NovelToon NovelToon
Love Scandal

Love Scandal

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Diam-Diam Cinta / Kehidupan Tentara
Popularitas:8.3k
Nilai: 5
Nama Author: Bojone_Batman

Trauma sang Letnan akan masa lalunya bersama seorang wanita untuk kesekian kalinya, membuatnya tidak ingin lagi berurusan dengan makhluk berjenis wanita.

Rasa sakit di hatinya membuatnya betah 'melajang', bahkan sampai rekan letting dan juniornya banyak yang memiliki momongan.

Namun, cara Tuhan mempertemukan manusia dengan jodohnya memang sangatlah adil. Ia sangat tidak menyukai gadis ini tapi.............

KONFLIK TINGKAT TINGGI. SKIP bagi yang tidak bisa membaca alur cerita berkonflik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bojone_Batman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29. Dia kembali.

"Kenapa??" Tanya Bang Ronald saat sahabatnya menolak untuk bertemu dengan seniornya.

"Aku ingin memulihkan kesehatanku dulu, ingin tubuhku jauh lebih baik dari saat ini. Yang jelas, aku ingin bertemu Anye tidak dengan tampilan ku yang memprihatinkan seperti ini." Jawab Bang Rinto dengan logis.

"Oohh.. Oke. Aku paham."

\=\=\=

"Anak Papa.." Bang Rinto mengambil alih baby Al dari gendongan Anye. Senyumnya merekah sampai menciumi putra kecilnya usai membersihkan wajah di wastafel rumah dinas Bang Ali.

"Kenapa Abang kesini??? Bagaimana kalau Bang Ali tiba-tiba pulang." Tegur Anye, ia tidak bisa mengkondisikan wajah cemasnya.

"Aman.. Abang juga tidak mungkin seb*doh itu tidak bisa mengkondisikan situasi." Jawab Bang Rinto kemudian kembali mencium baby Al. "Pagi begini sudah menguap saja, apa terlalu lelah mengganggu Mama??" Goda Bang Rinto.

Anye menggeleng kemudian kembali menjemur pakaian baby Al.

Bang Rinto lalu mengalihkan pandangan melihat banyaknya pakaian mini milik putra kecilnya. "Banyak sekali sarung tinjumu, Bang. Sebenarnya sehari semalam kau tinju dengan siapa?? Papa Ali??"

Seketika Anye menghentikan kegiatannya menjemur pakaian. Wajahnya muram, hatinya terasa sesak setiap mengingat kisah rumah tangganya.

"Sampai kapanpun kau tetap milik saya. Bukan saya tidak berperasaan, tapi.. Nyatanya situasi kita memang berbeda. Mau saya pungkiri sekalipun, Ali yang menjagamu dan anak kita."

"Lantas bagaimana cara kita menyampaikan semuanya???" Tanya Anye. Sejak kehadiran Bang Rinto, rasanya tiada hari tanpa kegelisahan.

"Saya yang akan menyampaikan, secara bahasa laki-laki. Kamu juga bukan orang d*n*u yang tidak paham kalau menyambar istri orang itu hukumnya tidak sah." Kata Bang Rinto.

"Tapi tidak semua salah Bang Ali, saat itu semua orang mengira Abang gugur dalam tugas, pernikahan kami juga tidak tiba-tiba di laksanakan." Ujar Anye.

"Saya juga tidak ingin menyalahkan siapapun, saya tau kamu mempertahankan anak kita, kamu butuh perlindungan dan ketenangan. Tapi tolong kamu pahami, saya tidak rela dan tidak mengikhlaskan kamu berada di dalam pelukan laki-laki lain." Jawab Bang Rinto.

Bang Rinto melihat baby Al sudah tidur, ia segera membaringkan jagoan kecilnya pada box bayi lalu kembali menghampiri Anye.

"Sudahlah, jangan bahas itu lagi. Satu bulan kita tidak bertemu, apa kamu tidak rindu??" Bang Rinto menyudutkan Anye di dinding kemudian mengecup bibirnya.

"Memangnya Abang rindu????" Entah kemana arah pertanyaan Anye saat itu, tak paham apakah ia menyadari ucapannya atau tidak.

"Kalau tidak merindukanmu, Abang tidak akan ada disini." Jawabnya sambil mendekatkan wajahnya pada Anye, lagi.

...

Di waktu yang cepat berlalu, ketegangan di rumah dinas itu tak pernah benar-benar mereda. Sejak kehadiran Bang Rinto secara misterius itu, hubungan Anye dan Bang Ali perlahan mulai retak. Sikap Anye berubah menjadi dingin. Setiap kali Bang Ali mencoba mendekat untuk mencari kehangatan layaknya suami istri, selalu saja ada alasan.

Ibarat kata, rasa cinta yang mendalam tumbuh karena kebiasaan, begitu pula dengan Bang Ali. Awal rasa yang tadinya sewajarnya kini terasa begitu dalam hingga Bang Ali menginginkan sesuatu yang lebih dari Anye.

Semua ini bukannya tanpa dasar, di balik hubungan berlandaskan perlindungan, ada hal seorang suami yang menginginkan istrinya, apalagi Anye dan Bang Ali menikah secara sah. Hanya saja, di hari ini Bang Ali seakan tidak bisa mentoleransi sikap Anye dari beberapa kali jarak yang di buat sang istrinya sendiri.

Flashback Bang Ali on..

"Maaf, Bang. Al masih rewel, Anye juga capek sekali." ucap Anye lembut, ia memalingkan wajah.

Bang Ali hanya menghela napas dan memeluknya dari belakang. "Ya sudah, tidur saja. Abang ngerti, dek." Ia masih bersabar, masih berusaha mengerti kondisi istri yang baru saja melahirkan kurang lebih empat puluh hari yang lalu.

\=\=\=

"Anye belum siap, Bang... Tolong mengertilah."

Bang Ali tersenyum getir, hatinya mulai perih namun ia menahannya. "Abang tunggu, dek. Insya Allah Abang sanggup, sampai kapan pun Abang tunggu."

Namun kesabaran itu ada batasnya. Cinta yang tulus perlahan bercampur dengan rasa curiga dan rasa tidak aman yang menggerogoti hatinya. Ia merasa ada tembok tebal yang memisahkan mereka. Anye, masih mencintai Bang Rinto.

Flashback Bang Ali off..

Malam itu, suasana hening namun terasa mencekam. Bang Ali sudah tidak tahan lagi dengan jarak yang diciptakan Anye. Dengan sedikit memaksa, ia mencoba mendekatkan tubuhnya dan berharap ada sedikit balasan rasa sayang dari istrinya.

"Anye.. Abang sudah berusaha sabar menunggumu, dek. Abang ini suamimu, kita juga sudah sah. Apa salah jika Abang memintanya dari kamu??" desaknya pelan agar tidak menyakiti hati Anye.

Anye panik, ia mendorong dada Bang Ali dengan kuat. "Jangan, Bang..!!! Anye bilang nanti..!!! Anye belum siap."

Penolakan Anye, bersamaan dengan rasa ketakutan Anye seolah hal itu menjadi pemicu pertengkaran hebat di antara keduanya.

Bang Ali mendorong Anye dengan kasar di atas tempat tidur. Anye pun syok melihat amarah suaminya yang luar biasa. Ia mundur perlahan.

"Sebenarnya ada apa??? Ini suamimu, bukan musuhmu." Ucapnya menahan nada suara sebisanya "Selama ini Abang pikir, Abang bisa sabar. Abang pikir, Abang bisa menunggu sampai hatimu terbuka. Tapi apa???? Kamu selalu beralasan, selalu membuat jarak. Kenapa, dek??? Apa di hatimu terlalu penuh dengan Bang Rinto????"

Anye semakin mundur ketakutan, tubuhnya gemetar hebat. Meski Bang Ali tidak pernah sekalipun menyentuhnya dengan kasar, tapi kemarahan itu cukup membuat hatinya menciut dan terancam.

"Kau takut melihat Abang???" Tanya Bang Ali karena rasa takut Anye belum juga mereda. "Kenapa??? Karena kau masih mengharapkan pria itu???" Bang Ali kembali mengulang pertanyaannya.

Seringai dari wajah Bang Ali sungguh membuat Anye tertekan. "Pria itu bahkan sudah tak jelas nasibnya." teriak Bang Ali, frustasi. "Aku sudah menganggap Al darah dagingku sendiri, Aku selalu berusaha merawatmu seperti ratu, Al menjadi anak pertama kesayanganku, tapi kenapa rasanya aku hidup dengan wanita tanpa rasa."

Air mata Anye mengalir deras, ketakutan membuatnya kehilangan akal. Ia lari, berlari keluar kamar, keluaar dari rumah tanpa tujuan, tanpa alas kaki di tengah malam yang gelap, hanya ingin menjauh dari amarah itu.

"Anyeeeeee..." teriak Bang Ali kemudian mengejar.

//

Di tengah gelapnya malam, Anye berlari tak tentu arah, tiba-tiba sebuah mobil RR matte black melaju pelan dan berhenti tepat di depannya.

Pintu terbuka, dari sana keluar sesosok pria tegap, gagah, senyumnya yang mahal dengan tatapan dingin yang sangat khas.

Kembalinya pria tersebut melengkapi penampilannya. Ia tidak lagi menyamar atau bersembunyi. Ia hadir utuh, tanpa kurang suatu apapun dengan aura Black Mamba yang lebih mengerikan dari sebelumnya. Satu bulan ia menunggu dalam pengintaian dan kini.. Letnan Rinto turun tangan secara langsung.

.

.

.

.

1
Bunda Idza
maaf othor, sedikit meragukan asal usul Al Huda karena kehadirannya yang sesingkat-singkatnya itu...
Bojone_Batman: Hehehe.. Iya kak. Masih ada bab selanjutnya 🥰
total 1 replies
Maysuri
🤦🤦🤦
Maysuri
loh "".....bang ali ternyata pencuri jg....🤔🤔
Alika Subono
seru bgt
Maysuri
aduh thor .....aq yg deg" kan....
Bunda Idza
seperti flashback "untuk kamu"


memang rumit, percayakan kisah sesuai alur yang diinginkan othornya


semangat Thor.....sukses selalu
Maysuri
thor aq yg pusing ini,emang boleh y sebelum melahirkan menikah ....
Bojone_Batman: Situasinya.

Pernikahan Rinto dan Anye masih abu-abu. Saksi kunci adalah Pak Herliz ( dan Pak Harra ). Menikahi wanita hamil boleh saja. Asal tidak 'bersama' sampai anak itu lahir.

Ada beberapa keterangan mengenai hal ini. Silakan di baca hukumnya dan Nara juga mempelajarinya sebelum mengunggahnya menjadi cerita. Sebelum dan sesudahnya, Terima kasih banyak kakak🥰🙏
total 1 replies
Maysuri
pa adek dah lahir....
Maysuri
kok jd penasaran am mauriya dan bang ali y,🤔🤔🤔 mungkin ad apa" nya y mereka ber 2....
natali.suryani.julian
curiga nih bang Ali ada apa apa nya. penasaran bgt.
Ika Sunarti
cepat kasih titik terang nya kak
Maysuri
semangkin membingungkan....🤦🤦
dyah EkaPratiwi
semoga bang Ali nggak menyembunyikan bang rinto
Maysuri
loh.,..loohhhhh apa" an ini...🤔🤔
Maysuri
🤔🤔
dyah EkaPratiwi
mending minum racun ya bang
Bunda Idza
😂😂😂....kan black mamba to Nye...
Maysuri
🤦🤦🤦 pusing aq nyek,km mau am blek mama tp kok engk mau am bang rinio,iki piye toh.....😁😁
Maysuri
anye salut aq dngan keberanianmu....
💪💪
Bunda Idza
semangat kak othor...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!