Kehidupan seorang gadis yang cantik nan manis. Yang memiliki segudang prestasi. Seorang anak gadis yang hidup dengan kemewahan. Tetapi tidak untuk kebahagian dalam keluarganya. Ia hanya mendapatkan kecerian dari seseorang yang dikagumi. Dan lama-lama kegaguman itu berubah menjadi cinta.
Tetapi apakah semua yang dimiliki nya bisa ia rasakan sendiri?
Apakah kehidupan nya akan secantik dan semanis dia?
Bagaimana jika ia bertemu dengan seseorang yang dimana itu adalah orang di masa lalu orangtua nya?
Dan apa jadi nya ketika ia mengetahui sesuatu hal yang besar tidak terduga?
ayo kita intip kisah nya👀
@deendam21
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DindaM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
NoTtle 9!
HAPPY READING :)
.
.
.
Pagi hari, Aisyah, Rea, dan Maya keluar kamar dan menuruni anak tangga. Mereka melihat Sarah yang sedang menyipkan makanan di ruang makan.
" Pagi tante." ucap mereka semua.
" Pagi, kalian sudah bangun ternyata." jawab Sarah.
Mereka hanya mengangguk, dan langsung duduk di kursi meja makan.
" Ya sudah, kalian makan dulu. Tante mau membangunkan Zafran." ucap Sarah.
" Ok tante."
Semua nya telah berkumpul di meja makan. Suasana nya hening tanpa pembicaraan mereka. Hanya ada suara sendok dan piring yang berbenturan.
" Tante, Ais mau bicara sesuatu." ucap Aisyah memecahkan keheningan.
Sarah langsung menengok ke arah Aisyah guna bertanya apa.
" Bicaralah nak." jawab Sarah.
" Kami akan balik ke Jakarta esok tante." kata Aisyah langsung ke inti.
Sarah dan Zafran kaget mendengar perkataan Aisyah.
" Loh, kenapa?" tanya Sarah. Zafran hanya memandang Aisyah heran.
" Semalam Papa telfon dan menyuruh Ais balik besok." jawab Aisyah.
" Kok kamu baru mengatakan nya sekarang?"
" Maaf tante. Semalam mau langsung mengatakan ini sama tante, tapi sudah larut malam jadi takut mengganggu." jelas Aisyah.
" Hm, ya sudah kalau begitu. Zafran kau juga balik ke Jakarta sekalian mengantar mereka ya." pinta Sarah kepada Zafran.
" Eh, tante tidak usah. Kalau memang Zafran masih ingin disini bersama tante, kami pulang bertiga saja besok naik kereta." ucap Aisyah yang tidak enak kepada Zafran.
" Tidak apa, besok aku akan ikut balik ke Jakarta. Lagian juga sudah mau masuk kan kuliahnya." jawab Zafran.
Sarah hanya mengangguk mendengar ucapan Zafran.
" Tapi nanti tante sendirian disini." ucap Aisyah.
" Tidak apa Nak. Kan memang sudah biasa tante sendiri."
" Terimakasih ya tante." kata Aisyah dan langsung memeluk Sarah.
" Umm, sama-sama sayang." Sarah mengusap bahu Aisyah.
" Sama aku tidak berterimakasih." ucap Zafran seakan merajuk.
" Hehe, terimakasih Zafran."
" Tidak ada pelukan seperti Bunda?"
" He? Dasar kau ini." ucap Aisyah sambil melemparkan jeruk yang ada di depannya.
" Kau ini ada-ada saja Fran." Sarah menggeleng kan kepalanya.
Rea dan Maya hanya terkekeh melihat apa yang ada didepan matanya.
" Hahaha, maaf hanya bercanda aku." kekeh Zafran.
Setelah semua selesai sarapan. Sarah dan Aisyah memutuskan untuk ke dapur guna mencuci piring kotor , sedangkan Rea dan Maya membersihkan meja makan.
Setelah Aisyah selesai mencuci, ia menghampiri Sarah yang sedang mengelap piring-piring yang basah.
" Tante, terimakasih banyak ya." ucap Aisyah.
" Terimakasih untuk apa hm?"
" Untuk semuanya. Ais jadi tidak tega meninggalkan tante."
" Hm, kau kan punya orangtua dan kuliah mu belum selesai. Jadi kau memang harus balik ke Jakarta."
" Iya Ais tahu. Tapi Ais sedih harus meninggalkan tante." ucap Aisyah sambil memeluk Sarah dari samping (udah seperti Ibu dan anak gitu).
" Tidak usah sedih. Besok kalau kuliah mu sudah kelar, kamu main lagi ke sini."
" Kalau nanti Ais rindu dengan tante bagaimana?"
" Hahaha kau ini. Kan bisa kita telfon nanti." kekeh Sarah.
" Hm, baiklah tante. Ais sayang tante." ucap Aisyah sambil mencium pipi Sarah dan berlalu dari hadapan Sarah.
Sarah hanya tersenyum geli dan menggelengkan kepalanya melihat tingkah Aisyah.
Aisyah sudah berada di kamarnya guna mempacking semua barangnya.
" Banyak banget barang-barang loe Ais?" tanya Rea heran.
" Hehe iya. Ini kemaren aku habis belanja bersama tante Sarah dan Zafran. Jadi banyak begini. Gue juga bingung mau bawanya gimana." jawab Aisyah.
" Loe mah kalau belanja suka kagak sadar. Kagak mikir gitu nanti bawa nya gimana." kata Maya melihat kebiasaan Aisyah.
" Hehehe." kekeh Aisyah.
" Ya sudah sini kami bantu." ucap Rea.
" Nah gitu dong bantu aku. Kalian memang sahabat terbaik ku."
" Keh, dasar loe ini. Emang ada lagi sahabat loe selain kami?" tanya Maya.
" Tidak ada. Makanya kalian Sahabat terbaik ku, tidak ada yang lain."
" Hahaha." tawa mereka semua.
.
.
.
~"-*-"~
Guys aku mau promosi story baru aku. Kalau berkenan mampir ya.
" Shanth!"
Thank you💞
@dinda_mahardhika21
Anyway boomlike dari "amor phase" jangan lupa mampir ya. have a nice day 💖🌻
semoga cerita nya bagus....
semangat thot.....
Jangan lupa baca episode baru CIC
Salam dari Calon Istri Ceo☺💖
.
.
.
salam dari "Diakah Jodohku, Jodohku dari Kakaku "☺
Jangan lupa tinggalkan jejak 😉
Sukses iya buat karyanya.
Jangan lupa mampir di karya pertamaku. Yang menceritakan seorang lelaki letoy yang selalu ditolak sama cewek dalam judul THE FAILED PLAYBOY.
terimakasih 🙏
💓💓💓
terus berkarya aku mendukungmu
salam dari yuppy
"Diikuti makhluk ghaib"