalah.🙄🙄🙄
Lala Kusumah
ceritanya baguuuuusss dan seruuuuuu.... lanjutkan....
Budinahwati
Luar biasa
Nur Adam
smgt untuk krya mu thoor
Abu fatih Aljawi: Makasih support nya pembaca.
total 1 replies
angel
baru kali ini ada CEO di suruh2 mau Ama staffnya /Facepalm/
Anonim
Thor, klu d pdang masaknrendang itu hbiskan wktu 5 jam plng sdkit 😂😂
Putri Chaniago
biarin aja Hamzah hilang
💖 NAMA Q CINTA 💖
HA UDAH TA...?TAMAT?WOW TRRCENUNG2 AKU HIHIHI.....
Lee Mba Young
makane makane kn bnyak taksi mending pulang Naik taksi drpd di Antar orang, lagian gk pantes juga wanita dan Laki bukan muhrim Naik Mobil bersama bisa jd fitnah sekarang malu kn.
di Kota kn bnyak grab dan taksi kl tidak kn bnyak ojol tu drpd di Antar orang.
Vien Habib
Luar biasa
Putri Chaniago
ah g asyik lemah banget padahal mertuanya udah izinkan utk ngasih pelajaran pada Hamzah... jgn lemah banget jd istri
Sulfia Nuriawati
benang kusut, g slesai² kalo kyk gn yg jadi korban ttp anak
Tini Uje
dah lah tinggal kn saja duo laki2 tuh liz 😏gedek bgtt liat nya apalagi sihamjah 👊
Lee Mba Young
alah kl cewek itu gk mati paling juga bobok bareng kn secara dia lbih cantik Dr istrinya. bhkan rela nikahi tanpa izin. sekarang bawa anak nya pula kl jd elizia gk sudi juga ngurus tu bayi, anak sendiri gk di pikir mlh bawa anak orang tu hamzah, awale laki baik Lama Lama laki munafik juga.
elizia kl hamzah minta balik suruh milih bayi itu atau kluarga kl kluarga suruh naruh panti saja bayi itu kl gk mau ya sdh say good bay saja.
Diana Darmawi: dah mulai gk ada mood baca cerita ini,yg awalx lelaki baik malah jadi munafik,hamzah" dasar munafik🤣🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!