NovelToon NovelToon
Kerudung Yang Tersimpan

Kerudung Yang Tersimpan

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:24k
Nilai: 5
Nama Author: Cty S'lalu Ctya

Merasa patah hati di kalah ingin meminang wanita yang selama ini dia kagumi ternyata sudah menikah hal itu menjadikan Syamil memilih ke suatu tempat untuk pelarian cinta nya, dia pun memutuskan tidak akan jatuh cinta lagi. Tapi takdir berkata lain disaat dia bertemu dengan gadis malam yang membuat Syamil tertarik yaitu Syakilah. Tanpa disadari kedekatan mereka telah menumbuhkan rasa cinta Syamil kembali, tapi banyak sekali kendala yang menyeret kisah cinta mereka juga jarak yang harus memisahkan mereka ketika Syamil di tuntut untuk meneruskan usaha ayahya. Sebuah kerudung telah di berikan Syamil untuk Syakilah sebelum perpisahan mereka.
"Pakailah jika kau sudah yakin dengan keputusan mu!" pesan Syamil.
"Kerudung ini akan aku simpan, seperti cintaku padamu" lirih sendu.
Syakilah selalu mengharap suatu saat Syamil datang dan memakaikan kerudung itu untuknya. Tapi apakah semua itu bisa terjadi?
Adakah cinta tanpa batas untuk seorang wanita malam seperti Syakilah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cty S'lalu Ctya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Langit Jakarta menyambut kami dengan cerah. Baru pertama kali aku menginjak kan kaki di ibu kota ini.

"Selamat datang tuan muda dan nona, silahkan masuk!" ujar seorang lelaki baya menyambut kami juga di belakangnya ada beberapa pengawal.

"Terima kasih pak Aksa, apa kabar?" sambut Syamil.

"Baik tuan mudah" jawab tegas lelaki baya itu. Kita pun langsung masuk ke dalam mobil yang menjemput. Sedangkan lelaki baya itu masuk ke mobil yang ada di belakang bersama beberapa pengawal. Mata ini tak luput melihat ke samping jendela dimana menyajikan beberapa lalu lalang kendaraan melintas, ternyata aktifitas di ibu kota memang sangatlah padat, lebih padat disini dari pada di Kuta. Tak terasa kita sudah sampai di sebuah rumah yang cukup besar apalagi halaman nya saja begitu luas. Bahkan rumah ini lebih luas dari mension om Carlos.

"Silahkan tuan muda dan nona" ujar sopir membukakan pintu untuk kami.

"Terima kasih pak" balas Syamil ramah.

"Ayo sayang.." Syamil menggandeng tangan ku. Jujur saja aku merasa takjub karena banyak sekali penjaga yang sigap di setiap penjuru rumah. Di depan pintu juga sigap dua penjaga mereka membungkuk hormat pada kami sebelum membukakan pintu.

"Assalamu'alaikum.." salam Syamil menggema saat menapaki sebuah mension mewah ini.

"Wa'alaikum salam.." jawab salam wanita baya yang sepertinya memakai pakaian maid.

"Tuan Syamil, selamat datang tuan"

"Terima kasih bibi" jawab Syamil lembut.

"Apa kabar tuan mudah"

"Alhamdulillah bibi, bibi apa kabar?"

"Alhamdulillah tuan mudah dan ini pasti nona mudah" ujar bibi beralih menatap ku. Aku mengulas senyum seraya mengangguk.

"Iya Bi, bidadari Syamil, namanya Syakilah" balas Syamil.

"Wah.. Cantik sekali,, pantes tuan muda ngebet mau nikahi orang cantiknya minta ampun" timpal bibi.

"Bibi bisa aja" kilah ku. Syamil tersenyum.

"Bibi, nenek dimana?" tanya Syamil kemudian.

"Oh, nyonya ada di ruang kerja tuan" jawab bibi.

"Terima kasih bi kita samperin nenek dulu"

"Ok. Tuan, bibi akan siapkan kamar untuk pengantin baru" balas bibi, kami mengulas senyum sebelum beranjak ke lantai atas dimana ruang kerja nenek berada, di lantai dua berjejer setiap kamar. Dan yang paling sudut adalah ruang kerja nenek berada.

Tok..tok..

"Masuk!" titah suara dari dalam. Kami pun masuk bersama.

"Assalamu'alaikum nenek" salam Syamil. Di ujung terlihat nenek duduk dengan kaca mata nya yang tersemat kini beralih mengarah pada kami yang masuk.

"Wa'alaikum salam, kalian datang" sambut nenek. Kami pun menghampiri lalu mencium punggung tangan nenek.

"Nek, kenapa masih kerja sih?" tanya lembut Syamil saat kita duduk di sofa yang ada di ruang kerja.

"Melihat beberapa laporan perusahaan saja kok" jawab nenek.

"Kalian sudah makan?" lanjut nenek beralih. Syamil menggeleng.

"Kalau begitu kalian makan dulu baru istirahat, aku akan menyuruh bibi menyiapkan" kata nenek.

"Apa nenek sudah makan dan minum obat?"

"Sudah tadi pagi sarapan" jawab nenek.

"Lalu minum obat? pasti belum" timpal Syamil. Nenek hanya diam, sepertinya benar tebak Syamil.

"Kalau begitu kita makan lagi dan nenek harus minum obat!" pinta Syamil terlihat begitu tegas. Nenek menghela nafas kasar terlihat begitu enggan jika meminum obat. Aku hanya diam melihat interaksi mereka.

Di sini kita sekarang di ruang makan bertiga, ternyata Syamil berhasil membujuk nenek untuk makan bersama setelah itu meminum obat.

"Kalian tahu, nenek itu masih cukup kuat tanpa harus minum obat" kesal nenek setelah meminum obat. Walaupun mengomel ternyata nenek masih luluh dengan Syamil.

"Tapi ingat, tugas kalian cepat buatin nenek cicit!" lanjut nya. Ya, setelah drama panjang membujuk nenek akhirnya luluh dengan dalih meminta cicit.

"Insya Allah Nek, doakan saja ini kita juga sedang berusaha. Benar kan sayang" timpal Syamil menatap ku. Aku hanya mengulas senyum dengan malu. Sebuah langkah kaki terdengar menghampiri kami.

"Selamat siang nyonya" sapa tuan Aksa membungkuk.

"Bagaimana Aksa"

"Waktunya Anda istirahat nyonya, dan semua sudah beres"jawab tuan Aksa.

"Kamu benar Aksa, dan kalian istirahatlah!" ujar nenek pada kami sebelum dia beranjak ke dalam kamar. Kami pun beranjak ke kamar dan beristirahat.

1
Lia siti marlia
makasih juga buat author udah menyelesaikan karyanya ..
.semoga kita semua ada dalam lindungan Alloh Aminn
Lia siti marlia
leo ada ada aja ngarep banget mau jalan sama wanda yah ....
Lia siti marlia
syamil gaspool ...mau kejar target yah buat bikinin cucu buat umi asiah sama dad tom yah 😁
Lia siti marlia
nah gitu rauda bagus kamu sadar diri....wanda gak peka nih sama cowok
Lia siti marlia
dengerin tuh kata saudaramu dasar janda egois .....kamu belum tau kalau daddy tom dah turun tangan jangan kan dirimu rauda keluargamu pun akan habissssss
Lia siti marlia
bener bener c rauda gak tau malu iuhhhhh pengen gue timpuk tuh mukanya ....gak di sekolahin yah sama orang tua nya
Lia siti marlia
hadeh bahagianya kamu rauda ....berhayarlah sesukamu 🤣🤣🤣
Lia siti marlia
iya bener selain nysahin ini janda gatel dah gitu pdddddd pake banget kalau dia bisa buat syamil cinta lagi ...kasih cermin gede pak supir biar ngaca 😁
Lia siti marlia
halah halah samil sama shakilah lagi moning sex yah.....daddy tom sama umi bikin kacau aja yang lagi bikinin cucu 🤣🤣🤣
Lia siti marlia
mudah mudahan paman husen berjodoh sama mbak anita 😁
Lia siti marlia
hadeh janda gatel nongol mulu belum tau dia gimana kalau daddy tom kalau udah turun tangan bisa bisa keluargamu abis rauda
Siti fatonah Fatonah
👍👍💪💪💪♥️🌹
Lia siti marlia
gercep juga daddy tom ....godddddd
Lia siti marlia
benar kata shakilah kamu bisa menghadapi mereka dan bersikap tegas terutama sama c rauda
Lia siti marlia
uh soswiet syamil dan shakilah ....sayang ada c janda gatel rauda bikin gemes deh ....jangan sampai cinta syamil dan shakilah goyah karna c janda gak tau diri
Lia siti marlia
aku dukung keputusan kamu dad tom awasi terus c rauda jangan samapai jadi duri dalam pernikahan syamil dan shakilah
Lia siti marlia
mudah mudahan sekarang paman husen berjodoh sama anita 😁...deh c rauda gemes aku pengen bejek bejek tuh orang
Lia siti marlia
kok aku jadi gereget sama kelakuan c rauda semoga dad tom mengetahui akal bulusnya c rauda biar tau rasa 🤬
Lia siti marlia
duhhh seneng nya keluarga konglomerat apa yang di mau pasti terlaksana
Lia siti marlia
yah kalah cepat kalian sama orang tua kalian ....jangan sampai umi asiyah sama daddy tom juga mau bikin adek bayi lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!