NovelToon NovelToon
Cinta Asteria

Cinta Asteria

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Romansa-Percintaan bebas / Pertemuan tak terduga / Tamat
Popularitas:81.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: Abu Alfin

Aster adalah gadis yg teguh pada pendirian
namun selalu dihadapkan dengan problem kehidupan yg penuh lika liku.
hingga akhirnya menemukan kebahagiaan hidup sejati. meski perjalanan hidupnya diwarnai berbagai macam kejadian pilu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abu Alfin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pentas U wish Band Dramatis

Episode  29

“ Ndi udah, Asih gak tahan nanti Ndi emhh… “ Asih melarang Andi namun juga sangat menikmati cumbuan Andi. Sehingga larangan Asih didengar Andi seperti desahan yang membuat Andi semakin berani menggerakan tanganya menjelajahi tubuh bagian depan Asih. Bahkan tangan satunya sudah menyelinap kedalam baju Asih sementar tangan satunya dari luar baju Asih.

“ Akh ndi jangan Siksa Asih Ndi, jangan Ndi lepas Ndi Lepasin Asih….” Racau Asih makin tidak jelas.

Sementara tangan Andi yang satu sudah berhasil mendaki bukit kecil milik asih meski masih terlindungi. Asih semakin menggelinjang menahan suara desahan tapi nafasnya semakin memburu tak beraturan.

Sesaat kemudia terdengar kumandang adzn maghri, Asih tersadar akan keadaan dan melepaskan diri dar Andi/

“ Andi, jangan begitu lagi ah, Asih memang mencintai Andi sangat mencintai Andi malah. Tapi gak seharusnya kita begitu Andi, setan terlalu kuat menggoda kita. Ayok solat dulu Andi.” Asih kemudian bergegas kekamar mandi membersihkan diri bersiap solat maghrib. Meninggalkan Andi yang masih terdiam, rupanya Andipun merasakan penyesalan atas apa yang telah dilakukan terhadap Asih tadi. Andi mearasakan bahwa dirinya larut dalam nafsu asmaranya, sehingga hamper saja lepas kendali.

Andi pun segera pulang kerumahnya, berniat menjalankan solat maghrib. Tentu saja bersih bersih badan terlebih dahulu. Dan saat melewati Aster dan Astri Andi ditanya oleh Aster.

“ Ndi, gimana reaksi Asih ketika tahu bibir kamu luka begitu ?” sapa Aster menayakan reaksi Asih.

“ Awalnya kaget, tapi sudah Andi jelasin kok mbak.” Jawab Andi sambil melangkah menuju kamar mandi.

“ Sukurlah, kalian bisa bisa aja jaga diri Ndi !” seru Aster.

“ Iya mbak.” Jawab Andi setengah teriak karena sudah agak jauh dari Aster.

Selepas maghrib keempat orang itu kembali berkumpul siap siap berangkat ke gedung yang disewa untuk pentas music privat keluarga dan kerabat.

“ Acara nanti sudah disiapkan semua Andi ?” Tanya Aster.

“ Sudah mbak, dari mc sampai dengan pengisi acara sudah komplit.” Jawab Andi.

“ OK, kita berangkat sekarang yuk.” Ajak Aster.

Keempat remaja itu pun segera bersiap menuju venue, dimana semua crew sudah menunggu disana.

“ Ndi, jangan ribut lagi dengan Wawan ya !” bisik Asih pada Andi.

“ Tenang Asih, kita sudah damai kok. Nanti Hazel juga hadir, kita bisa klarifikasi semuanya.” Jawab Andi.

“ Apa, Hazel juga hadir ?” Tanya Asih pada Andi.

“ Iya tapi Asih gak usah cemburu, Hazel diundang sebagai bintang tamu dan sekalian kita nanti akan klarifikasi semua bersama Wawan juga.” Kata Andi.

“ Tapi Asih  gak ikutan ah, Asih gak sampai hati jika harus melihat Hazel sedih di depan Asih nanti.” Kata Asih.

“ Harus ikut dong, biar Asih juga percaya dan lihat serta dengar sendiri komitment Andi dan Hazel. Nanti juga mbak Aster dan Astri juga ikutan kok.” Kata Andi.

“ Tapi Asih orangnya gak tegaan Ndi, lihat Hazel nanti kira kira sedih gak ?” kata Asih.

“ itu juga yang Andi pun sebenarnya gak tega Asih, tapi mungkin lebih cepat Hazel tahu lebih bagus. Dari pada nanti dia merasa dibohongi berkepanjangan.” Kata Andi.

“ Iya juga tapi Asih tetep deg deg an Ndi ?” kata Asih.

“ Gak cumin Asih Andipun sama merasakan begitu, tapi saran dari mbak Aster Andi harus tegas sekarang. Makanya Andi harus berani bilang terus terang pada Hazel. Diluar bagaimana nanti respon Hazel. Itulah kenyataan yang harus Hazel tahu.” Ucap Andi.

“ Yaudahlah, Asih ngikut aja apa mau Andi.” Jawab Asih.

Semua persiapan sudah selesai, sound system dan lighting sudah siap. Tinggal menungguwaktu dan tamu undangan datang.

Arif, Panji, Doli ( Fadho’ilul ‘Ilmi ),Wawan dan juga Andi sudah bersiap naik panggung, tak lama kemudian datanglah Hazel yang juga diundang oleh Andi. Penampilan Hazel waktu itu sungguh menarik perhatian semua mata. Dengan kaos pink setengah terawang, memancarkan isi di dalamnya serta rok sejengkal diatas lutut.

“ Malam semua, maaf Hazel baru sampai tadi kena macet dijalan.” Sapa Hazel.

Wawan hanya menelah ludah melihat penampilan Hazel seperti itu. Sedang Andi tak berani menatap Hazel lama lama karena diawasi oleh Asih.

“ Owh itu yang namanya Hazel, Asih ?”  bisik Aster pada Asih.

“ Iya, cantik dan Sexy kan Aster.” Kata Asih.

“ Iya mang, api pakaianya itu Asih, apa sehari hari begitu cara berpakainya ?” Tanya Aster.

Sedangkan Astri hanya menatap tajam kepada Hazel, heran dengan penampilanya. Dalam hati Astri bilang, “ ni anak salh kostum kayaknya masuk sini dengan pakaian seperti itu.” Bisik Astri dalam hati.

“ Asih,,, ditanya kok diem saja lagi mikirin apa kamu ?” Tanya Aster.

“ Eeh apa, Tanya apa tadi Aster ? kata Asih gugup. Karena melihat penampilan Hazel yg lain dari biasanya.

Meskipun penampilan Hazel selalu sexy dan modis tapi gak seperti itu juga biasanya, pikir Asih.

“ Tadi Aster Tanya, apa Hazel dalam keseharian penampilanya seperti it uterus ?” kata Aster.

“ Owh,,, gak juga kok Aster, meski tetep Sexy tapi gak gitu juga biasanya.

“ Hmmm… ada yang aneh dengan penampilan dia mala mini. Tapi kita gak usah suudhun dulu. Kita gak tahu apa tujuanya.” Kata Aster.

“ Owh kirain memang penampilan dia sehari hari begitu.” Sahut Astri yang dari tadi memperhatikan Hazel dengan penampilanya.

“ Gak kok, Astri.” Jawab Asih singkat karena Hazel menghampiri Asih, Aster dan Astri.

“ Hai the Asih, makin cantik saja sekarang.” Sapa Hazel yang langsung cipika cipiki dengan Asih.

“ Aah Hazel bisa aja, justru Hazel yang malam ini tampil begitu cantik dan Sexy kok.” Jawab Asih.

“ Aah gak juga the, hmmm…. Diantara kalian yang bernama Mbak Aster yang mana, yang sering disebut Andi selain teh Asih ?” Tanya Hazel.

“ Owh aku Aster, dan ini shabatku Astri. Emang Andi suka sebut namaku juga selain Asih ? Tanya Aster.

“ Iya mbak, salam kenal ya. Mbak Astri juga salam kenal, saya Hazel sahabat Andi. Iya mbak Aster, Andi sering cerita, kalo saja mbak Aster bukan sepupu Andi pasti sudah Andi jadiin pacar katanya. Tapi Andi akhirnya tetep memilih teh Asih sebagai pilihan hatinya. Selamat ya teh Asih, semoga kalian bisa langgeng. Dan selamat juga sudah diterima kerja bareng mbak Aster.” Ucap Hazel sambil melangkah menuju crew U wish band.

Asih, Aster dan Astri sampai terdiam tidak menyangka Hazel tahu sejauh itu. Bahkan sebelum mereka berbicara secara langsung dengan Hazel. Ketiganya berpikir sama bahwa ini pasti Wawan yang member tahu Hazel. Tapi bagus juga sehingga tidak perlu mereka bicarakan lagi.

Hanya saja ketiganya masih bingung dengan penampilan Hazel yang seperti itu. Tapi biarlah itu hak Hazel berpenampilan seperti apa. Toh itu nasih disebut berpakaian, meski masih memperlihatkan kesexyan tubuhnya.

Hazel yang sudah sampai di tempat crew U wish Band langsung mengucapkan selamat kepada Andi.

“ Selamat ya Ndi, atas keberhasilan kamu mendapatkan teh Asih, gadis yang kamu impikan selama ini.” Ucap Hazel.

“ Makasih Hazel.” Ucap Andi singkat.

“ Maaf Hazel tidak dapat disini lama lama, karena mala mini Hazel juga ada acra di tempat lain. Hazel hanya mampir dan mengucapkan selamat kepada semuanya yang sedang berbahagia. Jadi Hazel tidak dapat bergabung dengan kalian mala mini. Hazel mohon pamit dan sekali lagi selamat keppad semuanya.bye..bye…” Ucap hazel sambil melangkah keluar gedung acara.

Semua hanya memandang kepergian Hazel dengan rasa panasarn sesuai dengan alam pikiran masing masing. Kecuali Wawan yang saat itu berlari menyusul Hazel dan menahan Hazel diluar gedung acara.

“ Maaf Ndi, aku ada perlu dengan Hazel sebentar.” Ucap Wawan menyusul Hazel.

Tanpa menunggu jawaban Andi Wawan langsung berlari menyusul Hazel. Untung saja waktu masih beberapa menit dari jadwal undangan, dan tamu yang datang pun baru beberapa orang.

...*****...

Diluar gedung, Hazel dan Wawan

...Wawan POV....

“ Haz, tunggu sebentar..!” teriakku memanggil Hazel.

“ Ya Ada apa Wan ?” Tanya Hazel dengan nada berbeda dari saat masih di dalam gedung tadi. Saat itu kulihat Hazel berkata sambil menahan sedih, mungkin kecewa karena Andi lebih memilih Asih.

“ Kamu serius gak mau ikut acara ini Hazel ?” Tanyaku pada Hazel.

“ Kamu bisa bayangin kan Wan, mana mungkin aku akan kuat melihat Andi disamping the Asih nanti. Makanya Hazel pilih tidak ikut, biar mereka tetap bahagia tanpa merasa risih dengan kehadiran dan keberadaan Hazel disitu.” Jawab Hazel.

“ Jadi lo serius mencintai Andi, kenapa gak berusaha mendapatkan cintanya Andi Hazel “?” tanyaku pada Hazel.

“ Tidak Wan, karena dari awal Andi juga sudah ngomong. Jika dia hanya bisa jatuh cinta dengan orang seperti Asih atau Aster. Intinya begitu, jadi Hazel pun sudah siap akan hal ini.” Jawab Hazel.

“ Lalu tentang cintaku padamu gimana Hazel, maaf mungkin ini waktu yang gak tepat buat aku menanyakan itu. Tapi aku sudah terlalu lama menunggu jawabanmu. Malah kemarin aku dengar kamu dekat dengan Andi sahabtku.” Kataku pada Hazel.

“ Hazel juga belum bisa jawab Wan, jika kau mau menjalin hubungan dengan Hazel, seperti hubungan Hazel dengan Andi kemarin hazel bersedia. Tapi satu diantara kita mungkin harus siap kecewa, apa bila salah satu menemukan pujaan hati yang sesungguhnya. Dan baik Hazel maupun Wawan harus siap mengalami kekecewaan seperti yang Hazel alami sekarang. Apakah kamu bersedia Wan ?” Tanya hazel padaku, sungguh berat tantangan yang Hazel berikan. Tapi Wawan akan buktikan, jika Wawan bisa membuat Hazel jatuh cinta pada Wawan. Dan seandainya Wawan gagal, minimal pernah jalan berdua dengan orang yang Wawan kagumi selama ini.

Meskipun itu mungkin hanya akan menjadi kenangan terindah dalam hidup Wawan. Akan tetapi Wawan akan tetap mencoba untuk menjadikan itu sebagai sebuah kebahagiaan sesaat yang dapat Wawan rasakan.

“ baiklah Hazel, aku bersedia menjalin hubungan denganmu. Dan aku akan selalu berusaha membuatmu jatuh cinta padaku. Karena kalo aku sudah jelas mencintai kamu, maka sekarang tugasku lah yang harus membuatku jatuh cinta padaku. Aku sanggup hazel, aku minta waktu satu tahun maksimal. Jika tak mampu membuatmu jatuh cinta padaku, maka tinggalkanlah Wawan saat itu juga. Kita hitung dari jam ini hari ini.” Ucapku menerima tantangan hazel.

“ Wan kamu so sweet, tapi Hazel tetap dengan keputusan Hazel. Dan aku terima permintaan kamu, Satu tahun kamu gak bisa buat hazel jatuh cinta Hazel tinggalkan Wawan, ok deal !” Tanya Hazel.

“ Ok, Wawan terima deal !” jawabku pada Hazel.

Tiba tiba Hazel memelukku dan memberikan kecupan di pipiku, hamper saja aku melayang mendapat kecupan dari Hazel orang yang Aku cintai.

Dan kami pun berpisah, Hazel segera pergi dan aku kembali ke gedung acara engan senyum bahagia. Meskipun mungkin hanya kebahagiaan semu atau sementara saja.

“ Sori gues, tadi ada urusan sebentar sama Hazel.” Ucapku penuh percaya diri, dan rasa amarahku pada Andi saat itu sudah seratus % sirna. Sudah terobati dengan kecupan Hazel.

...Wawan POV end....

...*************...

“ Lama amat lo brow, tamu udah makin banyak nih.” Kata Andi yang melihat perubahan pada diri Wawan sudah lebih fresh tanpa ada menyimpan kemasgulan lagi.

“ Ok Brow, kita segera naik panggung Wawan sudah siap melantunkan tembang tembang request dari hadirin semua.” Kata Wawan penuh percaya diri.

“ Habis dapet apa ni anak jadi berubah ceria banget mala mini.” Bisik Andi dalam hati.

Aster, Asih dan Astri hanya terngong menyaksikan kejadian kejadian saat itu karena tidak tahu ada masalah apa dan apa yang terjadi.

Andi dan Wawan yg kemarin sampai bertengkar, sekarang sudah kembali akrab seperti gak ada masalah.

Hazel yang direncanakan mau diberi pengeertian Soal hubungan Asih dan Andi malah datang menghampiri mengucapkan selama atas jadianya Aih dan Andi. Padahal sempat berpikir dengan penampilan Hazel yang sexy itu mau merubah pikiran Andi agar kembali ke Hazel, ternyata tidak.

Ada apai ini sebenarnya.

“ Teh Asih, mbak Aster dan mbak Atri untuk lagu pertama meu request lagu apa ?” Tanya Wawan yang sudah berdiri dipanggung.

Ketiganya pun semakin bengong.

Aster yang menjawab.

“ Untuk lagu pertama terserah Wawan deh, lagu berikutnya baru nanti ada request dari kami. Lagu pertama terserah Wawan yang tampaknya lagi bahagia.” Seru Aster.

“ Wah luar biasa, mabak ku yang canntik ini, bisa dengan cepat mengetahui Wawan lagi bahagia. Baiklah wawan memang baru bahagia, dan kebahagiaan ini tidak akan Wawan lupakan. Melihat saudara dan teman Wawan yaitu Andi, the Asih, mbak Aster dan mbak Astri yang juga sedang bahagia. Maka Wawan pun ikut bahagia juga, dan kebahagiaan kita semua ini semoga saja abadi dan akan menjadi kenangan terindah buat kita. Untuk itu sebagai lagu pembuka akan Wawan persembahkan lagu, Kenangan Terindah dari Samson

“ Musik siap ?”

“Ok brow..!”

Andi yang sempat terbengong dengan lagu yg disampaikan Wawan, jadi agak kaget. Rupanya masih ada perasaan cembur pada Hazel. Tapi untung wawan cepat sadar, dan segerakan memainkan Intro lagu tersebut. Dan Wawan segera melantunkan lagu tersebut.

...Aku yang lemah tanpamu...

...Aku yang rentan karena...

...Cinta yang t'lah hilang darimu...

...Yang mampu menyanjungku...

...Selama mata terbuka...

...Sampai jantung tak berdetak...

...Selama itu pun aku mampu untuk mengenangmu...

...Darimu (darimu), kutemukan hidupku...

...Bagiku (bagiku), kaulah cinta sejati...

...Yeah, huu, huu (darimu)...

...(Bagiku, engkaulah cinta sejati)...

...Bila yang tertulis untukku...

...Adalah yang terbaik untukmu...

...'Kan kujadikan kau kenangan...

...Yang terindah dalam hidupku...

...Namun takkan mudah bagiku...

...Meninggalkan jejak hidupmu...

...Yang t'lah terukir abadi...

...Sebagai kenangan yang terindah…...

... ...

Tidak hanya Andi yang kaget dengan permintaan spontan lagu dari Wawan semua crew pun kaget, meski biasa menerima request lagu spontan tapi dari penonton lah ini dari crew nya sendiri.

 

Hanya Wawan yang tahu, dan Andi yang dapat menduga apa yang terjadi antara Wawan dan Hazel.

...bersambung...

...Jangan lupa beri dukungan...

...Like...

...Komen...

...&...

...Vote...

...Terimakasih...

...🙏🙏🙏...

 

 

 

 

1
Meti Erpianti
Kecewa
Spurwani Nci
aster mirip seprti astri sahabat ny
Mr.Cho
👍
Mr.Cho
👍👍👍
Mr.Cho
👍👍
Mr.Cho
👍👍👍
Mr.Cho
👍
Mr.Cho
👍👍👍👍👍
Mr.Cho
👍👍👍👍
Mr.Cho
👍👍👍
Mr.Cho
👍
Mr.Cho
👍👍👍
Mr.Cho
👍
Mr.Cho
mantap
Mr.Cho
keren
Mr.Cho
semangat pak RT
Syahrul
Hai kak aq mampir lgi nih. Like sudah mendarat. Seperti biasa setiap nulis jangan lupa buat kopi sma indomie biar makin semangat.

Salam dari "Re Life" jangan lupa mampir yah 😁


selamat kak novelnya sudah tamat. tpi jika blh ngasih masukan, lebih baik dilanjutkan saja. sayang klo novel bagus seperti ini ditamatkan. minimal target selanjutnya yaitu mencari like serta popularitas dri para reader hehehe
💞 Lily Biru 💞
lanjut
💞 Lily Biru 💞
semangat kak abu
Abu Alfin
makasih Endah..
🙏🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!