NovelToon NovelToon
Rayu Candu

Rayu Candu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintamanis / Perjodohan / Balas Dendam / Nikahkontrak
Popularitas:235k
Nilai: 5
Nama Author: Armalik King

#Mature conten
#Harap bijak memilih bacaan
# Isi mengandung unsur 18+

Sebuah rayuan, bisa membuat seseorang terjebak dalam pusara angan-angan yang indah, melebihi logikanya tanpa sadar.

Disinilah kisah sang tokoh utama bermula. Elena tanpa sadar mulai masuk kedalam bujuk rayu yang akan mengubah hidupnya.

Bagaimana kelanjutan kisahnya?

Jangan lupa, untuk menekan tap Love, like serta komentnya ya, Terima kasih telah membaca.

Find me on IG @Armalik King
Facebook @Armalik King

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Armalik King, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumor Lain

Mereka bertiga mulai keluar dari dalam ruangan perpustakaan. Tak terasa hari telah senja. Akhirnya, Elena memutuskan untuk mandi dan berendam sebelum makan malam tiba. Ia menaki lift-nya bersama Lucy. Karena tak mungkin jika Darren mengikuti kedua sahabtnya itu ke kamar Elena. Dan pria yang berparas bak pangeran dari inggris itu pun, pergi ke kamar tamu di mana tas ranselnya berada.

Sesampainya di lantai dua, Elena dan Lucy bergegas pergi ke kamar Elena. Untung saja hari ini Lucy tak ada jadwal suting. Dan ia ingin menghabiskan waktu bersama sang sahabatnya tersayang. Setelah masuk kemar, tak berapa lama ketika mereka baru saja duduk. Terdengar suara ketukan pintu di kamar itu. Lalu suar seorang wanita paruh baya pun terdengar, “Nona... tadi saya telah menyiapkan aroma terapi bersama esens untuk di masukkan pada bak mandi anda! Bisakah saya masuk agar membantu anda menyiakannya?”

“Oh, tak usah bi! Saya bisa sendiri! Bibi lakukan pekerjaan bibi saja!” ucap Elen yang berjalan menuju pintu kamarnya itu.

Pintu pun terbuka, terlihat sang pelayan pribadi dari Elena yaitu, bi Ruby. Ia berdiri dengan raut wajah ramah. Elena pun mengucapkan terima kasih padanya dan kembali menutup pintu. Sepeninggalan sang bibi, Elena bergegas untuk berendam sore ini. Ia melangkah pergi menuju kamar mandinya dan tak lupa pamit pada Lucy. “Jika kau ingin berendam, pakailah kamar mandi di bawah! Karena aku mungkin akan lama!” ujar Elena dengan suara yang sedikit kencang karena ia telah berada di dalam kamar mandinya.

“Oh, ya Lucy? Jika kau ingin meminta hal lain, kau tinggal panggil bi Ruby atau pelayan lain!” ucap Elena kembali menambahkan.

“Ok, baiklah! Aku akan turun sekarang... tapi, apa kau baik-baik saja sendirian? Elena?” teriak Lucy yang ada di balik pintu kamar mandi.

Memang Lucy mengkhawatirkan Elena. Karena memang sepanjang hari Elena tak pernah sendiri, di mana pun berada. Terkadang ia akan bersama bibi Ruby kemanapun ia pergi, atau ia akan di dampingi sopirnya. Padahal Lucy selalu menawarkan bantuan untuknya, jika ia menginginkan seorang body guard atau penjaga, Lucy akan memerintahkan salah satu penjaganya agar ia bekerja untuk Lucy. Karena setelah di tinggalkan kedua orang tuanya, Elena selalu merasa ketakutan jika sendirian.

Elena pernah berbicara padanya bahwa, seolah dirinya sedang diikuti atau di intai bahkan ia takut seseorang mencelakainya. Dan Lucy memaklumi itu. Terlebih saat kecil dulu, Elena pernah mengalami kekerasan seksu’al yang berdampak pada tekanan batin sampai ia mengalami gangguan mental. “Ah... Aku tak bisa! Aku tunggu kau saja selesai!” ujar Lucy yang terlihat kebingungan karena khawatir.

“Biarlah! Aku tak mandi sekalian! Aku tak akan jadi jelek walah tak mandi sore! Lagian aku terbiasa mandi malam setelah Suting berakhir,” gumama Lucy yang kembali berjalan menghampiri sebuah kursi rias.

Lucy menatap kearah meja rias Elena. Di sana terdapat beberapa barang berupa botol dan riasan yang tersusun rapi. “Astaga! Apa gunanya ia membeli banyak botol riasan tetapi tak pernah berias hanya sekedar minimalis?” ujar Lucy yang memperhatikan alat rias Elena.

Karena menunggu lama Elena, Lucy pun akhirnya asyik dengan ponselnya. Ya, meskipun ia sibuk Suting, tetapi kebanyakan ia mengambil pekerjaan sebagai bintang iklan dan sebagai mc. Ya, walau pun Lucy terkadang bermain film sesekali dan jika tawarannya itu, ia memerankan karakter yang unik dan berbeda. Memang Lucy mempunyai sikap yang selalu bosan, dengan hal yang selalu ia kerjakan. Maka dari itu, Lucy akan mengambil pekerjaan yang berbeda seperti seorang mc dari acara penjelajahan hutan atau traveling dan berbagai makanan unik.

Tiba-tiba ia melihat cuitan seseorang di laman jejaring sosialnya. Akun itu memperlihatkan sebuah video, di mana samar terlihat seorang wanita yang mirip sekali dengan Elena. Terlihat pula tulisan yang berupa judul dari rekaman video tersebut. “Elena sang anak, dari Leonard Prusia, tengah meminta seorang pria untuk menikahinya,” gumam Lucy yang seketika itu terkejut.

“Astaga! Apa ini? YA TUHAN... i-ini kan...,” ujar Lucy yang ucapannya terbata karena tak percaya dengan apa yang di lihatnya Itu.

Tok...tok...tok

Seketika, itu Lucy sibuk memasukkan ponselnya. Ia terkejut pula dengan suara ketukan pintu di luar kamar. “Ya! siapa?” teriak Lucy dari dalam kamar.

“Apa itu kau Lucy?” sahut seseorang dengan suara pria.

Seketika itu Lucy bangkit dari kursi dan berlari kecil ke arah pintu kamar itu. Seketika, ia membuka pintu kamar dan menarik masuk Darren. Pria tampan itu pun terkejut dengan perlakuan Lucy. “Hei, apa yang kau...” ucapan Darren yang terhenti, lantara Lucy menutup mulut Darren dengan tangannya. Pria itu mengernyitkan dahi dengan menatap kearah Lucy bingung.

Setelah menurunkan kembali tangan dari mulut Darren, Lucy mengisyaratkan bahwa Darren harus tetap diam tanpa bersuara. Lucy mendekatkan telunjuknya pada mulut. Lantas, ia mengambil ponsel yang ia masukan barusan. Lucy pun memperlihatkannya pada Darren. Pria bermata biru itu pun menatap layar ponsel dengan wajah terkejut. Lebih tepatnya, ia melongo dengan mulut sedikit terbuka.

Dalam beberapa detik kemudian, Darren kembali menguasai raut wajahnya. Dengan sigap, jemari tangannya mulai menekan layar ponsel. Lucy memperhatikan Darren yang ada du sampingnya. Ternyata Darren sedang mencari asal rekaman video itu. Dan itu dari sebuah situs rumor yang terkenal. “Astaga! Mereka mengapa merumorkan hal yang tidak benar!” ujar Darren dengan suara kesalnya.

“Ssstttt...,” ucap Lucy yang mengingatkan pada Darren untuk tidak mengeraskan suaranya.

Tiba-tiba, suara pintu terbuka. Diikuti dengan suara langkah kaki yang semakin lama semakin mendekat. Darren dan Lucy tak menyadari kedatangan Elena. Karena mereka sedang berdiri tepat di ambang pintu. “Apa yang kalian lakukan?” celetuk Elena dengan suara rendah. Ia tiba-tiba berdiri si samping keduanya, dengan memakai jubah handuk dan rambut yang tergulung diatas kepala.

“Astaga! Elena!” ucap Lucy dengan tersenyum dan menariknya dari sana. Mereka berjalan menuju ruangan wardrobe yang tak jauh dari ranjang tidurnya.

“Oh, i-itu... kau harus menggunakan pakaian yang sedikit tebal!” ucap Lucy kemudian yang membawanya masuk ke dalam ruangan wardrobe. Di sana terlihat beberapa pakaian yang tergantung di rak dinding. Terlihat pula meja laci kaca dimana tersimpan aksesoris milik Elena. “Itu!” tunjuk Lucu dengan wajah canggungnya. “Tadi ramalan cuaca mengatakan bahwa, malam ini suhu akan begitu dingin. Jadi, kau lebuh baik memakai mantel yang nyaman untuk dirumah!” sambung Lucy yang berjalan menuju rak mantel milik Elena.

Lucy sengaja mengalihkan perhatian Elena. Walau pun dalam hatinya ia sedikit waswas. Karena ia takut, jika Elena telah melihat artikel yang ada di dalam ponselnya tadi. Tetapi sejauh ini, Elena hanya sibuk dengan pakaiannya saat ini, bagaimana tidak? Lucy memubuatnya bingung dengan mengacak-acak pakaiannya dan mencocokkan beberapa pakaian yang bagus menurut Lucy. Tetapi secara tak langsung, pikiran Elena pun teralihkan.

To be continue...

1
acthur2u🔥
lanjytin tur GK BLH pingsan dulu
acthur2u🔥
sip lanjt lagi
acthur2u🔥
lanjut bosq
Thenten
Hai kak Salam dari Menikahi Mafia Kejam ya. Aku udah Fav cerita kkak tolong Fav balik ya. Terimakasih ❤
Katarina Sutirah
lanjut
ste4v7💂
up banyak2 tor
miknik👾r*b*t
ckckck aku prihatin
miknik👾r*b*t
oh, ternyata
miknik👾r*b*t
nah mesti di basmi hama itu
miknik👾r*b*t
hmm, sepertiny
miknik👾r*b*t
goshting
miknik👾r*b*t
update plis
miknik👾r*b*t
n3xt
miknik👾r*b*t
lagi lagi terus
miknik👾r*b*t
lagi up banyak
miknik👾r*b*t
woow
miknik👾r*b*t
begitu kah?
miknik👾r*b*t
up lagi
miknik👾r*b*t
ok fine
miknik👾r*b*t
lanjtkan lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!