Sebuah musibah merenggut keluarganya dan dia ditolong oleh seorang pendekar yang pernah jaya dimasanya. Yuk kita sama sama melihat jalan ceritanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tio Bukilsum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ilmu Pemikat.
"Iya Anak manusia pilihan. Simpanlah mutiara itu baik baik, kelak akan ada seorang yang akan menemuimu dan mengajari semuanya" Ucap sang bintang suci itu.
Oh ya anak muda. Aku diperintah oleh sang dewa kaisar untuk masuk dan menyatu dengan tubuhmu agar kekuatanmu bertambah berkali lipat, sehingga kau dapat memberantas kejahatan" Ucap sang bintang suci itu lagi.
Mendengar itu membuat bulu kuduk Tio Buki jadi merinding. Ada seekor binatang menyatu dengan tubuhnya.
"Bagaimana caranya?" Tanya Tio Buki bingung akan perkataan sang bintang suci.
"Caranya aku harus menyatu dengan pedang ungu milikmu itu. Dan satu lagi, untuk mengalahkan Dewi siluman, hanya dengan pedang ungu yang sudah menyatu dengan diriku. Baru kau bisa membunuh makhluk siluman itu. Itu karena tubuh abadinya akan melemah" Jawab bintang suci.
Tio Buki menuruti permintaan sang binatang suci dan mengulurkan pedang ungu didepan dada Qilin.
Kemudian ajaib, Qilin itu berubah jadi cahaya api sangat panas dan langsung masuk kedalam pedang tersebut.
Tio Buki yang melihat awalnya pedang ungu itu tidak ada gambar apa apa, sekarang dibadan pedang itu telah ada gambar Qilin.
Setelah memasukkan pedang kedalam sarungnya, Tio Buki menempel pedang didanya, dan pedang itu langsung hilang.
Bleppp!
Tio merasakan tubuhnya begitu ringan, dan panca inderanya begitu tajam. Dia bisa merasakan jejak keberadaan makhluk lain dari kejauhan. Tanpa dia sadari tenaga dalamnya bertambah beberapa kali lipat.
Benar apa yang dia rasakan dari tadi bahwa akan makhluk lain tidak jauh dari tempatnya berada.
"Hahaha. Hahaha" Tawa seorang menggema ditempat itu.
Dan terdengar suara gumam yang tidak besar.
"Benar kata muridku Xio Lung tentang dirimu, bahwa kau sangat tampan dan gagah. Kemana makhluk yang sudah aku tawan itu? Aku tidak melihatnya lagi!" Ucap satu sosok wanita begitu cantik memakai pakaian sutra begitu tipis, sehingga aset atas bawahnya kelihatan terpampang begitu jelas.
"Aduh, aduhai! Ternyata ada juga wanita begitu cantik ditempat ini. Apakah kau mencari pemuda polos ini? Hehehe" Ucap Tio Buki cengengesan seraya mengedip sebelah matanya menggoda wanita cantik itu.
Dewi Siluman yang mendengar candaan pemuda tampan yang ada didepannya itu hanya tersenyum senyum saja.
"Ach! Kalau aku benar-benar cantik seperti ucapanmu barusan, mau kah kau aku ajak kesuatu tempat" Ucap Dewi Siluman mendesah seraya menjilat bibirnya.
"Tempat apakah itu? Aku mau kalau kau membawa aku ke pak peng hulu. Hehehe. Untuk perempuan secantik kamu, hanya lelaki edan yang tidak mau" Ucap Tio Buki seraya cengengesan, walaupun dia bercanda tadi jantungnya deg degan juga.
Dewi siluman yang sudah tak tahan lagi segera saja menggunakan ilmu pemikatnya. Siluman menundukkan mangsa.
Tapi pedang ungu yang ada dalam tubuh Tio Buki segera saja bereaksi menangkal ilmu pemikat itu. Dan Tio Buki segera saja berpura pura mengikuti kemauan Dewi siluman.
Dewi siluman berjalan semakin dekat kearah Tio Buki dan pakaian yang melekat ditubuhnya tiba tiba hilang.
"Deg! Deg! Deg!"
Jantung Tio Buki berdetak tak beraturan melihat keindahan tubuh wanita cantik yang ada didepannya itu begitu sempurna. Kulitnya seperti giok, putih licin begitu mengkilap. Gunung kembarnya begitu menjulang tinggi. Lembah yang ada dibawahnya begitu bersih, begitu terawat menambah silau mata setiap lelaki yang melihatnya.
Dewi siluman tiba didepan Tio Buki dan mereka begitu dekat. Tio Buki merasakan aroma yang sangat wangi merasuki hidungnya dan membangkitkan hasratnya. Apa lagi tombak pusaka nya berdiri begitu gagah, memberontak ingin segera keluar memperlihatkan keperkasaannya.
Dewi siluman tidak dapat lagi menahan hasratnya, dia benar benar tersiksa, mulutnya terbuka dan keluar desahan kecil.
Ach! Ooouu! Ayo sayang! Peluk aku! Lumatkan bibirku! Sentuh aku! Jangan biarkan aku menderita, tersiksa begini' Seru Dewi siluman tidak dapat mengontrol dirinya lagi, karena ilmu pemikat berbalik menyerang dirinya.
Bersambung ke episode selanjutnya.....