NovelToon NovelToon
Broken Vow

Broken Vow

Status: tamat
Genre:Selingkuh
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.7
Nama Author: Melisa Lim

Bahtera rumah tangga Seorang Presdir yang bernama Daniel diambang kehancuran, Setelah kehadiran seseorang dari masa lalu nya.
Disitulah kesetiaan seorang istri sedang diuji.
Akanlah Istri nya bertahan dengan pernikahan nya atau malah mengubur janji suci mereka???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melisa Lim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Alya menangis didalam kamar nya sebab daniel tak menepati janji nya yang akan segera menghubungi nya setelah pekerjaan nya selesai. ia berulang kali menghubungi daniel dan masih tidak mendapatkan jawaban nya.

Alya tak henti-henti nya melakukan panggilan video. ia ingin melihat apa yang sedang daniel lakukan sekarang. "Bagaimana kabar suamiku, apa yang sedang terjadi padanya hingga ia tak menerima panggilan ku." ujar alya yang merasa trauma ketika ia kehilangan rendy. alya takut terjadi sesuatu menimpa daniel. tapi ia tak tahu harus menghubungi siapa.

Alya tak akan bisa tidur malam ini sebelum daniel memberi kabar untuk nya.

Alya duduk diatas ranjang nya dan menekuk lutut nya.

"Daniel, sedang apa kamu disana? bukankah kamu mengatakan bahwa kamu tidak bisa tidur bila tak berada disampingku?" ujar alya dalam hatinya.

Alya mengusap air mata nya yang jatuh dipipi nya. Pikiran nya benar-benar kacau hingga ia merasa sakit dibagian bawah perut nya.

"Daniel, tolong jawab telponku!!" alya tak henti nya menangis. hatinya seperti tersayat pedang yang tajam dan teriris perih.

Alya semakin merasakan sakit diperut nya seperti kram saat ingin menstruasi. Alya sangat panik, ia mengingat pesan dokter nya yang tidak memperbolehkan nya berpikir terlalu keras dan istirahat yang kurang.

Alya terbaring diatas ranjang nya sambil memegang perut nya. ia memanggil pembantu nya agar membantu nya menghubungi dokter kandungan nya.

Bik narti masuk kedalam kamar alya dan mendapati alya dengan sekujur tubuh yang berkeringat menahan rasa sakit nya.

"Bik, tolong hubungi dokter kandungan saya bik." ujar alya, suara nya terdengar gemetar.

Bik narti mencari nama dokter kandungan didalam ponsel alya dan bik narti mencoba menghubungi nya tetapi sang dokter tak menjawab panggilan nya karna memang sudah larut malam.

Bik narti mengambil handuk kecil yang berada didalam kamar mandi alya dan mengelap keringat alya yang bercucuran.

"Perut aku sakit banget bik, aku nggak mau kehilangan janin kembarku bik." ujar alya sambil menangis.

Bik narti memeluk tubuh alya yang gemetaran dan tiba-tiba alya mengingat rafly.

"Dokter rafly bik, cepat panggil ia kesini." ujar alya sambil berteriak menahan rasa sakit nya.

"Saya tidak tahu rumah nya non." jawab bik narti

"Empat rumah dari sini bik, tolong saya bik." ujar alya.

Bik narti segera turun kelantai bawah dan memerintahkan bik ratna untuk menemani alya dikamar nya.

Bik ratna menuju kelantai atas dan bik narti segera berlari menuju rumah yang diperintahkan alya.

Bik narti memencet bel rumah dokter rafly dan belum mendapat jawaban.

Setelah beberapa menit, tampak wajah bik narti yang terlihat cemas dilayar kamera didekat pintu rumah.

"Kamu siapa dan ada keperluan apa?" terdengar suara dokter rafly yang bertanya kepada bik narti.

"Saya asisten rumah tangga nona alya, beliau meminta saya untuk mencari tuan." jawab bik narti

Dokter rafly membuka pintu rumah nya.

"Anu tuan, majikan saya lagi sakit perut, ia sedang mengandung tuan." ujar bik narti yang berbicara tergesa-gesa.

"Tunggu sebentar." jawab rafly dan kemudian ia masuk kedalam rumah nya.

Tak berapa lama ia keluar dengan membawa beberapa peralatan seadanya dan membawa obat-obatan.

Rafly dan bik narti setengah berlari menuju kediaman atmadinata.

"Silahkan masuk dokter." ujar bik narti kepada rafly yang merasa ragu untuk masuk kedalam rumah alya tanpa ada suami dirumah nya.

Bik narti menarik tangan dokter rafly menuju pintu lift.

"Tolongin majikan saya dokter." ujar bik narti agar rafly tak merasa segan.

Mereka tiba didalam kamar alya dan rafly melihat wajah alya yang terlihat pucat dan menahan rasa sakit nya.

"Alya, kenapa kamu bisa begini?" ujar rafly

"Perut aku sakit banget, aku nggak mau kehilangan janin ku rafly." alya kembali menangis ketika rafly menghampiri nya.

Rafly menurunkan celana tidur alya dan menyuntikkan obat pereda rasa sakit.

"Sebaik nya besok kita periksakan kandungan mu." ujar rafly.

"Terima kasih rafly." ujar alya yang masih terbaring diatas ranjang nya.

Perlahan rasa sakit alya menghilang dan kembali memikirkan suami nya yang masih belum memberi nya kabar.

Kedua pembantu alya segera turun kelantai bawah untuk membuatkan dokter rafly teh hangat.

Rafly masih duduk disamping ranjang alya.

"Kenapa kamu bisa begini alya? kalau kamu lagi hamil kamu tidak boleh merasa tertekan ataupun stress. kamu bisa membunuh janin mu." ujar rafly dengan nada marah.

Tiba-tiba alya menangis mendengar ucapan rafly yang menyalahkan nya.

"Suamiku tak kunjung memberiku kabar sampai saat ini, bagaimana aku tidak tertekan?" alya menutup wajah nya dengan kedua telapak tangan nya karna tak ingin rafly melihat wajah kesedihan nya.

Rafly menggaruk kepala nya dan ia menyesal sudah melontarkan kata-kata seperti itu kepada alya.

"Hey alya,, aku minta maaf." ujar rafly yang memberanikan diri menyentuh tangan alya.

"Tolong jangan menangis." rafly mencoba menenangkan alya.

"Tarik napas mu dan hembuskan perlahan. arahkan pikiran mu memikirkan hal yang positif.

Alya melakukan perintah rafly dan ia lebih memikirkan keselamatan janin nya daripada memikirkan ayah anak nya yang sudah tak perduli dengan diri nya.

Rafly memandang wajah alya yang terlihat menyedihkan.

"Sesibuk apa sih suami alya sampai ia tak punya waktu untuk menghubungi istri nya. aku yakin ada hal yang tidak beres dengan rumah tangga mereka. tapi ya bukan urusan ku." batin rafly

Rafly meninggalkan alya yang sudah tertidur lelap. ia ingin memastikan kondisi alya benar-benar baik.

Rafly diantar oleh kedua pembantu alya sampai kedepan pintu rumah alya.

"Oh ya bik, saya lupa saya minta nomor ponsel alya supaya kalian tidak perlu repot mencari saya kerumah." ujar dokter rafly.

Bik narti mengeluarkan ponsel nya dan menunjukkan nomor ponsel alya yang tertera dilayar ponsel nya.

"Terima kasih bik." ujar dokter rafly setelah mencatat nomor ponsel alya keponsel nya.

"Sama-sama dokter." jawab bik narti dan kemudian ia menutup pintu rumah mereka.

"Aden mah kelewatan banget, istri dirumah lagi sakit malah susah dihubungi," bik narti merasa gemas melihat tingkah anak asuh nya.

1
Surya Kelana
ah ribet en kusut
berarti si rafly trouble maker nya
Vivi Bidadari
hu dasar Daniel ga ada akhlak kesel aku
Vivi Bidadari
Mantan tak tau diri berkaca lah janda kegatalan ini
Vivi Bidadari
Narsis banget lihat Alya kalau sdh diambil Danielnya baru tau rasa kamu
Vivi Bidadari
Kenapa pembantu suka aneh" ya pingin hidup seperti ratu, cari rezeki yg benar aja deh ga usah yg aneh" pake suka sama majikan ... hhuufff ga tau diri bamget kamu Ika sakit jiwa kali ya nih pembokap
Vivi Bidadari
Wah ketemu mantan pacar jdi ulet gatel nih awas Daniel kamu clbk lagi
diny melyna
dear author
sudah sampai di bab ini terasa sudah seperti alur cerita sinetron.
meskipun tetap membuat penasaran akhir kisahnya.
diny melyna
dear author
feelnya dapat sekali sampai dibuat kesal sendiri. tata bahasanya tidak lebay dan bertele tele.
semangat terus dalam berkarya 😊
Mary Bella
udah mati Kan,knpa dihidupkan lgi
Mary Bella
jgn takut alya.paling2 karma itu berlaku pd dirinya sdri.kan qanita yg goda Daniel..slh didikan org Tua.
Mary Bella
aku pernah nonton drama filipina,tajuknya broken vow tapi lain jln crtanya.. author pnya bikin sakit hati Sama si pelakor,kalau d drama filipina itu sakit ati Sama mantan si istri
Mary Bella
Daniel...kalau aku jumpa kamu siap2 la..aku potong2 bibirmu biar tdk bisa ciuman lgi ....dasar lelaki.pantang dicabar..
Mary Bella
ada2 aja tkg pelakor...udh tdk laku makanya Cari laki org..
Dessy Rinda
jahat bngt daniel bohongin istrinya
Anty Niez
bagus Alya Sama Daniel....
Fransiska Siba
sdh ku duga, baca di judul penyesalan saja sdh ga mau lanjut, aku malah kasihan sama Daniel krn thor mengubah Daniel menjadi penghianat, padahal dia baik
Selvi Wondal
lanjut Thor
Selvi Wondal
Ika calon pelakor 😡
Rampi Sang
manja sekali anak nya
Dessy Patty
hhmmm
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!