"Gara-gara gadis sialan itu, aku menderita penyakit terkutuk ini. Jika aku menemukannya, aku berjanji akan membalaskan dendam dan membuatnya merasakan hal yang sama seperti yang aku rasakan!"
Karena kecelakaan lima tahun lalu, Lolan Baldev seorang CEO yang memilki paras tampan itu, harus menerima kenyataan pahit bahwa dirinya menderita penyakit Impoten.
Malu dengan berita yang terus beredar, kedua orangtuanya pun memaksa dirinya untuk menikahi seorang gadis yang akan membantunya selama masa terapi berlangsung.
Namun, siapa sangka gadis malang bernama Zivanya yang akan dinikahinya adalah gadis yang menyebabkan dirinya mengalami penyakit tersebut. Bagaimanakah nasib Ziva selanjutnya?
~~Xena❤️Dokter Adit
"Om Dokter, tiduri aku!"
Xena, seorang gadis berusia 18 tahun, Xena begitu tergila-gila dengan ketampanan Dokter Adit. Hingga dia terus menggoda dan meminta Dokter Adit untuk menjadikan dirinya sebagai Sugar Baby.
Dokter Adit, adalah seorang Dokter berbakat yang bertugas memberikan terapi untuk sahabatnya Lolan Baldev agar segera sembuh dari penyakit Impotennya. Berhasilkah Xena mendapatkan hati seorang Dokter Adit?
Sekuel dari TERJERAT NAFSU CEO MILIARDER.
Jangan lupa follow IG Author @Oniya_99🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oniya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 29
"Sekarang kamu boleh pergi," usir Dokter Adit.
"Tidak mau, aku tidak akan pergi sebelum Dokter jatuh cinta kepadaku," jawab Xena langsung menjatuhkan tubuh seksinya ke atas pangkuan Dokter Adit yang masih duduk di atas kursi keberasarannya.
"Xena, turun!" Dokter Adit akan berdiri, namun Xena menahannya.
"Apa Dokter benar-benar tidak mencintaiku?" tanya Xena melingkarkan kedua tangannya di leher kekar Dokter Adit.
"Kamu masih sekolah Xena, seharusnya kamu tetap fokus pada sekolahmu. Bukannya menjadi jal*ng dan terus menggoda saya, apa kamu tidak sadar bahwa apa yang kamu lakukan ini sangatlah rendahan. Saya bukannya mencintai kamu, tapi saya malah merasa jijik dengan apa yang sekarang kamu lakukan," jelas Dokter Adit akhirnya mengatakan apa yang sedari tadi ingin dia katakan.
"Dengar, Dokter yang tampan, kaya, dan baik hati. Apa yang bisa aku lakukan? Katakan, apa yang bisa aku lakukan? Dokter adalah pria sempurna di dunia ini, tampan dan pastinya sangat kaya raya. Sedangkan aku, hanya wanita biasa yang tidak punya apa-apa. Katakan apa yang bisa aku lakukan untuk mendapatkan Dokter?" ketus Xena yang merasa sakit hati dengan ucapan Dokter Adit yang mengatakannya wanita jal*ng.
"Lakukan apa pun asal tidak merendahkan harga dirimu. Semiskin-miskinnya manusia, dia punya hal paling berharga yaitu harga diri. Saya tidak menyukai wanita penggoda walau dia bisa menggoda saya hingga saya benar-benar tergoda. Dengan cara yang kamu lakukan saat ini, apa kamu mau saya hanya memanfaatkan kamu. Apa kamu mau saya campakkan setelah saya mendapatkan apa yang saya ingin dari kamu."
"Apa Dokter akan benar-benar menerimaku kalau aku berubah?" tanya Xena langsung berdiri dan membenarkan pakaiannya yang terbuka.
"Kenapa tidak? Jujur saja, kamu juga termasuk tipeku, tapi tidak dengan sikap murahan itu," imbuh Dokter Adit.
"Baik, kalau begitu aku akan berubah dan tidak akan bersikap seperti tadi lagi. Tapi, Dokter harus tetap mengizinkanku untuk menggantikan posisi Kak Ziva, bagaimana?" tawar Xena memberikan syarat.
"Baik, tapi besok kamu harus membujuk Kakakmu untuk melakukan pengobatan. Kalau kamu berhasil membujuk Kakakmu untuk berobat, saya akan menjadikan kamu pacar, bagaiamana?" ujar Dokter Adit balik memberikan tawaran.
Terlihat Dokter Adit terpaksa mengatakan hal itu. Entah sudah seberapa besar rasa cintanya kepada Ziva hingga dia rela melakukan apa pun agar Ziva mau berobat dan kembali sembuh.
Dengan bantuan Xena, Dokter Adit yakin akan berhasil membuat Ziva punya sedikit semangat untuk sembuh.
"Dokter serius?" tanya Xena tercengang karena tak percaya akan ucapan Dokter Adit barusan. Dia kaget, semudah itukah untuk menjadi pacar seorang Dokter Adit. Sungguh sia-sia perjuangannya dengan melakukan hal rendahan seperti yang Ana dan Cristi sarankan.
"Tentu saja saya serius. Tapi ingat, kamu akan saya jadikan pacar bukan Sugar Baby," jawab Dokter Adit pada Xena yang masih terdiam di tempat karena masih berusaha mencerna apa yang sekarang terjadi.
"Apa Dokter terpaksa melakukan ini agar aku tidak menggoda Dokter lagi? Dokter belum mencintaiku, bukan?"
"Tidak sama sekali, saya serius dan tidak terpaksa sama sekali," jawab Dokter Adit berbohong.
"Walau saya belum mencintai kamu sepenuhnya, saya akan berusaha untuk menerima kamu. Asalkan, kamu benar-benar mau berubah menjadi gadis yang baik," sambung Dokter Adit lagi.
"Baik, aku berjanji akan menjadi gadis yang baik mulai. sekarang," tegas Xena semangat.
"Bagus, sekarang pulanglah dan bujuk Kakakmu," saut Dokter Adit.
"Baik, Tapi ingat, Dokter harus menepati janji. Apakah aku akan pulang sendiri? Tidak diantar pulang oleh Dokter?" tanya Xena yang berharap pulang di antar oleh Dokter Adit yang sebentar lagi akan menjadi pacarnya.
"Saya suka gadis mandiri dan tidak manja," saut Dokter Adit membuat Xena langsung meraih tasnya di meja dan langsung pergi begitu saja tanpa mengatakan apa-apa.
.
.
.
cuma kadang cerita Xena - Adit lebih mendominasi..
tapi tetap asyik kok..
lanjut deh, cerita yg lainnya..
semoga sehat terus ya kak..
tetap semangat untuk berkarya.. 😘😍🤩🥰