Perjodohan yang terjadi tanpa di kehendaki oleh dua insan tersebut,
Wanita bernama Allin Wilton dan Arnold Gall, mereka dijodohkan oleh kedua orang tuanya,
Arnold Gall berusia 28 tahun tidak menyangka akan dijodohkan dengan karyawaannya sendiri Allin Wilton 24 tahun.
" tidak, dia karyawanku "
- Arnold Gall
" tidak, dia Boss ku "
- Allin Wilton
.
.
.
.
.
19 juli 2019
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Annida Rahman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
29
" Mama aku mebelikanmu hadiah" Yura tidak mau dengar perkataan Ella dan tetap memanggil Mama Arnold dengan sebutan Mama
" terima kasih " Mama Arnold mengambil hadiah itu dan meletakkannya diatas meja,
" sayang, kenapa kamu disana? sini duduk disamping Mama" Mama Arnold memanggil Allin agar duduk disampingnya , Allin ingin pergi tapi Arnold mengeratkan pelukkannya
" Arnold " Allin memanggilnya agar Arnold melepaskannya, Arnold tersenyum dan mencium pipi Allin lalu melepaskan Allin dari pelukkannya, Allin kaget dan menjadi malu saat semua keluarga berseru
" Hu......kakak kamu agresif sekali" kata Jeep sepupu Arnold
Allin berjalan mendekati Mama Arnold dan duduk disampingnya hingga membuat Yura harus bergeser, Yura sempat menatap tajam Allin sebelum dia duduk
" mana hadiah Mama?" tanya Mama Arnold , Allin terdiam dan menatap Arnold, Arnold mengerti dan meletakkan bungkusan kecil dimeja, Allin mengambil dan memberikannya kepada mertuanya
" ini hadiah Mama"
" wah apa ini" Mama Arnold mengambilnya dan langsung membuka bungkusan itu, Yura menatap kesal yang dia lihat, kadonya bahkan tidak dibuka tapi kado Allin langsung dibuka
" wah Allin apa kamu sungguh membelikan Mama gelang ini?" tanya Mama Arnold tidak percaya , Mama Arnold mengeluarkan gelang itu dan menunjukkanya pada semua orang , semua orang disana kaget termasuk Yura,
" gelang ini sangat ekslusive hanya ada dua didunia"
" benarkah ?" tanya Allin kaget
" iya harganya $2 juta , meskipun tidak sangat mahal tapi sangat langka hanya dua orang saja yang memilikinya salah satunya Kakak" Bibi Ruth berkata setelah kaget melihat gelang itu
" apa tidak, itu hanya gelang biasa" Allin masih tidak percaya, Arnold yang melihat itu tersenyum geli,
" istriku sangat lucu, Aku jadi ingin menciumnya"
" kamu jangan menutupinya, kita semua tahu harganya" Allin bingung dan menatap Arnold yang tersenyum, melihat itu Allin sadar bahwa dia sudah salah memilih hadiah
" Terima kasih sayang " Mama Arnold langsung mencium pipi Allin
" kamu menantu kesayangan Mama"
" ah...kapan aku memiliki menantu yang akan memberikan ku perhiasan langka?"
" Ruth, Jeep masih 22 tahun"
" aku tahu, aku akan menunggu masa itu"
" sudah, lebih baik kita makan dulu bersama" Papa Arnold mengintruksi
" ayo sayang " Mama Arnold menarik Allin untuk pergi kemeja makan, Arnold mengerucutkan bibirnya melihat Mama membawa Allin pergi , Arnold langsung pergi untuk keruang makan, Yura menggenggam erat tangannya melihat semua orang memuji Allin
" kamu harus tahu batasanmu, aku tahu maksud kamu datang kerumah ini, kamu tidak pernah ada dalam hati kakakku, dari dulu hingga sekarang, jadi berhentilah menipu dirimu"
" aku tahu apa yang aku lakukan"
" aku tidak akan tinggal diam saat kamu berusaha merusak hubungan kakakku dengan kak Allin"
Ella pergi meninggalkan Yura sendirian diruang tamu. Yura menatap Ella dengan penuh kebencian
" aku hanya ingin mengambil posisi dimana seharusnya aku berada "
Semua orang sudah duduk di kursi masing- masing, Arnold menatap Allin yang terlibat pembicaraan dengan Mamanya, Arnold duduk diantara Jeep dan Ella sedangkan Allin disamping Mamanya, Bibi Ruth dan suaminya duduk didepan Papa dan Mama Arnold
" dimana Elena dan Steve?" tanya Mama Arnold
" mereka berkata akan datang besok hari, karena mereka terjebak badai salju di Swiss"
" mereka selalu berlibur seperti pengantin baru"
" dan juga dimana Howard?"
" kamu tahu, anak Ellena itu adalah seorang tentara , dia bilang minta maaf karena tidak bisa hadir, dia bilang akan datang saat sudah selesai masa tugasnya di Australia"
" dan Will?"
" adik Howard itu juga sedang syuting film terbarunya di New York "
" mereka semua keluarga yang sibuk, tunggu aku menghukumya saat mereka datang "
Allin tahu semua keluarga Arnold tapi baru tahu bahwa keluarga Arnold memiliki macam- macam profesi, Allin kira mereka semua pebisnis
" sayang makan" Allin tersenyum dan mengangguk
**********
Setelah makan malam,Mereka berkumpul di taman dan memutar musik sambil minum Anggur merah
" kapan kamu memberi Mama cucu?" kata Mama Arnold pada anaknya
" aku sedang berusaha"
" kamu harus lebih berusaha, kalau bisa lakukan setiapa hari"
Arnold tersenyum pada ibunya
" jangankan setiap hari, menciumnya saja dia sudah akan lari"
" iya akan aku lakukan "
Mama Arnold berdiri setelah Jeep mengajaknya menari, Arnold melihat Allin yang menari bersama Ella, Arnold berdiri dan mendatangi mereka, Yura memgumpat semua orang, karena mengabaikan dirinya
" mereka semua sialan , mengabaikan ku , ini semua karena Allin sialan itu, aku harus melakukan sesuatu"
saat Arnold sudah akan sampai, Mama Arnold memanggilnya, Allin melepaskan tangan Ella dan langsung mendatangi Mama Arnold ,
Ella melirik kakaknya yang terlihat kesal melihat Allin pergi
" kamu tidak pernah membawa kak Allin kesini, wajar saja Mama seperti itu pada Allin"
" aku tahu aku akan lebih sering kesini"
" kak, aku ingin berbicara serius, kenapa kamu membawa Yura bersamamu?" kata Ella sambil melirik Yura yang duduk di kursi sambil memperhatikan Arnold dan dirinya ,
" memangnya kenapa?"
" pakai tanya kenapa ? Kamu jangan pura- pura bodoh kak, dari cara dia melihatmu saja aku tahu dia berniat buruk"
" kita sudah kenal dia dari kecil"
" karena itu aku mengatakannya, karena aku tahu dia"
" kamu jangan berbicara seperti itu"
" kakak kamu suka sama dia?"
" kamu gila"
" lalu kenapa kamu membawanya?"
" dia kabur dari rumah, dia bilang Jose memukulnya"
" itu tidak mungkin, aku kenal kak Jose pasti wanita itu berbohong"
" aku melihat sendiri memar di tangannya"
" tapi bukan berarti kak Jose yang melakukan itu, bisa saja dia melukai dirinya sendiri "
" Ella!" Arnold sedikit berteriak mendengar Ella berkata seperti itu
" dia itu sudah seperti keluarga kita"
" kakak bela saja dia terus dan urus dia kalau bisa kakak saja yang menjadi suaminya lalu tinggalkan kak Allin" Ella pergi dari sana dia kesal, kakaknya membela wanita seperti Yura
Arnold menghembuskan nafasnya pelan dan berbalik , disana Allin berdiri tidak jauh darinya, Allin mendengar apa yang terjadi antara Arnold dan Ella, tadi saat Mama Arnold memanggilnya Allin, Allin datang kesana dan Mama Arnold memberikan sepotong kue, setelah itu Allin segera kembali untuk menemui Ella dengan membawa sepiring kue di tangannya
" Allin"
Allin menatap datar Arnold, lalu pergi dari sana, Arnold menghentikan Allin dengan menahan tangannya
" jangan salah paham, aku dan Yura tidak dalam hubungan seperti yang kamu pikirkan "
Allin berbalik dan tersenyum,
" kalau iya juga tidak apa- apa"
Allin melepaskan tangan Arnold dan pergi dari sana, Allin berjalan mendekati Ella dan memberikan kuenya
Arnold terdiam ditempat, dia tidak suka dengan situasi sekarang,
********
Allin duduk disamping Mama Arnold dan Bibi Ruth
" malam ini tidur disini ya sayang"
Mama Arnold berkata kepada Allin, Allin menatap Arnold di depannya yang menatapnya dengan datar.
" iy...."
" Allin, aku ingin bicara"
Arnold menarik tangan Allin, hingga berdiri dan membawanya kearah dapur
Allin menatap Arnold yang menatapnya dengan wajah kesal
" ada apa?" tanya Allin acuh
" kamu bilang kamu tidak apa- apa dengan hubunganku dengan Yura, tapi kenapa kamu terlihat marah?"
" kamu jangan besar kepala , aku hanya kesal karena kamu membentak Ella"
" aku tidak akan menyukai istri sahabatku"
" jadi kalau suaminya bukan sahabatmu, kamu akan menyukainya "
" Allin! Kamu...."
" sudahlah, tidak ada yang akan melarangmu bersamanya" Allin sudah akan pergi
" tunggu, kita akan akan pulang malam ini jadi jangan berpikir untuk tinggal"
" kenapa aku tidak boleh tinggal?"
" kamu jangan pura- pura lupa kalau Yura tinggal di rumah kita, bagaimana mungkin kamu berpikir untuk tinggal disini malam ini"
" bukankah itu bagus? tidak ada aku dirumah"
Allin langsung pergi meninggalkan Arnold dengan rasa dongkolnya
" apa semua wanita selalu mengambil kesimpulan sendiri tanpa mendengarkan"
*********
Arnold memperhatikan setiap gerak- gerik Allin didepannya,
" jadikan sayang tidur disini malam ini?"
" iya Ma"
Arnold menatap tajam Allin, Arnold tidah habis pikir Allin akan membuat dirinya akan hanya berdua saja dirumah bersama Yura
Yura tersenyum kecil mendengar Allin akan tinggal , itu menjadi peluang bagi dirinya
********
Bibi Ruth, suami serta anaknya Jeep sudah pulang, Yura mendatangi Mama Arnold
" Mama kami pulang dulu" Yura berkata seperti itu sambil tersenyum menatap Allin, Allin kesal melihat itu , senyuman itu seakan sengaja untuk mengejeknya
" ya hati- hati"
Yura menatap Arnold yang masih diam saja
" Arnold ayo"
"Baiklah ayo" Yura tersenyum,
" kenapa kalian akan pulang bersama, apa kalian tinggal serumah? " kata Ella yang sudah kesal dengan Yura yang seakan bersikap seperti istri kakaknya
" iy...."
" tidak, dia tinggal dihotel aku hanya akan mengantarnya hingga depan , aku akan tidur disini malam ini"
Yura menatap Arnold setelah mendengar apa yang dikatakan Arnold
" ayo"
" tunggu.....Ma bolehkah aku tinggal disini untuk malam ini?" Yura tidak terima dengan apa yang terjadi
" ya, kamu bisa tidur dikamar Ella"
" tidak, aku tidak mau tidur dengannya" Ella langsung berkata tegas
" Ella" Mamanya mengingatkan
" kalau dia mau dia bisa tidur di luar"
Ella sudah muak melihat Yura yang memasang wajah sok polos
" menggelikan"
" maafkan Ella"
" tidak apa Ma, lebih baik aku pulang saja"
Arnold membawa Yura hingga ke pagar depan rumah, Yura ingin marah pada Arnold tapi dia menahannya
" Yura kamu pulang sendiri saja kerumah "
" aku takut dirumah sendirian"
" kalau begitu tinggalah dihotel untuk malam ini"
" aku takut Jose akan datang dan memukulku lagi"
" tidak akan, aku tahu dia ada di Jepang "
" Arnold please temani aku malam ini"
" Maaf Yura, aku tidak bisa"
Yura menggenggam erat tangannya
" selamat malam" Arnold menutup pagar rumah dan masuk kedalam
" semua karena Allin sialan itu, aku tidak akan melepaskannya"
aku suka.
sukses selalu
👍👍👍🌺🌹
👍👍👍👍
4 jempol buatmu Thor
sukses selalu
semanhat
💪💪💪💪
😍😍😍👍
bikin pingin trs baca
lanjuut