NovelToon NovelToon
Menjadi Ibu Susu Anak Adik Ipar

Menjadi Ibu Susu Anak Adik Ipar

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Konflik etika / Selingkuh / Romansa / Pihak Ketiga / Ibu susu
Popularitas:14.1k
Nilai: 5
Nama Author: myabra

Raisa cukup kaget saat mertuanya menyurunya menjadi ibu susu keponakannya sendiri anak dari adik suaminya. apakah Raisa menyetujuinya atau menolaknya?..

*******************************
"milikmu enak sekali beda jauh dengan milik istriku" pujinya kala milik mereka telah menyatu, membuat wanita yang dibawahnya tersenyum bangga " aku ingin setiap hari kita melakukan ini" ucapannya lagi sambil mulai menggoyangkan pinggulnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon myabra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 29

" mas sebaiknya dengarkan dulu penjelasan Arga , mengapa dia bisa menggugat cerai Talita istrinya" Arya yang terus menahan tubuh Lukman yang hendak memukul Arga, karena Arga Sudah berani mendorongnya. Padahal Arga tidak ada niat mendorong pria paruh baya itu. Hanya karena keadaan, mertuanya itu seperti kesetanan, bukan hanya mencengkram kerahnya namun kukunya ikut menyakiti kulit leher Arga hingga meninggalkan bekas.

" Saya tidak perlu mendengarkan apa-apa lagi!. melihat kondisi Talita sekarang ini, saya bisa melihat, kalian tidak memperlakukan putri saya dengan baik" Ujarnya tegas dan kasar. Tidak membutuhkan penjelasan apapun. Putrinya pasti tidak salah apa-apa karena dia mengenal putrinya dengan baik.

" Iya mas, saya mohon mas jangan marah dan terbawa emosi, kita dengarkan sama-sama, apa permasalahan mereka, sampai harus bercerai" ujar Tantri yang tidak ingin kakak angkatnya itu terus menyalakan putranya Arga, walaupun dia menyayangkan keputusan Arga yang ingin menceraikan keponakan kesayangannya.

" Semua sudah jelas, tidak perlu!" Suaranya mengema diruangan.

" Saya kecewa mana janji kalian? saat ingin meminang Putri saya, yang akan menjadikannya ratu tapi kenyataannya putri saya masih kerja sampai sekarang" ujar Maya yang makin memperkeruh keadaan. Arga tersenyum hambar mendengar ucapan ibu mertuanya itu. Karena tidak bisa diajak bicara baik-baik akhirnya Arga pergi, percuma menurutnya melanjutkan pembicaraan yang tidak ada ujungnya.

" Dasar anak tidak tau diri" geram Lukman menahan emosi yang sudah meledak-ledak , karena Arga meninggalkan mereka.

" Talita ayo ikut papah pulang, kamu lebih dihargai dirumah, dari pada kamu disini hanya dijadikan pembantu" Ujar Lukman langsung menarik tangan Talita. Mendengar ucapan Lukman membuat Arya dan Tantri saling pandang. Tidak mengerti dengan maksud besannya itu bahwa Talita dijadikan pembantu.

" Maksud mas apa? Bicara bahwa kami menjadikan Talita pembantu?" Tanya Arya dengan rasa penasaran, karena setahu mereka Talita tidak pernah mengerjakan pekerjaan rumah, sudah ada si bibi yang mengerjakannya dan Ameera pun ada suster yang menjaganya, mungkin jika putri Lukman itu adalah Raisa. mereka bisa memaklumi jika Lukman marah, tapi putri mereka kan Talita notabenenya menantu kesayangan Tantri. karena kenyataannya Raisa lah yang banyak membantu pekerjaan rumah bahkan memberikan ASI-nya untuk cucu mereka

Mendengar ucapan Lukman Talita membeku, karena selama ini dia selalu bilang kepada orangtuanya, kalau dialah yang menyiapkan semua kebutuhan rumah dari mengurus Arga dan Ameera bahkan orangtuanya Arga pun kebutuhannya dia yang mengurus.

" Kamu bilang apa sayang sama papah, mamah?" Tanya Tantri dengan nada lembut. Nada yang ada kekecewaan disana, terlihat matanya yang mulai berkaca-kaca menahan kesedihan. Talita adalah keponakan kesayangannya, dia selalu membela wanita itu, bahkan dia lebih sayang pada Talita dari pada Raisa, padahal Raisa sangat penurut dan mudah diatur tapi tetap saja tidak membuat hati Tantri tersentuh dengan kebaikan wanita itu.

" Sudah pah ayok kita pulang, mama sudah pengap disini" ajak Maya langsung membawa anak beserta suaminya. Dia tau putrinya itu sudah berbohong pada mereka. Akhirnya mereka pun pergi meninggalkan Kediaman Arya.

Sepeninggalnya besannya Tantri duduk menyendiri dengan masih terisak. Mengingatkan kejadian yang baru saja terjadi, putra sulungnya baru saja merayakan pernikahannya dan sudah bahagia. kini dia dihadapkan dengan berita perceraian putra bungsunya dengan menantu kesayangannya. Tantri pun mengingat ucapan Lukman yang berkata bahwa Talita dijadikan pembantu dirumah mertuanya. Membuat dia langsung bangun dan mencari si bibi yang kemungkinan sudah tidur, karena jam menunjukkan pukul sebelas.

" Mama mau kemana?" Tanya Arya menahan istrinya itu. Menuju ruang belakang dekat dengan dapur dan hendak mengetuk pintu kamar art nya.

" Mau nanya sama bibi pah, apa iya, Talita mengerjakan pekerjaan rumah tanpa sepengetahuan kita" ujar Tantri. Yang ingin memastikan tuduhan besannya.

" Sudahlah mah, si bibi pasti sudah tidur, kasian, besok lagi mama tanyanya" ujar Arya yang tak ingin istrinya itu membangunkan art mereka.

" Ayo mah, ada yang ingin papa bicarakan. " Ajak Arya. Menuntun istrinya itu masuk kedalam kamar. Setelah sampai dikamar Arya langsung menutup pintu dan membawa istrinya itu duduk diatas ranjang.

" Papah mau ngomong apa?" Tanya Tantri yang sudah lelah dengan kejadian yang menimpa keluarganya. baru saja dia bahagia akhirnya anaknya sudah mendapatkan pendamping lagi, kini masalah baru menghampiri putranya Arga.

Wajah Arya mendekat ke telinga Tantri.." papah mau ngapain udah tua juga " ujar Tantri mendorong wajah suaminya.

" Papah kan mau bisikin ma'mah" ujar arya sambil berdecak.

" Owh... Kirain mamah.., papa pengen" ujar Tantri karena dia tahu suaminya itu. Kalau sedang kepengen pasti seperti itu ngegusel-gusel.

" Arga bilang Talita selingkuh mah" ujar Arya membuat Tantri terkejut tidak percaya, karena yang dia tau keponakannya itu wanita baik-baik.

" Papah jangan fitnah, Talita itu dari keluarga terhormat, jadi tidak mungkin melakukan hal serendah itu." Tolak Tantri untuk menerima kenyataan.

" Papah juga gak percaya mah, tapi masa iya Arga mengarang cerita" Ujarnya lagi yang masih tidak percaya dengan apa yang terjadi.

Sampai malam Tantri belum juga tidur dan Arga pun belum ada pulang. Semakin dipikirkan semakin sakit kepalanya, Akhirnya Tantri minum obat migren tapi tetap saja tidak mengurangi rasa sakit dikepala nya. semua masalah yang terjadi membuatnya malu, malu pada kakak angkatnya dan malu dengan tetangga yang pastinya sudah mendengar keributan dirumahnya tadi.

Yang jelas dia harus membersihkan nama Talita dari tuduhan putranya.

" Pasti Raisa yang sudah memengaruhi Arga agar menceraikan Talita " tuduhnya tak mendasar. Pikirnya siapa lagi yang bisa melakukan hal sehina itu kalau bukan Raisa, dua hari ini mereka liburan bersama, pasti dia orang yang sudah mempengaruhi Arga . " Awas Kamu Raisa" ancamnya pada bayangan nya sendiri di cermin.

Sedangkan Talita yang sudah sampai rumah langsung diintrogasi oleh Lukman papahnya.

" Duduk" ujarnya menunjuk kearah sofa dengan nada perintah, akhirnya Talita mau tidak mau langsung duduk ditemani Maya Mamanya.

" Sebenarnya apa yang terjadi? Sampai Arga mau menceraikan mu?" Tanya Lukman penasaran dengan niat menantunya itu. Tidak mungkin dia menceraikan putrinya tanpa ada sebab.

" Sudahlah pah, buat apa papah tanya seperti itu?, yang jelas Arga itu sudah tidak menghargai kita sebagai orangtua istrinya." Ujar Maya " lagian dulu mama pernah bilang jangan nikahkan Talita dengan anak, dari anak pungut itu bisa besar kepala dia. Sekarang terbuktikan omongan mama?" ujar Maya yang tak terima putrinya disakiti.

" Kamu diam dulu mah, papa lagi ngomong sama Talita" protes Lukman yang langsung dapat cebikan dari maya.

" Coba jelaskan, sebenarnya apa yang terjadi?" tanya Lukman menatap putrinya dengan sorot mata mengintimidasi. Membuat Talita ketakutan.

" Pah, jangan kasar dong, nanti Talita jadi takut" larang Maya tidak suka anaknya dibentak, Maya mengelus punggung Talita yang terisak.

1
Farid Atallah
di gantung lagi
Su-heriyah🍒
asiapp🙏
اختی وحی
hrs ny jgn berbelit² thor, arga hrsnya ngmong sma bpkny klw dia tdk mnyentuh talita, sdh pasti itu bkn anknya
Indah Tuk Di Kenang
kenapa sih thorr ...
gak ngomong langsung👍👍👍
Frida Fairull Azmii
sekantor pada sakit semua kelakuan nua
Farid Atallah
doubel up dong Thor 😚
Su-heriyah🍒: lagi diusahakan kak🤭
total 1 replies
Eridha Dewi
udah ketahuan selingkuh kenapa tidak di cerai in
Tamirah Spd
Sudah jelas tanda tanda suami gak beres, betul pepatah ipar adalah maut. ini kelemahan istri selalu diremehkan kalau gak kerja sendi, untuk minta uang saja dibentak padahal untuk kepentingan pendidikan anaknya. Jangan menyerah harus kuat cari kerja bila perlu, kalau gak tahan minta cerai aja.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!