NovelToon NovelToon
Cinta Tulus Aisyah

Cinta Tulus Aisyah

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Contest / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Muslimah hasyim

Aisyah seorang wanita cantik,dari keluarga sederhana.Berkulit putih dan bernetra coklat.Tutur kata nya lembut,membuat hati teduh saat berbicara dengan nya.

Aisyah hafal kitab suci juga sedang menempuh pendidikan S3 di Kairo Mesir.

Aisyah tidak pernah dekat dengan pria mana pun.Ia sangat menjaga diri,kehormatan nya juga tutur kata nya.
Sampai suatu ketika Ia bertemu dengan pengusaha muda bernama Farel Ramadhian.

"Aisyah aku bukan lah pria sempurna yang mampu menjadi imam untuk mu tanpa petunjuk dari Allah SWT. Aku mencintai mu karena Allah,mau kah kau menikah dengan ku?"

"Aku menerima niat baik dari engkau,membina rumah tangga
berharap Ridho dari Allah Tuhan Yang Maha Pengasih."

Seseorang dari balik tirai mengusap bulir bening yang lolos dari ujung netra nya.Hati nya pilu,mencintai wanita yang tidak seharusnya Ia cintai.

"Aku akan membahagia kan mu dengan cara ku sendiri tanpa melukai
orang lain."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muslimah hasyim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 30

Aisyah duduk memandang Farel yang masih terbaring lemah dengan peralatan medis menempel pada tubuh nya.Aisyah melantunkan ayat suci di dekat Calon suami nya.

"Aaaa...gh............" Tiba tiba Farel mengigau merintih kesakitan.

Aisyah menuntun Farel untuk ber Istighfar

"Astaghfirullahal'adzim"

"Astaghfirullahal'adzim"

Mata Farel mulai terbuka.Ia melihat Aisyah di berada di samping nya lalu

"Maaf.." lirih Farel.

"Sudah lah tidak apa."

"Tidak seharusnya kau terlibat,ini tidak ada hubungan dengan mu." Farel mengingat kejadian sebelum nya,orang yang menarih dendam pada nya hingga melibatkan Aisyah.

"Istirahat lah.Aku segera kembali." Aisyah berlalu meninggalkan Farel dan Geo yang sedang tertidur dengan posisi duduk di kursi bersandar pada tembok.

Aisyah menuju masjid rumah sakit untuk melaksanakan shalat Dzuhur.

BerDo'a memohon Ampun kepada Allah,Tuhan Yang Maha Pengasih.

Memohon petunjuk untuk hal hal yang akan Ia hadapi di kemudian hari.Kemudian membaca Al-Qur'An.Tidak lupa menDo'akan untuk kesembuhan Farel.

Aisyah kembali menuju tempat Farel berada,namun Aisyah tidak menemukan Farel juga Geo disana.

Perawatan menjelaskan jika Farel telah dipindahkan menuju ruang dengan Fasilitas terbaik.

Dan benar ada nya,Farel sudah dipindahkan kesana dengan bodyguard yang berjaga di luar.

"Masuk lah nona,tuan Farel telah menunggu anda."

"Terimakasih".

"Assalamu'alaikum." Aisyah membuka pintu.

"Wa'alaikumsalam" jawab Farel.

Aisyah tidak menemukan Geo disana.Ia memilih duduk di kursi meraih bubur yang ada di meja untuk disuapkan pada Farel.

"Kau marah?" tanya Farel melihat Aisyah yang tampak berbeda.

"Apa kau membunuh?"tanya Aisyah.

"Tidak,itu hanya amunisi buatan berisi zat kimia hanya untuk membuat mereka tidak sadarkan diri selama beberapa hari.Ketika terbangun,mereka sudah mendekam di penjara."

Farel merintih menahan rasa sakit di dada nya.

"Aku tidak mengerti mengapa khamed dan Aziz begitu menaruh dendam sampai seperti itu pada ku."

"Makan dulu,biar aku suapi." Aisyah menyuapi Farel dan berkata"Kembali lah ke jalan Allah dengan sesungguhnya.jika pekerjaan tidak mendatangkan kebaikan untuk mu maka hindari saja.Aku tidak mau terjadi sesuatu padamu."

"Sakiiit..." Farel merasakan nyeri pada bekas operasi nya.

"Mengapa peluru itu bisa menembus rompi anti peluru yang kau kenakan?" tanya Aisyah.

"Tentang itu,biar Geo yang mencari tau."

"Assalamu'alaikum nak.."Bu Inah membuka pintu.

" Wa'alaikumsalam"jawab Aisyah dan Farel serempak.

Bu Inah berjalan mendekati ranjang pasien tempat Farel berbaring.Menatap haru pada Farel dengan perban melekat di dada.

"Terimakasih nak Farel,kau begini karena anak ku."kata Bu Inah.

" Dengan siapa ibu kemari?tanya Aisyah.

"Nak Geo menyuruh orang untuk menjemput Ibu.

Nak Geo tau Ibu sangat menghawatirkan kalian.Dan kau,Nak Farel.Ibu benar benar minta maaf."

"Ini bukan lah kesalahan Aisyah bu...Ibu tidak perlu minta maaf.Terimakasih sudah datang kemari."

\*\*\*

Geo berendam air hangat pada bathUp untuk melepas penat nya sejenak di dalam kamar mandi apartement.Ia sedikit menghela.

"Aisyah sebentar lagi akan menikah dengan teman ku!!hingga hari ini pun aku belum bisa menghapus nama nya."

Geo keluar kamar mandi hanya mengenakan handuk melilit pada pinggang nya.

ting.....ada seorang meyentuh bell.Geo melihat cctv yang terhubung pada ponsel nya.

"Ainsyel?mau apa dia kemari!"Geo tetap saja membuka pintu.

Cklek...

" Mau apa kau kemari!"

"Ketus sekali.Kau tidak akan menyuruhku masuk?"jawab Ainsyel,Benar juga Geo kenapa aku protes,bukan nya Geo tidak pernah lembut pada ku sebelum nya.

" Aku hanya merindu kan mu,sepertinya kau habis mandi?"Tanya Ainsyel sambil menatap Geo yang hanya terbalut handuk membuat Ainsyel memalingkan wajah nya.

Geo membiarkan Ainsyel masuk ke dalam dan Ia menuju kamarnya untuk memakai baju.

Ainsyel memperhatikan Geo dari belakang.

"Ya Tuhan..mengapa kau tampan sekali Geo?Bagaimana aku bisa melupakan mu?Aaaaa....melihatmu yang hanya seperti itu membuatku semakin bergetar!!"

"SINGKIRKAN OTAK KOTOR MU!!" Kata Geo.

"APA...!!kau mendengar ku?Ya Tuhan..aku hanya berucap dalam hati,!" gumam Ainsyel.Ia sangat malu kali ini.

Ainsyel menunggu cukup lama duduk di sofa membuat nya mulai bosan.Ainsyel mengedarkan pandangan,"Apartement ini sangat nyaman lebih baik aku menyalakan televisi.

"Kau sangat tidak sopan!!bertingkah seolah tempat ini milik mu!!" Baritone khas Geo yang sangat menyebal kan selalu Ia tunjukan di depan Ainsyel. Namun dasar Ainsyel yang tidak pernah peduli jika Ia selalu di tolak dan tidak di hiraukan.

" Aku ini pacarmu bukan?Anggap saja begitu."Ainsyel melirik Geo yang telah berpakaian lengkap.

"Kau bisa masak?" tanya Geo tiba tiba duduk di samping nya.

"Eh..kenapa kau tanya begitu?Apa kau akan mengajakku menikah jika bisa memasak untuk mu??Tanya Ainsyel sambil menatap pria di samping nya.

Wajah Geo mendekati Ainsyel, membuat Ainsyel berdebar debar."AKU LAPAR!!!"Seketika Geo bangun dari duduk berlalu menuju ke dapur.

Ainsyel yang masih duduk di sofa memajukan bibir nya.

" Mengapa kau terlihat kecewa?"Geo berbicara tanpa menoleh kebelakang.

"Tidak!" Ainsyel bangun dari duduk mengikuti Geo menuju dapur.Memeriksa sesuatu yang bisa di masak di dalam lemari pendingin.

"Tidak ada apapun disini.hanya telur..Baiklah aku buatkan nasi goreng untuk mu,kau diam lah disana." Ainsyel menggulung rambut nya menyimpulkan ke atas.Ainsyel mulai memasak,tanpa sadar Geo terus memperhatikan nya dan mengulas senyum.

Simpul rambut Ainsyel terlepas,itu mengganggu aktifitas memasak nya.Geo mendekat menuju Ainsyel.Tangan kekar itu mengikat rambut Ainsyel menggunakan karet gelang yang entah dari mana Geo mendapatkan itu membuat jarah kedua nya sangat dekat.Ainsyel berdebar,hanya seperti ini saja Ainsyel sangat senang.

"Terimakasih" Ainsyel tersenyum untuk Geo.

tidak ada respon dari Geo,Ainsyel pun kembali melanjutkan aktifitasnya.Geo kembali duduk di meja makan ditempat semula.

Geo memainkan ponselnya tidak lama nasi goreng terhidang di meja.

"Sudah jadi,ini untuk mu,dan ini untuk ku. kita makan bersama!" sambil menyalakan lilin di tengah meja lalu berkata"Anggap saja kita sedang berkencan.Ini pertama kalinya aku bisa berduaan dengan mu."kata Ainsyel antusias.

Geo memasukan nasi goreng pada mulut nya."Enak.."ucap Geo.

"Kau suka?" tanya Ainsyel antusias.

Geo mengangguk.Ainsyel benar benar senang mendengar nya.

"Kalau begitu habis kan.Aku akan membuatnya lagi di lain hari."

"Kau tidak keberatan?" tanya Geo.

"Tentu saja tidak...aku sangat menyukai mu Geo... kau tau,hari ini aku sangat bahagia.Terimakasih."

Geo hanya menggelengkan kepala melihat tingkah Ainsyel yang bagi nya terlihat sangat konyol."Ada ya di dunia ini wanita sepertimu!"Gumam Geo.

"APA?" Ainsyel tersentak sedikit mendengar Geo berbicara.

"Ah tidak..habiskan saja makanan mu!"

Geo menghabiskan nasi goreng nya dengan sangat lahap.

"Kalau kau masih lapar,Kau bisa makan milik ku." Menyodorkan piring nya melihat nasi di piring Geo sudah habis.

Geo hanya diam,Ainsyel kemudian menyuapkan ke mulut Geo.

"Makan lah..aku tidak keberatan." ucap Ainsyel.

Geo pun akhirnya menerima tawaran dari Ainsyel.

membuka mulutnya untuk menerima tiap suapan dari Ainsyel.

1
SiFa
Luar biasa
Ncuk Cuk
Alhamdulillah smoga samawa
arzetti azra
Luar biasa
Musdalifa Ifa
meleleh hatiku dengan pria dinovel ini
Denia Adiffa Putri Ibrohim
😢😢😢
Denia Adiffa Putri Ibrohim
masyaAlloh sungguh bagus kk alurnya barokkallah 🤲🙏🏻
Denia Adiffa Putri Ibrohim
assalamualaikum wr-wb
mkasih kk aku suka alurnya yg sangat islami banyak yg bermakna juga mangfa't
smoga slalu dlm karunia juga lindungan Alloh 🤲🤲🤲🙏🏻
Ida Widyawati
Luar biasa
SENJA ROMANCE
assalamualaikum wr wb, mampir yuk kan di "Jalan Cinta Aisha Khumairah".
SENJA ROMANCE
assalamualaikum wr wb, yuk mampir kakak di beranda ku salam dari "Jalan Cinta Aisha Khumairah"😊🙏🙏
Muslimah Hasyim: semangat... Saling mendukung
total 1 replies
SENJA ROMANCE
assalamu'alaikum wr wb, salam kenal dari saya, mampir yuk ke beranda ku🙏
Yus
Felicia dan geo sangat serasi mereka berdua
Fiya Cahaya
the best
Muslimah Hasyim: Terimakasih, Mohon maaf masih banyak kekurangan ya ...
total 1 replies
Sri Tini
lanjut thor dan smoga farrel cepat di temukan
Syauqi Perkasa
ntar Friska masih hdp, merusak rmh tangga mereka.
Nyakmah
,mmkn
Elmiah
bagus cerita nya mantap
Yanti Linggar
aku jg tertarik sm felisya sm gio
Olan
izin promos "LOVE ME" jangan lupa mampir teman2😊😊
Muslimah Hasyim: Selamat berkarya kak.. salam kenal dan saling mendukung
total 1 replies
Berlian Arandita`
kak aku kasih masukan sedikit, kalau nextnya bikin novel ada nuansa RELIGI apalagi tokoh utamanya WANITA. ingat yah, jangan di masukin kalimat dengan "suara lembut" di setiap dialog tokoh wanitanya , suara yang menjukan hati, dsb. kalau kakak bikin novel yg ada genre religi harusnya tau aturan agama kan? WANITA muslimah itu dilarang bicara bernada lembut kepada laki2 yang bukan mahramnya. harus tegas. lebih bagus begini. contoh dialognya gini "silahkan duduk" dengan suara tegasnya, (bukan malah dengan suara lembutnya).

inget, nada bicara wanita muslim itu tegas , kecuali terhadap keluarga dan suaminya.
Berlian Arandita`: “Hai isteri-isteri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain jika kamu bertaqwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara dengan mendayu-dayu sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya.” (Al Ahzab: 32)
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!