NovelToon NovelToon
Noda Di Balik Jilbabku

Noda Di Balik Jilbabku

Status: tamat
Genre:Teen / Fantasi / Perjodohan / Tamat
Popularitas:214.5k
Nilai: 5
Nama Author: Amallia

Namaku Khoirunnisa, aku anak dari sepasang suami istri yang sholeh dan merupakan ustad dan ustadzah. namun aku bukanlah seorang wanita yang sholehah. aku selalu membuka auratku jika bepergian. aku tak mendengarkan nasihat kedua orang tuaku. hingga malam kelam itu terjadi. aku di nodai oleh orang yang tidak ku kenal. sejak saat itu aku memilih untuk menutup auratku dan tinggal di pesantren sambil meneruskan kuliahku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amallia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedatangan Iqbal ke rumah Nisa

Pagi ini Alvin dan Nisa sudah bersiap-siap untuk pergi. Alvin akan mengajak Istrinya jalan-jalan.

Alvin menahan Istrinya yang hendak masuk ke dalam mobil.

"Sebentar sayang, jangan masuk dulu!" pinta Alvin lalu membuka pintu mobil belakang. dia mengambil kado yang semalam dia beli.

"Itu apa?" Nisa bertanya saat melihat suaminya mengambil paper bag dari dalam mobil.

"Ini buka sendiri!" pinta Alvin

Nisa mengambil paper bag itu. dia mengambil sesuatu dari dalamnya. dia melihat bungkusan kado yang dia sendiri juga tidak tahu isinya.

"Apa ini?"

"Buka saja sayang" ucap Alvin kepada Istrinya.

"Di dalam saja yah Mas" Nisa mengajak suaminya kembali ke dalam rumah.

Kini keduanya sedang duduk di sofa. Nisa segera membuka bungkusan kado itu.

"Wah gamisnya bagus sekali." Nisa merasa senang mendapatkan kado itu.

"Kamu suka?"

"Suka sekali Mas" jawab Nisa

"Mas juga beli couplenya loh, jadi kalau kamu pakai gamis ini nanti kita bisa samaan." ucap Alvin kepada Istrinya.

"Makasih Mas Alvin" Nisa memeluk suaminya.

"Sama-sama sayang" ucap Alvin yang kini membalas pelukan suaminya.

"Ekhm, ada apa ini kelihatannya senang sekali." Bu Siti yang akan keluar rumah untuk membuang sampah tak sengaja melihat anak dan menantunya sedang berpelukan.

"Nisa dapat kado Mah" ucap Nisa sambil memperlihatkan gamis yang dia pegang kepada Ibunya.

"Wah bagus sekali Nis, kado dari Mamah nanti menyusul Nak."

"Tidak usah repot-repot Mah."

"Tidak kok Nak, nanti malam Mamah mau ngadain acara syukuran do'a bersama disini. kamu kalau mau pergi, nanti sore harus sudah pulang yah Nak." pinta Bu Siti kepada anaknya.

"Baik Mah, tapi syukuran apa yah?" tanya Nisa

"Syukuran bertambahnya usiamu Nak." jawab Bu Siti

Hanya sebentar mereka mengobrol. kini Nisa dan Alvin sudah pergi.

Baru juga mobil yang di kendarai Alvin keluar dari gerbang, terlihat sebuah motor memasuki gerbang.

Seorang lelaki tampan turun dari motornya. lalu lelaki itu berjalan menuju ke pintu masuk.

Tok tok

"Assalamu'alaikum" ucap lelaki tampan yang ternyata adalah Iqbal.

"Waalaikum'salam" jawab Bu Siti yang masih berada di ruang keluarga.

Bu Siti segera membuka pintu rumahnya.

"Cari siapa yah?" tanya Bu Siti

"Kenalin nama saya Iqbal, dan saya datang untuk bertemu Ustad Ahmad." ucap Iqbal sambil tersenyum menatap Bu Siti.

"Silahkan masuk Nak!" pinta Bu Siti

Kini Iqbal duduk di sofa ruang keluarga. dan Bu Siti segera memanggil suaminya yang ada di kamar. kebetulan Pak Ahmad sedang bersiap karena akan pergi ke pesantren.

"Pah, ada yang mencarimu." ucap Bu Siti yang kini sudah berada di dalam kamar.

"Siapa Mah?"

"Namanya Iqbal, Mamah juga tidak mengenalnya Pah. lebih baik Papah menemuinya saja dulu." pinta Bu Siti kepada suaminya.

Kini Pak Ahmad keluar dari kamarnya dan segera menemui Iqbal. sedangkan Bu Siti memilih untuk ke dapur. dia akan membuatkan minuman untuk Iqbal.

"Assalamu'alaikum Pak Ustad." ucap Iqbal lalu mengulurkan tangannya kepada Pak Ahmad.

"Waalaikum'salam Nak" jawab Pak Ahmad dan keduanya saling bersalaman.

Kini Pak Ahmad langsung duduk di sofa depan Iqbal.

"Kenalin nama saya Iqbal. maaf sebelumnya jika kedatangan saya ini mengganggu. tapi saya dapat informasi jika Ustad Ahmad sedang mencari guru ngaji. niatnya saya ingin mendaftar." ujar Iqbal mengatakan niat kedatangannya.

"Wah Nak Iqbal ini masih muda loh. kalau boleh saya tahu, sebelumnya Nak Iqbal ini mesantren dimana?" Pak Ahmad bertanya kepada Iqbal.

"Saya mesatren di pesantren darussalam. sekaligus saya juga kuliah. tapi sekarang sudah lulus. lebih tepatnya baru lulus." jelas Iqbal

"Wah kebetulan anak saya juga mesantren disana loh." ucap Pak Ahmad

"Iya saya tahu Pak"

"Kamu kenal Nisa?"

"Kalau kenal sih tidak, hanya tahu saja." jawab Iqbal

"Kalau boleh saya tahu, Nak Iqbal ini belajar ngaji dari usia berapa?" Pak Ahmad kembali bertanya untuk melihat jika Iqbal ini cocok jadi guru ngaji di pesantrennya atau tidak.

"Kebetulan dari kecil saya sudah di ajarkan mengaji. mulai dari kelas satu SD saya sudah tinggal di pesantren dan alhamdulilah menamabah ilmu saya." ucap Iqbal

Wah Nak Iqbal ini anak yang sholeh. andai saja dia jodohnya Nisa, ah aku mikir apa sih." batin Pak Ahmad dan kembali menetralkan fikirannya.

"Kalau seperti itu saya menerima Nak Iqbal untuk mengajar di pesantren saya. saya tahu pasti Nak Iqbal ini ilmunya sudah di atas rata-rata."

"Terima kasih Ustad, saya juga masih belajar kok." kata Iqbal

"Ah jangan merendah."

"Maaf lama buatkan minumnya. silahkan di minum!" Bu Siti menaruh dua gelas dan satu toples makanan ringan di atas meja.

"Terima kasih Bu, tidak perlu repot-repot Bu." ucap Iqbal ramah

"Saya sama sekali tidak merasa di repotkan Kok." ucap Bu Siti lalu dia kembali berucap sekaligus berpamitan. "Pah, Mamah mau pergi sebentar ada acara pengajian. nanti sebelum dzuhur juga sudah pulang kok." ucapnya lagi

"Iya Mah, hati-hati Mah" ucap Pak Ahmad kepada Istrinya.

"Baik Pah" Bu Siti langsung pergi ke kamar untuk bersiap.

Kini Bu Siti sudah pergi dari rumah. beberapa saat setelah kepergian Bu Siti, Pak Ahmad juga memilih untuk pergi ke pesantren bersama Iqbal. niatnya Iqbal akan mengajar mulai hari ini saja.

°°°

1
SEPTi
apakah Roy mau ngerjain Nisa??? oh No
Mamah zaki
salah nulis
Yuni Rahma
aldo atau Alvin sih namanya?
Sulati Cus
suami plinplan nurut si boleh tp soal rt y urusan mu ortu g boleh ikut campur
Dede Dewi
keren thor... diawal cerita udah disuguhi cerita yg bikin nyesek...moga entar endingnya bikin haru...hehe
Helen Apriyanti
yhhhh kok tamat.. kirain msih .. sukses trz dg krya" nya yh kk author...
Helen Apriyanti: iya nnti mmpir..
bca ny marathon lg hee
total 2 replies
Helen Apriyanti
km hrs puasa vin.. krn ibu mlhir kn msa nifas 40 hri .. hrs sbar vin hee
Helen Apriyanti
nisa kontraksi.. mau lhiran ntu
Helen Apriyanti
author sll slh mnyebutkn nma hee
Helen Apriyanti
hahaa yaa bgitu mood ibu hamil ..lagian alvin knp jg d mkn sate bumil hihiii
Helen Apriyanti
dasarr jalang anita mulai mnunjkan sifay aslinya mnjadi seoarg pelakorrr
Helen Apriyanti
bru nyadr bu hilya stelh mnyesal.. mmng pnyesln dtg ny blkngn ...
Helen Apriyanti
rasain. loh bu hilya makanya jd org tuch hrs sabar lh

emng nya org hamil gmpang kn trgntung d kasih nya sm Allah swt .
Helen Apriyanti
bu hilya trllu tergesa" gak sabaran ...emng org hamil sprti mkn cabe apa..
nyatanya nisa hamil.. tapi... jgn" trlnjur nikah sama c nita lg hadehhhhh hncur hatiku kata nisa .. ikut sedih aku thorr mrskn hti ny nisa
Helen Apriyanti
nisa hamil... jgn trlmbt donk ... sblm trjdi prnikhn dg c nita
Helen Apriyanti
wahhh nisa hmil
Helen Apriyanti
huhh dasarr bu hilya.. buat nisa hamil aj thorr jgn jd nilah sm c nita
Helen Apriyanti
jgn mau d madu nisha.. lbih baik cere aj
Helen Apriyanti
lagian ga tau malu bgt sih c anita .. mskipun d suruh bu hilya .. nolak kek dkit .. ga pny hrga diri.. dsarrrr plakor
Helen Apriyanti
jgn mau nisa d madu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!