NovelToon NovelToon
MR. ARROGANT'S BABY

MR. ARROGANT'S BABY

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:630.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Aleena Marsainta Sunting

Follow my IG : aleena.marsainta_sunting

Maureen Aditama dijebak kakaknya untuk melakukan kencan buta yang tak pernah dia inginkan.

Dia, diberikan minuman yang membuat tubuhnya terasa panas dan terbakar. Sekalipun begitu, dia tetap berusaha waras dan menghindari.

Namun, dia malah bertabrakan dengan orang yang tak pernah diduga. Maximus Mollary, pengusaha bertangan dingin yang tak mudah disentuh oleh siapapun, dia malah luluh saat melihat wajah Maureen. Membuat gadis itu terikat dengan pria arogan yang mencintai dengan caranya dan mengubah seluruh hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aleena Marsainta Sunting, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BOSAN

Maureen  menempelkan kartu akses ke kamarnya. Mengumpat kesal tidak jelas saat memasuki ruangan. Mungkin

bukan umpatan, bahkan Martin bisa mendengar cacian dan makian gadis itu untuk tuannya.

Wah, nona Iren benar-benar sungguh berani. Dia bukan hanya bisa menaklukan hati tuan. Tuan bahkan rela melakukan apapun untuknya.

Gibah Martin dihatinya. Dia baru saja mendapat perintah untuk mengeluarkan ibu Maureen dari rumah sakit, dan mencarikan tepat yang aman dari keluarga Maureen.

Semoga kali ini tuan benar-benar tak melukai siapapun. Dan, nona Iren benar-benar bisa menyembuhkan semua luka yang tuan rasakan.

Martin tetap mendukung semua usaha tuannya. Dia tahu, tuannya memiliki trauma menyakitkan yang tak bisa begitu saja dilupakan. Dan, pertemuan tak sengajanya dengan Maureen seolah dia mendapat setitik harapan.

“Aaarrggghhh! Aku mau ngapain? Sepi sekali!” cetusnya. Membanting kasar tubuhnya di ranjang. Walaupun anak buat Martin sudah membelikannya berbagai makanan dan camilan, tetap saja sendiri mmebuatnya bosan.

Dia,  mendengar getaran ponselnya. Masih dengan nomor yang belum dia simpan. Hah, dia lagi? Mau apa sih? Sudah kesal dia dibuatnya.

“Halo!” gadis itu menjawab dengan datar.

“Kenapa kau lama menjawabnya? Kau masih belum menyimpan nomorku, hah?” cetus Max. Dia kesal dengan mendengar suara Maureen seperti tak bersemangat.

“Cih, mana sempat aku menyimpannya. Kau, kan tak memberiku kesempatan!” sahutnya senggit seperti petasan yang disundut api.

“Benarkah?”

“Huh, masih pura-pura lagi, memangnya siapa yang menarik paksaku dan tadi di ruanganmu ...,” Maureen enggan menjabarkannya secara detail kejadian tak menyenangkannya hari ini.

Segurat senyuman tertarik di wajah Max. Dia bahkan bisa membayangkan wajah gadisnya yang sedang marah, “Oh, jadi kau ngambek denganku?” cetusnya.

“Cih, siapa yang berani marah denganmu. Kau itu batu dan maniak. Keras kepala, arogan dan mau menang sendiri,” lagi gadis itu menguapkan segala kekesalannya.

“Ada apa? Kau sungguh-sungguh marah denganku, hah?” Max terdengar tak sabaran, tapi wajahnya terus saja tersenyum saat menanggapi ocehan yang keluar dari gadisnya.

“Kau benar-benar keterlaluan!” pekiknya tambah kesal.

“Apanya?” Max mengoda gadisnya.

“Hah, sudah. Aku malas berbicara denganmu!” dan telpon pun ditutup Maureen dengan kesal. Max terkekeh geli di ruangannya. Saat Martin masuk dia langsung berhenti.

“Semua data ibu nona Iren sudah disini, Tuan!” Martin menyerahkan berkas kondisi ibu Maureen dan semua grafik kesehatannya. Max ingin mencari cara yang tepat untuk menyembuhkan ibunya.

Namun, dia menautkan alisnya. Menatap kecut pada Martin, “Iren?” ucapnya.

“Oh, maksud saya, nona Maureen, Tuan!” jelasnya.

“Berani sekali kau menyebut nama wanitaku seenaknya. Kau sudah bosan hidup!” dengus Max kesal. Dia bahkan tak diberi kesempatan untuk mengetahui nama lain dari gadisnya.

“Maafkan saya, Tuan, tapi, nona Maureen sendiri yang memang ingin dipanggil seperti itu!” sahut Martin menjelaskan.

Namun, Max berdiri dan menendang kaki Martin, “Enak saja, tanpa seizin dariku, jangan berani kau menyebutnya seperti tadi.” Hardiknya.

“Baik Tuan, saya tidak akan mengulanginya.”

“Uhm, ayo kita pulang.” Cetusnya kemudian. Martin belum melangkahkan kakinya, “Maksudku, kita pulang ke tempatnya!” jelas Max.

“Baik, Tuan!”

Martin melihat tuannya begitu tenang dan bersemangat untuk kepulangannya. Biasanya tuannya menghabiskan banyak waktu di kantor. Baru pulang tengah malam dan pagi harinya sudah kembali.

Semoga tuan benar-benar bisa berubah dan membuka hatinya. Helaan nafas lega berhembus dari jiwa Martin. Mungkin bukan hanya Martin, Max pun sangat bersemangat karena sedang ada orang yang menantikan kepulangannya.

“Selamat sore, Tuan Max!” suara seorang wanita menghampiri. Dia terlihat tergesa karena sudah melihat Max membuka pintu mobilnya.

Max melirik dingin kerarah suara. Dan saat melihat wanita dihadapannya. Mood baiknya tadi berubah buruk.

“Ma-maaf, Tuan Max bisakah aku mengganggu waktumu. Sebentar saja, ada yang harus saya sampaikan. Ini mengenai adik saya, Maureen!” cetusnya. Shasa sudah merencanakan hari ini. Apapun caranya, dia harus bisa merebut dan manarik hati Max.

Max menautkan alisnya, tanpa berbicara, “Sepertinya, kita akan mengobrol cukup lama, Tuan!” tanpa ragu, Shasa sudah bergelayut di lengan Max.

Max yang sangat benci disentuh. Langsung memicing matanya dengan tajam. Rahangnya mengeras seketika, “Duduklah di kursi depan. Itu pun kalau kau masih mau!” cetusnya mantap. Menghempas kasar tangan yang sedang bergelayut dengannya.

“Martin, ambilkan kemeja baru untukku!” Max membuka kemejanya dan membuangnya dijalan.

1
Nurhidayah Dayah
gantung lagi cerita ni,,,,
Alanna Th
karina nyari mati!
Alanna Th
brjodoh; gorila = kingkong
Alanna Th
biasa, lagi hot" very hot terus dtnglh sang mntn ngotot come back /Puke//Toasted/
Alanna Th
iya enak kali dkasarin terus. kalo aq, akan lngsng ngusir nick yg sdh jadi cln swami org lain itu
Alanna Th
nick, khadiranmu sdh ga guna, hanya nambah mslh aja bwt ella
Alanna Th
bagus! hajar smp semaput, biar kapok
Alanna Th
waaa, shasa sdg mnyerahkn tbhny utk jadi santapan buaya peliharaan s max
Alanna Th
lupakn nick, lk" lemah tak brguna
Luchi Chipoedanz Sihite
mana lanjutannya thor,ko gantung ini😭😭😭😭
Ijjem Chii'Cwe Merah'Jambu
bagus,dan lanjutkan lagi ceritanya
Ugi Moms Yuniie
bagus
Sulis Sda
visual nya Thor😉😉
Sa Id
aaaaaa kok enggak up""si kk
sandi Gelau
lambat lagi nk up...
Lineke Walangitan
hamil 🥰
Uchi Hafiz
lanjut
inayah machmud
padahal cerita nya bagus sayang tidak ada lanjutan nya. ..
Ardianto 2f
sayang thor setiap novelnya banyak yg ke stop,padahal banyak karyanya banuak juga ga di tuntaskan.
Nelly Harmawati
Awal cerita yg bagus , bahasanya juga bagus, rapi nggak typo...
semangat thor.....😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!