Slow update
Novel ini lanjutan dari Takdir Cinta Bella Season 1&2.
Kebahagiaan keluarga mereka semua semakin bertambah saat mengetahui istri mereka sedang hamil hasil dari buah cinta mereka. Mereka pikir kehidupan mereka akan berjalan dengan mudah dan mulus ternyata tidak banyak rintangan dan godaan yang menjadi bumbu kehidupan rumah tangga mereka.
Itulah yang di rasakan vino saat ini kehamilan citra membuat nya sangat pusing untuk menuruti semua kemauan citra, bukan hanya vino saja kedua sahabat nya juga mengalami hal yang sama. Mereka di wajib kan menuruti semua kemauan istri mereka tanpa bisa menolak nya sedikit pun.
Itu semua hanya segelintir kecil masalah yang mereka hadapi, orang-orang dari masa lalu mereka dan orang tua perlahan berdatangan untuk menguji kehidupan mereka.
Jangan lupa like komen dan vote ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cerita_Bahagia12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 29
Setelah mendapat kan pelayanan bintang lima dari citra, vino tergeletak lemas begitu juga dengan citra yang juga sudah duluan tergeletak lemas. Mereka berdua mengisi energi yang telah hilang dengan tidur sambil berpelukan tidak peduli dengan tubuh mereka yang penuh dengan keringat.
Sementara itu persiapan perayaan ulang tahun vino dan vira sudah hampir rampung, taman yang semula nya hanya berisi bunga mawar kini sudah di penuhi dengan dekorasi yang sangat menawan dan berkelas. Stiven ingin di ulang tahun vino ini ia tidak sedih karena kondisi nya yang sudah berbeda dengan ulang tahun sebelumnya.
"Kamu daddy yang luar biasa sayang." ucap bella sambil memeluk stiven dengan sangat erat.
Pukul menunjukkan jam 10 malam, seluruh keluarga dan para sahabat terdekat telah berkumpul di taman. Mereka hanya tinggal menunggu kue ulang tahun dan beberapa hal kecil lainnya siap.
"Kak." ucap putri sambil berlari memeluk caren yang sengaja di undang.
"Putri." ucap caren membalas pelukan dari putri.
"Mana papah kak." tanya putri.
"Papah lagi di luar kota put, jadi tidak bisa datang." jawab caren.
Tak lama dua kue yang dipilih oleh andy dan jamal datang. Mereka berdua tampak bangga dengan pilihan mereka masing-masing. Dan sudah tentu menurut mereka pilihan diri sendiri lah yang paling baik dan bagus.
"pilihan mu memang luar biasa bagus nya." ucap andy.
"Sejak kapan seorang andy pratama moonly pandai berbohong, semua orang tau kalau pilihan ku la yang terbaik." ujar jamal.
"Kau yang berbohong pada diri mu sendiri, kue pilihan mu tanpa norak dan tidak bagus." ucap andy dengan nada yang mengejek.
"Hahaha bilang saja kau iri." ucap jamal sambil tertawa.
Putri dan caitlin kembali menghampiri suami mereka yang tenga berdebat lagi masalah kue siapa yang terbaik. Mereka berdua kembali menarik kuping suami mereka masing-masing agar berhenti mendebatkan sesuatu yang tidak penting.
"Ampun sayang, sakit." ucap andy sambil memegang kuping nya yang tampak merah.
"Awas saja berbuat hal yang memalukan seperti tadi." ujar caitlin sambil menggandeng tangan andy untuk bertemu kedua orang tua mereka.
"Alka." ucap caitlin.
"Hay kakak cantik." ucap alka sambil tersenyum manis ke caitlin.
"Apa kau melupakan abang mu ini." ucap andy.
Alka menaikan tangan nya agar andy menggendong nya. Walaupun mereka berdua tidak terlalu dekat andy tetap lah menyayangi adik semata wayang nya ini.
Dari kejauhan amanda memperhatikan alka yang tenga di gendong oleh andy, ia ingin sekali bermain dengan alka tetapi alka tidak pernah mau dekat dengan nya.
Kevin dan vira sudah dalam perjalanan menuju rumah. Vira sudah berdandan cantik bak seorang putri, ia pikir kevin menyuruh nya berdandan cantik karena ingin berkencan dengan nya. Walaupun ia sedikit curiga karena kevin melajukan mobil mereka menuju rumah vino.
Jam sudah menunjukkan pukul setengah dua belas malam. Vino dan citra juga sudah bersiap, vino sedikit bingung karena mereka berdua berpakaian sangat rapi seperti ingin menghadiri pesta. Saat vino bertanya citra hanya menjawab pertanyaan itu dengan senyuman nya.
Citra mendorong kursi roda yang di naik ki vino dengan menutup mata vino dengan kain menuju tempat yang telah mereka rencana kan. Di tempat itu sudah ada vira yang juga mata nya telah di tutup. Mereka berempat berjalan menuju taman dengan di iringi musik yang sangat indah.
Citra dan kevin berhenti di depan ribuan lilin yang membimbing mereka menuju taman, sebelum itu mereka berdua melepaskan penutup mata dari vino dan vira agar mereka berdua dapat menyaksikan momen indah ini.
Vira dan vino terkejut saat apa yang mereka lihat, lilin yang sangat banyak dengan foto-foto mereka berdua di atas nya. Mereka berempat kembali berjalan mendekati lokasi inti pesta ini.
Vino dan vira berasa berjalan di lorong waktu yang sangat indah. Foto-foto mereka kecil sampai dewasa mengingat momen-momen yang sangat indah. Tak terasa vino menetes air mata nya, saat melihat tulisan dukungan yang terbentuk dari ribuan bunga mawar. Dukungan yang sangat ia perlukan saat ini.
Mata mereka berdua tercengang saat melihat seluruh keluarga berkumpul di depan mereka berdua dengan senyuman yang membuat vira dan vino tidak bisa menahan air mata mereka berdua. Terutama vino yang akhir-akhir ini mendapat kan tekanan yang cukup berat akibat insiden helikopter beberapa minggu lalu.
Citra dan kevin berdiri di hadapan vino dan vira sambil membawa kue ulang tahun. Dan seluruh keluarga bejalan mendekati mereka berempat untuk menyakinkan momen haru ini.
Satu..
Dua..
Tiga..
Tiup teriak mereka semua dengan semangat.
Vira dan vino langsung meniup lilin di depan mereka dengan sejuta harapan untuk usia mereka yang baru ini. Citra memberikan kue yang ada di tangan nya ke andy dan langsung memeluk vino yang telah banjir air mata dengan sangat erat.