NovelToon NovelToon
Ketika Cinta Telah Pergi

Ketika Cinta Telah Pergi

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Penyesalan Suami / Selingkuh
Popularitas:7.8k
Nilai: 5
Nama Author: Alisha Chanel

"Aku akan selalu mencintaimu, tapi ketika kau mengkhianati aku, di saat itulah aku akan pergi." Yasmin

"Aku hanya sekali melakukan kesalahan, tolong maafkan aku dan beri aku kesempatan." Jacob

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alisha Chanel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berubah drastis

Yasmin melangkah gontai menuju arah parkiran, kata-kata Jacob masih terasa menyakitkan meskipun Yasmin tidak mendengarnya lagi.

"Kenapa Jacob tega melakukan semua ini padaku? Apa dia lupa dengan janjinya untuk tidak mengkhianati aku?" suara hati Yasmin berbisik lemah. Setiap kata yang diucapkan Jacob saat sedang mabuk, seolah-olah membunuh harapan Yasmin secara perlahan.

"Ini tidak bisa dibiarkan! Aku harus membalas pengkhianatan mereka berdua!"

Yasmin punya tujuan baru sekarang, bukan pulang ke rumah, bukan juga menjemput Jacob yang tengah mabuk berat di club. Tapi kembali ke rumah sakit Medistra.

"Aku harus mendapatkan bukti perselingkuhan Jacob dan wanita jalang itu!" Gumam Yasmin. Langkahnya terasa berat, tapi hatinya penuh dengan api kemarahan yang tidak bisa dipadamkan.

Mobil Yasmin melesat cepat, melewati setiap celah di jalanan ibu kota yang ramai. Yasmin tidak peduli lagi dengan keselamatan dirinya sendiri, yang ada di pikiran Yasmin sekarang adalah segera mendapat bukti perselingkuhan Jacob dan Ara.

"Apa artinya semua ini? Selama tiga belas tahun kita bersama, apakah dia hanya bersandiwara?" Gumam Yasmin. Lampu lalu lintas berkedip seperti menertawakan kemalangannya. Hati Yasmin begitu sakit, sampai Ia tidak bisa meneteskan air mata lagi.

***

Setibanya di rumah sakit, Yasmin meninggalkan mobilnya dengan sembarang. Langkahnya tergesa-gesa menuju ruang kerja Jacob. Jemarinya dengan lihai membuka laptop milik sang suami, memasukkan sandinya yang sudah Yasmin ketahui sejak lama.

Tujuan Yasmin adalah mencari rekaman CCTV tanggal 12 Desember, hari aniversary pernikahannya dengan Jacob.

"Tuhan, tolong jangan biarkan yang aku khawatirkan jadi kenyataan." Dalam hati kecilnya Yasmin masih berharap semua ini hanyalah mimpi buruk. Semua yang diucapkan Jacob adalah kata-kata kosong saat sedang mabuk saja.

Yasmin mempercepat durasi videonya, jemarinya berhenti tepat dimana ia melihat Ara memasuki ruangan Jacob dengan pakaian sexy. Gerak-geriknya tidak biasa. Melihat ke arah kiri dan kanan seperti seorang pencuri.

"Itu dia...ternyata perempuan polos itu lebih licik dari ular berbisa." Mata Yasmin membelalak menatap layar laptop. Jacob dan Ara terlihat berbicara sebentar, dada Yasmin terasa semakin sesak saat melihat Ara mencium bibir Jacob dengan agresif, Yasmin memalingkan wajah.

"Tidak! Jangan seperti ini! Aku harus tetap melihatnya!" Gumam Yasmin dengan mata terpejam.

Setelah keberaniannya kembali terkumpul, Yasmin kembali menatap Layar laptop.

Jacob terlihat bersemangat mendekati Ara. Yasmin tak sanggup melihat apa yang selanjutnya terjadi.

"Argghhhh!!!" Teriak Yasmin memecah keheningan malam itu. Ia membanting semua barang di atas meja hingga berhamburan di atas lantai.

"Semua ini bohong! Ini pasti tidak nyata!" Wajah Yasmin sudah basah oleh air mata yang menetes deras, mencampur dengan air mata kemarahan yang tak tertahankan.

Malam aniversary yang seharusnya penuh kebahagiaan, malah menjadi hari di mana dunianya runtuh.

***

Pagi harinya...

Yasmin bersikap seperti biasa, seolah tidak terjadi apa-apa dalam hidupnya. Memasak, menyiapkan sarapan, tapi Yasmin yang ceria menjadi lebih banyak diam hari ini, tatapannya juga terlihat dingin dan kosong. Membuat nyali Ara menciut, tak berani menatap mata wanita cantik itu.

"Selamat pagi, Dokter Yasmin." Bisik Ara pelan, tapi suaranya hanya hancur di udara pagi yang dingin. Yasmin hanya mengangkat bahu tanpa menoleh ke arah Ara, tangannya terus bergerak membalik telur yang dimasak di atas wajan.

"Selamat pagi sayang, kau masak apa pagi ini? wanginya enak sekali?" Jacob mencoba memeluk sang istri dari belakang, tapi Yasmin berhasil menghindar dengan cepat, seolah sentuhan itu adalah sesuatu yang menjijikkan bagi Yasmin.

Yasmin memperlihatkan makanan yang ia masak pada Jacob, sedangkan mulutnya terkunci rapat. Hanya sepiring nasi putih dan telur mata sapi yang terlihat lezat, porsinya sangat sedikit.

Jacob menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "Sayang, di mana porsi untuk aku dan Ara?" tanya Jacob.

"Jika ingin makan, masak saja sendiri. Aku bukan pelayan kalian!" Yasmin menjawab dengan nada dingin yang membuat kulit Jacob merinding. Tanpa banyak bicara lagi, Yasmin mengambil piringnya dan berjalan menuju kamar, hendak menikmati sarapannya sendirian.

Jacob merasa heran melihat perubahan drastis dari sikap sang istri. Kemarin, Yasmin masih menyapa mereka dengan senyum yang lebar, menyiapkan sarapan untuk tiga orang dengan penuh kasih. Kini, Yasmin seperti orang lain yang tidak mereka kenal.

"Tunggu Yasmin..."

Ketika Jacob akan menyusul Yasmin ke kamar, Ara menahannya dengan tangannya yang lembut menempel di lengan Jacob.

"Dokter, aku ingin sarapan seperti yang di masak dokter Yasmin, tapi aku ingin anda yang memasaknya sendiri untukku." ucap Ara dengan tatapan memelas. Jacob membalas ucapan Ara dengan tatapan yang dingin.

"Berani sekali kau menyuruhku memasak! Bahkan Yasmin saja tidak pernah melakukannya!" Rahang Jacob mengeras.

"B-bukan aku yang menginginkannya Dokter, tapi dia." Ara mengelus perutnya yang masih rata.

"Baiklah, tunggu sebentar."

Walaupun pikiran Jacob masih dipenuhi tentang Yasmin. tapi Jacob tidak punya pilihan lain selain memenuhi keinginan ngidam Ara. Jacob menghela nafas panjang, lalu membalikkan badannya ke arah dapur.

"Terima kasih Papa." Ara menirukan suara anak kecil.

Jacob menghentikan langkahnya, membalikan badannya dengan cepat jadi kembali menghadap Ara.

"Jaga ucapanmu! Bagaimana kalau Yasmin mendengarnya?!" Jacob mencengkram rahang Ara dengan kuat, membuat wanita itu kesulitan untuk bernafas.

Di lantai dua, Yasmin melihat pemandangan itu dengan seringai di bibirnya.

"Apa mereka tidak lelah terus bersandiwara? Jika ada penghargaan aktris dan aktor terbaik, aku rasa mereka layak jadi pemenangnya!" Yasmin menancapkan garpu di atas telur mata sapi yang dibuatnya.

Bersambung...

1
Melinda Cen
mampus km ara.
Sunaryati
Dr Yakub bang sat dan tidak punya perasaan, reputasimu akan hancur dan dapat sanksi sosial karena Yasmin yang terlanjur sakit hati akan mengirimkan vidio syur kamu. Jangan terlalu PD jika Yasmin masih mencintaimu, Yakub
Anjani
rasain kau ara
Sunaryati
Biar Yakub melebarkan telinga dan buka telinga jika ancaman dokter Yasmin bukan gertakan semests
Anjani
mimpi aja kau
Valen Angelina
intinya suka ...pemeran cweknya gak lemah wlwklwkw
Valen Angelina
main2 dia....
stefani n.i.s
puasss....aku mau tau reaksi si Jacob lihat berita viral nya dan lihat reaksinya setelag lihat cctv jatuhnya si Ara
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
syukurin😡😡😡
Dew666
🪸💜
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
kamu kepedean Jacob😡😡
Valen Angelina
pede skli anda...kamu kira istrimu sebucin apa sama kamu.....jgn nangiss nnti ya
Ifah Al Azzam Jr.
hancurkan Yasmin org seperti c ara dan c jacob biar mereka tau klo kw itu benar
Daulat Pasaribu
terus aja kau percaya si ara jacob,biar cepat proses cerainya.lagian sijacob uda gk pantas sama ara
Sunaryati
Dua makhluk pengkhianat yang harus mendapatkan karma, orang besar kaya dan berpendidikan seperti Dr Yakub, kok memiliki keturunan dari selingkuh dari Zina. Miris
Dew666
🪸💜
Anjani
si Ara emang udh gila
Anjani
lagi sakit aja tetap sombong
Anonymous
yahhhhh lagi seru seru nya🥹
Dew666
💜💜💜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!