NovelToon NovelToon
DENDAM DI BALIK AIR TERJUN

DENDAM DI BALIK AIR TERJUN

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Balas Dendam
Popularitas:172
Nilai: 5
Nama Author: Stychin

Sebuah liburan akhir pekan berubah menjadi mimpi buruk saat sekelompok remaja menemukan rahasia kelam di balik keindahan sebuah air terjun terpencil.Satu persatu dari mereka mulai menghilang,memaksa yang tersisa untuk memecahkan kutukan kuno sebelum fajar tiba atau menjadi korban berikutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Stychin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 20

Mereka sudah tiba di sebuah tempat yang mereka janjikan untuk bertemu.sebuah cafe tempat anak muda nongkrong.

"mana nih si arman sama si reza"tanya desi yang baru turun dari mobil kekasihnya.

"belum pada dateng kayaknya,udah duduk aja takut keduluan sama orang lain"ucap lastri yang berlalu pergi meninggalkan desi dan damar.

"des..aku mau ngomong sama kamu"

Damar menarik tangan kekasihnya ke tempat yang sepi.

"ngomong apa sih sampe harus ke tempat gelap gini"

Perlahan bibirnya menyentuh bibir gadis itu.tak ada penolakan dari kekasihnya.saat sadar damar melepas ciuman itu.ia bertingkah sangat aneh.tiba tiba merasa canggung untuk membicarakan hal itu kepada desi.

"Kamu bawa aku kesini cuma pengen kiss?"tanya desi dengan wajah sumringah.

"Aku minta maaf des"

"loh..kenapa minta maaf sayang.cuma kiss aja it's oke"

"bukan itu.."ucapan laki laki itu terhenti.ia memandang wajah desi dengan penuh rasa kasihan.

Desi menaikan satu alisnya,merasa malam ini kekasihnya bertingkah sangat aneh.

"aku mau putus des"

"becanda kamu mah..baru aja kiss masa mau putus?"ucap desi dengan tawa puas seolah ucapan damar hanyalah candaan.

"aku serius des,aku ngerasa kita udah gak cocok.a-aku udah punya cewek lain"

TEGG!!!

Hati desi bagaikan diiris iris oleh pisau tajam.tak percaya dengan kata yang baru saja di ucapkan oleh kekasihnya.

PLAKKK!!!

"Tega kamu damar!aku salah apa?kita gak cocok dari mananya??selama ini kita baik baik aja loh,siapa perempuan itu?kenal dari mana sampe kamu tinggalin aku demi dia"

"dan paling jahatnya lagi.baru aja kita ciuman tapi kamu dengan entengnya mau kita udahan.bajingan kamu damar!!!!"

Desi menangis meninggalkan damar sendiri di sana.

Laki laki itu mengusap wajahnya dengan kasar.

"good job sayang.kamu gak nyesel ninggalin dia?"tanya lastri yang tiba tiba menghampiri laki laki itu.

"ah..nggak"

"sakit ya pipinya?sini aku obatin"

Lastri melayangkan kecupan bibir ke pipi damar.Memancing laki laki itu untuk kembali beraksi.Ia meraih bibir kecil lastri,hendak menciumnya.

"eits..no no ya"

"satu kali aja las"

"jangan disini,nanti ya"

Dengan nakal gadis itu pergi meninggalkan damar.mengedipkan satu mata nya.membuat damar salah tingkah di buatnya.

"oww..des..are you okay?"tanyanya yang baru mendapati desi tengah duduk di kursi yang mereka pesan.

Desi memeluk tubuh lastri dengan erat.

"Damar putusin aku las,dia bilang dia udah ada cewek lain.hati aku sakit las"

"uwow...sabar ya.damar bukan cowok yang baik buat kamu,next cari cowok yang lebih dari dia ya!!"ujarnya.Desi mengangguk.

Saat semua sudah berkumpul.Desi dan damar duduk berjauhan,namun tak ada yang berani menanyakan masalah mereka berdua.mereka fokus ke intinya saja.

"oke aku sama arman udah bahas ini berkali kali di jalan tadi.kita bakal pergi besok pagi,semua kumpul di rumah desi ya?"ucap reza.

"jangan di rumah aku,lagi banyak saudara yang dateng.di rumah yang lain aja"ucap gadis itu dengan mata yang masih berkaca kaca.sesekali ia melirik ke damar yang tampak tak menunjukan rasa bersalahnya.

"oh oke..kita kumpul di rumah lastri aja"

"deal"

semua mengangguk dengan kompak.

Tak ada yang di bahas lagi di meja itu..semua tampak mengobrol hal lain,termasuk keseruan mereka nanti di air terjun.

Reza melirik ke arah desi yang hanya diam sejak awal kedatangannya.

"Des..kamu gapapa?"

Gadis itu menggeleng.namun saat melihat damar begitu ceria mengobrol dengan lastri,ia menepuk bahu gadis itu.

"cerita aja gapapa"

"aku diputusin sama damar za"

"kok iso?"

Hanya gelengan lagi yang di jawab oleh gadis itu.

"yowes..masih ada aku toh?gausah sedih sedih lagi,nanti dia nyesel sendiri udah sia siain cewek secantik dan sebaik kamu"

"thank za"

2jam sudah berlalu.mereka memilih untuk segera pulang.khawatir esok pagi kesiangan.

"za,aku boleh gak ikut sama kamu?"ujar desi yang berdiri di hadapan reza yang sedang memarkirkan motornya.

"yok..naek"

"aku duluan ya man,mau antar desi dulu."

"'oke hati hati ya"

Di susul dengan lastri yang kembali menggatal saat melihat arman.

"arman.."

"gak bisa,kita gak searah"

Dengan cepat arman menancap gas roda duanya.kini hanya damar dan lastri lah yang tersisa di tempat itu.

"las..kenapa sih harus minta anter sama arman?kan ada aku,aku udah tinggalin desi loh buat kamu"

"ah iya iya maaf aku lupa,yaudah yok kita pulang"

Damar kembali tersenyum.cinta nya seolah benar benar jatuh kepada gadis itu.ia tak tahu jika lastri menggunakan damar sebagai pelampiasannya.

Di perjalanan damar terus saja mengajak lastri berbicara,bercerita asal mula ia menganggumi lastri.Namun hanya ledekan yang lastri layangkan kepada laki laki itu.damar sama sekali tak menyadarinya karena kaca spionnya mengarah ke arah jalan.

"jadi kita pacaran kan las?"

"aduh..damar bisa gak bawa motornya cepetan dikit.perut aku mules banget dam tolong"

Seolah tak ingat dengan pertanyaannya,wajah damar berubah menjadi khawatir mendengar ucapan gadis yang di sukainya.

"ah iya iya las..pegangan ya kita ngebut"

NGENGGGGGG!!

Sontak lastri memeluk tubuh damar dengan erat.karena takut terjatuh.

"asem emang ni orang,ngajak mati apa"batinnya.

Setibanya di rumah lastri,lastri masih bertingkah seolah perutnya memang masih sakit.Untuk menghindari pertanyaan dari damar.

"yaudah kamu masuk ya,ada obat gak?mau aku beliin?"

"gausah gausah..ada kok di dalem.kamu pulang aja"ucap lastri.

"oke deh.kalo ada apa apa kabarin aku ya las?"

lastri mengangguk.setelah masuk ke dalam,ia mengintip di sela sela gorden.memastikan laki laki itu sudah pergi.

Nafasnya berhembus dengan lega.

"pantes hubungannya lama banget sama si desi.orangnya seperhatian itu.coba aja kalo wajah damar lebih ganteng dari arman,aku pasti mau jadi pacar dia"

KIni gadis itu merebahkan tubuhnya di kamar.memejamkan matanya yang sudah sangat lelah menahan rasa ngantuk.

Sedangkan reza dan arman,mereka juga sudah tiba di rumah mereka masing masing.arman dengan cepat tertidur dengan pulas,sedangkan reza setelah mengantar desi sampai di rumahnya.ia memilih untuk mempersiapkan barang barang yang akan di bawanya esok pagi.

Setengah jam sudah,rasa kantuk itu mulai menyerangnya.Ia membiarkan barang barang yang tak sempat di masukan ke dalam tasnya bergeletak begitu saja.tak kuasa menahan rasa kantuknya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!