NovelToon NovelToon
Lara Hatiku

Lara Hatiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Obsesi / Romansa / Penyesalan Suami
Popularitas:33.3k
Nilai: 5
Nama Author: Mitta pinnochio

Kedekatan yang telah terjalin semenjak masih belia harus berbanding terbalik kala sebuah ikatan memaksa mereka untuk bersatu.

Surinala Jarumilind, gadis berparas ayu bertatapan sendu. Salah mengartikan sikap manis seorang pria yang telah lama mengisi hari-harinya.

Bara Dewandaru, pria berparas tampan, berperawakan gagah dan bermulut manis yang di gandrungi banyak wanita.


Mau tau kelanjutannya, baca dan ikuti perjalanan rumah tangga mereka yang penuh dengan intrik dan air mata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mitta pinnochio, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melampaui Batas

Aku jatuh cinta, sejatuh-jatuhnya.

Aku rindu, serindu-rindunya.

Aku hancur, sehancur-hancurnya.

Ku seka air mataku sendiri. Ku tepuk punggungku sendiri dan ku bangkit dari sekian luka yang terus melanda tiada henti.

Jiwaku seolah mati, ragaku seolah hancur.

Malam itu. Malam pertama setelah kepergian ibuku, pria itu kembali. Datang membawa kabar yang membuatku membisu tak mampu berucap.

Ia datang dengan nafas memburu serta peluh yang bercucuran. Ia ungkapkan segala maksud yang selama ini menjadi bayang-bayang, mimpi burukku akhir-akhir ini. Pria itu berkata dengan lugas.

"Malam ini juga, Aira akan segera sah menjadi istriku!"

Seketika bibirku tertutup rapat. Ku tatap nanar pria di hadapanku seraya meremat sisi alas tidurku untuk pelampiasan. Dadaku berdegup kencang, bibirku terasa kelu tak mampu berkata seolah ada sesuatu yang mengganjal di tenggorokanku.

Setelah mengatakan hal itu. Pria itu langsung bergegas pergi. Ia membawa sesuatu dari dalam lemari yang tak ku ketahui. Ku tatap kosong punggung lebar yang kian menjauh dan menghilang. Tanpa sengaja, setetes air mataku kembali lolos. Aku tersenyum dengan penuh ironi, meratapi segala pilu yang terus menghantam tanpa ada jeda.

Aku menunduk, menahan sesak yang terus mendera.

Tuhan, jika benar engkau tak pernah keliru dalam meletakkan cobaan di setiap pundak hambamu. Tidakkah pernah terbesit dalam mindamu, jika diriku ini tak mampu lagi menampung segala dukaku? Tidakkah ada secerca harapan untukku bertahan dari sekian luka yang ia torehkan?

🍁Flashback:

Bara tiba di apartemen Aira dengan langkah tergesa. Beberapa saat sebelum dirinya berangkat menemui gadis itu. Aira mengirimkan sebuah pesan singkat yang membuatnya terkejut bukan main. Ia berujar jika Bara tidak segera menemuinya saat itu juga, maka mulai hari itu juga dirinya tidak akan pernah menampakkan diri di hadapan pria itu. Sontak, dengan degup jantung yang meraja sarat akan ketakutan dan gelisah. Bara bergegas pergi menemui Aira.

Dan tibalah ia sekarang. Berdiri di depan pintu apartemen gadis itu dengan bahasa tubuh yang gelisah takut akan kehilangan. Pintu itu terbuka, dan Bara segera masuk dengan tergesa.

"Apa maksud kamu ngomong kaya gini?" tukasnya dengan nafas yang memburu.

"Aku tarik kata-kataku," sahutnya angkuh nan juga dingin.

"Apa! Maksud kamu apa sih, Ra?"

"Aku mau hari ini juga kita nikah!"

"Whatt! Yang bener aja, Ra. 'kan aku udah bilang, kalau gak segampang itu kita menikah. Apalagi, tadi pagi bundanya Nala meninggal. Gak mungkin, tiba-tiba aku minta nikah lagi di saat suasana lagi berkabung kaya gini," ungkapnya frustasi seraya mengusap kasar wajahnya.

"Aku gak perduli. Yang aku mau, hari ini juga kita nikah. Kalau kamu gak mau, ya udah. Aku pergi dan kamu gak bakalan temuin aku lagi. Dan aku gak main-main sama omonganku kali ini," ucapnya dengan begitu arogan dan acuh dengan keadaan pria di sebelahnya.

Bara, sontak di landa frustasi dan kebingungan yang teramat. Di satu sisi ia begitu mencintai kekasihnya. Tapi, disisi lain ia juga tak kuasa melihat keadaan istrinya sekaligus takut akan tanggapan dari keluarga. Karena sudah pasti jika ia akan melangsungkan akad kembali, Bara harus meminta restu sekaligus andil Papanya dalam hal ini.

. ••🍁🍁🍁••

Pagi ini, Nala bangun dengan tubuh letih serta mata sembab yang masih kentara jelas di paras ayunya. Semalam, ketika ia berdiam diri di dalam kamar. Bima datang untuk kedua kalinya, dengan membawa sejumlah makanan teruntuk dirinya. Dengan sabar dan juga telaten pria itu menyuapinya dan sedikit menghapus duka tengah menimpanya.

Sedikit banyak, kehadiran pria itu menjadi pelipur lara, kala dirinya tengah di landa kalut yang berlebih. Ia bahkan menemukan tempat ternyaman di dekapan pria itu yang waktu lalu sempat ia rasakan pada suaminya.

Bima baru saja selesai mandi saat itu. Surainya masih nampak basah dengan air yang menetes di tubuh kekarnya. Hanya berbalut handuk yang melingkar di pinggangnya, ia berjalan mendekat ke arah lemari pakaian. Di ambilnya salah satu kaos polos kegemarannya untuk ia gunakan.

Namun, belum sempat ia memakai pakaiannya. Tiba saja terdengar suara ketukan pintu dari luar. Bima membuka sedikit celah pintu untuk mengetahui seseorang itu. Sontak ia sedikit terkesiap.

Nala datang dengan wajah sembab serta piyama tidur putih yang membalut tubuh mungilnya. Tiba-tiba gadis itu menyerobot tanpa permisi. Tapi, sedetiknya ia tersipu kala mendapati Bima yang hanya berbalut handuk di pinggangnya.

Dengan kepala menunduk, ia berujar dengan lirih, "Anterin aku pulang."

"Hahh?" tanya Bima tak begitu yakin dengan apa yang ia dengar. Bima seketika melangkah mendekat dan sedikit menunduk mengungkung gadis itu. "Ngomong lebih keras, Abang gak denger."

Nala menelan ludahnya kasar. "Anterin aku pulang ke apartemen!" ucapnya dengan suara serak yang nampak di paksakan.

Bima tak lantas mengiyakan permintaan gadis itu. Ia masih menunduk dan mengangkat dagu mungilnya dengan sebelah tangah yang menutup pergerakannya.

"Ada apa kamu tiba-tiba minta pulang? Acara Bunda kamu masih lama, lohh."

"Nala gak kenapa-kenapa. Aku cuma mau pulang aja, aku mau kirim doa di apartemen. Aku gak mau disini," jawabnya lirih dengan menahan sesak.

Bima menghembuskan nafas singkat seraya melepaskan dagu gadis itu.

"Ada sesuatu yang mau Abang tanyain." pria itu kemudian meraih pergelangan tangannya dan menyuruhnya duduk di sisi ranjang pria itu. Kemudian ia berjongkok di depannya sembari menggenggam kedua tangannya.

Dengan gerakan cepat. Bima menarik lengan baju yang menutupi memar di pergelangan gadis itu.

"Bilang, apa yang udah Bara lakuin sampai kamu kaya gini?" tukasnya seraya menunjukkan memar di tangannya.

Sontak, Nala terkejut dan segera menarik kembali tangannya. Namun, tentu saja tenaganya yang tidak sebanding membuat tautan jemari kekar itu tak dapat di lepas begitu saja.

"Bukan Bang Bara! Nala jatuh, jadinya kaya gitu," bohongnya seraya memalingkan wajah.

"Bohong!" jemari berotot itu kemudian dengan cepat menarik sisi piyama gadis itu, hingga menampakkan pundak lebam yang berwarna biru gelap.

Seketika Nala terkesiap dan menepis jemari itu dengan kasar.

"Apa yang Abang lakuin! Abang gak seharusnya kaya gini." ia kemudian beranjak berdiri dan melangkah pergi. Tapi belum sempat ia menjauh, Bima menarik tubuhnya untuk menghadap di depan cermin besar di hadapannya.

Ia memegang erat kedua sisi pundak gadisnya seraya berdiri dan sedikit merengkuh tubuhnya dari belakang.

"Kalau Abang mau, Abang bisa buka baju kamu di sini dan kasi tunjuk semua bekas luka di badan kamu," ungkapnya dingin dan terdengar begitu mendominasi.

...----------------🍁🍁🍁----------------...

1
𝙵𝙸𝙱𝙰𝚁²³
kk mitt ayo Lnjutkan
𓆉︎ᵐᵈˡ🍾⃝ᴀͩiᷞsͧyᷠaͣh⒋ⷨ͢⚤👙
KK Mitt kapan up nya🤭
𓆉︎ᵐᵈˡ🍾⃝ᴀͩiᷞsͧyᷠaͣh⒋ⷨ͢⚤👙
up Thor up🙋🏼‍♀️
𓆉︎ᵐᵈˡ🍾⃝ᴀͩiᷞsͧyᷠaͣh⒋ⷨ͢⚤👙
aku baca nya loh marthon
Mitt²🍒⃞⃟🦅: Huum, makasih buangettt yo kakk.
maaf aku masih belum bisa up, tp pasti akan aku lanjutin kok kedepannya.
btw, aku sekarang lagi nulis karya baru buat aku ikutin lombaa 🙏🙏🤗
total 1 replies
𓆉︎ᵐᵈˡ🍾⃝ᴀͩiᷞsͧyᷠaͣh⒋ⷨ͢⚤👙
tekdung 🥺
Dewi Sri
😄😄😄
Dewi Sri
😄😄😄
𝐀⃝🥀Weny
ahaaaiii... Mayan pemandangan gratis🤣🤣🙈
𝐀⃝🥀Weny: wiiihh... mau ngebayangin takut dosa wkwkwkk
total 2 replies
𒈒⃟ʟʙᴄ🅲🅰🅽🆃🅸🅺𝐀⃝🥀
kesurupan kok pilih yang mesum😄😄
Mitt²🍒⃞⃟🦅: Wkwkwkwk ...
Emang suka ngadi² bang bima nya 🙈🤣
total 1 replies
𝓙𝓾𝓶𝓲ᵇᵉʲᵒ❥༅​᭄➡️❥➻📴
emang klo laki2 gtu ya terlalu peka 🐍nya moso cuma liat bibir gerak2 aja udh bereaksi 😏giliran hatinya kagak peka 😪
𝓙𝓾𝓶𝓲ᵇᵉʲᵒ❥༅​᭄➡️❥➻📴: emang dasar aja laki2 tuh...........🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
total 2 replies
🍻
Thornya ngefans ya sama Chico Jericho sampai di pakai nama anaknya 😀🤣
Mitt²🍒⃞⃟🦅: Huum kak,
sama bapaknya ngfans sama anak juga,
namanya iconic, gak pasaran.
terimakasih atas dukungannya kak 🙏🤭🤗
total 1 replies
Dewi Sri
lebih suka nala menikah sama Bima
Mitt²🍒⃞⃟🦅: Semoga ya kakk.
Othornya lagi galon, mau bima apa bara nya 😌
total 1 replies
Hilda Naning
paling malas baca klou sdh begini😖
Mitt²🍒⃞⃟🦅: Mohon maaf akak, jika kurang berkenan 🙏
total 1 replies
Levha
👍
Dewi Sri
ceritanya bagus banget... syuka
Mitt²🍒⃞⃟🦅: Wah ... terimakasih banyak kakk🙏🤗
terus ikuti kelanjutannya ya 🙏🤗
total 1 replies
☠🔵𝐕⃝⃟🏴‍☠️J☄🫧
jadi piyee iki jadinee, Nala pergi ya
Mitt²🍒⃞⃟🦅: pergi kaga yaa🤔

lanjutin dulu, next chapternya kak 🤭🏃🙏
total 1 replies
☠🔵𝐕⃝⃟🏴‍☠️J☄🫧
hemm jadi rumit ini😩
𝐀⃝🥀ғᷩᴀᷲᴇͩʟ🕊️⃝ᥴͨᏼᷛʰᶦᵃᵗ✘
carilah dan perjuangkan kembali jika dia masih mencintai,dan taklukan kembali dah cobalah untuk menghargai,jgn smpai kesalahan itu terulang kembali,dan berakhir penyesalan diri
Mitt²🍒⃞⃟🦅: setubuhhh🙊
nuhunn bang pael 🏃
total 1 replies
〈⎳🥑⃟HIATUS
Haduh berubah serak tuh suara
⍣⃝కꫝ🎸Riza🌍ɢ⃟꙰Ⓜʜ֟͜͡ᴠE𝆯⃟🚀⚔️⃠
huum ma
gamPaR aja banG baRa nya biaR gak kuraNg ajaR saMa oRtu😡😡😡
Serenarara: Ubur-ubur makan sayur lodeh
Minum sirup campur selasih
Coba baca novel berjudul Poppen deh
Dah gitu aja, terimakasih. /Smile/
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!