NovelToon NovelToon
Re Destruction

Re Destruction

Status: tamat
Genre:Anak Yatim Piatu / Dunia Masa Depan / Akademi Sihir / Hari Kiamat / Barat / Tamat
Popularitas:148.9k
Nilai: 5
Nama Author: Aoxue

𝗧𝗶𝗱𝗮𝗸 𝘂𝗽, 𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗶𝗿𝗲𝗺𝗮𝗸𝗲
𝗙𝗼𝗹𝗹𝗼𝘄 𝗮𝘂𝘁𝗵𝗼𝗿.

✰ Juara Rising Star Pedang dan Sihir S2✰

Kehancuran telah terjadi, menghancurkan dunia modern yang dikatakan hanyalah sebuah dunia yang kecil.


Terhubung dengan dunia besar, Karma seorang pemuda yang berasal dari dunia kecil terjebak dalam dunia pedang dan sihir, mencari Lylia gadis yang pertama kali bisa membuatnya jatuh cinta karena diculik oleh seorang dewa kuat.


Karma belum menyadari bahwa dirinya adalah seorang penguasa elemen yang baru saja terlahir.



Mencoba mencari kekuatan untuk menghadapi musuh tangguh dan menyelamatkan gadis yang dia cintai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aoxue, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 - Re Destruction

Angelica sudah keluar dari hutan, menjauh dari tempat yang menyeramkan itu. Akhirnya sampailah Angelica di sebuah desa.

Melihat seorang gadis yang jalan terhuyung-huyung, penduduk desa langsung menghampiri Angelica. Angelica yang sudah tidak kuat untuk berjalan, akhirnya jatuh tak sadarkan diri.

Dua jam kemudian, Angelica membuka matanya dengan perlahan. Melihat dua sosok wanita yang samar-samar sedang mengobrol.

"Keren sekali anak muda yang bernama Karma itu! Dia mengalahkan banyak Orc dan menyelamatkan desa kita! Hahaha ..."

"Benar! Jika saja Karma adalah anakku, betapa bahagianya aku!"

"Aku nanti akan membiarkan putriku pergi kesana! Siapa tahu, Karma menyukai putriku kan? Hahaha ..."

"Mimpi saja kamu! Karma tidak mungkin mau dengan gadis desa, gadis yang akan menjadi pendampingnya pasti adalah seorang bangsawan! Tidak! Lebih dari sekedar bangsawan gadis yang cocok bersanding dengan Karma itu."

Mendengar sedang mengobrol tentang seorang pria yang bernama Karma, Angelica membuka matanya lebar-lebar. Dia ingat dengan sosok Karma. Dengan tubuh yang lemah Angelica memaksakan diri untuk bangun dari tempat tidurnya.

Melihat sosok gadis yang baru saja sadarkan diri, kedua wanita itu memapah Angelica, membantunya untuk duduk diatas kasur.

Yang satu wanita itu pergi keluar dengan segera, baru saja keluar dia sudah menyiapkan bubur yang hangat disebuah mangkok.

Angelica ingin mengeluarkan sepatah kata untuk bertanya tentang Karma, tapi karena kelaparan. Angelica tidak kuat untuk berbicara.

Karena melihat Angelica yang begitu lemah, salah seorang wanita itu meniup bubur yang ada pada sendok dan langsung menyuapi Angelica layaknya anak sendiri.

Kedua wanita itu sangat senang melihat Angelica, meskipun tidak mengenalnya. Angelica yang sangat cantik itu membuat mereka ingin menjadikan Angelica sebagai anak angkatnya.

Selesai sudah makan satu porsi bubur, Angelica meminum sup yang diresepi tanaman obat di dalamnya. Angelica pun merasa baikan.

"Maaf, Nyonya? Tadi aku sempat mendengar kalian membahas seseorang yang bernama Karma?" tanya Angelica penasaran.

Karena pesan Karma, mereka tidak berani untuk membocorkan identitas pahlawan desa mereka.

Melihat tidak ada jawaban dari dua wanita itu, Angelica menjadi lemas kembali.

"Bukankah kalian barusan membahas tentang seseorang yang bernama Karma? Aku pikir dia adalah kekasihku, dia memiliki rambut dengan poni yang panjang ke kanan dan mata hijau, memakai pakaian yang aneh."

Mendengar pernyataan dari Angelica yang saat mendeskripsikan penampilan yang benar dengan penampilan pahlawan desa mereka, mereka menjadi bingung.

"Aku berpisah dengan Karma, saat itu aku sedang dalam pertarungan dengan monster kuat! Berbeda dengan Karma yang jauh berada di sekolah, tiba-tiba saja aku terkena lingkaran sihir dari monster kuat itu dan melemparku ke tempat yang aku tidak kenali." lanjut Angelica dengan nada sedihnya.

Mendengar hal itu, kedua wanita itu akhirnya percaya dengan kata-kata Angelica. Mungkin saja, Karma datang ke kota ini untuk mencari Angelica, pikir mereka.

Akhirnya mereka berdua pergi keluar untuk mencari kepala desa, dengan diskusi tentang Angelica dan pahlawan desanya.

Akhirnya diskusi selesai, Angelica akan diberikan jawaban yang bisa memuaskan dirinya.

Karena belum pulih, Angelica diperlakukan layaknya seorang putri di desa itu, memberikannya makanan. Mencuci pakaian Angelica dan di setiap malamnya, ada orang yang berjaga di depan kamar Angelica.

Angelica sangat bingung dengan perlakuan khusus dari penduduk desa itu. Dirinya mulai merasa ketakutan saat mengingat kejadian di tempat mengerikan saat itu.

Membuang pikiran negatifnya, Angelica pun tidur dengan pulas hingga saat menyadari hari sudah pagi, seorang wanita sudah mempersiapkan pakaian Angelica. Memberikan Angelica makanan untuk sarapan.

"Angel, nanti kamu ikut dengan Tuan Robert!" pinta wanita itu yang bernama Maria.

"Kemana?" tanya Angelica yang curiga.

"Ke kota, Robert akan memberikan sejumlah persediaan makanan ke sebuah penginapan dengan nama Lyn Familia."

Karena perlakuan yang sangat baik itu, Angelica pun menerimanya dengan tulus, dirinya terkejut saat wanita yang selalu menjaganya itu memeluknya dan memberikan sejumlah pakaian untuk Angelica.

Angelica sudah dia anggap seperti anak sendiri, dia meminta satu hal kepada Angelica. Untuk berkunjung ke rumahnya jika Angelica ada waktu luang.

Angelica awalnya berpikir negatif, saat melihat sikap tulus wanita itu. Angelica ikut terharu dan sedih, bukannya diusir dirinya akan ke dalam kota dan tinggal di penginapan yang sudah disediakan, pikir Angelica.

Tuan Robert dan Angelica pun pergi dengan kereta kuda meninggalkan desa tersebut dengan banyaknya penduduk yang mendadahi Angelica.

"Sampai jumpa lagi!"

***

Karma baru saja selesai sarapan, dia pergi keluar dari penginapan Lyn Familia.

Berniat melatih sihir elemen petirnya, Karma memutuskan untuk pergi keluar kota.

Dengan berada di luar kota, Karma bisa melihat dari kejauhan, banyak sekali kereta kuda yang berdatangan dari arah yang berbeda-beda, Karma terkejut melihat kereta kuda yang berasal dari desa yang pada saat itu Karma melawan ribuan Orc.

Melihat dari kejauhan, kereta itu dihadang oleh tujuh orang pria berbadan besar. Orang yang membawa kereta kuda itu ditarik dan dilempar hingga terjatuh.

Baru saja Karma akan bergegas untuk membantu orang yang sedang akan dirampok itu, seorang gadis keluar dari belakang kereta kuda.

Karma terkejut melihat sosok gadis itu, dia sangat mengenalnya. Sosok gadis itu adalah Angelica, Karma mendekat dengan cepat. Bukannya menolong mereka, Karma bersembunyi di sebuah batu yang cukup besar hingga bisa menutupi dirinya.

Angelica langsung menendang salah seorang perampok itu, dengan dilanjutkan untuk menyerang perampok yang lainnya.

Baru saja menjatuhkan tiga perampok, Angelica sudah mulai lelah karena kondisi tubuhnya belum sepenuhnya pulih. Perampok yang lainnya kesal dan dengan segera ingin menyerang Angelica secara bersamaan.

Angelica terkejut, dia tidak bisa menghindari serangan itu dan juga tidak mampu untuk menahan pedang mereka. Angelica pasrah dengan memejamkan matanya.

Jleb

Suara tusukan belati terdengar di telinga Angelica, hanya saja Angelica terkejut karena dirinya tidak merasakan sakit apapun.

Angelica membuka matanya dan melihat sosok pria yang baru saja membantai sekelompok penjahat itu.

Belum sempat Karma berbalik, Angelica langsung memeluk Karma karena dirinya sudah merindukan Karma.

Ada rasa kenyal dibelakang tubuh Karma, dia menikmati sensasi itu dengan perasaan yang bercampur aduk.

Hingga Karma ingat dengan sosok yang dicintainya, Lylia.

Karma melepaskan pelukan Angelica dengan segera, membuat Angelica mengingat bahwa Karma sudah mencintai seseorang.

Menahan rasa sedih itu, Angelica tersenyum melihat ke arah Karma.

Angelica sangat senang bisa bertemu dengan Karma kembali, setelah itu Angelica menceritakan tentang dirinya yang ternyata di teleportasi seperti Karma.

"Tuan Karma?" tanya Robert yang baru saja sadarkan diri.

Melihat Angelica dan Karma yang akrab, akhirnya Robert merasa lega.

Karma dan Angelica masuk ke dalam kereta dengan Robert yang mengendarai kuda untuk pergi ke dalam kota, penginapan Lyn Familia.

1
Ayano
Farma gak keracunan jahe kan?
Apa karena belum pernah ngerasain jahe makanya bisa begitu?
Ayano
Tipo di kata jahe 😅😅
Aku bacanya ja eh?
🤣🤣
Ayano
Haiya... jual mahal boleh ha. Tapi jan kek tsundere ya haiya 🤣🤣🤣
Ayano
Goks...Angkat aku jadi muridmu juga
Biar aku bisa stay cool tiap jalan 😎😎
Ayano
Kayaknya ada kata yang kurang di sini senpai.
Kata merupakan kayaknya Bagus disisipin setelah kata yang
Apa perasaanku aja ya
Ayano
Langsung mau berguru 🤣🤣🤣
Sasuga Lord. Beda kelas emang
Ayano
Ju-jujurnya ampe di depan kokinya loh😱😱
Btw ni koki perangainya mirip sanji dikit yak. Soal menghargai makanannya tapi. Bukan soal fisiknya 😅😅😅
Ayano
Gak senendang itu dong rasanya 😅😅
Sama puding indomaret enakan puding indomaret yak
Ayano
Pandangan iri keknya sama pengen nelen tu anak 🤣🤣🤣
Realisticy
wanjay berlari :v Diluar nurul
Realisticy
loh loh loh 🗿 Kok iso
Realisticy: Biaya kerusakan kamu yang nanggung 🗿🗿
total 2 replies
Ayano
Puding loli 😅😅
Badan ama karakter terjun bebas gara gara puding legend
Ayano
Kayak di anime Kuroko
Roti yang dijual cuma 6 bulan sekali, roti legendaris 🤣🤣🤣
Nah ini.. puding legend
Ayano
Jauh lebih tinggi koki dong dari Viscount
Ada konspirasi 😅😅
Ayano
Pengen banget diliat mc keknya
Ayano
Aku boleh numpang idup setahun gak? 😏😏
Ayano
Kek gak niat padahal udah maksimal 😅😅
Sasuga MC
Ayano
Auto populer
Ayano
Pikiran masuk akal. Biasa orang baru pasti digituin
Dark
aku tidak berbakat dalam hal ke uwuan jadi skip 🤒🤒
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!