NovelToon NovelToon
Pendekar Sadis

Pendekar Sadis

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Mengubah Takdir / Epik Petualangan / Dan budidaya abadi / Fantasi Timur
Popularitas:5.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: I Can

Perang besar antar tiga benua mengubah segalanya. Ribuan nyawa melayang, jutaan orang kehilangan tempat tinggal.
Penculikan dan penindasan hampir terjadi di setiap sudut, tidak ada kata aman lagi.

Di dunia yang kacau inilah seorang anak kecil yang memiliki tubuh surgawi lahir namun sayang Ia tidak bisa berkultivasi.
Sampai akhirnya Ia bisa berkultivasi dan mengubah takdirnya sendiri dengan caranya.

Dimulai dari membantu sesama sampai membangun sebuah desa yang aman bagi para pengungsi yang tidak memiliki tempat lagi dan tidak tahu harus kemana.
Desa Ye, begitulah nama yang diberikan para pengungsi, mengikuti namanya, Ye Chen.

Ye Chen tersenyum kecil.
"Gawat! cepat menghindar!" teriak salah satu tetua, namun terlambat.
Ye Chen telah bergerak, cepat sekali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon I Can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dimensi Kekaisaran Akan di Buka

"Tuan muda, semua telah siap." Sun Li datang melapor.

"Nona Xiao, ajak mereka semua dan ikuti Sun Li," Kata Ye Chen. "Sun Yi, bakar habis tempat ini." Lanjutnya.

Tiga hari perjalanan, mereka menemukan banyak korban tewas. Setelah di periksa, ternyata mereka adalah pria paruh baya dan kelompoknya yang tidak ingin bergabung dengan desa Ye.

"Kuburkan mereka semua." Kata Ye Chen, banyaknya jumlah rombongan membuat pekerjaan ini cepat selesai dan rombongan ini kembali melanjutkan perjalanan.

Bagi mereka yang sebelumnya ragu-ragu untuk ikut bergabung, segera memantapkan hati setelah melihat korban tewas di depan mereka.

Tujuh hari berlalu, rombongan Ye Chen masih di dalam sebuah hutan kecil.

Sesosok bayangan muncul cepat dan memberi hormat.

"Tuan muda, markas sekte Racun Darah yang lain telah ditemukan. Satu hari perjalanan dari sini." Sun Yi yang ditugaskan Ye Chen mencari markas sekte Racun Darah kembali memberi laporan.

"Apa kau tau kekuatan mereka?" Tanya Ye Chen.

"Markas itu terlihat sepi, seperti tidak ada yang tinggal disana lagi. Tapi aku yakin di sana banyak tawanan yang lain." Jawab Sun Yi.

Setelah berpikir sejenak, Ye Chen berkata.

"Kumpulkan pasukanmu, besok kita berangkat, kita hancurkan markas itu," kata Ye Chen. "Sun Li carilah tempat yang agak tersembunyi di hutan ini, biarkan mereka semua tinggal di sini."

Ye Chen lalu memberikan kristal bening sebagai penanda formasi. Rencananya Ia akan membuat aray ilusi untuk menutupi keberadaan mereka.

Keesokan harinya ketika pasukan Ye Chen siap berangkat, seorang pria paruh baya datang mendekat mewakili yang lain menawarkan diri untuk ikut bergabung menyerbu markas sekte.

"Selain tingkat Emas Menengah ke atas, tak ada yang boleh ikut." Kata Ye Chen yang sebenarnya enggan mengikutkan mereka. Takutnya mereka nanti malah mengganggu.

Tiga tingkat Emas puncak, sepuluh tingkat Emas atas dan dua puluh tingkat Emas menengah.

"Eh, banyak juga." Kata Ye Chen. Ia memang tidak memeriksa kekuatan mereka satu persatu.

Jumlah mereka yang lebih dari du ratus orang memang sangat merepotkan jika ingin memeriksa satu persatu.

Rombongan yang Xiao Yun ikuti saja sudah lebih dari seratus orang, ditambah lagi dengan tawanan yang sudah lebih dulu ditahan.

"Pemimpin, bagaimana rencana anda?" Tanya pria yang menjadi pemimpin bekas tawanan. Pria ini memperkenalkan dirinya dengan nama Lu Bu.

Mereka semua saat ini sudah menunggu di depan gerbang markas sekte.

"Tunggulah." Jawab Ye Chen singkat.

Sun Li yang bertugas melakukan penyelidikan datang melapor. Menurutnya, markas ini hanya ada sekitar seratus orang yang berjaga.

"Baiklah, aku masuk terlebih dahulu. Tunggu aba-aba dariku." Ye Chen membagikan pil penawar racun kepada mereka.

"Saudara Sun, apakah pemimpin tidak punya rencana?" Lu Bu bertanya heran melihat Ye Chen masuk begitu saja.

"Oh tuan muda memang jarang membuat rencana, kecuali memang sangat dibutuhkan," jawab Sun Li. "Satu lagi, jangan memanggilnya dengan sebutan pemimpin, panggil tuan muda saja."

Lu Bu hanya mengangguk. Cukup menarik, pemimpin yang tidak mau disebut pemimpin. Ini menunjukkan bahwa Ye Chen ini bukan orang yang gila hormat. Mudah-mudahan pilihanku memang tepat, pikir Lu Bu.

Tidak lama kemudian Ye Chen muncul dan menyuruh mereka semua masuk. Tak lupa Ia menekankan untuk tidak membiarkan satu orangpun hidup.

"Ingat baik-baik! kita tidak butuh tawanan." Ujar Ye Chen lalu ikut kembali masuk ke dalam markas.

Tidak butuh waktu lama, seluruh markas sudah berhasil di taklukkan.

Dari keterangan salah satu anggota sekte, tetua dan ketua yang menjadi pemimpin di markas ini berada di markas pusat. Penyerangan yang dilakukan Ye Chen pada cabang markas mereka ternyata sudah mereka ketahui dan memanggil semua pimpinan untuk rapat darurat di markas pusat.

Yang sekte Racun Darah tidak menduga adalah Ye Chen kembali menyerang merkas mereka yang lain.

"Aku akan menghancurkan sekte Racun Darah. Sejak dulu sekte ini sudah menggangguku, sudah saatnya mereka semua dilenyapkan." Gumam Ye Chen pelan.

Tawanan di markas ini bahkan lebih banyak lagi dibanding markas sebelumnya. Setelah di obati, Ye Chen mengajak semuanya untuk tinggal di desa Ye. Tak ada yang menolak ajakan ini.

Wajah-wajah bahagia telah terlepas dari tahanan terlihat jelas saat mereka pergi menuju pemukiman sementara ditemani Lu Bu.

"Tuan muda, kumohon jangan tinggalkan aku, aku ingin ikut anda menghancurkan sekte Racun Darah." Pintanya sebelum pergi.

"Ambil ini," Ye Chen memberikan sebuah pil. "Jangan menyusul kami kalau kau tidak bisa menerobos ke tingkat Bumi." Lanjut Ye Chen.

Seampainya di pemukiman, Lu Bu tidak membuang waktu, Ia langsung berkultivasi menggunakan pil pemberian Ye Chen.

Dua orang temannya yang sama-sama di tingkat Emas puncak tidak ikut dan diharuskan menjaga pemukiman.

Pil yang sangat hebat kata Lu Bu dalam hati setelah menerobos tingkat Bumi awal selama hampir dua minggu.

"Kutitipkan tempat ini pada kalian, aku akan menyusul tuan muda." Ucap Lu Bu pada dua rekannya.

Takut tertinggal semakin jauh, Lu Bu mengerahkan seluruh kemampuannya mengejar rombongan Ye Chen yang sudah pergi jauh.

...

Kekaisaran Ye, paviliun istana.

Kaisar Zhao Tian duduk memimpin rapat seperti biasa, di kanannya duduk perdana menteri dan beberapa menterinya sedangkan di sebelah kiri duduk jenderal kekaisaran bersama para komandan perangnya.

"Kaisar, kami belum menemukan jejak putra mahkota." Ucap perdana menteri saat kaisar menanyainya.

"hm, kuharap dia masih hidup." Ucap sang kaisar dengan pandang mata yang menerawang jauh.

"Tidak usah kuatir, putra mahkota sangat cerdas, dia pasti bisa menjaga diri..."

"Aku berharap demikian," kata kaisar. "Jenderal, bagaimana keamanan kekaisaran kita?" Tanya sang kaisar lagi.

"Untuk saat ini semua masih baik-baik saja, konflik perbatasan dengan kekaisaran Han juga sudah sangat jarang terjadi."

Sang jenderal lalu menceritakan mengenai sekte Racun Darah yang akhir-akhir banyak melakukan aktivitas, mereka terlihat banyak berkumpul.

Kekaisaran bukannya tidak tau mengenai sekte ini tapi memang mereka sangat susah untuk dibasmi, markas yang sering berpindah-pindah menjadi kesulitan tersendiri.

Kekaisaran mendapat informasi dari mata-mata yang mereka sebar bahwa dua markas dari sekte Racun Darah telah rata dengan tanah. Jenderal mengakhiri laporannya.

"Apa ada informasi mengenai siapa yang menghancurkan dua markas ini?" Tanya kaisar.

"Kabarnya mereka adalah sekelompok orang, tidak tau mengapa mereka melakukannya. Yang jelas seluruh tawanan di kedua markas ini kabarnya dibawa oleh mereka."

"Dan bagaimana dengan alkemis kita, apakah mereka sudah berhasil menemukan penawar dari racun darah?" Tanya kaisar lagi.

"Kami masih meneliti racun ini, sampai saat ini kami hanya bisa menekan racun ini tidak menyebar." Yang menjawab adalah ketua alkemis kekaisaran.

Setelah membahas lain-lain, sang kaisar menutup pertemuan dengan membahas generasi muda kekaisaran yang masih sangat lemah.

Meski kondisi sekarang ini bisa dibilang aman dan berangsur-angsur membaik, hanya ada konflik-konflik kecil di kekaisaran yang baru ini tapi membangun kekuatan sangat penting.

Oleh karena itu kaisar ingin membuka sebuah portal yang terhubung ke sebuah dimensi di daerah sebelah barat kekaisaran.

Tidak ada batasan usia untuk bisa masuk, semua kultivator tingkat Bumi ke bawah boleh mengambil bagian.

Harapannya adalah generasi muda kekaisaran bisa berlatih di dunia dimensi yang kabarnya memiliki gravitasi dua kali lebih kuat dan kepadatan energi yang juga lebih padat.

"Satu bulan dari sekarang, bersiaplah, sebarkan berita ke semua penjuru." Kata kaisar sambil memegang sebuah token di tangannya.

...

Di saat yang sama rombongan Ye Chen sudah memasuki gerbang kota kekaisaran Ye.

"Berpencarlah, cari rumah makan yang menjadi markas sekte," kata Ye Chen. "Sebelum kita mencari kebutuhan desa, sekte ini harus kita basmi dahulu."

Gerbang kota kekaisaran tidak membebankan biaya masuk bagi siapa saja, penjaga gerbang hanya mengawasi lalu lalang orang.

Karena Ye Chen dari awal tidak bergerombol, maka di pintu gerbangpun tidak dicurigai.

"Saudara Sun! huff... akhirnya aku bisa menyusul kesini. Bagaimana, belum di mulai kan?" Lu Bu berseru ketika bertemu Sun Yi.

Tiba di ibukota, Lu Bu kebingungan mencari Ye Chen dan kelompoknya. Untungnya Ia melihat Sun Yi yang sedang mencari informasi markas sekte Racun Darah.

"Aku masih mencari markas pusat mereka. Sekte Racun ini sangat licin, aku sama sekali tidak bisa menemukan jejak mereka." Jawab Sun Yi kecewa. Tiga hari mencari belum juga ada hasil.

Sun Yi lalu mengajak Lu Bu menemui Ye Chen setelah seharian mencari bersama.

"Begini saja, tempatkan beberapa anggota kita di setiap rumah makan besar yang ada di sini," Kata Ye Chen. "Jangan lupa untuk mengganti mereka, jangan sampai dicurigai."

Satu hari berlalu lagi, tapi tetap tidak hasil, seolah sekte Racun Darah ini lenyap ditelan Bumi.

Berpikir sejenak, Ye Chen berkata untuk mengesampingkan dulu urusan sekte Racun Darah dan mulai mencari kebutuhan desa.

"Tuan muda, aku mendengar kabar beberapa hari lagi kekaisaran akan membuka portal dimensi untuk generasi muda kekaisaran." Ucap Sun Li.

"Oh ya... "

"Betul tuan muda, bahkan semua penduduk kekaisaran tau berita ini."

"Menarik juga, apa ada syarat untuk masuk."

"Semua kultivator tingkat Bumi ke bawah boleh masuk, kabarnya selain sumber daya, dimensi ini juga cocok untuk latihan ataupun untuk berkultivasi." Lanjut Sun Li.

"Apa kalian tertarik?" Kata Ye Chen yang mendapat anggukan dari Sun Li.

"Baiklah, kita semua masuk ke sana. Tugas kalian adalah mencari sumber daya. Akan kubuatkan pil Bumi yang bisa menaikkan tahap kalian ke tahap menengah."

"Nah beritahu semuanya tentang ini." Ucap Ye Chen.

Belum lagi Sun Li pergi, Sun Yi dan Lu Bu datang menghadap.

"Oh anda sudah datang, tingkat Bumi awal... Hebat." Ye Chen yang melihat Lu Bu datang memujinya dengan tulus.

"Terima kasih atas kebaikan tuan muda, ini berkat pil yang tuan muda berikan." Ucap LU Bu tulus.

"Ini karena bakatmu," ucap Ye Chen. "Istirahatlah, beberapa hari lagi kita pergi ke dimensi yang akan dibuka oleh kekaisaran."

1
Jemmy Jeck
sepertinya sdah hilang ditelan bumi
Robin Siu
/Grin//Sob//Sob//Shy//Sob/
@rt
hehehe...itu artinya peringatan maut
@rt
hahaha...belom tahu dia..😂😂
@rt
biasa makan xanax nih 😂😂
@rt
biar kapok 😂😂
Robin Siu
/Sneer//Sweat//Sweat//Sweat//Puke//Sneer/
@rt
ada yang tegak dan bukan tiang bendera 😂😂
@rt
wah...dia korupsi 🤭🤭
@rt
asep ? orang sunda atuh 🤭🤭
@rt
empuk...anget...😂😂
@rt
hahaha...tega bangets...😂😂
@rt
masih ada yang lain chen...tangkap
@rt
duren kalee di belah...wkwkwkwk 😂😂
@rt
hahaha...😂😂😂
@rt
nahhh kaan...mau jadi kaisar 🤭🤭
@rt
dasar perut kareeett...😂😂
Robin Siu
/Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/
@rt
lagian mau2nya nyabut gigi, gak jijik apa, tinggal tonjok aja kalo mau ngerontokin gigi 😜😜
@rt
uaah..dia ke ge er an 😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!