Bagaimana jadinya jika kamu mendapatkan system yang mengharuskanmu untuk membuat keluarga yang bahagia dalam waktu 6 bulan???
Itulah yg terjadi pada Albert, pacar saja tak punya malah di suruh bikin keluarga bahagia????
gila......
untuk mempertahankan hidupnya ia memilih menjalankan misi yang di berikan.
#Bacanya langsung bagian 11.AGs¹
sekian, jangan lupa like
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon M.IZkyl, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
AGs¹⁹
...#HAPPY READING#...
Saat ini Albert sedang berada di kamarnya yang ada di mansion. Jam menunjukkan pukul 21:12 Albert dan keluarganya sudah makan malam.
Albert sibuk dengan ponselnya, mengerjakan tugas tugas dari kantor.
Saat asik mengerjakan pekerjaanya, ia terlihka melihat chat ara yang baru saja masuk.
...|Arasayang 💸|...
...²¹'¹⁵...
^^^Lagi apa Al?•^^^
•Lagi ngerjain tugas dari kantor
^^^Subuk banget ya•^^^
•nggak sibuk amat sih, ini bentar lagi juga mau selesai, ada apa?
^^^Besok jemput aku ya?, Aku udah gak masuk sekolah 3 hari•^^^
•iya besok aku jemput, lagian aku juga gak masuk sekolah 3 hari kok, jadi kalau di hukum ya sama sama di hukum wkwkwk
^^^Yaudah aku tunggu besok ya, have a nice dream•^^^
•too sayang
Setelahnya Albert kembali bekerja untuk beberapa jam, saat jam menunjukkan pukul 00:21 ia segera bergegas untuk tidur.
...🍁🍁🍁...
Albert bangun pagi-pagi sekali untuk menyelesaikan misi hariannya di taman dekat mansion.
Setelah selesai ia masuk kembali ke rumahnya di sana ia melihat ibunya sedang memasak di dapur bersama beberapa pelayan,
"Pagi bu" sapa Alber.
"Pagi kak" kata ibu Diana.
"Ayah mana bu?" Tanya Albert
"Masih tidur kayaknya" jawab bunda.
"enak banget kayaknya tidurnya ya" tanya Albert yang membuat telinga ibunya merah padam.
"Iya soalnya kasurnya empuk banget" kata ibu Diana.
"Pagi kak, Bu" kata Ellard yang baru saja turun dan mengambil duduk di samping Albert.
Tak lama ayah pun datang, dan mereka memulai Sarapan pagi pertama mereka.
Setelah selesai, Albert bergegas ke kamarnya kemudian menganti baju dengan baju biasa, karena seragamnya ada di apartemen.
"Ayo El kakak anterin ke sekolah kamu, udah di daftarin kemarin sama Pam Adam"
"Iya kak" kata Ellard yang sudah siap dengan seragam barunya.
Albert dan Ellard dalam perjalanan menuju apartemen nya.
"Kok kakak gak pake seragam?" tanya Ellard.
"Seragam kakak ada di apartemen, ini mau ambil ke sana" kata Albert
"Kakak ada apartemen yang seperti rumah susun itu" tanya Ellard antusias.
"Iya" jawab Albert setelah memarkirkan mobilnya di samping Lamborghini Bull du sana.
"Itu mobil kakak" kata Albert Menunjuk Lamborghini itu.
"Serius kak?, Cantik banget mobilnya"
"Iya, makanya mobil ini bakal kakak kasi buat Kamu" kata Albert sambil memukul mukul pelan kemudi mobil. "Yaudah yuk kita naik" ajak Albert.
Saat mereka berada di dalam apartemen, Albert menunjukkan sekolah miliknya dan sekolah milik Ellard.
"Itu sekolah kita, ntar kita satu sekolah, kebetulan sekolahnya ada Smpnya" kata Albert menunjuk bangunan sekolah yang luas di sana.
"Deket banget kak"
"Iya emang deket, entar Kakak beliin apartemen di lantai 20 buat kamu biar bisa tinggal di sana" kata Albert sambil menganti pakaiannya.
"Emang kenapa kalau El tinggal bareng kakak aja?" Tanya Ellard.
"Gak bisa lah, kakak kan udah mau nikah, ya mau tinggal berdua dong bareng istri kakak, kamu gak boleh jadi hama" jawab Albert seenaknya.
"Yaudah gpp" kata Ellard
"Yaudah ayok berangkat, entar kalau udah sampe tungguin kakak dulu di depan gerbang, soalnya mau jemput Ara dulu" kata Albert
"Iya" kata Ellard
Mereka pun menuju basement membawa mobil Lamborghini Aventador.
Setelah menurunkan Ellard, Albert bergegas menuju mansion Adixond.
Saat sampai di depan mansion ia lebih memilih menelfon Ara, karena sebentar lagi mereka akan terlambat.
"Halo Ra... Aku dah di depan nih" kata Albert saat telfon telah terhubung.
"Iya tunggu sebentar"
Tut
Telfon di matikan sepihak oleh ara. Tak lama pintu utama terbuka, menampilkan ara yang terlihat sangat cantik, rambutnya ia gerai indah, Wajahnya di poles make up tipis dan bibirnya yang manis di beri lip glos
Sedangkan pakaiannya sudah tak seperti dulu, pakaian yang Aradella gunakan pas di badannya, tidak press tidak juga kebesaran.
Setelah Aradella duduk di samping Albert, mobil tetap tidak berjalan sebab Albert terus memandanginya.
"Lo kenapa sih" kata Aradella
"Gpp, kamu cantik banget Ra" kata Albert terpesona.
"Udah dari lahir aku cantik" kata Aradella pd.
"Iya emang cantik banget calon istri aku, sini dekatin dulu mukanya" kata Albert menarik wajah Aradella mendekat. Dan Aradella hanya nurut saja.
Cup
Satu kecupan di dapatkan Albert dari bibir Aradella.
"Manis" kata Albert tersenyum menatap Aradella yang terdiam.
Setelah melihat wajah merah Aradella, Albert segera menjalankan mobil bergegas menuju sekolah.
Sesampainya di depan gerbang ia melihat Ellard yang masih setia menunggu,
'gue lupa kasih ponsel tuh anak' pikir Albert.
"Masuk El, kakak tunggu di parkiran" teriak Albert yang dapat di dengar oleh Ellard.
"Iya kak" sahut Ellard juga berteriak.
Brum
Brum
Brum
Mobil yang di tumpangi Albert berbunyi menarik perhatian orang orang yang ada di sana termasuk Nathan dkk yang sedang berkumpul di motor sport mereka.
Albert keluar dari mobil, di ikuti Aradella.
"Njir Fake miskin ganti mobil"
"Makin cakep setelah bongkar identitas njir"
"Eh itu cewek murid baru ya kok cantik banget"
"Mungkin murid baru, pacarnya Albert"
"Eh bukannya beberapa hari yang lalu dia nembak si uler ya?"
"Eh iya njir dasar Playboy"
"Eh tapi siapa juga sih yang mau sama si Uler, paling cuma di pake sekali terus di buang"
Plak
Aradella melayangkan tamparan di wajah siswi yang baru saja mengatakan 'ia sekali di pake terus di buang'
"Jaga mulutnya, sekolahin biar tau sopan santun" kata Aradella marah.
Siapa yang tidak marah di katai seperti itu?, Orang sebaik malaikat pun kalau harga dirinya di injak-injak pasti akan berubah jadi iblis.
"Dengerin ya, ini gue Aradella, mulai sekarang jangan hina gue, dan untuk semua yang pernah gue bully, gue mohon maaf yang sebesar besarnya"kata Aradella.
"Eh njir gak cukup ya fake miskin Ada lagi fake iblis"
"Ara cantik banget, mukanya glowing minta ampun"
"Iya cantik banget, kulitnya kinclong bener"
Sementara di tempat Nathan dkk
"Ara jadi cantik banget Han" kata salah satu sahabat Nathan
"Iya, kok di tutupin sih, kalau dari dulu tampangnya kek gitu ya mending gue embat aja" kata salahsatunya lagi
"Gimana nih Han?, Kayaknya Ara udah putar haluan tuh" jawab yang satunya lagi memanas manasi.
"Gpp, bagus juga kalau udah gak gangguin gue" kata Nathan bodoh amat, tapi siapa yang tau perasaanya?
Kembali ke Albert
Setelah Ellard menghampiri Albert, ia bingung melihat banyak yang menatapnya.
"Kak, ini mereka semua kenapa liatin El" kata Ellard tak nyaman.
"Biasalah El, kakak kan Artis" sahut Albert sombongnya.
"Terus itu kak Ara kenapa?" Tanya Ellard lagi.
"Ya kan dia pacarnya artis" jawab Albert lagi. "Yaudah sini ikut Kakak ke ruang kepsek" ajak Albert "Ra... Aku antar Ellard dulu ya" teriak Albert pada Aradella.
"Ikut" kata Aradella
Mereka bertiga berjalan menuju ruang kepsek, melewati Tempat Nathan dkk berada.
Saat melewati Nathan dkk Aradella dengan iseng menggigit bibir bawahnya menggoda kemudian mengedipkan matanya.
"Gak usah ganjen kamu" ketus Albert kemudian mengenggam kuat tangan Aradella.
"Gak ya, cuman iseng aja, mau tau reaksinya kek gimana setelah liat aku, pasti mereka terpesona kan?" Kata Aradella bangga.
"Ya pastilah mereka terpesona, orang kamu cantiknya kek gini" jawab Albert
Sementara Ellard telinganya sudah panas akibat mendengarkan pembicaraan keduanya.
Tak terasa mereka telah sampai di ruang kepala sekolah.
"Pagi pak, kata Albert"
"Pagi" jawab Kepala sekolah "ada apa?" Lanjutnya bertanya.
"Ini pak adik saya murid baru dia kelas berapa ya pak?" Tanya Albert
"Namanya?" Tanya kepala sekolah
"Ellard Gilardinold" kata Albert.
"Emm dia kelas 9-3" jawab Kepala sekolah sambil membaca layar komputer.
"Makasih pak saya permisi" kata Albert kemudian mengantar Ellard menuju kelasnya.
Setelah sampai di sana, Albert kembali memberinya wajengan.
"Ingat belajar yang bener, gak boleh pacaran, ntar kalau ada cewek yang kamu suka tunjukin dulu ke kakak biar kakak nilai, kalau ada yang bully tanya kakak ya"
"Iya kak"
"Yaudah belajar yang bener"
Setelah mengatakan itu Albert membawa Aradella ke kelasnya 12 ips 3
"Awas ajah kalau ganjen, aku kurung di apartemen aku biar gak usah sekolah"
"Iya, sana pergi ntar telat"
"Iya entar gue jemput kita makan bareng" kata Albert kemudian memberi kecupan di puncak kepala Aradella yang tingginya sangat pas tepat di dagu Albert.
Kemudian Albert berjalan menuju kelasnya, dan tak lama bel masuk oun berbunyi.
...🍁🍁🍁...
Aradella sedang berada di kelasnya menunggu Albert menjemputnya, setelah bel keluar berbunyi.
Tak lama datanglah seorang berdiri tepat di depannya yang sedang memainkan ponsel, Aradella mendongak untuk melihat siapa yang datang dan ternyata yang datang adalah Nathan.
Aradella yang melihat itu tak menghiraukan sama sekali ia hanya mengangkat sebelah Alisnya seolah bertanya 'apa'.
"Lo kenapa berubah" kata Nathan membuka suara.
"Berubah gimana? Jadi tambah cantik gitu?" Tanya Aradella.
"Iya lo cantik, kenapa gak dari dulu lo ngejar gue dengan tampang lo yang kayak gini?" Tanya Nathan
"Emang kenapa? Lo nyesel sekarang terus minta gue balik ngejar lo?, Gak bakal mau gue" kata Aradella
"Iya gue nyesel Ra... Lo selalu kan ngejar gue nah sekarang gak usah ngejar lagi karna gue udah terima lo, jadi ayo kita mulai hubungan yang baru" kata Nathan seenaknya.
"Iywh amit-amit, anggap ajah waktu itu gue khilaf jadi gak tau kalau orang yang gue kejar itu setan" kata Aradella pedas. "Sana minggir lo gue mau keluar" kata Aradella berjalan keluar, namun tanpa ia duga Nathan memeluknya dari belakang kemudian meletakkan kepalanya di ceruk leher Aradella menghirup aroma yang ada di sana, bersamaan dengan itu Albert berdiri di depan pintu menyaksikannya.
Author cuman mau bilang jangan lupa vote :-)
buat novel curhat ✅