NovelToon NovelToon
Bercerai Dari Suami Keji, Demi Calon Anakku.

Bercerai Dari Suami Keji, Demi Calon Anakku.

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Penyesalan Suami / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Rumah Tangga
Popularitas:9.6k
Nilai: 5
Nama Author: Putri Sabina

Raisa Adiratna akhirnya menyerah akan pernikahannya, karena selalu mendapatkan KDRT dari sang suami---Dion Raharja. Dion seorang Pengacara kondang terkenal, di jodohkan atas desakan orangtuanya. Ada satu alasan kuat kenapa Dion membenci istrinya, sampai Dion mengancam jika sampai Raisa hamil maka tak segan Dion akan mengaborsi kandungan itu. Raisa yang mendengar itu ketakutan, wanita yang sudah menjadi yatim piatu itu terpaksa meminta cerai dari Dion karena dirinya hanya memiliki anak di kandungannya, tanpa di ketahui oleh Dion jika Raisa sedang hamil muda. Setelah bertahan di bawah hinaan Dion dan teman-temannya termasuk gundik suaminya---Chelsea. Chelsea seorang wanita yang bekerja sebagai LC di sebuah club. Setelah berhasil menceraikan Raisa, Pria itu menikahi gundiknya. Namun Karma dibayar konstan Dion mengalami kecelakaan yang membuatnya mandul hingga Chelsea meninggalkannya. Dion berusaha mencari mantan istrinya demi mendapatkan maaf, lalu apakah Dion sadar sudah punya anak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Sabina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

Matahari siang ini amat menyengat panas ke bumi, dengan memancarkan sinarnya yang panasnya terasa sampai ke dalam kulit.

Hari ini memang terasa panas, jadi Mang Marsudi setelah mendapatkan perintah dari Dion langsung menjemput Raisa yang berada di rumah sakit.

Namun, baik Dion maupun Mang Marsudi tak tahu alasan sebenarnya Raisa di rumah sakit.

Raisa mengatakan jika ada barang mertuanya yang tertinggal di ruang rawat inap, jadi wajar jika Dokter Hassan yang menelepon ke kediaman keluarga Raharja.

Raisa baru saja pulang dari rumah sakit dengan menaiki supir pribadi---Dokter Hassan menghubungi kediaman keluarga Raharja.

Dion hanya mengirimkan supir untuk menjemput Raisa di rumah sakit.

Baru saja Raisa melangkahkan kakinya di depan pintu teras----berdiri dari balik pintu kayu jati terbuka lebar, wanita itu tengah berdiri disana.

Tangannya memegang erat tas kecil yang berisi kertas hasil tes kehamilannya, namun hal yang di duga selama ini jadi kenyataan.

Matanya melihat pemandangan di ruang tamu yang seolah menusuk hatinya, selain matahari yang panas---hatinya juga terasa panas terbakar.

Raisa berdiri di ambang pintu kayu jati yang megah, tengah melihat dua orang bercumbu mesra di atas sofa beludru berwarna ungu tua.

Pemandangan yang menghancurkan harga dirinya sebagai seorang istri, dengan sangat sempurna.

Tangannya secara refleks memegang perutnya, yang masih rata---di dalam perutnya kini terdapat janin yang menjadi bagian dari dirinya Raisa sendiri dan Dion.

Di ruang tamu.

Dion duduk santai dengan mengenakan kemeja hijau lumut dan celana hitam formal, namun terlihat pria ini sama sekali tak menunjukkan rasa duka sedikit pun atas kematian ibundanya.

Padahal ibunya baru saja di makamkan, dan makamnya masih basah dengan kembang.

Dion tengah memangku Chelsea, terlihat wanita LC itu mengenakan atasan kemben warna merah menyala dan rok pendek warna paster yang hanya setengah paha.

Keduanya tengah menunjukkan pose yang tak pantas, tangan Chelsea mengalung mesra di leher Dion---tak segan tangan Dion terus meraba dadanya Chelsea.

"Astagfirullah...apalagi cobaan yang engkau beri pada hambamu," ucap Raisa dengan lirih, tangisnya tertahan oleh isak tangis.

Tampak Dion dan Chelsea melakukan tindakan yang tak pantas, karena suasana rumah seharusnya masih berkabung.

Namun, keduanya malah melakukan tindakan tak senonoh di ruang tamu.

Raisa yang melihat itu menutup mulut dengan tangan kanannya, berusaha menenangkan diri karena kehamilannya.

Dirinya merasa jijik melihat sang suami bercumbu di ruang tamu, yang seharusnya menjadi tempat berkumpul keluarga kecil mereka nanti.

Hati Raisa seketika hancur berkeping-keping, selama ini dirinya mencoba bertahan dari kekerasan fisik dan verbal yang Dion beri untuknya.

Raisa berusaha mencoba memahami luka masa lalu sang suami, namun kenyataannya malah---melihat wanita lain di perlakukan lembut dan mesra.

Raisa melangkahkan kakinya dengan sisa keberanian, ke ruang tamu.

"Mas...," panggil Raisa dengan lirih, matanya sembab.

Mendengar panggilan dan langkah kaki Raisa, Dion tanpa rasa bersalah bangkit dari sofa dengan gerakan kasar.

Dion menatap istrinya berjalan ke arah dimana Raisa berdiri, lalu jarak mereka hanya terpaut beberapa jengkal.

"Bagus kamu sudah pulang," geram Dion dengan suara penuh intimidasi.

Raisa sudah mengeluarkan air mata, air mata ini seakan mengering di pipinya.

Matanya menatap Dion---pria itu dengan wajah merah karena amarah mengangkat jari telunjuknya, menunjuk tepat ke hadapan wajah Raisa.

"Dengar baik-baik, Raisa Adiratna. Mulai siang ini, Chelsea akan tinggal di rumah ini. Saya tak perlu persetujuan kamu karena rumah ini sekarang saya yang berkuasa," tutur Dion dengan nada tegas.

Chelsea tersenyum penuh kemenangan, kini wanita itu merangkul lengan Dion dengan sangat mesra.

Terlihat wanita murah ini menyandarkan kepalanya di bahu Dion, matanya yang tajam seolah mengejek kerapuhan Raisa yang berdiri di hadapan suaminya.

"Mas! Mama baru aja meninggal! Bagaimana bisa kamu nggak menghormatinya membawa wanita itu ke sini?" tanya Raisa dengan suara marah, namun air mata tak kunjung berhenti mengalir.

Dion dengan wajah marah, menunjuk wajah Raisa.

"Jangan bawa-bawa nama mama!" bentak Dion membuat Raisa tersentak.

"Kenapa? Mama---"

Kalimat Raisa di potong cepat oleh Dion, tentu dengan marah Dion menjawab dengan nada tegas.

"Rumah ini milik saya, dan saya yang berkuasa. Jadi kamu hanya perlu melakukan tugasmu dan jangan pernah mencampuri urusanku dengan Chelsea. Jika kamu tidak suka, pintu keluar selalu terbuka lebar, tapi ingat... kamu tidak akan membawa sepeser pun dari harta Raharja," ancam Dion.

Raisa menatap jari Dion yang menunjuk ke arahnya, ada dorongan kuat di hatinya untuk pergi.

"Aku mau cerai Mas," jawabnya.

Dion tertawa hambar, lalu tersenyum.

"Baik besok surat cerai sudah jadi, dengan senang jati akan saya kabulkan," ucap Dion memegang mesra pinggang Chelsea.

Sebenarnya hati Raisa ingin sekali memberitahu pria tanpa hati ini, jika dirinya tengah mengandung darah dagingnya.

Namun, Raisa takut jika Dion dan selingkuhannya membunuh anaknya---dirinya tak punya siapapun lagi selain anak ini.

Toh jika bercerai dirinya akan bisa bebas dari Dion dan memulai hidup baru.

"Ayo sayang kita ke kamar," ajak Dion ke kamar pribadi mereka.

Setelah kepergian Dion menaiki anak tangga bersama Chelsea, tubuh Raisa terjatuh di lantai yang dingin---air mata berlomba-lomba mengalir membasahi pipinya.

"Kalo dia tahu aku hamil, pasti akan menyuruhku menggugurkannya." Raisa bicara dalam batinnya, tubuhnya luruh di lantai marmer yang dingin ini.

"Ya allah, hamba tahu perceraian paling dibenci di agama. Tapi hamba tak sanggup lagi untuk menanggung ini, hamba harus selamatkan titipanmu di rahim hamba. Hamba janji akan menjadi ibu yang baik bagi anak ini kelak," doa Raisa dalam hatinya.

Raisa dengan refleks menyilangkan tangannya di depan perutnya yang masih rata, sementara Dion puas melihat kepasrahan istrinya.

"Sepertinya aku menyerah...menyerah dengan pernikahan ini. Perceraian lebih bagus daripada harus terus menyiksa batin. Aku akan mulai hidup baru," ucap Raisa bertekad dalam hatinya.

Raisa memejamkan matanya, dirinya mungkin akan membangun karirnya dari nol sebagai designer.

Raisa berusaha untuk berjualan online baju, dan berusaha membangun karirnya lagi yang sempat di larang oleh Dion.

*

*

*

*

1
sunaryati jarum
Selamat usahamu telah berjalan sesuai harapan kamu Raisa, bahkan sudah balik modal diakali lipat.Jika pesanan banyak sebaiknya cari pekerja jait dan ngepak paket yang dipesan online
Putri Sabina: rejeki orang terzalimi🤭 tinggal tunggu karma Dion dan Chelsea
total 1 replies
Wahyuningsih 🇮🇩🇵🇸
bini model lont3 dipelihara👻👻🤣🤣
Putri Sabina: Pilihan hidupnya dia🤣🤣🤣LC lagian di cinta yang endingnya luka🤭
total 1 replies
sunaryati jarum
Rumah jadi tempat maksiat , penghuninya bisa sial.Kebiasaan di klub malam di bawa ke rumah, jadi jauh dari berkah.
Putri Sabina: ini baru awal🤭
total 1 replies
sunaryati jarum
Ternyata bayi Raisa menyiksa ayahnya yang telah kejam pada mamanya.Sedangkan mamanya nyaman membawanya dan dapat bekerja,sungguh adil Authoor.
Sukses selalu Raisa,semoga baby membawa hoky setiap langkah usamu
Putri Sabina: Ini baru awal karma Dion, dan nanti akan lebih kejam lagi, tunggu karmanya😄
total 1 replies
sunaryati jarum
Nah , sebetulnya kamu itu cinta namun tertutup kebencian kamu.Bulan madu? Sebelum jadi istri setiap sudah ngangkang dan berbagi peluh ,Masih bulan madu.🤣🤣🤣
Putri Sabina: Malah milih LC🤭
total 1 replies
Dokkan Battle
awas jadinya obsesi.. kau MANUSIA LAKNATULLAH
Putri Sabina: malah milih LC🤭
total 1 replies
Dokkan Battle
buang aja itu bayi nanti si dion malah ngejar ngejar lagi
Putri Sabina: tunggu karmanya kak, nanti ada kok karmanya😄
total 5 replies
Jamayah Tambi
Macam Ragat wanita Syri yg dinikahi arwah menteri besar di negeri ku.Alih2 bila suaminya meninggal habis harta ditukar atas namanya.
sunaryati jarum
Berani melanggar wasiat dari ibumu Dion, kesialan hidup yang akan kau dapat.Alhamdulillah kandungan Raisa sehat.Somoga kesehatan dan kemurahan rezeki yang berlimpah untukmu Raisa.
Putri Sabina: biarin aja nanti kena karma instan
total 1 replies
Jamayah Tambi
Pakai la yg sopan Raisa.Seluar pendek.Tak ada ke seluar panjang.
Jamayah Tambi
Ambik la pembantu.Bayar hari ke.Ni kerja semua nak buat sendiri
Jamayah Tambi
Rumah sebesar itu duduk sorang Raisa.Kau cari bibik buat teman.
Jamayah Tambi
Kenapa wartawan tak serbu Dion yg ada simpanan semasa sidang tu.Hancurkan reputasi Dion sebagai pengacara kondang.Natizen pasti penci pada pelakor seperti Chelssa.Dah la LC sama mcm pelacur.
Di tempat kita kalau menghadiri persidangan nikah cerai di pejabat agama pakaian mesti sopan menutup aurat,bertudung .Ah lain negara lain peraturannya.
Putri Sabina: iya kak di Malaysia mungkin lebih condong ke hukum syariat, kalo Indonesia kan lebih bebas ada 6 agama. Jadi beda peraturan, meski di Malaysia ada agama lain tahu kok mayoritas islam😄
total 1 replies
Jamayah Tambi
Semoga Dion kena HIV kerana main dgn pelacur
Putri Sabina: bukan cuman HIV tapi karmanya lebih pedih tunggu aja yaa
total 1 replies
Jamayah Tambi
Perempuan ni keja nak nanges jer.Patutnya kau bahagia kerana Dion menceraikan mu.Bebad,tidak di seksa.Harga diri mu tidak di injsk2 lagi.Kau bebas perempuan.Jadi orang kena tegas.Apa lagi jadi janda.
Jamayah Tambi
Baju macam emak2 je Raisa
Jamayah Tambi
Kan dah mendapat Dion Bijak tp bodo.Pelacur tu perasan kamu mencintainya.Sepatutnya kamu tak memberinya rumah.Cukupnjumpa dan guna di cukup saja.
Jamayah Tambi
Betapa sakit hati seorang dibilang sundal oleh suaminya.Dion kau pendosa,zina,mengainaya isteribdgn perbuatan dan mulut longkangmu
Jamayah Tambi
Asal banyak uang je sombong sampai ke lagit
Jamayah Tambi
Perempuan bodo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!